
Saya ingin secepatnya melupakan Adi,karena jika saya mengingat Adi, ada ras kecewa dan sedih dalam hati saya.Saya kecewa karena apa yang di bicarakan tidak sesuai dengan kenyataan nya,saya sedih karena Adi telah membohongi saya dan memilih bersama istri dan anaknya.Padahal saya selama 24 bulan lebih yang menemani,di saat dia berada di titik terendah,saya yang selalu menemani dan support dia.Tapi ya sudahlah memang saya dan Adi tidak berjodoh,saya juga bersyukur karena Allah telah melihatkan sifatnya kepada saya,sebelum menuju ke jenjang selanjutnya.
Allah tidak akan mengambilnya dan menghilangkan,dan akan di gantikan yang jauh lebih baik dari sebelumnya,Allah tau mana yang terbaik untuk hambanya.Saya yakin suatu saat nanti,akan ada laki-laki yang mau menerima saya apa adanya, menerima kekurangan saya dan menutupi kekurangan saya dengan kelebihan yang ia punya.
__ADS_1
Setiap hari saya selalu teringat Adi,jika sudah mengingat Adi,ada rasa kecewa yang mendalam pada diri saya.Saya juga merasa sedih dalam hati,saya berpikir sampai kapan aku seperti ini.Jika saya seperti ini terus, lama-lama saya akan stres sendiri,memikirkan Adi yang belum tentu Adi memikirkan saya juga.
Adi begitu tega terhadap saya dan Adi juga sudah sering membohongi saya,tetapi bodohnya saya,saya masih percaya kepada Adi.Karena saya mencintai Adi dengan tulus dan saya juga menganggap Adi sebagai rumah kedua saya,karena saya bisa cerita hal random tanpa takut di hakimi,Adi akan mendengarkan saya cerita sampai selesai baru Adi akan memberi saran dan solusi untuk masalah saya.Tetapi sekarang jika mengingat Adi saya sudah tidak mau,karena tidak ingin berlarut dalam kesedihan yang lama.Saya harus bisa bangkit lagi walaupun tanpa Adi,karena perjalanan saya masih cukup panjang dan harus memikirkan masa depan saya.
__ADS_1
Sekarang saya mau fokus ke karir dulu,saya ingin menjadi penulis terkenal,itu cita-cita saya.Semoga saja dalam waktu dekat ini cita-cita saya bisa tercapai.Saya harus segera melupakan Adi,karena saya tidak mau berlarut dalam kesedihan yang cukup lama,saya juga masih punya cita-cita yang harus saya gapai dan membahagiakan keluarga saya.
Saya harus bisa mengikhlaskan Adi, karena jika saya mengingatnya itu akan menyiksa diri saya sendiri,jadi saya harus bisa melupakan Adi secepatnya.Walaupun hati dan dan pikiran tak sejalan.
__ADS_1
Sekarang saya hanya bisa berdoa agar perasaan dan pikiran saya tentang Adi Segera di hapus secepatnya,biar saya tenang tanpa memikirkan Adi,Tapi kenapa sampai saat ini saya masih belum bisa melupakan Adi,apa karena saya masih sangat mencintai Adi hingga saat ini, namun di sisi lain saya harus bisa melupakan adi.Namun saya tidak mau menambah rasa sedih dan sakit hati karena ulah Adi.Saya benar-benar down saat ini,tetapi saya tidak tahu harus cerita ke siapa,karena saya juga membutuhkan support dari orang-orang yang aku sayangi.Namun saat ini tidak ada satu pun orang yang bisa aku ajak cerita tentang masalah hidup saya.
Saya takut jika saya menceritakan masalah hidup saya kepada orang lain,mereka akan menceritakan kepada semua orang dan menjelekkan saya di belakang saya,saya tidak mau itu terjadi
__ADS_1