
Lalu semua perempuan pergi mandi di dekat sungai dan gantian dg anak cowok.
beberapa saat kemudian semua nya pun beres beres untuk melanjutkan perjalanan nya ke tempat letaknya kalung itu
" baiklah! semua nya sudah siap?! pastikan tidak ada barang yg tertinggal dan tidak akan orang yg tertinggal, " kata y/n
setelah semua nya sudah selesai menyiapkan barang nya semua nya pun berbaris seperti kemarin lalu berangkat ke tempat letak nya kalung itu
skippppp
" ketua apakah ini tempat nya? " tanya salah seorang kepada y/n
" seperti nya ini memang benar tempat nya" jawab y/n sambil melihat sekeliling
" melihat dari bentuk nya..... ada 8 makam dan satu kotak aneh " kata y/n.
" hei kalian tolong jaga sikap ya " kata y/n
" baik " kata semua nya
" permisi.... kami datang ingin mengambil barang itu " kata y/n
tiba-tiba muncul lah sesosok yg keluar dari salah satu makam
" siapa kalian yg berani datang ke mari?! " tanya mahkluk itu
" maaf kami ke mari karna ada perlu " kata y/n dg lembut
" apakah kalian dari sekolah ****** " tanya makhluk itu
" iyaa, itu benar sekali " jawab y/n
" sepertinya memang benar itu mereka " kata salah satu mahkluk yg lain
' anak yg memiliki tanduk seperti iblis berwarna merah , dia perempuan berambut hitam...... ' guman y/n yg masih bisa di dengar oleh makhluk itu
" jangan " nama mu adalah erika, benar? " tanya y/n
" yah benar sekali, nama ku adalah erika " kata nya
" dan untuk yg bertanduk unggu..... nama mu xiodai " y/n mencoba menebak lagi
" benar sekali, kamu seperti nya sangat pintar menebak " kata xiodai
" dan seperti nya kami tidak perlu mengenalkan diri kami lagi, karna seperti nya kamu sudah tau nama kami " kata salah satu makhluk itu yg sedang memegangi sebuah bunga?
" nama mu adalah rintaro " tabak y/n dan benar lagi
__ADS_1
" ya " jawab rintaro
" dimana akira? " tanya y/n
" entah, kayak nya masih turu " jawab xiodai
setelah berkata begitu akira pun muncul
" woi-woi sp bilang gw turu " kata akira sambil keluar dari tempat yg dia sebut rumah
" dan siapa anak" ini? " tanya akira
" tu lah turu terus kerjaan kau kan, gk dengar apa yg di bilang oleh anak itu kemarin malam " kata erika
" mereka adalah anak-anak dari sekolah ****** " kata xiodai , mendengar itu akira sangat terkejut
" haha?!! yg benar? " kata akira
" y " jawab rintaro
akira sekarang sedang beradu mulut dg xiodai karna akira tidak percaya apa yg dikatakan oleh xiodai , sedangkan xiodai sibuk menjelaskan apa yg terjadi
" kenapa sampai kalian ingin mengambil kalung ini, sebenarnya apa masalah nya? " tanya rintaro kepada semua anak OSIS
" jadi begini............ " maya pun menjelaskan kepada rintaro apa yg terjadi
" kenapa kalian mau saja? apa tidak ada cara lain " tanya rintaro sambil mengelus bunga yg ia pegang dari tadi
" yah, seperti nya kalian memang mengambil keputusan yg tepat, jangan sampai seperti kami.... " kata rintaro mengingat masa lalu mereka yg meninggal akibat tidak menjalankan perintah dari surat itu, dan mengabaikan nya saja dan berujung mereka meninggal di sana
" silahkan ambil.... " kata rintaro sambil memberikan kotak yg berisi sebuah kalung, y/n menerima nya dg senang hati
" terimakasih rintaro " kata y/n
sedangkan akira dan xiodai baru saja selesai berdebat " astaga kalian ini, sudah mau pulang tamu kita kalian baru berhenti?! sangat tidak sopan " kata erika
" salah kan akira " kata xiodai
" baiklah jika begitu, kami permisi dulu, dan terimakasih karna telah mempercayakan barang ini kepada kami " kata y/n
" y/n dan yg lain, kami hanya ingin bilang..... agar kalian berhati-hati dalam mengambil keputusan ya, karna jika tidak kami takut nasional kalian akan sama seperti kami " kata erika memperingati y/n dan anak OSIS yg lain
" baik kami akan berhati-hati, tenang sana, kami pastikan kejadian yg dulu tidak akan terulang kembali " kata y/n
" kalo begitu kami pergi dulu, dan terimakasih " kata y/n dan yg lain
" baiklah, Sama-sama dan hati-hati di jalan ya " kata erika
lalu semua anggota sosial pun pergi kembali ke sekolah
.
__ADS_1
.
.
.
kini semua anak OSIS telah tiba di sklh, dan ternyata m/n, yzuly, dan arine sudah menunggu kedatangan kami, mereka menunggu di ruang rapat OSIS
" hello, guys, kalian pasti nungguin kami ya " kata maya dg gaya ya ala-ala seperti artis
" dih najis, gk ada yg nungguin kau_- " kata yzuly
" bagaimana? " kata m/n
" ini dia, kaling nya " kata y/n sambil menunjukkan kalung itu
"bagus mari kita mulai menjalankan misi yg ke dua " kata m/n
semua nya pun bersiap untuk melakukan misi ke dua, kali ini mereka hanya menggunakan katana untuk misi ini, tidak seperti misi yg kemarin, menggunakan tali, bom, api, es dan sebagainya
m/n mencoba tegak di tengah lapangan sekolah nya dan yg lain berusaha sembunyi dan memperhatikan m/n dari jauh, tidak lupa pula mereka bersembunyi juga menggunakan kekuatan menghilang milik y/n
selang beberapa saat orang misterius itu pun datang menghampiri m/n
semua nya bersiap-siap
orang itu ingin mengambil kalung itu, orang itu pikir rencana nya berjalan dg mulus saja dan sangat mudah untuk mengambil kalung ini
tapi sayang, dia salah besar
semua anak OSIS keluar dari persembunyian nya dan langsung menyerang
untung nya kakung itu blm di ambil sama orang itu
tapi saat mereka menyerang orang misterius itu menghindar dg santai
mereka semua tau kalo orang ini bukan orang biasa
y/n mengeluarkan pedang warna merah nya yg berarti pedang itu mengeluarkan api
y/n mencoba menyerang orang tersebut secara diam-diam
anak-anak yg lain mencoba mengalihkan perhatian orang itu
tapi sayang nya orang itu sangat cepat
( " ah sial, dia lebih cepat dari dugaan ku, terpaksa aku mengeluarkan pedang warna kuning ") batin y/n
lalu y/n mengeluarkan pedang warna kuning dan menyerang seperti kilatan petir
banyak yg sudah tumbang akibat perlawanan itu ada yg sampai terluka parah, ada yg pingsan bahkan seperti nya ada yg sekarat
y/n dan teman nya jika sudah habis luka-luka
__ADS_1
termasuk juga dg m/n
(" sial!! bahkan menggunakan pedang kuning saja masih susah melawan nya ") batin y/n yg sangat kesal karna masih belum dapat mengalahkan nya juga