
y/n berjalan di istana dg satu pelayan di belakang nya untuk menemani nya
" bi, apakah tempat itu masih ada? " tanya y/n kepada pelayan nya itu
dan dengan sopan pelayan nya menjawab "iya non, masih ada kok.... ratu sengaja membiarkan tempat itu ada di sana" ucap pelayan itu
lalu y/n pun pergi bersama pelayan nya ke suatu tempat
("sudah lama aku tidak ke sini ヾ(^-^)ノ") batin y/n
" bi, Kira-kira kenapa ya mama tidak mau merombak tempat ini? " tanya y/n
" tentu saja karena nona anak yg paling di sayangi oleh ratu, dan juga itu permintaan rakyat agar tidak merombak tempat kesayangan nona " kata pelayan itu
" dan juga.... semua orang sangat menyayangi nona " gumam pelayan itu dan tidak di dengar oleh y/n
lalu perlahan y/n pun duduk di salah satu ayunan di sana, dan y/n seperti melihat bayangan seseorang
(" kenapa kau pergi begitu cepat 😢") batin y/n mengingat kenangan dia dengan sahabat nya yg sudah meninggal 6 tahun yg lalu
y/n bermain ayunan dan ditemani oleh pelayan nya, ia meminta tolong kepada pelayan nya untuk mengayunkan ayunan milik nya. hingga waktu jam makan malam tiba.
salah seorang pelayan pun datang dan memberi tahukan untuk segera makan
" permisi non, makan malam sudah siap" kata pelayan yg baru datang itu
" baik " jawab y/n singkat lalu langsung berdiri dan berjalan ke ruang makan
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
y/n makan bersama keluarga nya, tapi y/n merasa iba melihat pelayan yg di sana hanya berdiri tegak melihat mereka makan saja.
.
.
.
.
.
.
" ma! " kata y/n
" ya? ada apa " tanya mama nya y/n yg masih sibuk dg ponsel nya, mungkin sedang mengecek sesuatu
" boleh gk kalo misalnya meja makan itu di tambah untuk para pelayan agar dapat makan bersama kita " kata y/n
"hm? kenapa kamu tiba-tiba bilang begitu? " tanya papa nya nya
" tidak ada, aku hanya kasihan saja kepada mereka, lagi pula, masak kita makan mereka hanya melihat saja " kata y/n
" boleh kan mah? pah? " tanya y/n
__ADS_1
lalu mama y/n pun sedikit terkekeh
" hehehe, tentu saja boleh " kata mama y/n
" yeay makasih mah " kata y/n sambil meloncat-loncat seperti anak kecil dan semua pelayan di sana serta mama dan papa nya y/n pun tertawa melihat kelakuan y/n yg seperti anak kecil
.
.
.
.
jam 10 malam mama y/n pun memesan kepada seorang pelayan untuk memperbesar ruang makan dan menambah meja beserta kursi.
.
.
.
.
.
" keluarga kerajaan sangat baik, mereka membeli meja dan kursi tambah agar kita dapat makan bersama mereka " kata seorang pelayan yg masih sedikit muda mungkin?
" iya, jadi kamu beruntung dapat kerja di sini " kata seorang pelayan yg lain
" iya, aku juga sangat nyaman kerja di sini dan juga gaji nya gk rendah-rendah amat, satu lagi yg paling buat aku nyaman karena keluarga kerajaan sangat ramah dan baik, terutama putri y/n " kata pelayan tadi
" jangan panggil nona dengan sebutan putri dia tidak suka, lebih baik kamu memanggilnya dg sebutan nona saja " kata pelayan yg lain
__ADS_1
" begitu " kata pelayan yg seperti muda tadi
" tapi hati-hati saja, jika nona y/n mod nya sedang tidak baik, ataupun dia marah itu akan sangat menyeramkan " kata pelayan yg lain