
episode sebelum \=
" tidak, tidak ada, bukan apa-apa lupakan saja perkataan ku tadi, aku doa kan semoga kau mendapatkan ingatan mu secara utuh " kata m/n
~
(" maksud dia ngomong gitu apa? ") batin y/n
" sudah, aku pergi dulu ya " kata m/n lalu ingin pergi namun tangan nya di tahan oleh y/n
" tunggu... " kata y/n sambil menahan baju nya m/n
...( posisi nya 👆)...
" sebenarnya kau siapa ku? kenapa kau bisa berkata begitu ? " tanya y/n
lalu m/n pun balik badan sambil memegang kepala y/n dan berkata
" aku? bukan siapa-siapa kok, aku hanya mendoa kan kamu saja " jawab m/n
setelah berkata begitu m/n pun pergi meninggalkan y/n sendiri di tepi sungai tersebut. y/n hanya diam membeku
' kenapa.... kenapa aku seperti nya pernah merasakan usapan tangan yg seperti itu?..... ' gumam y/n.
kini y/n hanya terduduk diam sambil menikmati segar nya angin, sampai jam 5 sore baru y/n memutuskan untuk pulang, bukan pulang ke rumah melainkan ke istana nya terlebih dahulu
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
y/n membuka pintu istana dan seperti biasa ia di sambut sangat ramah oleh pelayan-pelayan di istana tersebut
" selamat datang nona y/n " sapa semua pelayan itu sambil memberi kan senyuman yg sangat ramah kepada y/n , dan y/n hanya membalas dengan senyuman nya
" dimana ratu? " tanya y/n
" ratu sedang ada di laboratorium milik nya " jawab seorang pelayan
" begitu... baiklah " kata y/n hendak pergi
" sebentar nona,ratu memesan kepada kami agar jangan memberikan siapapun untuk masuk, soalnya ia sedang membuat sebuah obat " kata pelayan tadi
.
.
.
.
" mah! lagi buat ngapain? " tanya y/n
" lagi salto, jungkir balik, kayang, guling depan/belakang, sama lagi karoke -_-" jawab mama nya y/n
" lah bukan nya maman lagi buat sesuatu ya " tanya y/n balik
__ADS_1
" ye, lagian kamu... udah tau lagi bikin sesuatu masih aja nanya lagi ngapain " jawab mama y/n
" ya maksudnya bikin obat apa gitu loh " kata y/n
" gk ada, cuman iseng aja bikin obat.... rencana nya
sih mau bikin obat penyembuhan, tapi gk ingat pula cara buat nya, ya jadi asal-asalan aja " kata mama y/n lalu fokus kembali membuat obat
" buat asal-asal 😑, terus nanti yg jadi bahan ujung coba nya meninsoy karna obat mama gimana " tanya y/n
" ooo yaudah, kalo meningsoy ya berarti udah ajal nya dong " jawab mama nya dg sangat santai dan tidak ada muka berdosa nya
" 😑" -y/n
" jadi.... kamu ada keperluan apa ke kemari " tanya mama y/n yg masih fokus mengotak atik sebuah barang
" tidak ada, hanya mau bilang kalo.... " kata y/n menggantung kalimat nya
" apa? " tanya mama nya
" kalo ingatan y/n sudah pulih beberapa persen " kata y/n
mendengar itu mama nya pun terkejut mendengar nya
" apa?!! serius kamu?!! " tanya mama nya
" iya tapi hanya beberapa persen, tidak semua nya ingatan ku kembali " kata y/n
" kenapa kamu bisa berkata begitu? " tanya mama nya
" soalnya y/n tadi ketemu dg m/n di dekat tempat favorit y/n dan dia mengatakan hanya beberapa persen saja, 50-70 % mungkin " kata y/n
(" m/n? dia.... kayaknya dia sedih karena ingatan y/n belum pulih, dan y/n pun masih belum bisa mengingat siapa m/n ") batin mama y/n
__ADS_1
" sudah tidak apa sayang, yg penting ingatan kamu sudah mulai pulih walaupun bertahap, kamu sabar aja ya " kata mama y/n sambil mengusap kepala y/n
" yah ma" kata y/n