
entah mengapa beberapa hari ini kondisi mama rina drop.hingga nina menyuruh nanda untuk menjemput tika.karna nina ingin sekali bicara penting pada tika.
dirumah nanda
"ma ini tika sudah datang,bangunlah"sahut nanda pelan.karena mamanya beberapa hari ini tidak pernah meninggalkan tempat tidur.
nina melihat adanya tika langsung tersenyum"kamu kesini sayang,duduk sama mama.nanda tinggalkan kami berdua.mama hanya ingin bicara berdua dengan tika"perintah mama
nanda langsung mengangguki dan keluar kamar meninggalkan mama nina dan tika."tante ada apa nyuruh tika kesini malam malam.apa ada yang penting tan?"tanya tika yang melihat sikap nina tidak seperti biasanya
nina menghela nafas panjang "mama ingin kamu cepat menikah sama nanda sayang.sekarang mama sudah sering sakit sakitan.mama gak mau ninggalin nanda kalo dia masih sendiri.gak ada yang menemaninya.papanya nanda sudah tidak pernah pulang,mama rasa kamu tau mengapa papanya tidak pernah pulang"
tika mendengar keinginan mama dari nanda langsung terperanjak kaget "tante kan tau tika masih sekolah,bahkan tika masih kelas 2SMA.mana mungkin tika menikah.nenek juga pasti tidak akan setuju tan."tolak tika halus
__ADS_1
nina menghela nafas dan menunduk "apa nanda masih bersikap dingin dan masih suka kasar sama kamu tika?hingga kamu menolak untuk diknikahin nanda?"selidik nina
tika menggelengkan kepalanya."nanda bahkan lebih perhatian tan sekarang sama tika.gak seperti dulu"bela tika.nina mendengar itu langsung tersenyum.nina senang ternyata anaknya menuruti keinginannya."lalu mengapa kamu menolak nikah tika?kamu masih bisa sekolah disana walau setelah menikah."jelas nina
"maaf tante,tika tau itu sekolah milik tante.tapi semua ini apa tante sudah rundingkan dengan nanda juga?tikapun yakin kalo nenek akan menolak.karena tika masih belom lulus sekolah.dulu tante bilang akan menikahkan kami setelah aku lulus sekolah kan tan?"jelas tika yang mengingatkan nina akan pembicaraan pertama saat bertemu dengan neneknya itu.
"saat itu mama gak tau kalo mama bakal sering sakit gini.mama cuman takut umur mama tidak panjang lagi.kalo masalah nanda itu gampang.serahin semua sama mama"jelas nina
tika mengehela nafas."begini saja tan,tante datang saja menemui nenek.tika rasa itu yang terbaik untuk mengambil keputusan tante.tika gak bisa kalo ambil keputusan sendiri."jelas tika yang diangguki nina
"Waalaikum salam sayang"jawab mama tersenyum
tika langsung keluar dari kamar nina dengan wajah yang tidak bisa diartikan.dia menunduk bingung masih memikirkan omongan mamanya nanda.sampai dia tidak melihat nanda sudah berdiri didepannya dan menabraknya
__ADS_1
brak
tika yang jatuh langsung dibantu berdiri dibantu nanda "kamu ini kenapa?keluar dari kamar mama malah ngelamun gini.sampai gak tau aku ada didepan kamu"tanya nanda
tika menarik tangan nanda "bisa kita bicara sebentar sebelum kamu antar aku pulang?"tanya tika dan langsung diangguki nanda
tika tetap menggandeng tangan nanda sampai parkiran mobil dirumah nanda.nanda hanya tersenyum samar.dia senang saat tika mau memegang tangannya.walo nanda yakin tika melakukannya tanpa sadar.
\=\=\=\=\=\=\=
jangan lupa vote dan like iya kakak,kalo ada saran ato kritik bisa langsung ketik dikomen iya.
biar author makin semangat up episode selanjutnya.
__ADS_1
terimakasih