
nanda sampai kerumahnya,niatnya mau langsung kekamar mamanya itu.untuk bertanya,mengapa dia ingin mempercepat pernikahan ini.tapi setelah sampai didepan pintu kamar mamanya nanda mengurungkan niatnya karna melihat jam tangannya sudah sangat larut.dan pasti mamanya sudah tidur.nanda langsung masuk kedalam kamarnya.merebahkan tubuhnya yang lelah.
"mengapa aku marah saat tika ingin aku dengannya jaga jarak,bukannya itu bagus.karna aku sama sekali gak ada perasaan sedikitpun dengannya.aku mendekati hanya balas dendam.walo mama akhirnya melarangku.ada apa denganku sebenarnya,harusnya aku senang bisa menikah dengan perempuan yang aku cintai.tapi mengapa aku langsung marah tadi.aargh entahlah."batin tika sambil mengusap wajahnya kasar.
"lebih baik aku mandi dan langsung tidur.agar pikiranku tidak kacau begini"nanda langsung bangkit dari tempat tidurnya.
******
2 hari yang lalu mama nina bicara masalah mempercepat pernikahan.hari ini mama nina dan nanda ingin bertemu nenek untuk membahas masalah pernikahan.
mama nina dan nanda sudah sampai dirumah tika.langsung turun dari mobil.dan nanda langsung mengeluarkan hp dari sakunya untuk menelpon tika.
tut
tut
__ADS_1
"halo aku dan mama sudah didepan"
.............
"oke" sambil menutup telponnya
gak lama tika keluar membukakan pintu.nenekpun mengikuti tika dari belakangnya.neneknya belum tau siapa yang datang bertamu.
"masuklah tan,nda"tawar tika dengan senyum
nenek tersenyum "silahkan duduk,kenapa kemari tidak memberi kabar dahulu.jadi aku bisa memasakkan beberapa hidangan untuk makan siang"ucap nenek ramah
nina yang mendengar itu tersenyum."ibu gak perlu repot repot,kami datang kesini memang mendadak.maaf bila mengganggu waktu ibu"ucap nina formal."oh tidak mengganggu sama sekali.ada apa sampai anda kemari lagi?apa ada yang penting?"tanya nenek
saat nenek melihatnya dengan tatapan bingung,tika hanya diam menunduk."begini bu,saya ingin mempercepat pernikahan mereka.niat saya kesini sekarang ingin melamar tika dan mau menikahkan 2bulan lagi.bagaimana pendapat ibu"tanya nia
__ADS_1
nenek langsung melebarkan matanya kaget dengan perkataan nina."maaf tapi saya tidak setuju.cucu saya masih sekolah.dan ibu tau itu.saya gak mau cucu saya putus sekolah."elak nenek tegas
"tika masih bisa sekolah walopun dia sudah menikah.tempat sekolah tika adalah milik kami.jadi tika masih dengan mudah untuk sekolah."jelas nina lagi
"maaf ibu keputusan saya tidak bisa dirubah,lagian sebenarnya saya masih berat untuk memperbolehkan cucu saya untuk menikah setelah lulus.tapi karena apa yang sudah dilakukan anak ibu,berat hati saya menerima.maaf kalo kata kata saya tidak enak didengar"ucap nenek tegas
tika,nanda dan nina hanya diam melihat ekspresi nenek yang sudah marah.tika yang selama ini gak pernah melihat neneknya marahpun kaget dan takut.tika lagsung mengelus pundak nenek"nenek,,,jangan pakai emosi.nanti nenek sesak nafasnya kumat"sahut tika pelan karena melihat nenek yang nafasnya sudah ngos ngosan
nina tak enak hati melihat kondisi neneknya yang sudah seperti itu.nina tak melanjutkan omongannya.dan langsung pamit pada tika dan neneknya.
\=\=\=\=\=\=
jangan lupa vote dan like iya kakak,kalo ada saran ato kritik bisa langsung ketik dikomen iya.
biar author makin semangat up episode selanjutnya.
__ADS_1
terimakasih