
tika cepat cepat mengambilkan neneknya minum.karena melihat neneknya yang sesak nafasnya makin menjadi."nenek minum dulu,tenang nek"tika memberikan gelas berisikan air putih.nenek menerima gelas dan langsung meminumnya.
"apa kamu ingin cepat cepat meninggalkan nenek tika?apa dengan kasih sayang nenek saja gak cukup untukmu sayang?hingga kamu ingin nanda dan mamanya juga menyayangimu?"tanya nenek hingga meneteskan air matanya.tika melihat itu langsung memeluk neneknya dan ikut menangis."justru hanya nenek saja sudah cukup.aku kemarin mencoba menolaknya nek,tapi tante nina tetap memaksa dan ingin bicara langsung dengan nenek.bahkan tika bicara berdua sama nanda untuk dia mencari perempuan lain.yang sudah siap menikah.tapi nanda malah mengingatkan kejadian dulu yang nanda memperkosaku nek"tangis tika memecah
nenek terdiam sambil memeluk cucu kesayangannya itu."apa kamu yakin tidak apa kalo nanda tidak tanggung jawab atas perbuatannya?"tanya nenek tegas.tika langsung mengangguk "yang penting tika gak jauh dari nenek.dan bisa setiap hari sama nenek,itu sudah cukup nek.tika gak masalah dengan masa depan tika yang dibilang perempuan murahan yang masih sekolah sudah tidak virgin lagi.asal bisa sama nenek"jelas tika
"maafkan nenek yang egois tika,tapi yang nenek bicarakan tadi itu serius.nenek melarangmu untuk menikah cepat.dan sebenarnya nenek berat untuk menikahkanmu saat lulus sekolah nanti.karena nenek ingin melihatmu jadi orang yang berpendidikan tinggi.bisa kuliah dan bekerja"jelas nenek
tika langsung melepas pelukannya itu."bahkan tika sampai sekarang belum siap dan gak pernah memikirkan masalah nikah sama sekali nek,tika hanya ingin membuat nenek bangga dengan tika.itu saja"jelas tika.
__ADS_1
********
nina dan nanda sampai dirumahnya.nina langsung masuk kerumahnya tanpa bicara.seperjalannan nina hanya diam termenung.dia merasa kecewa dengan kata kata nenek yang melarang tika untuk menikah.
nanda menghampiri kamar mamanya."ma,sudahlah kita ikutin apa kata neneknya tika saja.lagian kurang setahun saja tika sekolah.itu bukan waktu yang lama ma"mohon nanda.nina langsung menatap tajam nanda."mama ingin cepat kalian menikah."jawab mama gak mau kalah
"mama juga bisa kok memberi kasih sayang yang sama pada tika seperti neneknya.bahkan mama bisa kasih lebih apa yang tika inginkan."protes nina
nanda mendengus kesal,mamanya masih tidak mau kalah"tapi yang diharapkan itu neneknya ma,bukan mama.bukan mama yang membesarkannya,bukan mama yang merawatnya dari kecil,bukan mama yang dari dulu selalu ada disampingnya.bukan mama yang ingin dipeluknya saat dia sedih.harusnya mama ingat itu"ucap nanda tegas
__ADS_1
nanda langsung meninggalkan mamanya dengan emosi.karna seperti tidak ada solusi untuk masalah ini dengan melihat mamanya yang tidak mau mengerti juga kondisi tika dengan neneknya.
\=\=\=\=\=\=
jangan lupa vote dan like iya kakak,kalo ada saran ato kritik bisa langsung ketik dikomen iya.
biar author makin semangat up episode selanjutnya.
terimakasih
__ADS_1