
hari ini aku akan menemui seseorang yang akan menikah dengan ku ,entahlah aku tidak tau siapa dia yang terpenting aku tidak pernah dicoret di kartu keluarga
flashback on
"beri aku waktu" ucap mu dengan nada cepat dan langsung meninggalkan mereka ,seketika jalan mu terhenti ketika seseorang berbicara.
" 10 detik" ucap ayah fania dengan senyum seringai nya.
DEG...
"mana boleh itu tidak adil"ucap mu yang langsung melihat wajah ayahmu.
"mah ambil kan kartu keluarga"ucap ayah fania dengan nada datar.
__ADS_1
ibu fania hanya mengangguk dan mengambikan kartu keluarga dan kembali lagi dengan secarik kertas dan pulpen.
"waktu mu dimulai dari sekarang" ucap ayah fania dengan tegas.
waktu begitu cepat sehingga aku tak punya pilihan dan semoga pilihan ku ini yang terbaik ucap mu didalam hati.
"baiklah,baiklah aku setuju aku akan menikah dengan nya puas"ucap mu dengan cepat dan kesal.
"baiklah malam ini kita akan pergi makan malam sekaligus pertemuan dengan calon pengantin" ucap sang ayah dengan santai dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua dan diikuti ibunya fania,sekarang dia hanya sendiri dengan tatapan kosong yang menemaninya.
flashback off
***
__ADS_1
hari ini fania terlihat sangat cantik dengan drees hitam dengan rambut tergerai yang membuat dirinya sempurna.
"hei bro'' ucap pria paruh tua.
"hahahaha,kau ini seperti anak muda saja"ucap ayah fania.
"hahahaha"ucap semua orang tertawa,*kecuali lelaki yang dari tadi diam dengan wajah datarnya.
ketika melihat pria itu fania syok!!! karena dia adalah musuh terbesar nya didalam masa remaja **SMA.
****
hai semuanya semoga suka ya dengan cerita yang aku buat aku gak bisa janji buat up tiap hari bababayy***
__ADS_1