Pernikahan Di Dalam Perjodohan

Pernikahan Di Dalam Perjodohan
4


__ADS_3

ada yang kangen ga hmmm.....


**


"PRANG!!!!"


"ASTAGFIRULLAH"


gelagapan itulah yang menggambarkan keadaan kami berdua.


kami berdua kembali pada posisi awal


"YAAMPUN KALIAN INI KALO UDAH GA TAHAN KENAPA GAK TUTUP PINTU NYA SIH KAN KALIAN SENDIRI YANG MALU UNTUNG CUMA BUNDA DOANG YANG LIAT COBA KALO ANAK KECIL GIMANA HAH!!!!" heboh bunda kesenangan.


"ih bunda apaan sih kita tuh gak ngapa-ngapain kan if" ucapku sambil menyenggol lengan Rifqi.


"ya bunda kita gak lagi ngapa-ngapain kok iya" ucap Rifqi dengan gugup.


"yakin nih hihi yaudah bunda maklum kok maaf ya ngeganggu yaudah bunda mau ke dapur dulu nanti gelas pecah nya sama Bu Inong aja" ucap bunda sambil beranjak pergi.


bunda pergi sambil menutup pintunya. dan .....


"FANIA RIFQI SILAHKAN DILANJUT POKONYA BUNDA PENGEN CEPET CEPET JADI NENEK BWAHAHAHAHA...." ucap bunda dengan tawa menggelar.


"BUNDAAAAAAAAA!!!!!'" teriakku.


Rifqi hanya menutup telinga nya ketika mendengar teriakkan ku.


"eh jangan teriak-teriak Napa kuping gw serasa mau pecah" omel nya.

__ADS_1


"BOMAT" ucapku singkat dan langsung menyamankan tubuh ku kembali untuk tidur.


Rifqi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah ku.


"anak gadis kok males eh ralat bentar lagi kan ga jadi gadis lagi BWAHAHAHA" canda nya sambil berlari keluar kamar.


"YYAAA....BUNDA RIFQI NYA MESUM.." ucapku dengan emosi hingga terbangun dari tiduran ku.


setelah insiden teriak-teriakan kini fania sudah tidur terlelap dengan posisi miring ke kanan karena bokong nya terasa nyeri katanya.


waktu tetap berjalan kini pasutri yang baru saja beberapa jam yang lalu terlelap kini fania merubah posisi dengan tidur menghadap sang suami sedang kan sang suami kini memeluk pinggang sang istri.


14:14 WIB


kini harus nya mereka akan segera berangkat untuk bulan madu tetapi sungguh tak tega melihat pasutri ini tertidur dengan wajah polos dan lelah.


' ceklek


ya mereka berdua adalah bunda fania dan mama Rifqi


"yaampun kesian mereka kaya nya kecapean deh" ucap mama Rifqi dengan diselingi senyuman.


"iya yu ah keluar kita batalin aja acara bangunin mereka" ajak bunda fania.


akhirnya dua wanita itu melenggang pergi keluar dari kamar.


"eh jeng kita batalin aja kali ya acara honeymoon nya lihat muka mereka jadi ga tega buat bangunin nya" usul mama Rifqi.


"yaudah kita tanya dulu sama para suami..supaya ga asal ngambil keputusan, kita juga harus tau konsekuensinya." ucap bunda fania.

__ADS_1


mereka berdua pergi untuk menyusul para suami nya dan membicarakan masalah jadi atau tidak untuk pergi honeymoon untuk pasutri baru mereka ini.


Rifqi POV


aku terbangun dari tidur ku dan melihat pemandangan didepan ku.


cantik


seketika aku tersadar dan langsung menggelengkan kepala ku dengan ribut.


aku mengamati wajah nya yang polos....memang cantik tetapi jika diingat ingat kejadian pagi tadi huh....maka akan berpikir 10 kali untuk mengatakan nya.


aku melihat ke arah jam yang menunjukkan


angka


15:15


WTF!!!!!!


aku melewatkan solat zhuhur ku dan langsung aku beranjak dan melepaskan lengan yang memelukku.


aku mengambil wudhu dan melakukan solat.


aku mengakhiri solat kudengan doa setelah itu aku merapikan sejadah.


aku menghampiri fania yang sedang tertidur dan mulai menatap nya dengan tatapan intens.


"ENGH...."

__ADS_1


***


MAAFIN YANG UP NYA GA NENTU EHE


__ADS_2