
***
ini hari Minggu yang berarti waktunya bersantai ria bersama keluarga seperti hal nya pasutri yang baru saja menikah ini mereka sedang bersantai di ruang keluarga khusus.
di ruangan tersebut terdapat Rifqi fania Farhan.
ketika semua orang sedang sibuk pada kegiatan nya justru fania hanya berdiam diri dan tersenyum tidak jelas sembari memeluk hadiah pernikahan nya dari sang kakak.
masih ingatkah kalian tiket honeymoon ke Korea plus tiket konser VVVIP sevenow? iya dia memeluk sembari tersenyum entah apa yang dipikirannya sampai sampai melakukan hal tak jelas seperti itu
dan itu semua jelas tak luput dari penglihatan sang suami dan kakaknya
"dek lu Napa kok dari tadi senyam-senyum Mulu dah kek orang gila di jalanan aja" ucap Farhan dengan ketus karena jengah melihat tingkah adiknya
dan itu semua menjadi alasan kenapa sekarang fania menukik wajah nya dan mendelik tajam ke arah sang kakak dan itu mampu membuat sang suami menjadi gugup dan mengarahkan pandangan matanya menatap yang lain.
"suka-suka aku dong aku yang punya senyum nya kenapa kak farhan yang ribet nya denger ya kakak, kakak itu mendingan diem aja sebelum aku bakar mainan Ironman kakak biarin kakak mau apa juga aku ga peduli udah Kaka sekarang diem aja aku lagi seneng jangan ganggu hush..hush" ucap fania tak kalah ketus dan itu membuat Farhan melotot tak terima karena ucapan sang adik.
"wish...iya iya selow aja dek haha lu mah dibawa emosi Mulu udah mendingan lu lanjutin aja apa yang mau lu lakuin iya --sebelum lu ngamuk terus ngacak-ngacak koleksi gw Ampe dibakar lagi mending gw diem-- gw diem hehe mau nonton tv aja iya" ucap Farhan yang pasti nya Taukan dia ngomong didalam hati.
sedangkan Rifqi kini tengah menahan tawa nya karena mulut bar-bar sang istri dan Farhan yang melihat itupun mulai melototkan matanya dan membuat Rifqi menciut.
Q \= ada yang bertanya kemana ortu Rifqi?
A \= dah pergi mereka
Q \= pergi kemana kak?
A \= pergi kerumah nya lah
__ADS_1
BTS------>Back To Story'
TRING....TRING....TRING...3x
iitu nada dering hp
"eh eta maneh teh icing wae hp maneh Sora na meni gandeng jeng deui meni kuno pisan Sora na kudet sih jadi weh kitu tah" ucap fania ketus dengan menggunakan bahasa Sunda yang membuat Rifqi melongo tak paham dan farhan mendengus kesal.
lalu dengan separuh jiwa farhan melihat siapa yang menelpon nya,sedetik kemudian tersenyum dan langsung mengangkat nya dengan suara yang ceria.
📳
"Hay sayang ku cinta ku bebep ku kenapa hm... kangen ya cie..." -- Farhan
"dasar orang mah salam dulu lah ini malah narsis dulu dasar awas aja ya kalo anak aku mirip sama kamu gada sopan² nya"-- Farah
Farhan meringis sedangkan Rifqi dan fania sedang tertawa terpingkal-pingkal mendengar kakak ipar nya dinistakan.
"waalaikumsalam nah gini dong bagus dan kamu gosah gombal² inget mau punya anak juga masih aja ngerasa jadi ABG dasar PIKUN" --farah
karena tak tahan untuk berbicara fania pun bersuara.
"IYA NIH KAKAK IPAR KAK FARHAN MAH UDAH PIKUN DARI DULU MAKLUM LAH KAK NAMANYA JUGA FAKTOR UDD HAHAHAHA~"
fania tertawa terbahak-bahak Rifqi yang mendengarnya pun sama dan Farhan hanya bisa mendengus mendengar kan suara tertawa dari sang adik dan ipar nya.
Farhan langsung memolototkan matanya yang bermaksud untuk membuat fania dan Rifqi berhenti tertawa atau lebih tepat nya -- takut.
tapi sayang seribu sayang itu semua tak membuat pasutri baru itu diam malahan mereka semakin terbahak-bahak karena merasa lucu.
__ADS_1
"sayang~.....liat tuh fania sama suaminya ngeledekin aku"--farhan berbicara sambil merengek
"udah ah emang bener kan kamu udah tua lagian juga udah mau punya anak masih aja manja udah aku tutup aja aku mau nonton drama kesayangan ku bayyy... assalamualaikum"--farah
📱
tuttt...tutt..tutt...
baru saja Farhan mengangkat suara Tapi sudah dimatikan dan itu membuat Farhan menghembuskan nafas nya dengan pelan dan langsung menatap tajam pasutri baru itu dan langsung dihadiahi senyuman polos oleh mereka
"uuuhhh....kenapa kakak ku hm...cerita dong sama adek mu yang paling cantik dan membahana ini" fania berbicara dengan nada sedikit mengejek dan Farhan langsung melotot
"lu bilang membahana?cantik?ga Sudi gw mah bilang ke lu ke gitu mending gw ngomong nya ke istri gw yang lebih bohay daripada yang tepos kek lu" Farhan berbicara seperti itu dan langsung menjulurkan lidahnya dan duduk dengan santai dan tenang
fania langsung berdiri dan bersiap siap untuk menghajar Farhan dengan jurus karate yang dipelajari dari kakek nya dan ternyata itu semua tidak berjalan mulus
"eh eh eh eh....kalian ini hobi nya berantem terus ya" Angga selaku kakak tertua menengahi mereka(?)
karena tanpa diketahui ternyata yang membuat fania marah adalah Farhan dengan memberikan wajah untuk menantang dan membalik kan jempol nya ke bawah 👍👎
"si pikun yang duluan bang" fania mulai memprovokasi dan menunjuk farhan dengan jari nya dan Farhan memekik tak terima
"gak apa an Luh yang ada juga lu kali yang duluan dasar tukang ngompol wlee.."
"EH.....AIB GW JANGAN DIBEBERIN PIKUN SINI LU BIAR GW JAMBAK RAMBUT LU SAMPE BOTAK" fania mengejar Farhan dan Farhan mulai berlari memutari ruang keluarga
dan mereka yang melihat nya pun hanya bisa menggelengkan kepala mereka masing masing
Angga memang terbiasa dengan keadaan ini
__ADS_1
dan Rifqi yang harus membiasakan diri dengan keadaan seperti ini
TBC