Pernikahan Konyol

Pernikahan Konyol
Nasi goreng


__ADS_3

...HAPPY READING...


...Ayoo follow dulu sebelum baca yaa....


...---...


Tania menyibak selimutnya menatap cahaya yang masuk kedalam celah celah jendela, hari ini adalah hari ke dua dia menjadi istri dari seorang cowok yang sama sekali tidak dia kenal,


Buru buru ia masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya tidak butuh waktu lama untuk mandi tania keluar dengan kaos oblong dan juga celana hotpants yang tertutup kaos sehingga jika di lihat seksama tania seperti tidak menggunakan celana.


Setelah itu, tania turun kebawah tanpa menghiraukan kamar depan nya. Tania rasa lelaki itu sudah bangun buktinya ada suara di dapur.


"Tomi?" Pekik tania menatap tomi sedang memasak, ini harus nya dia yang berada di dapur bukan malah lelaki itu.


"Makan tuh, gue udah sisa in lo nasi goreng. Ini telornya lagi gue goreng" ucap nya mata tania tertuju ke meja makan yang sudah tersedia sepiring nasi goreng, sungguh hatinya sedikit tersentuh. Ternyata dia baik.


Tapi tetap saja tania tidak enak hati, seharusnya dialah yang memasak. Tania segera meraih spatula dari tangan tomi lalu menggeser tubuh lelaki itu untuk menjauh dari kompor "Gue bisa sendiri" ucapnya


Tomi mengerutkan keningnya bingung menatap gadis itu. Tidak tau diri. "Makasih nya enggak ada? dasar" ucap tomi menyindir


Mendengar sindiran itu membuat tania geram, ia membalikan badan nya. Menatap wajah Tomi dengan sangar "Dih enggak ada yang suruh lo buat masakin gue ya, jadi jangan playing victim"


Tomi mengedikkan bahu acuh lalu berjalan menuju ke ruang tamu berniat untuk meninggalkan gadis tidak waras itu.


Melihat kepergian tomi, tania tersenyum tipis. Saat ini dia sedang merasakan perutnya penuh kupu kupu "Makasih" ucapnya pelan dengan senyum semerkah


"Lucu deh, gue kira keahlian dia cuma bisa marah marah doang " ucap tania tertegun setelah menaruh telur mata sapi nya ke nasi goreng buatan tomi itu dengan menggigit bibir bawah bagian dalam tania bersiap mengambil handphone nya untuk memotret makanan itu, ini First kali dimasakin tomi



Makanan ini membuat cacing di perut tania bergejolak buru buru tania menyantap nasi goreng itu hingga kandas, mata nya tidak bisa bohong. Ini nasi goreng enak banget


"Ini enak banget" gumam tania tanpa sadar tomi sudah berada di belakang nya sambil tersenyum tipis, sangat tipis!

__ADS_1


"Enak kan?"


"Iyaa, ini nasi goreng terenak yang gue makan" ucap tania masih belum tersadar, namun semenit kemudian ia membulatkan mata sempurna. Tadi Dirinya bicara dengan siapa?, Tania menoleh ke belakang sudah mendapatkan lelaki yang sedang menatapnya remeh


"Enak kan?" ulang tomi dengan sedikit membungkukkan badan nya dan mendekatkan wajah nya ke tania


Tania langsung menggelengkan kepala "Enggak! enggak enak. Masakan apaan ini enggak ada rasa sama sekali" lontar tania cepat


"Masa sih?" goda tomi membuat pipi tania memanas


"Ck! tau ah"


Tania segera membereskan piring kotornya untuk ia cuci, di saat sedang mencuci piring di wastafel. Tania kira tomi sudah tidak menggoda nya lagi ternyata salah tomi makin gencar menggoda dirinya.


"Enggak enak kok abis" ucap tomi membuat tania malu, ia menggerutu. Sambil melafalkan kalimat 'bodoh banget si lo nia'


"Terpaksa!"


"Oh gitu, oke deh. Jadi tetap enggak enak?"


Tomi mengangguk-ngangguk setelah itu dirinya langsung duduk di meja makan "Masakin gue" ucapnya singkat. Tania selesai mencuci piringnya lalu menghampiri tomi yang duduk di meja makan


"Masakin? lo belum makan?" tanya tania menatap heran.


Tomi mendongakkan kepalanya "Belum" ucap tomi terdengar santai "Nasi goreng yang lo makan itu punya gue" ucapnya lagi, tania membeokan mata nya sempurna. Sekarang dirinya seperti tidak tahu diri, bangun tidur lalu makan. Sangat tidak tahu diri! ah tapi bodoamat lah


"Tadi lo bilang nasi goreng itu punya gue, kalo tau gitu enggak bakal gue makan" ucapnya, tania segera berjalan ke kulkas melihat persediaan makanan di sana kosong kini tania beranjak untuk melihat sisa nasi namun ternyata kosong juga.


Kini tania menghampiri tomi yang sedang terduduk dengan helaan nafas panjang "Miskin lo, rumah segede gini enggak ada bahan makanan" omel tania


"Ini rumah baru di tempatin, gila ya lo" ucap tomi tak kalah sangar


"Yaudah, gue mau ke supermarket sebentar" ucap tania, ia segera melesat ke atas untuk mengambil dompetnya tetapi tangan nya langsung di cekal oleh tomi.

__ADS_1


"Bareng gue" ucapnya


"Hm, gue ambil dompet dulu"


"Uang gue aja"


"Tap------"


"Nurut sebelum kena azab" ucapnya membuat tania mengangguk setuju


... ---...


Tania duduk berdua dengan lelaki itu, canggung rasanya "Kangen fufu" ucap nya sendu, intensi tomi beralih ke tania matanya sudah berkaca kaca, sebenarnya seistimewa apa sih fufu itu sampai buat dia menangis.


"Gue kangen fufu" ucap tania sambil mengayunkan lengan tomi, menganggu


"Dari tadi fufu fufu terus, berisik tau gak?!" tutur tomi dengan kesabaran sudah setipis tisu, dirinya sangat penasaran sebenernya fufu itu siapa?


"Gue kangen fufu HUAA-------"


Depp


Tomi memasukan satu kacang kedalam mulut tania supaya gadis di sampingnya ini tidak berisik.


"Anj*ing lo"


"Berisik bang*sat gue butuh ketenangan, sana ke kamar aja lo" marah tomi pandangan tetap fokus ke layar televisi, tania mengerucutkan bibirnya kesal dia bergegas untuk kembali ke kamar, sebelum meninggalkan ruang tamu dia mengacungkan jari tengah di depan wajah Tomi.


Besok dia sudah mulai kembali kuliah oleh karena itu ia sangat membutuhkan fufu ( motor kesayangannya ) yang di sita oleh Wisnu.


"Cewe stres!"


...---...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2