PERSINGGAHAN HATI SEORANG PRESMA

PERSINGGAHAN HATI SEORANG PRESMA
Cewe berhijab hitam


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentar ya.


******


Pagi yang cerah, raya semngat untuk datang ke kampus, walaupun keadaan masih belum stabil, tapi dia selalu terlihat baik baik saja, jika dia dirumah maka akan mengundang tanya besar bagi keluarga nya kenapa dia tidak pergi ke kampus, dan dia tidak mau keluarga nya tau apa yang sebenarnya ia tutupi selama ini.


Semua mahasiswa baru, sudah berada dalam gedung F, semua mahasiswa baru digabung, hari ini adalah perkenalan para ormawa kampus dan bisa juga dikatakan organisasi mahasiswa seperti UKK, UKM, HMI, BEM universitas Dema dan sennat mahasiswa.


Yang berkaitan dengan UKK dan UKM, itu berhubungan dengan minat dan bakat dari mahasiswa, seperti musik, tari dll. Jadi UKK dan UKM ini seperti tempat wadah pengembangan bakat bakat yang ada dalam diri mahasiswa itu sendiri.


Sedangkan Dema fakultas, itu hanya dari satu fakultas saja, yang beranggotakan oleh mahasiswa masing masing dari Prodi dan jurusan.


Raya mendapatkan duduk paling belakang sebelah kanan, bersama sahabat nya zahara dan teman baru yang zahara kenal kemaren saat ospek pertama.


Zahara, raya, intan teman baru zahara, dari tadi mereka fokus memperhatikan setiap ormawa yang memperkenalkan diri masing masing berseta anggota yang lain. Mereka duduk di belakang sekali, siapapun yang berdiri di podium tidak akan jelas wajah dari depan. Tetapi seketika raya kehilangan fokus nya karena merasakan sakit yang luar biasa di kepala nya. Dia hanya bisa menahan nya, dan sekali kali dia menundukkan kepala nya, agar tidak terlihat bahwa dia menahan sakit oleh sahabat nya.


Sekarang tibalah saatnya Dema Universitas dan lengkap semua anggota nya berdiri di atas podium. Semua mahasiswa baru memperhatikan Dema dan anggota nya yang sangat mengagumkan ketampanan. Tapi tidak dengan raya, yang hanya menundukkan kepalanya.


Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabaarakatuhu.


Waalaikumusalam Warrahmatullahi Wabaarakatuhu. Jawab mereka serentak.


*Apa kabar kawan kawan semua?.


Alhamdulillah sehat*.


Kok kurang semngat? Saya ulang ya "bagai mana kabar kawan kawan semua. Ucap Dema keras.


Alhamdulillah baik. Jawab mereka serentak.


Baiklah sekarang saya meminta kepada kawan kawan semuanya, untuk berdiri dan mengangkat tangan sebelah kiri dan kepalkan.


Sesuai instruksi semua mahasiswa baru berdiri dan mengangkat tangan kiri dan mengkepalkan. Raya yang mendengar instruksi dari Dema, dia berusaha untuk berdiri, agar sahabat nya tidak curiga.


*Ikuti apa yang saya katakan. Salam Perjuangan Hidup Mahasiswa.


" HIDUP MAHASISWA 💪"


Hidup Rakyat Indonesia.


" HIDUP RAKYAT INDONESIA 💪*.

__ADS_1


Silahkan kawan kawan untuk duduk kembali.


Dan terima kasih, semoga kalian mahasiswa baru di universitas ini bisa menjadi generasi yang mempunyai jiwa kepemimpinan, pemuda pemudi yang akan meneruskan bangsa Indonesia.


"Sebelum saya melanjutkan perkataan saya, saya mohon kepada cewe kerudung hitam, yang ada di belakang sebelah kiri dari depan saya, sebelah kanan dari belakang untuk tegakkan kepalanya. Apa yang dikatakan oleh Dema membuat semua orang langsung menoleh ke belakang, dan azzam pun juga memperhatikan dari tadi mahasiswa itu tidak serius menjalani ospek. Raya yang merasa diperhatikan dia segera menegakkan kepalanya. Malu? Ya Gimna lagi rasa sakit nya tidak bisa dia tahan.


" *baiklah mohon perhatian nya, perkenalkan kan Nama saya ridho ahmad dari jurusan teknik informasi semester lima. Saya disini diundang sebagai Dema universitas tahun ini, semoga kawan kawan betah dikampus ini. Hanya ini yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika saya ada salah sama kalian semua.


Selanjutnya saya alihkan kepada presma*. Tunggu sebelum saya memanggil orang nya saya mau tau apa itu presma? Saya kak, seorang cowo barisan depan mengangkat tangan nya.


Silahkan apa itu presma menurut anda?


" presiden mahasiswa kak.


Betul terimakasih. Kepada presiden mahasiswa kita yang baru AZZAM PUTRA RILVANDI, disilahkan keatas podium.


Prok Prok.


Semua orang didalam gedung itu langsung bertepuk tangan ketika ridho ahmad, menyebutkan nama presiden mahasiswa.


Ya ampun, udah ganteng, presiden mahasiswa lagi, siap juga yang akan nolak cowo seganteng kak azzam. Semua wanita yang ada di gedung mengagumi ketampanan azzam.


*Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabaarakatuhu.


Waalaikumusalam Warrahmatullahi Wabaarakatuhu*. Jawab semua dengan semngat.


" baiklah kawan kawan semua, untuk menghemat waktu, kata muqodimah dan perkenalan saya alihkan kepada Dema kita yaitu ridho ahmad.


Baiklah Saya disini akan bertanggung jawab untuk tiga hari kedepan , selama kawan kawan mengikuti ospek sebagai mahasiswa baru.


Sebelum saya ingin mengucapkan selamat kepada kalian semua, yang sudah berhasil masuk di universitas dengan tes yang telah ada di kampus ini.


Sekarang status kalian sudah berubah dari siswa ke mahasiswa, kalian semua akan dikenal akan mahanya kalian, yang mana tidak ada lagi yang lebih tinggi dari status maha didunia ini. Kalian semua akan mempertanggung jawabkan apa yang kalian kerjaan.


Baiklah ada pertanyaan?. Mata azzam menyusuri setiap mahasiswa baru digedung itu, tapi kali ini matanya berputar pada mahasiswa baru yang tadi juga tegur oleh Dema.


 


" cewek berhijab hitam menundukkan kepala nya yang berada dibelakang, dari depan sebelah kiri saya, dari belakang sebelah kanan dari tadi kerjaan nya menunduk apa kamu tidur , KEDEPAN!.


 

__ADS_1


Semua orang menoleh ke belakang, zahara yang kaget langsung menoleh kearah raya, raya juga kaget langsung mengangkat perlahan kepalanya, sakit sedikit pun belum berkurang.


"ya anda kedepan!, bentak azzam


Ada rasa takut dalam diri raya, bukan takut kena marah atau hukuman, tapi takut kondisi nya langsung drop jika berdiri.


"raya mendingan kamu kedepan aja. Saran zahara, zahara juga kaget melihat wajah sahabat nya yang sudah pucat.


Raya hanya pasrah, dan menganguk " ya allah bantu aku, kuatkan aku untuk semua ini" batin raya.


Raya melangkahkan kakinya perlahan, sebenarnya dia tidak sanggup untuk berjalan, tapi apa boleh buat, dia akan berusaha untuk kuat, sepanjang jalan kedepan raya hanya menunduk, Azzam tidak tau, siapa orang yang dia suruh kedepan.


" Angkat kepala anda " bentak azzam lagi.


Tapi raya masih menunduk, karna kepala nya sangat sakit, dia takut dia tidak bisa bertahan.


" apa kamu tidak dengar, ANGKAT KEPADA KAMU. bentak azzam dengan suara sangat keras. Namun cukup membuat raya dan orang yang mendengarkan, sedikit terlonjak kaget.


" ma maaf kak " kepala raya masih tertunduk.


Tiba tiba ada seseorang yang mendekati raya, dan memegang dagu raya cukup keras.


" Apa kamu tidak mendengar apa yang di ucapkan presma, haaa". Bentaknya


TAPI betapa terkejutnya azzam, siapa orang yang dari tadi ia bentak dan melihat wajah pucat seperti mayat, membuat azzam membenci dirinya sendiri, yang melukai, mempermalukan diri orang yang ia cintai, padahal dia tau kondisi nya tidak baik baik saja.


"indah lepaskan tangan mu! , tegas azzam, yang indahlah yang memegang dagu raya sangat kuat, membuat raya meringis kesakitan.


"kamu anggap apa ospek ini?, tempat kamu bermain main, dan kamu tak pernah menghargai orang yang berdiri dipodium ini. Bentak indah lagi " raya hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya, tanpa berani menjawab. Dan dia sudah tidak kuat menahan sakit pada tubuh nya.


" kalo kaku menggangap ospek ini sebagai tempat mainan mu, silahkan keluar dan tidak usah mengikuti ospek selanjutnya. Bentak nya indah lagi. :(


Semua orang takut, dia tidak menyangka presma sama sekretaris nya, sama sma kejam. Zahara yang melihat sahabatnya dibentak, hanya bisa menangis, dari kemaren sahabatnya tak luput dari bentakan.


"sekarang angkat kepadamu. Bentak lagi.


Azzam yang dari tadi menatap ya, sudah tidak tahan lagi, dia benci sama diri nya sendiri, dan kenapa indah juga membentak raya berulang kali, padahal dia sudah melihat wajah pucat raya.


Perlahan raya mengangkat kepalanya, langsung tatapan mata nya mertemu sama azzam, seketika azzam langsung dibuat termenung, air mata sudah mengalir dari mata indah, dan ada warna merah yang keluar dari hidung raya, dan perlahan mata itu mulai tertutup, perlahan azzam berjalan mendekati raya, dan ketika itu.


Bruk.....

__ADS_1


__ADS_2