
Setelah Citra pacar Cahyo datang , akhirnya kita semua bergegas untuk pergi ke tempat makan yang menjadi incaran Fira berkonsep kayu dan lesehan . Semua masuk kedalam mobil milik Rizal.
“Loh kok duduknya di belakang semua?” Rizal mengangkat sebelah alisnya.”Kaya supir gini gue jadinya”
“Fir duduk di bangku depan dong” Goda Cahyo
Disini dari awal Cahyo memang berperan sebagai makcomblang Rizal dan Fira.
“Gamau ah yang lain aja” Fira gugup.
“Fir kamu aja sini yang duduk depan” dengan nada lembutnya Rizal berbicara kepada Fira.
Fira semakin degdegkan mendapat yang menurutnya perintah dari Rizal, akhirnya Fira membuka pintu dan pindah ke bangku depan.Fira semakin dekat dengan Rizal yang membuatnya degdegkan sejak tadi sore.
__ADS_1
Drrt...Drrtt
Hp Fira bergetar , ternyata Cahyo mengirim pesan padanya, saat ini Cahyo duduk di bangku paling belakang bersama dengan Ardi , Citra dan Valen duduk di bangku tengah.
“Fir.. ajak ngobrol dong Rizalnya jangan diem aja”
Fira hanya menengok kebelakang sambil melihat Cahyo.
Ketika sudah sampai di salah satu tempat makan Fira langsung menggandeng Valen dan langsung jalan masuk ke resto tersebut. Fira duduk di sebelah Valen, di hadapannya ada Citra dan Cahyo, Ardi dan Rizal duduk di sudut meja makan.
Ardi memberikan semua pesanan kepada waiters yang dari tadi sangat sibuk karena pengunjung di resto itu sangat ramai.
“Fir, pesanan lo udah abis karena pengunjungnya rame banget, dan kita datengnya telat” Ardi dengan sok akrabnya karena baru pertama kali berbicara kepada Fira.
__ADS_1
“Yah... “dengan muka melasnya
“Yaudah deh pesenin yang sama aja kaya kalian”
Makanan pun datang, Fira mengambil pesanan Cahyo karena menurut Fira makanan Cahyo lebih menggoda. Cahyo hanya pasrah karena sudah hafal bagaimana Fira.
“Nambah lagi fir yang banyak” lagi – lagi Rizal berbicara kepadanya.
Oh my god, gimana ini akhirnya Fira hanya tersenyum lebar sambil memeremkan matanya. “Duh gue tadi senyum kenapa merem sih, pasti muka jelek banget” dalam hati dongkol.
“Nih ar”Rizal mengulurkan tangannya sambil memberikan 7 lembar uang berwarna merah kepada Ardi. Akhirnya Ardi yang membayar semua pesanan dikasir.
Ketika jalan menuju mobil, Fira memepet Cahyo
__ADS_1
“Eh kok dia yang bayarin sih, gue gak mau pokoknya gue mau ganti, lo ambil duit gue terus kasih ke dia”
Fira memberikan 2 lembar uang kepada Cahyo saat itu, namun Cahyo menolak “Yaelah kaku amat, gapapa kali” akhirnya Cahyo berjalan lebih cepat meninggalkan Fira di belakang.