Perubahan Hidup Seorang Gadis

Perubahan Hidup Seorang Gadis
di jodohin


__ADS_3

"Boleh, tapi kita cepetan ya, masih ada pelajaran lagi" ujar Kania sambil tersenyum.


"Kenapa nggak besok saja?" tanya Kania dengan wajah bingung.


"Karena besok aku mau ajak kamu ke rumahku. Bagaimana, kamu mau nggak?" tanya Raditya berharap.


"Emm, tapi aku takut," ujar Kania.


"Takut kenapa?" tanya Raditya.


"Hmm, aku takut ketemu ortumu," ujar Kania.


"Gak apa-apa kok, ortuku pasti santai saja," ujar Raditya menenangkan Kania.


"Oke deh, aku izin dulu ke mamahku. Kamu hati-hati ya di jalan," ujar Kania sambil berjalan memasuki rumah.


"Bye cantik," salam perpisahan dari Raditya.


"Kania sudah pulang, sayang," sap Kinta dengan senyuman.


"Sudah, mah. Kania capek, mau mandi dulu. Panas banget di jalan," ujarnya sambil membalas senyuman mamahnya.


"Oh ya, sudah selesai mandi? Makan ya, mamah sudah masak gulai ikan gurame," ujar Kinta kepada anaknya.


"Hmm, mah, ikan gurame kan banyak durinya. Kania gak suka," ujar Kania dengan wajah cemberutnya.


"Tenang Kania, tadi mamah beli cuman dagingnya. Tulangnya sudah dibuang sama ABG tukang ikan," ujar Kinta menenangkan anak semata wayangnya.


"Mamah memang yang terbaik," ujar Kania dengan senyumnya yang merekah. Kania langsung berlari ke kamarnya untuk mandi. Mamahnya hanya melihat sambil menggeleng-geleng kepala.


(Suara notifikasi hp Kania)


"Eh, Raditya ngechat," gumam sambil tersenyum.


"Gimana bisa nggak besok?" tanya Raditya.

__ADS_1


"Kania belum tanya ke mamah. Nanti, pas makan siang, Kania tanya," balas Kania.


"Oke, sayang. Besok pagi mau dijemput atau diantar ayah?" tanya Raditya lagi.


"Diantar sama ayah," balas Kania.


"Oh ya, udah kalau gitu hati-hati ya besok," chat Raditya.


"Udah dulu ya, Kania mau mandi," chat Kania.


Kania langsung mematikan hp-nya dan berlari kecil ke kamar mandi.


Di mall, Raditya sedang menemani ibunya berbelanja.


"Mih, belum selesai juga belanjanya. Udah satu jam, loh, mih," kesal Raditya dengan wajah datar.


"Sabar Raditya. Kamu kok sama banget sama papih, gak sabaran," celoteh Renata (ibu Raditya) dengan kesal.


"Mih, besok aku mau kenalin mamih sama pacarku," ujar Raditya.


"Iya. Namanya Kania," ujar Raditya.


"Oh, Kania. Bukannya papih kamu udah ngasih tau kamu ya, kalau kamu bakal dijodohin setelah lulus kuliah," ujar Renata.


"Mih, Raditya gak mau dijodohin," ujar Raditya.


"Hmm, ya udah terserah kamu aja," ujar Renata.


"Lagian kan masih pacaran, belum tentu juga bakal nikah beneran," gumam Renata.


"Hah, apa mih? Mamih ngomong apa?" tanya Raditya.


"Gak kok, kamu salah dengar," ujar Renata.


(Suasana makan siang di rumah Kania)

__ADS_1


"Mah, Kania besok boleh ke rumah teman Kania?" tanya Kania pada ibunya.


"Teman kamu yang mana, sayang?" tanya Kinta.


"Itu Raditya," ujar Kania.


"Hmm, nak. Masak ke rumah cowok sih. Sama siapa? Berdua saja?" tanya Kinta.


"Gak kok. Sama Kinar juga," ujar Kania (sepertinya bohong).


"Oh ya, udah. Hati-hati ya. Sebelum jam 4 harus ada di rumah, oke Kania?" ujar Kinta.


"Oke, Mah. Jam setengah 4 Kania pulang dari rumah Raditya," ujar Kania dengan senyuman manisnya.


Mereka berdua berbincang-bincang sampai makanan mereka selesai dimakan.


Keesokan harinya...


Di sekolah, pada jam istirahat...


"Wah, kamu pintar ya Kania. Bisa dapet 100," ujar Raditya kepada Kania.


"Kamu juga pintar kok, dari 10 soal kamu cuma salah dua soal doang," ujar Kania dengan senyuman.


Sedangkan Kinar semakin kesal karena hanya mendapat nilai setengah dari nilai milik Raditya. Melihat itu, Kania menghibur Kinar.


"Kinar, gak apa-apa ya. Nanti Kania ajari, supaya kamu dapet nilai bagus kaya kita," ujar Kania dengan senyum menghibur Kinar.


"Aku mau ke kantin dulu," ujar Kinar, langsung pergi tanpa menjawab ajakan Kania.


"Kinar kenapa ya kok jutek gitu. Emang Kania ada salah ngomong ya?" ujar Kania dengan sedikit cemberut.


"Gak kok cantik, mungkin dia cuman kesel aja nilai dia jelek," ujar Raditya.


"Oh, gitu ya. Ya udah, deh," ujar Kania.

__ADS_1


"Kamu mau ke kantin sama aku?" tanya Raditya.


__ADS_2