Perubahan Hidup Seorang Gadis

Perubahan Hidup Seorang Gadis
positif


__ADS_3

"gak kok mah cuman mata kania sakit jadi berair terus" ujar Kania


"ya udh obatin sana pake tetes mata" ujar kinta


"mah maafin Kania ya" ujar Kania


"maaf knp sayang?" tanya kinta


"gak papa maaf aja mahh" ujar Kania menutupi kebenaran bahwa Kania melakukan hal yg tidak benar


...****************...


keesokan hari nya di sekolah Kania tampak murung tidak seceria hari hari sebelum nya


"Kania kamu knp?" tanya kinar


"gk pp kok kinar" jawab Kania


tiba tiba Raditya menghampiri kinar di meja nya


"kania kita harus bicara!" ujar Raditya


"apa yg mau di bicarakan Raditya? udh gak ada yg bisa di bicarakan" ujar Kania


"Kania plis dengerin aku dulu, kita bicara oke pas pulang nanti" ujar Raditya dan setelah itu meninggalkan meja Kania


"Kania lagi ada masalah ya sama raditya?" tanya kinar


"iya "jawab Kania


"hmm bagus berantem aja yg sering biar gw gampang misahin kalian berdua" ucap kinar dalam hati


jam sudah menunjukan jam 12.30


Bel........


di lobi sekolah


"Kania kita harus bicara" ujar Raditya

__ADS_1


"ya udh tapi nunggu semua pada pulang dulu" ujar Kania


setelah banyakan murid sudah pulang akhirnya pembicara mereka di mulai


"Kania sabar ya pasti Raditya akan menepati janji raditya kemarin" ujar Raditya


"terus gimana kalau orang tau" ujar Kania


"org lain gak bakal tau kok kamu tenang aja" ujar Raditya


"oke ya udh terserah kamu aja"ujar Kania


"yg penting kamu sabar setelah semua nya selesai sekolah kita selesai, aku dapat kerjaan aku bakal nikahin kamu kok" ujar Raditya


"tapi gimana kalau aku hamil?" tanya Kania


"kita omongin nanti kalau beneran udh hamil oke?" ujar Raditya


"ya udh aku mau pulang" ujar Kania


akhirnya mereka berdua pulang ternyata ada seseorang yg mendengar atau menguping pembicaraan mereka.


...****************...


tanpa di sangka ternyata raditya sering meminta J4t4h kepada Kania setiap kali mereka bertemu sampai selang 2 tahun setelah kejadian di rumah Kania pada saat itu Kania pun merasakan aneh pada tubuh nya


"Raditya aku telat 1 Minggu, gimana nie?" ujar Kania sedikit panik


"hmm aku kerumah nanti aku beli alat tes nya" ujar Raditya yg sedikit santai karena dia udh beli alat tes itu sampai beberapa kali, mungkin menurut nya hasil nya bakal negatif lagi


...****************...


"mihh Raditya pergi ya" ujar Raditya


"mau kemana kamu?" tanya Renata


"bentar aja mihh, okee? bye mihh" ujar Raditya


"pulang nya jangan sampe malam, anterin mamih belanja ke mall ya nanti sore, jadi jam 4 sore harus udh di rumah, denger kamu Raditya?" Ujar Renata

__ADS_1


"iya mihh denger, Raditya duluan ya byee mamih" ujar Raditya


...****************...


(sesampai nya di rumah Kania)


"Kania aku di depan nie" chat Raditya


"oke bentar aku keluar" bls Kania sambil berjalan keluar


"Raditya sini masuk" ajak Kania


(Raditya langsung mengikuti Kania keruang tamu)


"mamah kamu mana?" ujar Raditya dengan berbisik


"di dalam kamar mana alat tes nya" ujar Kania


"ini" ujar Raditya sambil memberikan alat tes nya


"oke aku tes dulu ya"ujar Kania dengan berbisik


( Raditya hanya mengangguk)


setelah beberapa menit kemudian kania keluar dengan hasil nya.


"Raditya hasil nya positif" ujar Kania dengan sekujur tubuh nya bergetar ketakutan.


"yg bener?" ujar Raditya yg langsung mengambil hasil nya dari tangan Kania


"Raditya gimana ini ?" ujar Kania ketakutan


"kita gak bisa nikah sekarang" ujar Raditya


"tapi knp kita kan lulus bulan depan, terus gimana" ujar Kania panik


"ini gak boleh, aku baru aja daftar perguruan tinggi, aku mau kejar mimpi aku, kamu gugurin aja! ujar Raditya yg langsung mengeluarkan sejumlah uang dan langsung pergi meninggalkan Kania


"Raditya, dengerin aku dulu" ujar Kania mengejar Raditya

__ADS_1


^^^bersambung...........^^^


__ADS_2