
"Engga ihh, engga bundaa" kata Devan megeles.
"Terus kenapa tiba - tiba nanya gitu" kata bunda Devan.
"Engga papa, cuma pengen nanya aja" kata Devan lagi.
"Gausah boong, bunda tau kamu lagi bohong sama bunda" kata ibundanya Devan.
Devan nya mendehem.
"Hmm"
"Siapa cewe yang bikin kamu luluh nak" tanya Ibunda Devan lagi. Karna ibundanya Devan tau kalo Devan memang banyak disukai cewek-cewek dan Devan tidak pernah peduli itu. Dan sekarang Devan malah nanya kebunda masalah cewe.
"Hmm itu Bun" kata Devan ragu ingin cerita.
Dan akhirnya Devan memutuskan ingin cerita kebundanya.
"Nama nya Elisa pranata" kata Devan dengan pelan.
"Pranata???" Kaget bunda Devan.
"Bunda tau dengan keluarga pranata??" Tanya Devan lagi.
__ADS_1
"Engga cuma ga asing lagi" keles bunda Devan.
"Ohhh kirain tau" kata Devan lagi.
"Trus lanjut cerita kamu gimana" kata ibudan Devan.
"Dia tu tomboy Bun, trus ya kalo sekolah Makai motor ninja sama kek aku, cuma ya kalo buat cewe kan agak beda gitu liat nya, trus ni ya kalo lagi pakai motor dia tu make celana jens gitu, trus pas di sekolah ganti rok lagi, aku tuh kesel masa dia dari awal masuk sekolah Bun, sampai sekarang deh, tpi Sekarang aneh nya aku mikirin dia trus". Kata Devan panjang lebar ke bunda nya.
Bunda Devan Sangat - sangat lah yakin bahwa Devan sedang jatuh cinta. Dari segi Devan menceritakan Elisa Devan terlihat memang suka dengan Elisa.
"Kamu kayaknya memang lagi jatuh cinta sama Elisa" kata bunda tersenyum.
"Ih enggak bunda" kata Devan.
"Trus gimnaa elisanya, kan disekolah ada peraturan soal ganti celana rok gitu setiap hari" tanya bunda ke Devan.
"Ohhh gitu, jadi kamu beneran jatuh cinta sama Elisa dong??" Tanya bunda lagi dengan senyum nakal.
"Ihh engga, mana mau aku suka sama curut jelek itu" kata Devan.
"Ihh gabole ngatain orang jelek ntar suka loh" kata bunda sambil mengcau pikiran Devan.
"Ihhh bundaa enggaa aku tuh ga mauuu Ama dia" jawab Devan lagi.
__ADS_1
"Iya - iya Devan gamau" Kata bunda Devan.
"Bun devan mau keluar malam ini" kata Devan ke bundanya.
"Mau kemana, kerumah Elisa yaa??" tanya gurau ibundanya.
"ihhh engga bunda, aku tu mau Nongkrong sama Febri" kata Devan yang menyebutkan nama sahabatnya. Ya waktu sebelum Febri menyebutkan cewe - cewe dikantin tadi, meraka ber4 sudah berjanji ingin nongkrong malam ini.
"Iyaa sayangg, hati - hati naik motor nya" nasehat ibunda nya Devan.
"Iya bundaa, aku kekamar dulu ya, bntar lagi aku keluarnya" kata Devan beregegas ke kamar nya.
"Iyaa nak" jawab ibunda Devan.
Dirumah besar ini Devan hanya tinggal berdua sama ibunda nya. Ayah Devan?????
******
#rumah Elisa
Elisa sudah terbangun dari tidur nya. Tidur nya yang nyenyak membuat nya sedikit malas untuk keluar. Tapi dia tetep ingin keluar malam ini.
Ia melihat jam menunjukan pukul 7 malam.
__ADS_1
Ia bergegas mengantikan pakaian nya. Karna ia ingin keluar malam ini. Alasan Elisa keluar malam ini karna ia ingin wajah - wajah Devan hilang di pikiran nya.
Elisa ingin memakai Hoodie oversize dengan celana jens pendek dan mengunakan tas ransel. Terlihat Elisa malam ini gaya nya seperti cewe - cewe umum nya. Elisa tidak peduli itu. Setelah Elisa berganti pakaian, Ia langsung bergegas keluar kamar dan turun ke lantai bawah.