Petualangan Sang Dika

Petualangan Sang Dika
Aisah Mulai Pergih Ke Kota Bertemu Dika


__ADS_3

Dan ke esokan pagi nya Ibu dan Bapak sudah bangun dari tidur nya,


Dan mereka sedang menanya kan Aisah Lalu Lalu Bapak bicara, "Bu itu anak kamu Aisah apakah berani dia ke kota sendiri?"


Jawab Ibu, "Ibu juga kawatir Pak dengan Aisah takut Aisah kenapa napa?"


Jawab Bapak, "Ibu aja temenin Aisah ke kota?"


Jawab Ibu, "Iya masa orang tua ikut urusan mereka berdua sih Pak?"


Jawab Bapak, "Oh, "Iya ya?"


Kemudian Bapak nya pun mulai siap siap mau berangkat kerja, Dan Akhirnya Bapak nya berangkat kerja,


Jawab Bapak, "Ibu Bapak berangakat kerja dulu?"


Jawab Ibu, "Iya Pak hati hati, "


Jawab Bapak, "Iya, "


Dan Bapak nya pun berangkat kerja di buka lah pintu rumah, "Krek, "Lalu di tutup nya, "Gubrak, "


Dan Aisah mulai keluar dari kamar nya dengan persiapan yang matang semua sudah di siapin dari semalam pagi tinggal berangkat,


Jawab Ibu, "Nak kamu bener jadi ke kota nemuin Dika?"


Jawab Aisah, "Jadi Bu Aisah ke kota Aisah cuma mastiin aja Dika di sana seperti apa?"


Jawab Ibu, "Oh, "Ya sudah itu semua terserah kamu nak Ibu ga bisa apa apa, Kamu yang menjalin hubungan dengan Dika, "


Jawab Aisah, "Iya Bu do'ain ya Bu biar Aisah selamat sampai tujuan dan ga terjadi apa apa di jalan?"


Jawab Ibu, "Iya nak Ibu sebagai orang tua mendoakan anak nya suapa ya baik baik saja,


Jawab Aisah, "Iya Bu makasih ya atas do'a nya dan dukungan nya sampai Aisah jadi pergi ke kota?"


Jawab Ibu, "Iya nak, "


Lalu Ibu nya bertanya kepada Aisah, "Nak kamu dah sarapan belum?"


Jawab Aisah, "Belum Bu, "Emang Ibu sudah masak?"


Jawab Ibu, "Jangan di tanya Ibu dah selesai masak dari tadi kalo belum Bapak kamu ga sarapan dong kerja?"


Jawab Aisah, "Iya ya?"


Kemudian Aisah langsung sarapan se habis selesai sarapan Aisah mulai berangkat ke kota,


Kemudian Aisah pamit dengan Ibu mau berangkat kerja,

__ADS_1


Jawab Aisah, "Ibu Aisah pamit dulu mau jalan ke kota?"


Jawab Ibu, "Iya nak hati hati kamu ya di jalan?"


Jawab Aisah, "Iya Bu, "Ya udah Aisah pamit ya?"


Jawab Ibu, "Iya nak hati hati, "


Kemudian Aisah mulai berjalan menuju pintu rumah dan membuka pintu rumah, "Krek, "Dan Ibu mengantar Aisah sampai di depan pintu rumah,


Jawab Aisah, "Dadah Ibu Aisah pergih dulu, "


Jawab Ibu, "Iya nak hati hati di jalan, "


Dan Aisah pergih berjalan menuju jalan raya,


Sedangkan Ibu mulai masuk ke dalam rumah, "Lalu menutup pintu rumah nya, "Gubrak, "


Dan Ibu bicara sendiri di dalam rumah, "Aisah hati hati nak kamu di sanah?" Ibu kawatir nak sama kamu?" Mana kamu perempuan sendiri ke kota, "


Dan Aisah mulai Menunggu Mobil angkutan Umum untuk naik mobil ke kota,


Aisah amat sangat senang bisa ke kota melihat ke kasih hati nya, Yang sudah lama tidak berjumpa,


Hari mulai siang Aisah mulai menaiki mobil di dalam mobil Aisah bicara di dalam hati, "Ibu semoga se sampai nya Aisah di kota Dika masih ingat sama Aisah, "


Hari mulai berganti waktu pun ikut berganti pagi menjadi siang, Siang menjadi sore, Sore menjelang malam,


Kemudian Bapak nya Aisah pun pulang ke rumah dan mengetuk pintu, "Tok,tok,tok, "


Dan Ibu lalu membuka pintu rumah, "krek, "Eh Bapak dah pulang?" Ayuk Pak masuk?"


Kemudian Bapak masuk kerumah dan Ibu pun bertanya ke pada Bapak, "Mua istirahat dulu apa langsung mandi Pak?"


Jawab Bapak, "Bapak mau langsung mandi saja dulu Bu, "


Jawab Ibu, "Oh, "Ya sudah, "


Kemudian Bapak mulai mandi se habis pulang kerja,


Dan beberapa menit kemudian Bapak nya selesai dari mandi nya, Mulai lah Bapak ke runng tamu untuk Istirahat,


Dan Ibu langsung samperin Bapak di ruang tamu untuk menanyakan makan,


Jawab Ibu, "Pak mau langsung makan apa gimana?"


Jawab Bapak, "Ya sudah ayuk kita makan bareng Bu?"


Jawab Ibu, "Ayuk tapi Ibu siapin dulu ya makanan nya?"

__ADS_1


Jawab Bapak, "Iya, "


Kemudian Ibu mulai menyiap kan makanan di meja makan,


Dan mulai lah mereka makan berdua sambil mengonrol berdua,


Bapak bertanya, "Bu gimana Aisah sudah berangkat ke kota?"


Jawab Ibu, "Sudah Pak dari tadi pagi jalan, "


Jawab Bapak, "Sebener nya sih Bapak ga ngijinin Aisah ke kota Bu, Abis gimana ya kesian juga kalo Bapak pikir pikir, Biar dia ga penasaran sama hubungan nya,


Jawab Ibu, "Iya Ibu juga takut Aisah kenapa napa Pak, Masalah nya kan Aisah Itu Perempuan bahaya juga kelo pergih ke kota sendiri?"


Jawab Bapak, "Iya sih Bu bapak juga ada rasa pikiran seperti itu, Kalo di lalarang tar Aisah malah sters sendiri,


Jawab Ibu, "Iya juga sih, "Ya sudah lah yang penting kita do'a kan saja dari sini supaya Aisah baik baik saja?"


Jawab Bapak,"Iya Bu amin, "


Kemudian Ibu dan Bapak mulai selesai makan nya dan mulai istirahat di ruang tamu sambil menonton tv,


Hari mulai malam Ibu dan Bapak mulai pergih ke kamar untuk tidur,


Kemudian Ibu bertanya kepada Bapak tentang Aisah,


Ibu bertanya, "Pak sekarang sudah malam kira kira Anak kita nginap di mana ya Pak?"


Jawab Bapak, "Ya palingan anak kita nginep di mobil Bu?"


Jawab Ibu, "Tapi Pak kalo nginep di mobil itu sendiri apa gimana?"


Jawab Bapak, "Ya kalo nginep di mobil ya rame rame Bu ga sendiri kan ada orang juga yang mau ke kota ga Aisah aja yang ke kota banyak, "


Jawab Ibu, "Ya kalo yang nginep di mobil banyak sih ga apa apa ya Pak jadi anak kita aman gitu?"


Jawab Bapak, "Ya iya, "


Jawab Ibu, "Ya sudah ayuk Pak kita tidur, "


Jawab Bapak, "Ayuk lagian juga dah malam, "


Dan mereka pun tertidur dengan sangat pulas,


Sedang kan Aisah Mau tidur saja susah mobil nya goyang goyang ya maklum jalanan nya banyak lubang nya,


Dan Aisah pun berbicara di dalam hati, "Ibu, "Bapak, "Aisah ga bisa tidur, Apa Ibu sama Bapak tidur dengan pulas di rumah?"


Jawab Aisah dalam hati, "Perjuangan ku amat sangat berat mau ketemu sama Dika saja perjuangan nya luar bisa, Dari perjalanan nya yang jauh udah gitu ngantuk mau tidur ga bisa mobil nya goyang goyang karna jalanan nya berlubang,

__ADS_1


Dan pada akhirnya Aisah memaksakan mata nya untuk merem dan tiba tiba Aisah pun tertidur juga dengan sangat pulas


__ADS_2