
Ke esokan hari nya di pagi hari Semua amat sanagat sibuk dari Ibu yang sedang memasak dan Bapak sedang siap siap untuk kerja,Sedangkan Dika pun sedang siap siap untuk pergih kuliah,
Dan Aisah yang sangat ingin membantu Ibu di dapur sedang memasak lalu Aisah pun bertanya kepada Ibu, "Aisah bantu boleh ya Bu?"
Jawab Ibu, "Jangan nak?"
Jawab Aisa, "Biarin Bu Aisah seneng bisa bantu Ibu boleh ya?"
Jawab Ibu, "Ya sudah kalo kamu yang mau, "
Aisah dengan sangat bahagia bisa membantu Ibu sedang memasak di dapur, Dan mereka pun mesak sambil tertawa dan mengobrol sangat lah senang nya Aisah,
Dan beberapa jam kemudian Aisah dan Ibu sudah selesai dari masak nya dan mereka berdua sedang menyiap kan makanan di meja makan,
Dan ketika semua sudah pada siap untuk mulai beraktivitas mereka semua sedang sarapan dahulu sebelum berangkat beraktivitas,
Dan Ibu bicara, "Bapak Dika Aisah sini ayuk kita makan?"
Dan akhirnya mereka pun mulai sarapan pagi bareng bareng,
Kemudian si Dika sudah kenyang dan langsung berangkat kuliah dan Dika berbicara untuk pamit berangkat kuliah, "Bu Dika mau langsung berangkat ya?"
Jawab Ibu, "Ko buru buru amat sih baru juga jam berapa?"
Jawab Dika, "Soal nya si Raras mau bareng kuliah nya Bu, "
Jawab Ibu, "Oh, "Ya udah hati hati?"
Jawab Dika, "Iya Bu, "
Dan Dika pun langsung bergegas berangkat menjemput si Raras, Sedang kan Aisah yang mendengar Dika mau jemput Raras, Aisah pun langsung sedih dan jeles,
kemudian Ibu melihan Aisah yang sedang sedih sambil menunduk kan kepala nya,
Ga lama Bapak mulai berangkat kerja dan Bapak pamit kepada Ibu dan Aisah,
Jawab Bapak, "Bapak berangkat dulu ya ?"
Jawab Aisah dan Ibu, "Iya hati hati?"
__ADS_1
Jawab Bapak, "Iya, "
Kemudian Bapak pergih ke tempat kerja dan tinggal lah di rumah hanya ada Aisah dan Ibu, mereka pun saling berbicara tentang apa aja yang sedang mereka bicarakan,
Dan Aisah pun membicarakan tentang Dika kepada Ibu Aisah pun mulai bertanya kepada Ibu, "Bu Aisah boleh bertanya ga?"
Jawab Ibu, "Boleh kamu mau bicara apa?"
Jawab Aisah, "Mau nanya tentang Dika Ibu saya sedih, "
Jawab Ibu, "Sedih kenapa?" Oh iya Ibu tadi melihat kamu kaya orang sedang sedih pas Dika mau berangkat Kuliah bareng Raras ada apa sebener nya kamu cemburu ya?"
Jawab Aisah dengan malu malu, "Iya Bu Aisah cemburu abis Dika dah lupa sama Aish Bu Aisah harus bagai mana?"
Jawab Ibu, "Kamu yang sabar nak butuh peroses untuk Dika mengingat nya kembali kan hubungan kamu dah terlalu lama ga ketemu dan ga kontekan lagi sama Dika?"
Jawb Aisah, "Iya sih?" Poko nya Aisah mau tanyakan lagi ke Dika Bu tentang hubungan Aisah sama Dika, "
Jawab Ibu, "Terserah kamu Aisah itu hak kamu tapi inget ya jangan terlalu di paksakan bicara kepada Dika ya?" Takut Dika marah?"
Jawab Aisah, "Iya Bu, "
Aisah yang menunggu Dika selesai mandi di luar rumah,
Dika pun sudah selesai dari mandi nya dan langsung duduk di ruang tamu bersama Ibu nya, Dan Ibu nya bertanya kepada Dika, "Nak kamu memenag sudah ga inget sama hubungan kamu sama Aisah?"
Jawab Dika, "Ga Bu Dika ga inget bener Dika ga inget, "
Jawab Ibu, "Oh ya sudah kalo kamu ga inget tapi Aisah kata nya mau bicara sama kamu penting?"
Jawab Dika, "Emang mau bicara apa sih Bu?"
Jawab Ibu, "Ya coba saja kamu samperin Aisah nya di luar teras sanah, "
Kemudian Dika mulai mendekati Aisah di teras rumah dan bertanya kepada Aisah, "Ada apa kamu kata nya mau bicara?"
Jawab Aisah, "Iya aku mau bicara sama kamu tentang hubungan kita berdua kamu masih inget kan?"
Jawab Dika, "Ga aku ga inget, "
__ADS_1
Jawab Aisah, "Masa sih Dika kamu ga inget sama hubungan kita berdua?" Aku ceritain ya tentang kita waktu kamu tersesat?" Jadi gini cerita nya waktu kamu tersesat aku melihat kamu sedang kebingungan mencari jalan dan akhirnya aku yang menanya kan kamu mau kemana kata kamu mau pulang dan kamu jawab aku tersesat dan akhir nya kamu aku bawa pulang untuk menginap di rumah aku, Pada waktu itu ke esokan nya kita berdua jalan jalan berdua dan kamu menyatakan cinta ke pada aku dan aku terima dan kamu pernah terluka dan aku sembuhkan luk kamu di rumah aku inget ga?"
Jawab Dika, "Ga aku bener ga inget?"
Jawab Aisah, "Ya sudh kalo ga inget tentang hubungan kita ga usah di bahas lagi, "
Dan Aisah pun pergih minggal kan Dika di teras sambil bicara, "Dah lupakan aku kamu dengan Raras aja pacaran, "
Jawab Dika, "Ga jelas banget dah tuh cewe?"
Aisah yang sedih memasuki kamar sambil menangis, "Hiks,hiks,hiks, "
Dan yang di pikiran Aisah ingin pulang secepat nya ke desa percuma juga jauh jauh menemukan cowo tapi cowo itu tak menganggap aku ke kasih nya,
Dan Hari mulai sore Bapak pun pulang kerja dan semua keluarga pada kumpul di ruang tamu sedangkan Aisah yang sedang menangis di kamar terus ga keluar dari kamar
Lalu Bapak menanyakan Aisah kepada Ibu, "Aisah kemana Bu tumben ga keliatan?"
Jawab Ibu, "Lagi di kamar Pak tidur kali?"
Jawab Bapak, "Oh, "
Dan Hari semakin malam Ibu dan Bapak mulai masuk kedalam kamar untuk tidur,
Sedangkan Dika masih menonton tv di ruang tamu sendiri,
Kemudian Aisah Sedang menulis surat buat di tinggalkan di kamar nya untuk Dika,
Dan Aisah pun mulai mengantuk kemudian Aish menaruh surat di dalam laci dan Asiah pun tidur karna sudah sangat mengantuk,
Kemudian Dika pun juga sudah mengantuk saking serius nya menonton tv kemudian Dika mulai mematikan Tv nya dan Dika pun mulai menuju ke kamar nya untuk tidur,
Dan Akhir nya mereka pun semua tertidur,
Sedangkan Aisah yang ga bisa tidur karna memikir kan Dika kenapa bisa lupa sama Aisah?"
Aisah pun masih heran dan bingung, Kemudin Aisah berusaha untuk bisa tertidur dengan cara ap pun agar Aisah bisa tertidur pulas dengan cara menghitung kambing dan menghitung bintang agar Aisah bisa tertidur,
Namun beberapa jam kemudian akhir nya usaha Aisah berhasil juga untuk bisa tertidur dengn pulas dan akhir nya Aisah tudur dengan sangat pulas,
__ADS_1