
Hari semain larut malam Aisah dan Dika menginap di perjalanan, Aisah yang tidur nya sangat pulas, Di selimut kan kepada Dika, Agar Aisah tidak mersa kedinginan,
Dan beberapa waktu kemudian, Hari mulai pagi,Aisah yang masih tertidur sangat pulas di bangun kan oleh Dika,
Dika Bicara, "Aisah, Aisah, "Bagun hari sudah pagi, Sebentar lagi kita sampai di rumah kamu, "
Lalu kemudian Aisah bagun dan bicara, "Serius kamu dah pagi?"
Jawab Dika, "Iya sudah pagi, "
Kemudian Dika menanyakan sesuatu kepada Aisah, "Dika bertanya, "Aisah di dalam tas kamu ada sarapan ga?"
Jawab Aisah, "Tidak ada, Sengaja aku ga bawa, Biar tas aku enteng ga berat, "
Jawab Dika, "Kenapa ga bawa?" Terus kita sarapan apa di mobil?"
Jawab Aisah, "Emang sengaja ku ga bawa sarapan takut basi, "
Jawab Dika, "Ya se engga nya jajanan ringan se macam roti gituh bawa tidak?"
Jawab Aisah, "Tidak bawa, "
Lalu Dika mengajak Aisah turun dari mobil, Untuk sarapan di pinggir jalan, "
Dika bicara, "Ya sudah, Kita turun saja dari mobil, "
Jawab Aisah, "kenapa kan perjalanan nya masih lumayan?"
Jawab Dika, "Udah kamu tenang aja perjalanan nya dikit lagi sampe, "
Jawab Aisah, "So, "Tau, " kamu?"
Jawab Dika, "Ye, "ga percaya, "Ya udah sekarang ikut aku kita turun dari mobil dan kita cari sarapan di pinggir jalan faham?"
Jawab Aisah, "Iya, "
Kemudian turun lah mereka berdua dan mulai mencari cari jajanan atu makanan yang di jual di pinggir jalan,
Perjalanan di desa tidak lah sama seperti perjalanan di kota, Perjalanan di desa jarang sekali yang menjual di pinggir jalan bahkan bisa di itung jumlah nya,
Sedangkan perjalanan di kota tidak lah sama seperti di desa, Sebab jika kita lapar di perjalanan seperti, Restoran, Warung, Kelontong, Warteg, Rumah makan , Sanagat banyak di pinggiran jalan kiri kanan,
Mereka beedua mencari cari belum juga ketemu,
Jawab Dika, "Kita sarapan apa ini warung sama yang jualan sedikit sekali. Trus sekali nya ada sudah habis, Mungkin saking sedikit nya langsung di serbu kali ya sama orang?"
Jawab Aisah, "Ya sudah naik mobil saja kita makan di rumah aku gimana?"
Jawab Dika, "Ya sudah ayu kita cari mobil lagi pergi ke rumah kamu, "
Kemudian mereka mencari mobil, Jangan kan warung atu jajan sedikit di desa, mobil pun sama yang lewat bisa satu atu dua, lama lagi lewat nya,
Dan beberapa jam kemudian datang lah mobil yang mau di taikan oleh Dika dan Aisah, Lalu mereka mensetop mobil itu,
Dika bicara, "Setop, "Setop, "
__ADS_1
Mobil pun berhenti setelah Dika mensetop kan nya,
Jawab Dika, "Ayu Aisah naik, "
Jawab Aisah, "Iya, "
Mereka berdua langsung bergegas naik kedalam mobi,l Menuju tempat tinggal Aisah,
Mereka pun Sudah di dalam mobil, Sambil tertawa, "Hahahaha,,,,,"Amat lah senag bisa naik mobil lagi menuju tempat tinggal Aisah,
Aisah pun Amat senang dan bahagia bisa bertemu dengan kedua orang tuanya,
Jawab Aisah, "Aku sangat bahagia Dika, Bisa dekat sama kamu, "
Jawab Dika, "Aku juga senang bisa ketemu kamu Aisah, " Semoga cinta Kita Ini semakin lengket ya?" Kaya permen karet, "Hahahah,,,"
Jawab Aisah, "Bisa aja kamu, "
Dah waktu demi waktu telah terlewati, Hari semakin siang, Sebentar lagi Dika Dan Aisah mulai sampai tujuan nya,
Jawab Aisah, "Dika kita sebentar lagi sampai di tempat tinggal aku, "
Jawab Dika, "Wah Iya tidak terasa ya kita sudah mulai sampai?"
Dan mereka pun sampai, Lalu mereka berdua bergegas turun dari mobil, Dan berjala kaki amat lah jauh,
Tanpa di sadari Kaki Aisah lecet saat berjalan kaki sangat jauh, Lalu di gendong lah Aisah di punggung Dika,
Jawab Dika, "Kamu kenapa Aisah?"
Jawab Dika, "Ga kenapa kenapa ko bisa begitu jalan nya seperti orang pincang?"
Jawab Aisah, "Bener, "
Lalu Dika yang sangat curiga dengan kaki Aisa mencoba mengecek Kaki Aisah,
Dika bicara, "Coba aku liet kakai kamu?"
Jawab Aisah, "Kamu ga percaya amat sih?"
Jawab Dika, "Ya ga lah aku kan takut kamu kenapa kenapa?"
Kemudian di cek kaki nya Aisah kepada Dika,
Jawab Dika, "Ga apa apa, Cuma lecet saja, "
Jawab Aisah, "Bener kan ga apa apa?" Kamu ngeyel si di bilangin nya?"
Lalu Dika melihat Aisah jalan nya pincang merasa ga tega dan mencopa memberi saran,
Jawab Dika, "Aku ga tega melihat kamu jalan nya seperti itu pincang, "Gimana kalo aku gendong?"
Jawab Aisah, "Alah kaya kuat aja kamu?" perjalanan nya kan sebentar lagi juga sampai,
Jawab Dika, "Aku kuat gendong kamu, Ga percaya amat si sama aku?"
__ADS_1
Lalu Aisah pun di paksa oleh Dika, "Ayu cepat aku gendong, "
Dan di gendong lah Aisah sambil bertanya, "Kuat juga ya kamu?"
Jawab Dika, "Kuat lah, Kamu nya aja yang ga percaya, "
Jawab Aisah, "Palingan ini baru tar mah lama kelamaan ga kuat, "
Jawab Dika, "Biar aku buktikan aku bisa menggendong kamu sampai rumah mu, Demi Cinta dan Sayang nya aku, "Hahaha,,,"
Kemudian mereka samapai di depan rumah nya Aisah, Dan Ibu nya yang sedang menyapu halaman pun melihat Aisah pulang, Sambil memanggil Suami nya yang di dalam rumah,
Jawb Ibu, "Bapak, Bapak, "Anak mu pulang pak, "
Jawab Bapak, "Sapa bu?"
Jawab Ibu, "Ya Aisah sapa lagi?" Bapak ini, "
Kemudian Bapak nya pun keluar menemui Aisah anak nya,
Dan Aisah memangil Ibu dan Bpak, "Ibu,,,,"Bapak,,,,,"
Di jawab oleh Ibu, "Kamu pulang nak?"
Jawab Aisah, "Iya Bu abis Aish rindu sama Ibu dan Baoak, "
Jawab Ibu dan Bapak, "kamu kenapa dingendong?"
Jawab Aisah, "Kaki Aisah lecet Bu, Pak, "
Jawab Ibu dan Bapak, "Ya sudah kamu istirahat masuk sanah, "
Jawab Aisah, "Iya bu, "Pak, "
Kemudian masuk lah Aisah untuk Istirahat, Lalu Dika pun pamit kepada Ibu dan Bapak,
Jawab Dika, "Ibu Bapak, "Dika pamit ya pulang udah sore ini?"
Jawab Ibu dan Bapak, "Ga usah pulang nak nginap saja di sini dulu, Lagian kalo kamu pulang takut nya kemalaman, "
Jawab Dika, "Iya juga ya?" Emang Bapak dan Ibu mengijinkan saya menginap di sini?"
Jawab Ibu dan Bapak, "Denagan senang hati nak, "
Lalu Ibu bertanya kepada Dika, "Kamu sudah makan nak?"
Jawab Dika, "Belum Bu, "
Jawab Ibu, "Ya sudah kamu masuk makan dulu sanah abis makan baru kamu istirahat,
Jawab Dika, "Iya Bu, "
Kemudian Dika mulai makan saking lapar nya Dika lahap bangat makan nya,
Kemudian waktu mulai berlalu Dika pun yang sudah selesai makan nya, Mulai menuju kamar untuk istirahat, Karna cape berjalan kaki sangat jauh dengan Aisah,
__ADS_1
waktu semakin malam Ibu dan Bapak mulai pergih untuk tidur, Dan mereka pun semua tertidur amat lah pulas,