Petualangan Sang Dika

Petualangan Sang Dika
Dika Mulai Merayakan Ke Lulusan Di Puncak gunung


__ADS_3

Dan ke esokan hari nya subu subu Dika mulai mengemas barang barang untuk persiapan ke puncak gunung,


Dan Ibu pun mendengar suara Dika pagi pagi sudah sibuk segala nya kemudian Ibu keluar dari kamar nya menuju kamar Dika,


Dan sesampai nya Ibu di depan kamar nya Dika kemudian Ibu mengetuk pintu kamar Dika, "Tok,tok,tok, "Nak kamu sudah bangun?"


Jawab Dika, "Iya Bu, "


Jawab Ibu, "Tumben kamu jam segini masih subuh dah bengun ada apa?"


Jawab Dika, "Dika lagi siap siap Bu soal nya Dika sama teman teman mau merayakan ke lulusan di puncak, "


Jawab Ibu, "Oh mau ibu bikin sarapan ga?"


Jawab Dika, "Boleh Bu, "


Jawab Ibu, "Emang teman kamu yang ikut banyak nak?"


Jawab Dika, "Ga banyak Bu cuma empat orang, "


Jawab Ibu, "Oh, "


Kemudian Ibu pergih dari kamar nya Dika untuk memasak sarapan pagi untuk Dika dan Bapak nya,


Beberapa jam kemudian Bapak bangun dan bersiap siap untuk kerja dan Bapak mulai duduk di meja makan untuk sarapan pagi,


Sedang kan Ibu yang sudah selesai memasak menyiapkan masakan nya di atas meja makan,


Kemudian Bapak langsung menyantap sarapan pagi yang telah Ibu masakin, Kemudian Dika mulai keluar dari kamar nya dengan membawa tas besar yang telah Dika siapkan,


Kemudian Bapak melihat Dika membawa tas besar dan rapih se akan akan Dika mau piknik dan Bapak bertanya kepada Dika,


Jawab Bapak, "Kamu mau kemana Dika rapih bener segala bawa tas besar?"


Jawab Dika, "Dika mau mendaki puncak gunung Pak, "


Jawab Bapak, "Kamu mau mendaki puncak gunung sama sapa?"


Jawab Dika, "Dika mau mendaki sama teman teman Dika untuk merayakan ke lukusan kita Bersama, "


Jawab Bapak, "Emang nya ada berapa orang yang mau mendaki?"


Jawab Dika, "Ya ada empat orang Pak ga banyak banyak, "


Jawab Bapak, "Oh ya sudah hati hati kamu mendaki nya soal nya kan kamu dulu pernah hilang di puncak gunung, "


Jawab Ibu, "Iya tuh nak bener kata Bapak kamu hati hati, "


Jawab Dika, "Dika ga inget Bu Pak udah lama juga kan itu kejadian nya?"


Jawab Ibu dan Bapak, "Iya sih, "


Kemudian Bapak selesai dari sarapan nya dan mulai menyalakan motor nya untuk berangkat kerja, "Brem,brem,brem, "Kemudian Bapak pamit sama Ibu dan Dika,


Jawab Bapak, "Bu Bapak berangkat kerja dulu Dika Bapak berangkat kerja dulu?"


Jawab Dika dan Ibu, "Iya hati hati, "


Dan Ga lama kemudian Dika mulai berangkat utuk mendaki dan Dika mulai pamit ke pada Ibu,


Jawab Dika, "Bu Dika berangkat?"


Jawab Ibu, "Iya nak hati hati, "

__ADS_1


Kemudian Dika mulai jalan menuju rumah Raras karna teman teman nya pada berkumpul di rumah Raras,


Dan ga lama Dika sampai lah di rumah Raras bertmu kawan nya untuk mendaki kemudian Dika bertanya kepada teman nya,


Jawab Dika, "Hay bro gimana dah siap untuk berangakt?"


Jawab teman, "Siap lah ayuk?"


Kemudian mereka mulai menaiki mobil dan mereka mulai jalan menuju gunung sambil jalan di dalam mobil mereka bernyanyi main kuis maen game,


Dan beberapa jam kemudian mereka akhir nya mulai sampai di bawah kaki gunung kemudian mereka mulai mendaki sedikit demi sedikit,


Waktu mulai berputar siang menjelang sore mereka tetep terus berjalan menuju puncak gunung kemudian Raras bertanay kepada Dika,


Jawab Raras, "Dika gue cape nih kita istirahat di sini aja yuk gimana?"


Jawab Dika, "Yah kalo di sini mah tanggung mending istirahat nya di atas puncak dingin enak?"


Jawab Roby dan Adit, "Iya gue setuju tuh kelo di sini tanggung, "


Jawab Raras, "Ya udah deh apa keta loe aja, "


Kemudian mereka mulai melanjut kan pendakian nya menuju puncak nya dan beberapa jam kemudian hari mulai malam dan mereka masih menuju puncak,


Selang beberpa jama kemudian mereka mulai sampai di sebuah puncak nya pada pukul jam sembilan malam mereka mulai membuat tenda dan membakar kayu bakar agar hangat,


Kemudian tenda mulai selesai di bikin dan mereka pada berkumpul di depan api unggun sambil membakar makanan yang mereka bawa,


Sedangkan Roby dan Adit melihat Raras yang memakai pakain ketat dari baju kaos yang ketat sampai menonjol dengan montok nya dan memakai celana lejing yang ketat sampai segitiga nya nyeplak,


Sedangkan Adit dan Roby yang berada di situ melihat terus bodi nya Raras dari atas sampai bawah di pandangi terus sambil bicara,


Jawab Roby, "Wih si Raras montok juga ya?" Ga nahan gue liet nya Dit, "


Jawab Adit, "Lah emang loe doang yang ga tahan ngelit nya gue juga kali rasa nya gue mau tomprok aja itu si Raras, "


Jawab Adit, "Iya hahahaah, "


Kemudian hari mulai malam waktu nya tidur dan mereka mulai mengantuk dan Raras pun mulai mengantuk duluan kemudian Raras mulai meninggal kan teman nya yang ada di api unggun Raras pun bicara,


Jawab Raras Teman teman Aku ngantuk banget ini mau tidur duluan ya?"


Jawab Dika dan teman teman, "Iya, "


Kemudian Raras mulai menuju tenda untuk tidur dan masuk kedalam tenda sambil menutup tenda nya dengan seleting, "Krek, " Dan tidur lah Raras di tenda,


Dan ga lama Dika mulai mengantuk sampai sampai Dika ga kuat melek kemudian Dika bicara kepada Adit dan Roby,


Jawab Dika, "Bro gue ngantuk ini gue tidur duluan ya?"


Jawab Roby, "Lah gimana sih loe masa dah ngantuk aja belum kita minum minum?"


Jawab Adit, "Iya gimana sih Dik?"


Jawab Dika, "Besok malam aja lah minum nya kan kita dua hari di gunung?"


Jawab Roby dan Adit, "Seterah loe dah, "


Kemudian Dika mulai pergih dari api unggun ke tenda yang berseblehan dengan tenda Raras mulai lah Dika tidur dengan pulas,


Sedangkan Roby dan Adit masih di tempat api unggun dan masih ngobrol ngobrol namun yang iya bicara kan ujung nya mengarah ke Raras,


Jawab Roby, "Gimana nih Dit?" Masa kita doang berdua yang masih melek makanan udah pada abis lagi minum sebotol dah abis ngapain ya Dit?"

__ADS_1


Jawab Adit, "Ngapain ya gue juga bingung dah ngobrol aja lagi ngobrolin apa ke gitu?"


Kemudian mereka berdua yang lagi setengah mabuk mengobrol berdua masalah wanita,


Jawab Adit, "Roby lor pernah ga pacaran terus ciuman gitu?"


Jawab Roby, "Belum emanag loe udah?"


Jawab Adit, "Belum sama kaya loe tapi gue pernah di ceritain sama temen gue yang udah pacaran kata nya enak ciuman?"


Jawab Roby, "Ya enak kalo ada cewe nya mah?"


Jawab Adit, "Lah itu ada Raras lagi tidur cium aja?"


Jawab Roby, "Wah iya coba yuk mumpung Raras lagi tidur dengan pulas?"


Jawab Adit, "So tau loe Raras tidur pulas coba loe liet dulu sanah Raras pulas ga tidur nya?"


Kemudian Roby menghampiri tenda nya Raras untuk melihat Raras sudah tidur dengan pulas atau belum,


Dan di lihat dari jendela tenda nya oleh Roby kemudian Roby melihat Raras sedang tertidur pulas dan Roby pun kebali ke api unggun untuk mengasih tahu kepada Adit bahwa Raras sudah pulas tidur nya,


Jawab Roby, "Dit Dit gue tadi udah liet dari jendela tenda nya Raras dia udah tertidur pulas yuk kita ke sanah gue ga sabar ini mau nyium Raras abis gue ga nahan liet tubuh montok nya dia?"


Jawab Adit, "Yauk coba kita ke sanah tapi kalo dia kita cium dia terbangun ga?"


Jawab Roby, "Ya kalo tidur nya pulas mah ya kaga Dit paling tahan nafas aja, "


Jawab Adit, "Lah ko tahan nafas kenapa emang?"


Jawab Roby, "Ya palingan tahan nafas biar ga kebauan iler nya Raras, Hahahaah, "


Jawab Adit, "Bisa bae loe ya udah ayuk kita ke tenda Raras?"


Jawab Roby, "Ayuk, "


Kemudian mereka berdua mulai menuju tenda nya Raras untuk merasakan gimana rasa nya ciuman dan sampai lah mereka di depan tenda nya Raras,


Jawab Adit, "Udah buka tenda nya cepet pelan pelan jangan sampai bangun, "


Jawab Roby, "Ayuk kita buka, "


Di buka lah sereting pintu tenda nya kemudian mereka masuk ke dalam tenda nya Raras melihat Raras sedang tidur pulas dengan telentang,


Jawab Roby, "Gue ga nahan ngeliet nya Dit Raras tidur nya telentang semua bentuk body badan nya sangan nampak menonjol mana gede bener gunung nya udah gituh sebelah bawah nya segitiga permuda nya jelas nampak nya gue ga tahan Dit bener?"


Jawab Adit, "Emang loe doang yang ga tahan gue juga ini mana seksy bener lagi montok udah poko nya pelan pelan kita jajalin aja bibir nya gimana?"


Jawab Roby, "Terus siapa duluan yang mau ci*m bibir nya?" Gua ya?"


Jawab Adit, "Enak aja loe gue duluan yang ci*m bibir nya minggir awas, "


Dan mulai lah Adit mendekati Raras yang sedang tertidur dengan pulas Adit mendekati bibir nya Raras yang sangat seksy mulai lah Adit mendekati bibir nya dengan bibir adit dan di ci*m lah bibir Raras oleh Adit dan Adit pun bicara sama Roby,


Jawab Adit, "Mantap Bro gue dah menci*m bibir nya bener bener nikmat dan Raras juga pulas banget tidur nya mungkin terlalu cape mendaki jadi dia pulas, "


Jawab Roby, "Ya udah was sekarang giliran gue ci*m bibir nya Raras, "


Dan Adit pun di suruh minggir oleh Roby sekarang giliran Roby yang menci*m bibir Raras dan setelah Roby menci*m bibir Rars Roby bertanay,


Jawab Roby, "Enak juga ya ci*m bibir nya Raras tapi ada rasa bekas loe nya Dit yang bikin pait pait dikit, "


Jawab Adit, "Sekate kate loe udah ayuk kita keluar lagi dari tenda Raras kita tidur biar ga ketauan,

__ADS_1


Kemudian mereka mulai keluar dari tenda nya Raras dan menutup tenda nya Raras seleting tenda nya di taiki, "Krek, "


Kemudian mereka mulai meninggalkan tenda nya Raras menuju tenda mereka dan mereka mulai memasuki tenda nya kemudian mereka pun tertidur dengan sangat pulas setelah mereka mencium bibir nya Raras tidur lah mereka dengan pulas


__ADS_2