
***
Mereka semua sibuk mencari apakah ada petunjuk di perpustakaan namun hasilnya nihil.
"Deket amat" ujar annet kesal melihat kedekatan Arif dan Naura.
"Ciee ada yang cemburu nih..."ucap salza menggoda annet.
"hah? cemburu sorry"jawab annet sambil berlalu pergi menuju kotak buku yang belum di susun.
"kenapa kenapa?"tanya chellsa penasaran.
"tuh"jawab annet melihat Arif dan Naura.
"guys....lihat nih ada secarik kertas di sini"teriak annet yang menemukan kertas di dalam kotak tersebut dan menarik perhatian yang lainnya.
"coba buka net apa isinya?"ujar naura.
"hm"gumam annet sambil menarik nafas panjang.
"chell buka dong,tangan gua pegel"sambung annet berbohong.
"Aku kecil, sempit,aku tidak berhubungan dengan air ,aku sangat tidak di sungai orang ,aku sangat di sukai kucing."ucap annet yang membaca isi kertas tersebut.
"apa maksudnya?di suruh nebak lagi?"tanya Vikrant.
"huh..kalau nebak kayak gini sih memang bukan keahlian gua"sambung Vikrant santai.
"setidaknya di bantu pikir kek"sahut Saras memukul bahu Vikrant.
"sshhh....sakit ras"ringgis Vikrant sambil mengelus bahu nya yang di pukul.
"udah belum?"tanya Edward dan di balas cengengesan oleh Saras dan Vikrant.
"di ubah ke anonim ga sih?"tanya chellsa.
"antonim chell bukan anonim"jawab annet.
"oh iya hehehh"jawab chellsa cengengesan.
"kolam renang gak sih?"tanya vino.
__ADS_1
"kucing kan takut air"sahut Edward yang membenarkan perkataan vino.
"apalagi banyak yang suka renang termasuk Arif "sahut Naura.
"oh"jawab annet singkat.
"apa?"tanya Naura yang tidak mendengar nya.
"apa?"tanya annet tidak tahu.
"kamu tadi ngomong kan?"tanya Naura.
"kapan Ra... Astaghfirullah"jawab annet.
"astaghfirullah net kamu tadi ngomong"ujar chellsa tertawa.
"iyakah"jawab annet malu.
"btw,ada yang tahu gak kolam renang di mana?"tanya Arif.
"baru ngomong pak?"tanya Naura.
"atau keseleo tadi?"tanya annet sambil bertepuk tangan dengan Naura diiringi tawaan.
"gedung?nih seolah gede amat,apartement atau apa sih"tanya Saras.
"let's go ke sana?"tanya vino dan di balas anggukan.
Mereka bergegas pergi ke kolam renang sesuai dengan clue nya.jam sudah menunjukkan 20.45 malam.waktu tidak bisa di sia siakan sedetik pun karna mereka akan gagal jika terjadi.sesampainya di sana dengan pemandangan yang memukau siapapun bisa tergoda dengan ke lengkap fasilitas nya.
"udah kayak tempat renang nasional aja,besar amat"ujar salza yang melongo melihat tempat itu.
"jadi pengen berenang gua"sahut Vikrant.
"hallo...bisa fokus di clue dulu nggak?"tanya Edward.
"iya iya"jawab annet memutar bola matanya malas.
di tempat yang besar itu mereka mencari di setiap tempat apakah ada petunjuk selanjutnya.
"cape aku"ucap Saras yang menarik nafas nya lelah.
__ADS_1
"duduk bentar ya aku di sana"sambung Saras berjalan menuju kursi yang ada di tempat tersebut.
"aku juga ah...."ujar annet namun di cegah oleh chellsa.
"ga boleh manja lu"ucap chellsa menarik tangan annet.
"dapet nggak?"tanya vino dan di balas gelengan.
"apa ini"ucap Saras yang menemukan kertas yang menempel di kursi itu dengan warna Yang sama dengan kursi supaya terlihat kelihatan.
"tim lain juga nyari ya?"tanya chellsa.
"iya,beda tempat"jawab Arif.
"temen temen,sini"panggil Saras dan mereka semua menuju ke kursi.
"akhirnya dapet,kalo gini terus capek"ucap Vikrant menghela nafas.
"iya dong siapa dulu"jawab Saras sambil mengibaskan rambutnya.
"kamu nunggu selesai kamu bergaya atau mau buka kertas nya dulu?"tanya Naura dan di balas cengengesan.
"isi nya bendera sama ada kertas kecil"ucap Saras yang membuka kertas tersebut.
"lihat kertasnya"ujar vino melihat isi kertas kecil itu.
"Ruang lab kimia"ucap vino membaca isi kertas tersebut.
"tumben gak teka teki,ga capek kan jadi nya"sahut Vikrant.
"males ngomong langsung ke sana aja ya"ujar annet.
"emang tahu ruang nya di mana?"tanya salza.
"ga jauh dari sini, bukannya kita tadi udah lewatin ya?"tanya chellsa.
"kapan?"tanya vino.
"awal masuk gedung"sahut aman.
"oh....nggak tahu"jawab vino dan di balas tawa oleh mereka.
__ADS_1
"yaudah ayo ke sana"ucap chellsa sambil berlalu pergi dan di ikuti oleh yang lainnya.