
***
Mereka sudah selesai mandi,sekarang kedua gadis itu sedang bersiap siap untuk jalan malam, maklum jika bosan di rumah.mereka tidak lupa untuk berpamitan kepada Robert dan silviani yang merupakan orang tua dari Chellsa.
"net kamu yang nyetir ya"ujar chellsa.
Annet hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.di perjalanan tepatnya di dalam mobil sangat hening hanya terdengar suara alunan musik yang indah memenuhi mobil tersebut.hati terasa sangat senang jika mencari udara segar di luar apalagi di malam hari.tak lama kemudian annet mengurangi kecepatan mobil dan samar samar melihat seperti orang yang tidak asing di taman lapangan.
"net kenapa mobilnya di lambatin?"tanya chellsa melihat annet memberhentikan mobil.
"orang yang di taman itu kek kenal"ucap annet sambil menunjuk ke arah orang tersebut.
"iya ya, coba Deket lagi"sahut chellsa kepada annet yang memajukan sedikit mobilnya.
"itu kan kak Arun ya?"tanya chellsa.
"cepet banget kenal nya,udah kayak bukan orang asing"jawab annet tersenyum tipis ke arah chellsa.
"giliran Arif, pasti lebih fast respon"sahut chellsa membalas perkataan annet.
"hehehe"jawab annet cengengesan.
Sampai di sana,chellsa dan annet melihat Arun yang tidak sendirian.dia di temani para anggota OSIS yang lain.chellsa dan annet langsung turun dari mobil dan segera menyapa para kakak senior nya itu.
"kak Arun"teriak chellsa dari arah mobil di ikuti annet.
"wih nih anak antusias banget"gumam annet.
__ADS_1
"aku denger net"sahut chellsa dan di balas cengengesan oleh annet.
"kakak ngapain di sini?"tanya chellsa sembari melihat satu per satu senior lainnya.
"biasa lagi nongki"ucap Arun Santai namun dengan wajah stay cool nya.
"kalau kalian ngapain disini?"sambung Arun yang melihat chellsa sedang menatap dirinya.
"eh,iya-itu-jalan jalan aja kak"jawab chellsa terbata bata.
"hai kak glendo,kak vender, kak Bima"sapa annet mencairkan suasana yang di angguki sebagai jawaban.
"btw..kalian udah siapin perlengkapan besok? soalnya besok kegiatan MPLS nya bakal tinggal selama 3 hari di sekolah dan pastinya dari izin orang tua setiap murid"jelas Arun kepada chellsa dan annet.
"sama satu lagi,di kegiatan MPLS di perkenankan untuk membawa handphone untuk berjaga jaga"sambung vender pada perkataan Arun.
"oh ya nama kalian siapa?biar kakak bisa kenal"ujar glendo.
"nah kalau yang ini chellsa Alexandra dan yang ini......e.. gua lupa"jawab Arun menggunakan bahasa yang biasa mereka gunakan.
"emang gua nanyak ke Lo,main jawab jawab aja"sahut glendo.
"nge-bantuin doang emang ga boleh apa?"tanya Arun.
"iya deh"jawab glendo dengan wajah kesal.
"ANNETHASIA RICARD kak"ucap annet di tengah pembicaraan Kakak senior nya itu yang ternyata tak sedewasa mereka pikirkan.
__ADS_1
"dan gua lupa ngasih tau kalau si annet ini anak nya pak Gavin "ucap Arun pada ke tiga temannya.
"Lo tau aja"ucap Bima tiba tiba
"tumben baru buka suara,biasanya Lo yang paling cerewet"ucap glendo punya maksud pada Bima.
"Ckkk..."jawab Bima mendecik
"kak,kenapa kakak ngasih tahu"ucap chellsa pada Arun di telinganya.
"Ekhem Ekhem"sahut vender dengan batuk yang di buat buat.
"Lo sengaja kan ven?"ujar Arun.
"gua polos faizz"jawab vender polos.
"ckkk"sahut Arun mendecik dan berpaling melihat ke arah chellsa.
"gapapa chell kan cuman OSIS yang tahu"jawab Arun meyakinkan chellsa.
"iya chell,ga bakal ngasih tahu kok"ujar vender tersenyum.
"kesini naik apa?"tanya Arun merubah topik pembicaraan.
"kakak ga liat apa"jawab chellsa yang menunjuk ke arah mobil yang tepat berada di arah depannya.
"biasa chell modus itu"jawab Bima sambil tertawa dan di ikuti oleh glendo,annet.
__ADS_1
Chellsa hanya tersenyum melihat Arun yang cemberut kesal namun sangat manis baginya,dirinya tersenyum pada laki laki seperti itu sangat jarang bahkan hampir tidak pernah.padahal ia baru mengenal nya belum lama.beberapa menit kemudian chellsa dan annet pergi dan berpamitan meninggalkan seniornya karna saat itu sudah pukul 20:45 malam.