Prahara Kehidupan Cinta Vivi

Prahara Kehidupan Cinta Vivi
Bab 2


__ADS_3

Akhirnya Vivi sampai dikampungnya. Dan benar tebakannya, banyak lelaki yang berkumpul di pos ronda. Vivi menyembunyikan wajahnya dibalik badan kan ojek tapi tetap saja orang-orang tau kalau itu Vivi.


Dan tiba-tiba motor kang ojek berhenti di depan pos ronda.


Vivi yang kaget, langsung protes.


Tapi ketika mau bicara, dia terdiam karena ada Ahmad didepan motor.


“Pak udah sampai disini aja anternya, saya ada perlu sama pacar saya. Seru ahmad kepada kan ojek.


Orang-orang yang ada dipos ronda langsung pada heboh.


“Cie…Cie… Akhirnya Vivi berhasil ditaklukkan oleh Ahmad.


Vivi langsung melotot dan turun dari motor.


“Eh sembarangan ngaku-ngaku pacar, kapan jadiannya.


Muka Vivi langsung merah antara malu dan kesal dengan ucapan Ahmad.


“Aduh neng saya gak tau apa-apa ya. Sekarang saya cuma minta ongkos ojeknya. Dengan cepat Ahmad memberikan uang ke kang ojek, tapi ditepis oleh Vivi.


“Nih pak uangnya, ucap Vivi berlalu pergi menuju rumahnya.


Dan Ahmad langsung mengejarnya.


“Tunggu dulu Vi, ada hal penting yang mau aku bicarakan.


Vivi berhenti dan berkata,


“apaan sih udahlah gw capek mo tidur baru pulang kerja.


“bentar aja kok vi cm 10menit. Ahmad memohon.


“Gw kasih waktu 5menit dimulai dari sekarang. ucap Vivi.


Ahmaf terdiam, dan Vivi semakin kesal dibuatnya sambil berkata,


“Tinggal 3menit lho waktunya.


Ahmad langsung gelagapan,


“Vi aku serius sama kamu aku gak akan main-main sama kamu. Aku ingin kita bersama menjalin kasih.


Dalam hati Vivi berkata, Astaga ini orang apa gak punya malu udah ditolak berapa kali tetep aja masih ngeyel.


“Mad, kan udah dari kemaren gw bilang gak bisa sama lu. Gw gak punya perasaan apa-apa sama ke lu, kan juga lu tau gw gak pengen pacaran sama orang satu kampung.


Ucap vivi sambil mendesah menahan kekesalannya.

__ADS_1


“Tapi Vi, tolong kasih aku kesempatan untuk membuktikan bahwa aku benar-benar serius sayang sama kamu. Ahmad masih memaksa.


“Maaf mad waktunya udah abis, gw beneran capek. Dan untuk masalah ini Tolong jangan pernah lagi ganggu gw karena gw anggep u cuma sebagai kakak di kampung ini. Vivi berucap sambil berlalu pergi dengan berjalan cepat. Karena takut dikejar Ahmad.


Sampai dirumah sudah mau jam 10.00 mlm.


Vivi sangat lelah sudah bekerja seharian ditambah dengan Ahmad yang terus mengejar cintanya.


Diruang keluarga ayahnya masih menonton TV, dan bertanya


“malam banget pulangnya Vi?


“Eh iya yah, tadi lembur harus gantiin shift teman kantor. Ucap Vivi gugup, karena takut Ayahnya marah.


Karena Ayah Vivi orang yang emosian, mungkin sikap Vivi yang galak turunan dari Ayahnya.😁


Ayah Vivi hanya berdehem saja, sambil tetap menonton Tv.


“Ayah,Vivi ke kamar dulu ya pamitnya.


Sampai dikamar Vivi langsung berbaring dikasur tanpa berganti baju.


Karena sangat lelah badan dan pikiran.


Ketika baru ingin terlelap, Ibu Vivi tiba-tiba masuk kekamarnya.


“Vivi kok gak ganti baju? Udah Sholat belum Vi?kayaknya kamu juga belum makan ya?


“Astaga ini anak cepet bangun sholat dan ganti baju. Ibunya sedikit kesal dengan Vivi.


Dengan malas Vivi bangun menuju kamar mandi, dia segera berwudhu dan menunaikan sholat Isya dengan segera.


Setelah Sholat Vivi segera berganti dengan daster,baju tidur yang sangat nyaman menurutnya.


Tapi setelah sholat dia merebahkan diri dikasur hendak tidur, tapi matanya tidak dapat terpejam. Jadi dia memainkan hpnya dan sudah ada beberapa notif, Pesan yang belum dibuka.


“Lagi ngapain, sudah makan belum?


isi pesan tersebut. Dengan semangat Vivi membalas pesannya


“Lagi bales Chat, udah tadi dikantor.


“Dari siapa? Pertanyaan dari orang yang mengirim pesan.


“Dari kamulah. Balas vivi


“Oh, kirain dari pacar kamu. Aku takut gangguin pacar orang😁


“Kalau aku dah punya pacar males Chat sm cowok lain.😛

__ADS_1


“Kalau gitu aku masih ada kesempatan dong buat jadi pacar kamu. Sebenarnya udah lama aku mo ngomong ini ke kamu, kita udah sering jalan bareng dan aku ngerasa nyaman sama kamu. Dan kalau gak liat kamu kayaknya ada yang kurang. Pengen ketemu kamu terus. Mudah-mudahan perasaan ini bukan cuma aku aja ya sayang. Aku berharap perasaan kamu juga seperti apa yang kurasakan ke kamu.


Astaga hari ini kenapa cowok-cowok pada ngungkapin perasaan sih. Pikir Vivi


Memang sudah beberapa saat ini Vivi sedang dekat dengan orang yang mengiriminya pesan. Mereka sudah beberapa kali jalan berdua, tapi Vivi masih ragu dengan perasaannya. Karena Vivi tidak tau dia suka atau tidak dengan Ardi,nama lelaki yang sedang berbalas Pesan dengan Vivi.


“Udah tidur ya? Kok gak bls?


Aku juga mau pamit ya, karena aku akan berlayar ke pulau.


Haa… Aku yang udah agak mengantuk langsung sadar kembali.


“Oh kpn perginya, lama gak? Jawabku membalas pesannya. Pikirku kalau orang berlayar itu pasti lama. Bisa tahunan. Dalam hatiku berkata “baru juga deket, eh udah mau ditinggal.


“Malam ini. Ardi membalasnya


“Mendadak bgt, kok baru bilang sekarang. Balasan pesanku.


“Iya udah mau berlayar. Balasnya lagi.


“Oh ya udah kamu hati-hati ya semoga gak lama. Dalam hatiku sedih juga tiba-tiba ditinggal, baru juga dia mengungkapkan perasaannya kepadaku tapi sudah akan pergi.


“Kamu tau gak aku berlayar kepulau mana? Tanya Ardi lagi.


“Ya mana kutahu kamu aja tiba2 baru bilang sekarang kalau mau berangkat. Sedikit kesal aku menjawab pesannya.


“Hehe… Aku berlayar kepulau kapuk sayang.😅


Jangan sedih dong, aku kan cuma ijin mau tidur.


Astaga aku sedikit kesal membaca pesannya. Tapi aku senang, ternyata dia tidak benar pergi keluar pulau.


“Apaan sih manggil sayang2. balasku


“Ya karena kamu kan orang yang aku sayang. Kalau kamu gimana sayang gak sama aku?


Balasan Ardi.


Wajahku langsung memerah membaca pesannya. Untuk tidak berhadapan langsung, kalau ketauan mukaku merah malu banget dah.


“Udah deh gak usah dibahas, aku ngantuk mau tidur. Bye… met malam, mimpi Indah ya… Aku mengalihkan pembicaraan karena aku belum yakin dengan hatiku ini, aku belum siap harus berkomitmen dengannya.


“Jangan Bye dong. Tapi see you, jadi kan kita selalu bertemu. Besok kamu masuk pagi kan? Jam 7.10. Aku tunggu ditempat biasa ya. Oke sayang😘


Astaga ini orang aku jadi tambah malu, belum juga jadian udah kasih emot kiss2an. Haduh, ngeri jg deh.


“Iya.. jangan telat ya. Aku hanya membalas singkat, karena mataku sudah berat ingin segera tidur.


Oke… Tuan putri. Met bobo ya, jangan lupa mimpiin aku😊

__ADS_1


Aku tak membalas pesannya karena sudah mulai terlelap dialam bawah sadar.


__ADS_2