Preman Cantik Itu Jodohku

Preman Cantik Itu Jodohku
bab 16


__ADS_3

Setelah memberi ancaman untuk Daniel, Nino bergegas menuju landasan pacu jet pribadi miliknya di kota Birmingham, Inggris.Dalam perjalanan panjang menuju Indonesia, Nino hanya bisa memejamkan matanya tanpa bisa tidur dengan nyenyak. Setelah perjalanan panjang yang Nino tempuh, akhirnya dia mendarat di Bandara Internasional Soekarno- Hatta.


Setelah keluar dari jet pribadinya, Nino meminta sopir pribadinya untuk membawa dia menuju apartementnya yang berada di kawasan Menteng, Jakarta pusat. Sesampainya di apartementnya, Nino bergegas menuju kamarnya dan membersihkan diri di kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. Kemudian dia membuat kopi hitam pekat kesukaannya. Sambil menyeruput kopinya, Nino segera menghubungi salah seorang anak buahnya yang bernama Bian.


"Hallo Bian, segera cek email dan kerjakan tugasmu!"serunya lantas dia beralih ke ruang kerjanya. Sambil menunggu kabar dari Bian, Nino tanpa sengaja membaca salah satu artikel yang membahas tentang seorang gadis cantik yang bernama Bulan, dan Nino menyeringai tajam saat dia mengetahui wajah asli Bulan yang memang sangat cantik.


"Tunggulah pembalasanku Daniel"ucapnya sambil tertawa jahat.


Di sisi lain


Bulan yang sedang merindukan Daniel, hanya bisa menggenggam kalung pemberian dari Daniel. Seolah-olah dunianya gelap tanpa adanya Daniel di sisinya. Bulan ingin mencari tahu kabar kekasih hatinya, namun semuanya seperti tak ada titik temu baik di instagram Daniel maupun di aplikasi media sosial lain milik Daniel. Hingga akhirnya tanpa sengaja, Bulan bertemu dengan Nino di sebuah pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Dago, Bandung. Bulan yang sedang berjalan seorang diri lantas terkejut ketika melihat wajah Nino yang seingatnya pernah dia lihat di salah satu majalah bisnis milik ayahnya.


Deg


Bulan pun teringat bahwa lelaki tersebut adalah lelaki yang pernah melecehkan ibunya. Sontak Bulan memutar balik tubuhnya menuju salah satu toko yang menjual pakaian kasual dan dia segera memilih sepasang celana panjang hitam dan kemeja kotak-kotak berwarna biru tua dan dia juga sengaja membeli topi berwarna hitam dan masker berwarna hitam pula. Rupanya darah preman dia warisi dari ibunya. Setelahnya Bulan bergegas menuju parkiran di basement mal tersebut dan pergi mengendarai mobil sport andalannya. Tanpa Bulan sadari, Nino mengikuti mobil yang Bulan kendarai. Begitu Bulan memasuki jalanan yang cukup sepi, di situlah para preman bayaran Nino mulai melancarkan aksinya. Mereka menghadang mobil Bulan, kemudian memecahkan kaca mobil Bulan dan membuat Bulan bersikap seolah-olah dia sangat ketakutan.


Para preman tersebut bersiul-siul menggoda dan berusaha melecehkan Bulan yang sedang berakting menangis. Nino pun menampakkan dirinya dan berakting menolong Bulan.Bulan yang pura-pura ketakutan pun berlari menuju arah Nino dan dengan kekuatan penuh, Bulan memukul bagian belakang kepala Nino hingga Nino jatuh pingsan beneran, bukan berakting. Lalu kemudian para preman tersebut melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor mereka dengan kecepatan penuh.

__ADS_1


Bulan pun menarik tubuh Nino lalu dimasukkannya ke dalam bagasi mobilnya dan ia sengaja mengunci bagasi mobilnya biar Nino tidak bisa berteriak karena sebelumnya Bulan sudah menutup mata dan mulut Nino serta mengikat kaki tangannya Nino.Sesampainya di markas milik Bulan yang dia bangun dengan usahanya sendiri,Bulan lantas memanggil anak buahnya untuk mengeluarkan Nino dari dalam bagasi mobil.


setelah mengeluarkan Nino,mereka pun menyiram tubuh Nino dengan seember air dan Nino pun tersadar. Betapa terkejutnya dia saat kedua matanya bertatapan dengan Bulan. Nino pun tersenyum dengan seringai jahat dan tatapan mata yang membunuh.


"Ada apa tuan Nino,apa kau kaget melihatku?"sapa Bulan sambil tertawa jengkel melihat senyuman mesum dari Nino.


"Jadi ini si Bulan kekasih hatinya Daniel?"sapa Nino seketika membuat Bulan terkejut namun kemudian dia berusaha memasang wajah datar.


"Kalau iya,memangnya kenapa hah?"ujarnya sambil menertawai Nino yang sedang menahan emosi.


"Ternyata kamu sangat cantik,sayang jika Daniel mengetahui kalau kamu akan menjadi milikku dan akan menyaksikan aksi liar kita di atas ranjang itu"kata Nino sambil menatap Bulan dengan tatapan mesum.


"Apa kau tahu bahwa Daniel pergi ninggalin kamu karena dia sedang bertemu dengan kekasihnya yang berada di Manchester?" si Nino berkata sengaja memancing emosi Bulan.


Deg


Air mata Bulan menetes dan kemudian ia menembak ke segala arah,untung saja pistolnya sudah didesain dengan tidak mengeluarkan suara tembakan sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat.Nino hanya tersenyum menyeringai dan ketika anak buah Bulan lengah,di situlah Bian muncul dan membius Bulan hingga Bulan jatuh pingsan.Saat anak buahnya mendengar ada suara orang yang jatuh,mereka sangat terkejut dan seketika mereka ditembak mati oleh Bian dan beberapa anak buah lainnya yang dipanggil oleh Bian.

__ADS_1


Tanpa membuang-buang waktu,Nino dengan dibantu Bian bergegas mengangkat tubuh ramping Bulan yang tak sadarkan diri dan di situlah Nino melecehkan Bulan dan video mesumya ke Bulan dikirimkan ke email Daniel.


Di belahan bumi eropa


Daniel yang melihat email dari Nino sontak membanting handphonenya dan menghubungi nomor telepon Nino. Nino yang telah selesai menikmati tubuh Bulan lantas mengangkat panggilan dari Daniel.


"Dasar bajingan,apa yang kau lakukan akan berbalik kepada adik perempuanmu yang tanpa kamu ketahui keberadaannya"teriak Daniel.


Deg


Nino terkejut ketika dia mendengar bahwa Daniel telah mengetahui keberadaan adiknya Nino yang bernama Shinta yang selama ini Nino sembunyikan keadaannya dari semua pihak.


"Brengsek kau Daniel.Apa-apaan kamu hah?"teriak Nino sambil menahan air matanya melihat Sam sedang mencumbu Shinta di atas ranjang hotel.


"Inilah rasanya ketika kamu menunjukkan kepadaku tentang kebejatanmu melukai gadisku dan kini adikmu sedang mendesah di bawah kungkungan Sam"jawab Daniel sambil menertawakan kebodohan Nino.


Nino tidak sungguh-sungguh memperkosa Bulan, dia hanya meminta Bian untuk mengedit videonya dan tanpa dia sadari,lagi-lagi satu per satu anak buah andalannya berkhianat dan kali ini Bian adalah pengkhianat tersebut.Perkelahian tak terhindarkan ketika Nino saling beradu kekuatan dengan Bian.Kekalahan pun menghampiri Nino dan di saat itu pula, Shinta pun tertawa seperti orang gila ketika melihat kakak tirinya itu sudah babak belur dan siapa sangka lagi-lagi Nino tidak tahu bahwa sebenarnya Sam dan Shinta sudah menikah secara resmi baik agama maupun hukum.

__ADS_1


Setelah berusaha membuat Bulan siuman, Bian segera membawa Bulan menuju apartementnya untuk meminum obat pereda pusing akibat kena obat bius dan Bian pun menjelaskan bahwa ia hanyalah mata-mata yang diutus Daniel untuk menjaga Bulan tanpa sepengetahuan Bulan dan berakhirlah Bian menjadi bodyguard untuk Bulan.


__ADS_2