Preman Cantik Itu Jodohku

Preman Cantik Itu Jodohku
bab 18


__ADS_3

Setelah selesai makan malam bersama, Dika mengajak semuanya nonton bersama di bioskop pribadi mereka yang terletak di samping kolam renang dan para pelayan mulai menyiapkan aneka camilan untuk menemani mereka nonton bersama. Dan genre film yang dipilih adalah genre horor dari Jepang. Semuanya menikmati film horor tersebut namun berbeda dengan Bulan dan Daniel yang sedang asyik berciuman dan tanpa mereka ketahui daddy Dika melihat interaksi mereka dan Dika hanya diam sambil menonton film tersebut sedangkan istrinya sudah tertidur dengan begitu lelapnya.


Semua yang menonton film tersebut dibuat histeris dan sesekali berteriak karena kemunculan hantu yang tiba-tiba membuat Daniel dan Bulan sontak terkejut bahkan tertawa membuat yang lainnya menatap mereka dengan tatapan horor🤣🤣🤣.


Setelah film horor berakhir, semuanya keluar dari ruang bioskop tersebut dan kemudian menyisakan pasangan kekasih yang sedang asyik berpelukan dan mereka berdua meminta izin untuk menonton film lain dan kemudian Daniel mengunci pintu ruang bioskop tersebut dan memutar film bergenre aksi dan romantis.


Film terus berputar di layar raksasa dan pasangan kekasih malah asyik melepaskan hasrat mereka yang sudah tertahan sejak menonton film horor. Daniel melepaskan pakaiannya begitu juga dengan Bulan sehingga tubuh keduanya polos seperti bayi yang baru lahir. Dengan begitu bergairah, mereka terus mengeluarkan suara-suara kenikmatan dan Daniel terus menghujam lembah kenikmatan dengan hentakan-hentakan liarnya sehingga Bulan mendapatkan pelepasan berkali-kali sedangkan Daniel masih terus menggempur dirinya dan mereka terus melakukan aktifitas panas tersebut hampir satu jam lamanya dan akhirnya keduanya mendapatkan pelepasan bersama-sama dan Daniel mengecup mesra kening Bulan dan setelah itu mereka berdua segera mengenakan pakaian mereka dan Daniel pun mematikan film yang hanya sebagai pajangan untuk mereka melakukan aktifitas panasnya dan kemudian mereka berdua bergegas masuk ke rumah.


Deg


Mereka berdua terkejut mendapati Dika sedang menunggu mereka di ruang makan dan mereka berdua disidang oleh Dika.


"Daniel, apa ini cara kamu untuk melepaskan rasa rindu pada Bulan? Apa pantas kalian berhubungan intim sedangkan kalian berdua belum menikah? Mulai besok, kalian berdua persiapka diri kalian untuk menikah dan daddy tidak menerima penolakan. Paham kalian berdua?"tanya Dika.


Deg

__ADS_1


"Paham dad. Biarkan Daniel mengurus semuanya dan Bulan untuk sementara aku harus kembali ke apartementku dulu untuk mengurus pernikahan kita."jawab Daniel


"Baiklah, maafkan Bulan ya dad?" ujarnya sambil memeluk sang daddy kesayangannya.


"Lain kali jangan begitu sebelum kalian sah menjadi suami istri. Jika kalian masih nekad, daddy akan memisahkan kalian berdua dan kalian tidak boleh bertemu lagi. Paham?" daddy Dika pun beranjak menuju kamarnya dan beristirahat.


Cup


"Ayo aku antar kamu ke kamar kamu dan aku harus kembali ke apartementku sayang. Tidur yang nyenyak sayangku cintaku. I love you honey" Daniel pun mengantarkan Bulan ke kamarnya dan kemudian Daniel pulang ke apartementnya dengan diantar oleh Bian.


Sesampainya di apartement, Daniel menyuruh Bian untuk beristirahat begitu juga dengan dirinya yang sudah mengantuk dan kelelahan akibat beraktifitas menyalurkan hasratnya pada sang kekasih hati.


Setelah sarapan, Bian mengantarkan Daniel menuju kantor catatan sipil untuk mengurus segala keperluan pernikahannya dan kemudian bergegas menuju salah satu Gereja yang dulunya menjadi tempat pemberkatan pernikahan kedua orang tua Bulan. Setelah mengurus segala keperluan di Gereja, Bian mengantarkan Daniel menuju butik milik mom Bella dan kemudian Daniel bertemu dengan mom Bella dan juga Bulan di butik lalu segera memilih jas dan gaun pengantin.


Ketika Bulan keluar dari ruang ganti, Daniel seketika terpesona melihat kecantikan calon istrinya hingga lamunannya buyar saat Bulan memanggil namanya dengan suara yang agak keras.

__ADS_1


"Mas, gimana gaunnya?cocok gak sama aku?" tanya Bulan.


"Kamu cantik sekali sayang dan gaunnya juga sangat indah dan cocok di kamu. Pakai gaun itu saja ya honey?" ujarnya.


Setelah menemukan jas dan gaun yang cocok, mereka pun memilih gaun dan jas untuk para pengiring pengantin. Mereka memilih warna yang sangat elegan dan kemudian para pegawai butik mom Bella lantas meminta para pengiring pengantin untuk mengukur ukuran gaun dan jas supaya prosses menjahitnya lebih cepat dan bisa dikenakan untuk acara pernikahan yang rencananya digelar satu bulam kemudian.


1 bulan kemudian


Tibalah hari pernikahan kedua calon mempelai dan proses pemberkatan pernikahan di Gereja berlangsung dengan khidmat dan kemudian pendeta pun memberikan kesempatan bagi pengantin pria untuk memberikan ciuman kudus bagi pengantin wanita. Setelah memberikan ciuman kudus, pendeta pun memberkati mereka dan akhirnya mereka sah menjadi suami istri dan para hadirin pun berdiri sambil memberikan tepuk tangan meriah. Setelah selesai proses pemotretan bersama pendeta dan keluarga, sepasang pengantin baru bergegas menuju tangga di depan Gereja dan kemudian mereka semua melepaskan aneka balon warna-warni dan Daniel pun mencium mesra istrinya dengan disambut tepuk tangan meriah sekali lagi dari semua yang hadir.


Malam harinya, mereka mengadakan resepsi di salah satu hotel yang kini menjadi milik Bulan yang diberikan oleh alm. Kakek dan neneknya yang sudah berpulang ke surga.


Mereka semua menikmati pesta bertemakan garden party dan pesta berlangsung begitu meriah karena mengundang para sahabat dari kedua pengantin maupun para undangan yang diundang oleh mom Bella dan daddy Dika. Mereka sesekali berselfie bersama pengantin baru dan mereka juga menikmati aneka hidangan yang telah tersedia. Semakin lama semakin ramai karena tiba-tiba grup musik Sheila on 7 muncul di antara para undangan dan sontak saja semuanya terkejut dengan kedatangan Duta sang vocalis Sheila On 7 bersama teman-temannya.


Siapa sangka, mereka diundang langsung oleh Daniel sebagai kejutan untuk istri tercintanya yang begitu menyukai grup musik tersebut dan sesekali Duta duet dengan Bulan dan semuanya semakin bersemangat untuk bernyanyi. Mendadak acara tersebut bagaikan konser dadakan dan setelah acara, Duta dkk mengucapkan selamat berbahagia untuk pengantin baru tersebut dan mengucapkan terima kasih juga karena sudah diundang untuk memberikan surprise bagi pengantin wanita.

__ADS_1


Sekali lagi, Bulan dan Daniel berciuman di bawah cahaya kembang api yang sedang bersahut-sahutan di langit malam. Semuanya begitu bahagia dan kemudian mereka pun berpamitan pulang namun Duta dkk masih diminta untuk duduk sambil menikmati hidangan yang telah disediakan khusus untuk mereka dan setelah makan mereka berfoto bersama kedua pengantin baru tersebut dan juga keluarga serta seluruh pegawai hotel dan juga pegawai di rumah orang tua Bulan.


Acara pun berakhir dan kedua pengantin tersebut menuju kamar mereka dan selanjutnya terjadilah pertempuran pengantin baru di atas ranjang mewah kamar pribadi Bulan di hotel miliknya yang berada di lantai teratas yang khusus untuk dirinya dan kini mereka sedang bercumbu mesra.


__ADS_2