
Setelah pengaruh obat biusnya hilang, Bian segera mengantarkan Bulan kembali ke rumah orang tuanya dan sesampainya mereka, Bulan mengajak Bian untuk mampir dan berkenalan dengan orang tua dan saudara kembarnya.
"Selamat sore semuanya"sapa Bulan dengan menarik tangan Bian. Sontak saja semua yang ada di sana terkejut dengan kedatangan Bian.
Dika yang merasa mengenal Bian segera memeluk Bian dan membuat Bian merasa terharu karena dia sangat merindukan pelukan ayahnya dan dia mendapatkannya dari daddy Dika.
"Nak Bian, apa benar kamu anaknya mas Brandon dan mbak Kiara?" tanyanya.
Deg
Bian kembali terkejut karena daddy Dika mengenal alm.ayah dan ibunya. Bian lantas mengganggukkan kepalanya dan sekali lagi daddy Dika memeluk Bian dengan terharu
"Maaf om, apa benar om mengenal papa dan mama saya?"ujarnya tak menyangka.
"Iya nak, papa dan mama kamu adalah sahabat om di bangku SMA. Lalu di mana kedua orang tuamu nak?"tanya Dika
"Maaf om, mama dan papa sudah meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Jerman"ujarnya sambil menahan tangis.
Deg
Dika terkejut ketika mendengar kabar duka kedua sahabatnya lantas memeluk dan menepuk pundak Bian.
"Maaf nak Bian, om tidak tahu sama sekali kalau papa dan mama kamu sudah meninggal dunia karena om juga sudah sangat lama kehilangan kontak mereka"Dika menepuk pundak Bian sambil menahan air matanya.
__ADS_1
"Iya om, tapi mereka sempat bercerita sama Bian bahwa mereka mencari sahabatnya yang bernama Dika dan ternyata om adalah orang yang mereka cari selama ini."jawab Bian
Semua yang ada di ruang santai lantas memeluk Bian dan mengajak Bian untuk minum teh bersama. Bian merasa terharu karena sahabat orang tuanya sangat menerima kehadirannya dengan tangan terbuka dan menganggap dia sebagai anak mereka.
Malam harinya, Bian diajak makan malam oleh Bulan dan keluarganya. Makan malam begitu nikmat dengan adanya Bian yang sangat supel dan pembawaannya yang santun mendapat nilai lebih di mata orang tua Bulan.
Setelah selesai makan malam, Bintang mengajak Bian untuk pergi main play station di ruang nonton. Sambil bermain mereka sesekali saling bercanda dan bercerita banyak hal dan Bintang sangat senang bisa punya teman baru untuk diajak main play station dan semua permainan kaum lelaki.
Di Sisi Lain
Daniel sedang melancarkan gombalannya untuk Bulan dan membuat Bulan sangat merindukan kehadirannya untuk kembali ke Indonesia.
1 tahun kemudian
Cup
Cup
Cup
Daniel segera memberikan kecupan rasa rindunya di seluruh wajah Bulan yang membuat Bulan merona karena dilihat banyak orang. Daniel yang melihat rona merah di pipi kekasihnya sontak tertawa pelan dan sambil menggendong Bulan, mereka bergegas menuju pintu keluar dan di sana Bian segera memberi hormat pada Daniel dan mengambil koper milik Daniel.
Sepanjang jalan pulang, Bulan selalu bermanjaan dengan kekasihnya yang sangat dia rindukan dan karena terbawa suasana, Daniel segera menurunkan tirai pemisah supir dan penumpang di belakang dan kemudian mencumbu mesra kekasih hatinya. Yang terdengar hanya ******* manja dari bibir Bulan dan Bian hanya menggendikkan bahunya karena dia sudah tahu bahwa keduanya sedang asyik meluapkan rasa rindu.
__ADS_1
Daniel yang sudah terbakar api gairah lantas menarik kaos yang dipakai Bulan dan kemudian melepas pengait bra yang dikenakan Bulan. Dengan tangan nakalnya, dia meremas kedua bongkahan sintal Bulan sambil ******* bibir mungil kekasihnya itu. Semakin panas suasana di bangku belakang dan Bian merasa bulu kuduknya merinding dan untuk mengusir rasa penasarannya, Bian memilih menyetel lagu di radio yang ada di mobil dengan suara yang sedikit keras.
Sedangkan sepasang kekasih yang dimabuk asmara sedang asyik memagut dan Daniel pun berlaku seperti bayi yang sedang asyik menyesap susu di dada kekasihnya itu dan membuat Bulan mengeluarkan ******* manjanya dan tanpa sadar si adik kecil Daniel meminta disalurkan kehangatannya dan terjadilah Daniel menurunkan resleting celananya dan celana Bulan lalu menurunkan celdam keduanya dan area pribadi Bulan sudah basah karena kobaran api gairah cinta dan dengan beberapa hentakan kecil akhirnya si adik kecil berhasil menerobos lembah kenikmatannya.
Sambil duduk di atas pangkuan Daniel, Bulan pun bergerak dengan erotisnya sambil menaik turunkan bokongnya. Semakin lama semakin panas dan akhirnya mereka berdua mendapatkan puncak kenikmatannya tepat di saat mobil yang dikemudikan Bian memasuki area rumah orang tua Bulan. Dengan cepatnya mereka berdua lantas merapikan pakaiannya dan ketika mobil berhenti di depan teras rumah, keduanya lantas turun dari mobil sambil bergandengan tangan seperti orang mau menyeberang. Bian yang melihat hal tersebut hanya menggelengkan kepalanya sambil menahan tawanya.
"Selamat siang mom" Daniel menyapa mom Bella
"Siang juga nak Daniel. Gimana kabar kamu nak?"sapa mom Bella
"Daniel baik mom. Yang lain kemana mom?"tanyanya
"Bintang lagi tiduran di kamarnya dan daddy lagi ke rumah sakit karena ada pasien yang membutuhkan pertolongannya. Ya sudah mending kita makan siang ya, mom sudah menyiapkan makanan kesukaan nak Daniel. Ayo kita ke gazebo saja biar santai sambil menikmati makanannya"ajaknya.
Sesampainya di gazebo, mom Bella meminta tolong pelayan untuk membuat jus apukat untuk lima orang dan kemudian Bintang datang menghampiri mereka di gazebo. Setelah bersalaman ala para pria, Bintang duduk di dekat mom Bella dan Bian lalu mereka mulai menikmati makan siang dengan tenang. Setelah selesai makan, mereka semua duduk santai sambil menikmati aneka kue yang sudah disediakan oleh pelayan dan juga aneka buah. Tanpa disadari, Bulan sudah tertidur nyenyak dan mom Bella meminta Daniel untuk membawa Bulan ke kamarnya dan Daniel pun menggendong Bulan lalu menuju ke kamar Bulan.
Karena mengantuk dan capek, Daniel pun tertidur di kamarnya Bulan sambil berpelukan. Mom Bella yang melihat keduanya tertidur lantas menutup pintu kamar Bulan dan beliau pun masuk ke kamarnya sendiri untuk beristirahat sedangkan Bian ikut tidur di sofa kamarnya Bintang.
Malam harinya, mereka semua bersantai sambil menunggu kepulangan daddy Dika dari rumah sakitnya. Begitu daddy Dika tiba, beliau kaget melihat semuanya kompak menanti dirinya dengan membawa kue ulang tahun dan beliau juga tak menyangka dengan kedatangan Daniel yang dia gadang-gadang akan menjadi menantunya kelak.
Semuanya menyanyikan lagu happy birthday dan setelah make a wish, daddy Dika memotong kuenya dan suapan pertama diberikan kepada istri tercintanya lalu beralih kepada kedua anaknya, Daniel, kekasihnya Bintang dan juga kepada Bian. Dan selanjutnya mereka menikmati makan malam di gazebo karena daddy Dika juga mengajak para pekerja di rumahnya untuk ikut menikmati makan malam bersama dan dengan malu-malunya para pekerja di rumahnya pun memberikan satu bingkisan hadiah hasil kumpul dana bersama dari para pekerja dan hadiahnya membuat Dika merasa istimewa karena dia mendapatkan kemeja batik asli dari pekalongan beserta dasi juga.
"Terima kasih ya bapak dan ibu yang sudah repot-repot memberikan saya hadiah. Lain kali tidak usah seperti ini lagi ya, simpan gaji bapak ibu untuk keperluan pribadi dan keluarga. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih untuk hadiahnya. Mari kita nikmati makan malamnya. Ayo semuanya kita makan dulu"Dika mengajak semuanya makan malam bersama.
__ADS_1