
Tiga bulan kemudian
@RS.Jiwa
"Akhirnya kau datang juga luna sapa mama padaku", bagaimana keadaan mama?seperti kau lihat aku jauh lebih baik, aku senang mendengarnya ma ucapku bahagia
Apa mama ingin pulang?tentu saja luna mama merindukan berkumpul dengan mu..
Baiklah kita bersiap untuk pulang
POV luna
Sebenarnya aku masih ragu membawa mama pulang, aku khawatir mama hanya berpura-pura sembuh agar bisa pulang.. Karna aku yakin mama pasti sangat marah padaku tapi dia berpura-pura baik-baik saja
Sebaiknya aku kembali menyuruh james mengawasi mama..
POV mama
Aku harus berpura-pura tenang meski rasanya ingin mencekik luna, anak macam apa dia memasukan mamanya sendiri ke RS. Jiwa.. Dan kau alex aku akan mencarimu untuk menyiksamu, karna dengan menyiksamu aku merasa bahagia..
Ma.. Mama ayo ini sudah siap
Ok.. Luna kita pulang, mama sudah tak sabar untuk kembali kerumah..
@ rumah besar
Ma besok aku akan ke Australia, aku akan mengurus pembukaan cabang baru, mungkin akan sedikit lama, mama ga papa kan luna tinggal..? tentu sayang mama sudah baik baik saja kau tak perlu khawatir, kulihat senyum smirk di bibir mama.. Luna pulang ke apartemen dulu ya ma,karna besok luna harus berangkat pagi pagi, mama menganggukan kepala
__ADS_1
@apartemen
📱luna
James tolong kau awasi mama, hari ini mama sudah pulang
📱james
Baik nona
Tut.. Tut tlp ku matikan
Entahlah aku merasa mama tak banyak berubah, aku mulai khawatir mama akan mencari alex, sebaiknya ku berangkat ke jepang..
@jepang
Devan menoleh, benarkah asisten li? Terus jam betapa kita akan menjemput nona luna di bandara, tanya devan antusias
Asisten li tersenyum melihat devan, apa anda senang tuan muda jarang sekali melihat anda tersenyum sepeti ini, apa nona luna orang spesial untuk mu? Tanya asisten li
Deg
Apa maksudmu asisten li, tentu nona orang yang spesial untukku bukankah dia orang yang sangat berjasa untuk ku, jawabku gugup sambil menoleh membelakangi asisten li, aku tak mau asisten li tau jika di hatiku sudah terukit nama nona luna..
Karna ku tau, seharusnya aku tak boleh menyimpan rasa apapun pada luna,
Perbedaan kami sangat besar, dia seorang wanita dengan segala kebaikan, dan aku hanya seogok sampah yang dia selamatkan
__ADS_1
Dan lagi untuk luna aku hanyalah seorang bocah.. Gumanku dalam hati
Tuan.. Tuan devan apa kau mendengarku
Ucap asisten li, yang menyadarkanku saat melamun
"apa" asisten li, maaf aku tak mendengarmu,
Nona akan datang sekitar jam 10 pagi ini, berarti kita harus bersiap menjemputnya asisten li
"Akan saya siapkan mobil tuan" ucap asisten li
Devan keluar dari ruangan semua karyawan memberikan hormat dengan menyapa, tapi devan tak bergeming, devan merasa hidup hanya untuk nona luna hingga dia tak perlu memperdulikan yang lain
Tapi bagi sebagian karyawan sikap devan itu keren, dan kesan dingin yang devan pancarkan membuat orang semakin penasaran..
"Selamat datang nona luna" ucap devan saat melihat kehadiran luna, luna tertegun melihat devan, tampan kharisma devan sang bocah terlihat mempesona hingga luna tak mendengar sapaan deva..
Kenapa nona luna tak menjawab sapaanku, guman hati devan, apa dia tak suka aku menjemputnya,tiba-tiba hati devan menjadi gusar..
Hem.. Apa yang kau tanyakan devan, maaf aku tak mendengar ucapanmu, sambil melepas earphone dari telinganya
Hus.. Lega hati devan mendengar ucapan luna, tidak apa apa nona, saya hanya menyapa,"oh iya devan bisa kau panggil aku luna,"
Tapi nona, belum selesai devan berucap luna sudah berkata "apa kau mau bilang aku tua bocah" sambil menatap tajam devan
Tentu tidak nona eh.. Luna, devan meringis "ingat devan luna hanya melihatmu sebagai bocah" ucap hati devan..
__ADS_1