Pria Tampan Itu Suami Ku

Pria Tampan Itu Suami Ku
Pria tampan itu milik ku


__ADS_3

Sesampai nya aku di kantor dengan cepat aku mulai mengeluar kan peralatan tempur ku.


"Huff,,bismillah harus"Aku memberi semangat kepada diri ku sendiri.


Aku mulai melaku kan aktivitas seperti biasa nya,sudah ada beberapa berkas kantor yang terletak di meja ku.Satu persatu aku buka berkas penting tersebut.Semua nya masih sepeeti biasa,kali ini tak ada yang boleh salah semua nya harus bisa selesai tampa masalah.


Kata demi kata mukai aku salin masuk ke laptop ku,setelah semua ketikan selesai aku tak langsung merasa berpuas hati,Ku ulang melirik satu persatu sata takut di salah kan lagi oleh bram nanti nya.


Aku berjala mengantar kan beberapa dokumen yang telah selesai ke hrd,biar pihak hrd saja yang mengantar nya kepada brama,Aku malas jika nanti ada masalah lagi sama lusi.Cinta buta memang seperti itu selalu memikir kan hal negatif tetang orang lain.


Tokkk...tok...


"Masuk"Terdengar suara dari balik pintu.


Dengan cepat aku mendorong pintu dan mendekati pak hrd yang kebetulan cowok.


"Ya,ada apa clora"Tanya hrd dengan santai kepada ku.Semenjak aku bekerja sama sekali aku belum pernah di tegur atau pun membuat masalah di kantor maka nya aku jarang sekali masuk keruangan hrd.


"Ini pak,berkas nya sudah selesai pak"Aku mengelur kan berkas yang aku pegang dari tadi.


"Lah clora,kenapa ngak kamu saja yang langsung memberi nya kepada pak brama"Hrd merasa binggung melihat tingkah ku.


Aku tersenyum bimbang sembari berpikir jawaban apa yang akan ku ucap kan kepada pak hrd ini.


"Hm,,tadi bapak brama belum datang,takut nya nanti hilang pak"Aku merasa jika jawaban ku termasuk omongan kosong.

__ADS_1


"Kan kamu bisa menaruh nya di meja pak brama"Hrd menyipit mata nya seakan-akan iya tak puas dengan jawaban ku.


Aku hanya mengelum kan senyum ku dan tak lama hrd tersebut setuju jika beliau lah yang akan memberi berkas tersebut kepada brama.Dengan cepat aku berjalan keluar agar tak ada lagi pertanyaan dari hrd tersebut.Sungguh aku sangat binggung memberi kan jawaban,tidak mungkin aku memberi tahu kan hrd jika lusi cemburu kepada ku jika aku mendekati brama,sungguh tidak masuk akan sama sekali.Brama pun telah memiliki tunangan yang sangat cantik bahkan berprestasi melebihi kami semua yang menjadi bawahan.


Di saat aku sedang berjalan menuju ruangan kerja ku.Tampak bram berjalan dengan di gandeng kan oleh chelsea,pasangan yang sangat serasi.Yang satu nya cantik dan satu nya tampan dan ganteng di tambah lagi kedua nya memiliki harta dan tahta.


"Pagi pak buk"Aku menyapa kedua pasangan yang tampak serasi.


"Ya pagi"Chelsea pun membalas sapaan ku dengan ramah,sementara brama hanya bisa tersenyum kecil tampa melirik sedikit pun ke arah ku.


Dari kejauhan ada lusi yang sedang memperhati kan brama dan chelsea yang sedang bergandengan tangan,wajah nya yang memerah karena ketidak kesukaan nya kepada perempuan mana pun yang mendekati brama.


"Mampus lo"Upat ku dalam hati,giliran perempuan nya chelsea lusi tak bisa berkutik sama sekali iya hanya mampu menahan amarah saja.


Lusi seperti melihat ku ketika mengejek nya dalam hati aku bahkan tersenyum kecil melihat tingkah lusi,wajah lusi semakin memerah sudah seperti tomat busuk.


Aku dengan fokus membaca kan satu persatu gosip tentang artis yang berselingkuh ternyata bukan hanya satu pasangan melain kan banyak pasangan artis yang ikut selingkuh.Sudah seperti perlombaan untuk selingkuh padahal,istri mereka Cantik-cantik,bahkan anak-anak mereka juga pinter,dari harta mereka bisa di bilang masih beruntung memilki hidup yang mewah.Entah apa alasan mereka selingkuh.


"Kurang bersyukur"Aku berbicara sendiri melihat berita-berita yang menjadi perbincangan hangat bahkan treding topik di segala aplikasi.Sungguh jika untuk membuka aib semua media sangat cepat menanggapi nya.


Semakin ke bawah aku mengeser ponsel ku semakin banyak berita heboh lain nya,meski pun aku jarang menonton televisi hanyabdi saat malam saja itu pun sebentar.Tapi,aku masih bisa melihat berita terhangat dan terhiks di luar sana.Aku mengeleng kan kepala ku takut nya semua yang aku lihat barusan menimpa diri ku.


Seketika telpon yang berada di samping ku pun berbunyi,aku menyerit kening ku.Sambil bertanya siapa yang menelpon ku.?"Aku segera menganggkat nya.


"Hallo mbak clora,mbak di panggil pak brama untuk menghadap nya"Ucap suara dari sambungan telpon,ya aku sudah tau pasti brama meminta resepsionis menelpon ku.

__ADS_1


"Ada apa ya mbak"Tanya ku dengan pelan.


"Ngak tau mbak,tadi pak brama hanya menitip pesan seperti itu"Jawab resepsionis di kantor ku dari sambungan telpon.


"Baik lah mbak,terima kasih"Aku pun meletak kan kembali telpon yang aku genggam tadi.


Deg...


Darah ku seperti bergemuruh Tiba-tiba aku merasa takut untuk menghadap brama.Pasti ada chelsea di sana,apa mungkin brama akan memarahi ku di hadapan chelsea.?!"Aku merasa binggung memikir kan ini sendiri.


Takut akan brama marah,aku langsung bangundari duduk ku dan berjalanan menuju ruang kerja nya brama yang terletak di lantai dua.Ya,Perusahaan milik pa suboroto memiliki tingkat tiga,sedang kan tingkat tiga hanyabdi jadi kan ruang out dour buat pak suboroto dan brama sendiri jika ingin bersantai dan bertemu dengan teman-teman nya.Dari atas sana terlihat indah sekali pemandangan nya,aku pernah di izin kan ke atas ketika ada tamu penting untuk pa suboroto kebetulan beliau lagi di atas di hubungi pun no nya tak bisa masuk.


Sesaat aku merasa takjub dengan apa yang aku lihat sunggu seperti mimpi melihat pemandangan yang seindah itu.


Ketika aku sedang berada di depan pintu kerja brama aku merasa takut untuk mengetuk pintu,seakan menyadari jika aku di luar brama pun berteriak dari dalam.


"Silakan masuk"Ucap brama dari dalam.


Deg....


Jantung ku berpacu sangat kencang seakan-akan aku telah berlari dalam jarak lima puluh kilo meter tanpa henti.


Dengan perasaan gugup ku dorong pintu.


Clek....

__ADS_1


Tampak chelsea dan brama menatap ku secara bersamaan,Entah apa yang mereka pikir kan.Tampak serius sekali ekspresi sepasang ke kasih menatap ku.


__ADS_2