
Setelah Hayata dan yg lain sampai di planet Schein ia langsung mencari Mai-Mai dan teman-temannya untuk memberitahu kondisi yg akan dihadapi kemudian ia juga pergi ke planet tempat Mira dan yg lainnya berada untuk menitipkan pengikutnya serta untuk memberitahu kepada mereka bahwa Hayata akan pergi lagi namun kali ini jauh lebih lama, Setelah semuanya selesai ia pergi menuju alam semesta lain untuk membantu dirinya yg lain agar nantinya ia mendapat bantuan dari dirinya yg lain serta ia juga membuat 5 lapis pelindung agar tak ada seorangpun yg dapat pergi ke bumi.
3 tahun berlalu akhirnya Hayata kembali dan bertanya kepada seluruh D.K apakah mereka ingin tetap tinggal disini atau kembali ke bumi dan menjalani kehidupan biasa lagi karena akan ada sebuah perang besar yg akan terjadi dan itu akan memakan banyak nyawa, Hayata juga menegaskan jika mereka tetap disini maka mereka siap mati. Setelah itu ada beberapa yg kembali ke bumi namun sebelum dikirim kembali Hayata menghilangkan seluruh ingatannya sementara yg masih menetap di latih untuk menjadi komandan di Medan perang nanti sementara anak-anak kecil dan orang tua serta ibu hamil dipindahkan ke sebuah kapal induk SS-810 yg akan membawa mereka menjauh dari Medan pertempuran. Setelah itu Hayata kembali pergi bersama Ivan, Mira dan yg lainnya untuk membuka segelnya agar ia dapat mengeluarkan seluruh kekuatannya secara penuh, Setelah melalui proses yg amat sangat panjang Hayata dan yg lainnya akhirnya siap untuk perang ini serta Kuro, Shiro, Kingsaurus dan Yuugun sudah di latih agar dapat ikut bertarung di perang ini. Edward dan Jean telah membuat sebuah armada bajak laut yg dinamakan White Star disisi lain Erickson, Frank **, Vicenzo, dan Lucyus telah mengumpulkan banyak sekali anak buah dan siap untuk ikut dalam perang, Setelah semuanya siap Hayata mulai menjelaskan rencananya untuk perang kali ini dan setelah itu ia pergi untuk mengumpulkan para Greed-nya yakni Shinigami, King sea, Miragaia, Steel Diamond, dan Garuda yg terpencar-pencar.
2 tahun berlalu akhirnya semuanya berkumpul dan siap untuk bertempur hanya tinggal menunggu pasukan Usui saja dan setelah 8 jam menunggu akhirnya pasukan Usui terlihat yg berjumlah 3x lebih banyak dari pasukan Hayata, melihat hal ini Hayata dan Ivan langsung melesat maju menuju kearah pasukan Usui dan menghabisi setengah pasukannya namun Usui datang bersama Haruki dan dimulailah pertarungan antara 4 legenda ini. Setelah menghabisi setengah pasukan Usui Hayata menyarankan agar mereka pindah tempat agar tak ada yg mengganggu dan Usui-pun menyetujuinya kemudian mereka terbang ke ujung galaksi kemudian bertempur disana sementara pasukan Hayata mulai berperang melawan pasukan Usui, Walau sudah ke ujung galaksi tekanan dari pertarungan mereka berempat masih terasa ke seluruh galaksi.
Informasi:
•Alasan kenapa Hayata dan Usui bertarung karena pertentangan ideologis serta Usui yg selalu ingin menguasai seluruh alam semesta yg termasuk alam semesta tempat nenek Hayata tinggal dan Usui memiliki masa lalu yg berbeda dengan Hayata membuat keduanya memiliki cara pandang yg berbeda dan tak ada jalan lain selain bertarung
•Seluruh makhluk yg berada dalam lingkup pertampuran telah di evakuasi ke pesawat SS-810 yg memiliki kapasitas 7 miliar orang dan untuk hewan dibawa oleh pesawat SS-769 yg memiliki kapasitas 6 miliar hewan dengan kecepatan yg lebih tinggi dibandingkan SS-810
•Selama pertempuran Guardian cosmic telah bersiap-siap di lapis pertama dari pelindung yg Hayata ciptakan untuk menahan orang yg hendak pergi ke alam semesta Hayata sementara Chika yg seorang Dstar berada di lapis kedua
•Sebenarnya Hayata memiliki musuh sebanyak 158.407 kekaisaran di seluruh penjuru alam semesta namun yg tersulit hanyalah 2 kekaisaran yakni punya Usui dan Haruki
2 minggu sebelum perang
Hayata pergi ke sebuah planet dan masuk kedalam sebuah rumah yg ternyata rumah tersebut adalah rumah rahasianya tempat dia menaruh barang-barang dari bumi dan disini ia memandangi foto keluarganya yg dimana terdapat ayahnya, ibunya, tantenya, pamannya, nenek, adiknya dan abangnya kemudian Hayata menangis dengan menunjukan rasa penyesalan, lalu ia-pun kembali bangkit kemudian mengusap air matanya dan mengambil sebuah tas kain dan sebuah kitab serta sebotol air putih kemudian pergi dari rumah tersebut. Disisi lain Ivan kembali ke bumi untuk bertemu kedua orang tuanya dan sedikit bercerita dengan nenek Hayata, Setelah itu ia meminta restu kepada kedua orang tuanya serta kepada nenek Hayata agar perang kali ini dapat mereka menangkan. Setelah itu Ivan pamit untuk kembali bertemu Hayata kemudian setelah keduanya bertemu mereka sedikit berbincang lalu keduanya kembali ke tempat Mira dan yg lainnya untuk bersiap-siap, Hayata mengadakan rapat dengan Kuroto, Yamato dan Ivan mengenai rencana untuk mengalahkan Kronus dan DG serta Hayata ingin agar rencana ini tak melibatkan orang lain khususnya Mira dan yg lainnya. Setelah cukup lama berbicara akhirnya Hayata memberikan sebuah rencana dimana akan dibuat sebuah dimensi khusus yg nantinya akan menjadi arena bertarung bagi Hayata dan Ivan melawan Kronus dan Usui, Disini Hayata juga berkata "Jangan buka segel dimensinya sebelum 400 tahun, 400 tahun adalah waktu yg cukup untuk aku mengalahkannya dengan potensi penuh ku" mendengar hal itu Kuroto dan Ivan langsung menyetujuinya namun Yamato berkata "Apakah ini yg diinginkan Mira ? 400 Tahun sangatlah lama, Apa kau ingin membuatnya menunggu lagi ?" Kemudian Hayata menjawab "Aku tau itu tapi seperti yg ku katakan tadi jika aku mengeluarkan potensi penuhku di depan yg lain maka mereka semua akan mati, aku tak mau itu terjadi padanya maka dari itu aku menyarankan untuk membuat dimensi khusus agar aku dapat bertarung dengan potensi penuhku dan 400 tahun adalah waktu yg cukup untuk aku mengalahkannya dan jika aku kalahpun sudah dipastikan kalau Kronus sudah habis babak belur dan kalian hanya tinggal melakukan Last Hit kepadanya" setelah mendengar penjelasan panjang Hayata akhirnya rencana tersebut diterima oleh Yamato dan rencana ini tak diberitahu kepada siapapun kecuali Irish dan rapat ini pun dirahasiakan dari semua orang.
Seminggu sebelum perang
Hayata dan Ivan duduk di pinggir sebuah pantai sambil melihat matahari terbenam dan Hayata-pun berkata:
▪Hayata: "Hei kawan, apa kau masih ingat pertama kali kita bertemu ?"
▪Ivan: "Tentu saja aku ingat, Gigiku masih belum bisa tumbuh sampai sekarang"
▪ Hayata: "Wahahahahaha, Tapi aku minta maaf ya karena tak dapat menolongnya"
▪Ivan: "Tak apa lagi pula kau sudah membantuku sebelum itu, kau menyadarkan ku mengenai kenyataan dunia yg membuatku selamat dari jurang itu dan aku juga sudah mengiklaskan-nya"
▪ Hayata: "Yeah kau juga telah menghidupkan kembali semangatku, terima kasih kawan"
▪ Ivan: "Sama-sama kawan, untuk sekarang mari kita fokus pada apa yg ada"
▪ Hayata: "Yeah, jangan sampai mati ya kawan"
__ADS_1
▪ Ivan: "Kau juga, jangan sampai mengorbankan dirimu ya"
▪ Hayata: "Tentu saja, By the way apakah kau ada rencana setelah perang usai ?"
▪ Ivan: "Tentu saja ada, aku ingin pergi bertemu kakek dan nenekku. Bagaimana denganmu kawan"
▪Hayata: "Aku akan mengunjunginya"
▪Ivan: "Ah..... Kalau begitu sampaikan salamku padanya ya"
▪ Hayata: "Ok akan kusampaikan nanti"
Setelah itu mereka berdua pergi.
Kembali ke masa sekarang
Tiba-tiba saja Hayata dipentalkan oleh Usui ke arah prajurit yg sedang bertarung digaris depan tepatnya di tengah galaksi dikomandoi oleh Mira, Melihat Hayata yg tiba-tiba saja berada di garis depan membuat Mira panik karena berarti Usui akan menyusul kesini dan garis depan akan menjadi kuburan massal jika tak cepat-cepat di tangani. Kemudian Hayata berteriak "Jangan Khawatir aku pastikan bahwa Kronus tak akan membunuh satupun prajurit kita, aku janji akan membawanya pergi" setelah itu Kronus datang dan Hayata langsung melawannya kemudian mereka bertempur tanpa berpindah tempat bahkan mereka tak berpindah satu sentipun, Kemudian Mira menyuruh seluruh pasukannya untuk mundur sementara sampai Hayata membawa pergi Kronus dan disini seluruh prajurit melihat betapa kuatnya tuan mereka serta betapa ahlinya dia. Setelah cukup lama bertarung akhirnya Hayata mendapatkan kesempatan kemudian ia melesat kedepan Kronus dan menendangnya kembali ke pinggir galaksi disisi lain Kronus dan Ivan sudah siap dengan segelnya dan kemudian muncul sebuah pintu raksasa yg amat sangat besar mulai terbuka, Kemudian Hayata dan Ivan membawa Kronus dan DG masuk kedalam kemudian pintunya mulai tertutup dan disegel oleh mereka berdua disusul oleh Irish yg baru sampai dan setelah tersegel Aura Hayata dan Ivan menghilang secara keseluruhan begitupun dengan Aura Kronus dan DG yg sudah tak dapat dirasakan oleh yg lainnya namun para pasukan Mira dan pasukan yg lain tetap memperlihatkan semangat juangnya yg sangat membara. Disisi lain Kuroto, Irish dan Yamato masih tetap mempertahankan segelnya kemudian secara tak terduga datang 2 orang bertopeng yg entah dari mana menyempurnakan segel mereka yg membuat Kuroto dan yg lain tak perlu mempertahankan segel sampai 400 tahun dan segel ini terlihat 100x lebih kokoh dibandingkan segel mereka bertiga tadi, Kemudian saat hendak ditanya oleh Yamato tiba-tiba saja mereka berdua menghilang. Pertempuran masih memanas dan kini para komandan perang telah diterjunkan untuk melawan komandan perang musuh, Mira bersama Laras, Erisa, Jian, dan Kanazawa langsung menuju garis depan untuk menghadapi bawahan-bawahan Usui dan DG. Kemudian setelah sampai di garis depan mereka di harapkan dengan 20 komandan perang musuh yg sudah menunggu mereka untuk bertarung dan pemimpin mereka yg bernama Ryuu kemudian maju dan berkata
▪Ryuu: "Kami adalah Fiveteen Fingers, Pengikut setia dari tuan Usui noragami dan tuan DG"
▪Ryuu: "Baiklah jika itu mau mu"
Kemudian mereka di bertempur secara terpisah yakni Mira melawan 2 orang laki-laki dan Laras melawan 1 orang laki-laki sementara Erisa melawan 1 orang wanita, Disisi lain Jian melawan 2 orang laki-laki dan perempuan sementara Kanazawa melawan 3 orang yakni 2 laki-laki dan 1 perempuan sementara sisanya dilawan oleh pengikut Hayata yakni Edward, Kuro, Shiro, Jean dan Yuugun serta kepala pelayan yakni Abdullah yg sudah sejak awal menjadi pengikut Hayata dan disini Edward melawan 3 laki-laki sementara Jean, Kuro dan Shiro melawan 1 laki-laki dan yuugun melawan 2 orang laki-laki sementara Abdullah melawan 5 orang laki-laki.
Berjam-jam telah berlalu dan pertarungan tetap memanas. Satu hari telah berlalu dan kini hanya tersisa 8 orang saja yakni Mira, Laras, Erisa, Jian, Kanazawa, Edward, Abdullah, dan Yuugun sementara Kuro, Shiro dan Jean telah dikalahkan dan mendapatkan luka yg cukup parah, Kini mereka bertiga sudah dibawa ke tempat medis yg berada di barisan belakang dan disana sudah ada Irish yg siap membantu. Walau begitu nyatanya Abdullah dan Edward telah berhasil membunuh 8 orang sekaligus namun Edward mendapat banyak sekali luka tebasan di seluruh badannya sementara itu Abdullah tak mendapat luka sedikitpun di tubuhnya. Kemudian saat ingin membantu para gadis tiba-tiba saja Abdullah melihat bayangan Hayata ditubuh para gadis dan ini terlihat seperti hayata yg sedang bertarung di sisi para gadis dengan teknik yg berbeda-beda, Disini Abdullah menangis haru sambil berkata "Tuanku dimanapun kau berada, Kau sudah tak perlu mencemaskan mereka lagi karena para gadis ini telah menjadi wanita tangguh dan mandiri. Mereka sudah tak membutuhkan perlindungan ekstra lagi karena mereka sudah kuat dan itu semua berkat dirimu tuan muda" setelah itu Abdullah membawa seluruh orang yg terluka ke garis belakang dan sengaja tidak membantu Mira dan yg lainnya agar mereka dapat berkembang lagi. Disisi lain Hayata dan Ivan masih bertarung dengan Usui dan DG dengan kecepatan yg sangat tinggi dan pelepasan penuh Hayata membuatnya mampu memojokkan Usui sampai akhirnya Usui berubah ke wujud aslinya yakni sebuah raksasa yg amat sangat besar kemudian disusul oleh Hayata yg ikut berubah menjadi Chaos Nova sementara Ivan menjadi Nur untuk melawan DG yakni sebuah wujud yg mirip dengan Flame Nova namun ini berelemen cahaya dan didapat dengan memakan buah Nur yakni sebuah buah yg didapat di dimensi cahaya dari sebuah pohon besar. Sementara itu Mira dan yg lain masih berjuang melawan para komandan musuh sampai di suatu ketika Jian kehilangan lengan kanannya yg membuatnya harus bertarung dengan 1 tangan saja sementara Mira sudah babak belur dan mulai tak sanggup melawan musuhnya begitupun dengan Erisa dan Laras yg sudah mulai kelelahan namun Kanazawa masih dapat bertarung dengan baik bahkan ia sampai dapat membantu yg lainnya ditengah-tengah pertarungannya melawan 3 orang sekaligus dan setelah cukup lama bertarung akhirnya Erisa membawa Jian ke garis belakang karena pendarahannya yg sudah parah sementara Kanazawa menyuruh Mira untuk mundur karena badannya yg sudah babak belur serta staminanya yg sudah habis dan serahkan musuh yg disini kepadanya namun Mira menolaknya dan berkata bahwa ia baik-baik saja. Sementara di pihak musuh sudah tersisa 5 orang saja yakni musuh Mira, musuh Laras, dan musuh Kanazawa yg hanya tersisa 2 laki-laki, Kemudian ditengah perdebatan ini tiba-tiba 5 orang ini menyerang secara bersamaan yg membuat ketiganya kaget dan terpental ke arah yg berbeda kemudian Ryuu yg sudah di hadapan Mira bersiap menebasnya sambil berteriak "Inilah balasan karena sudah menghina kami" namun saat pedang tersebut hendak menebas Mira tiba-tiba saja pedang tersebut tertahan kemudian muncul seseorang dengan pedangnya menahan tebasan Ryuu dengan satu tangannya, Orang tersebut berwarna orange namun sedikit transparan dengan api di seluruh badannya sambil memegang sebuah pedang berdaging besar orang ini melihat kepada Mira dan entah bagaimana caranya Mira seperti berbicara dengan orang ini walaupun orang ini tak memiliki mulut namun Mira dapat mengetahui keinginan orang ini. Setelah pedangnya di tahan Ryuu makin marah dan mencoba menebas orang ini namun setelah menebasnya Ryuu merasa seperti menebas asap karena orang ini tak dapat ditebas kemudian orang ini mulai berduel dengan Ryuu dan sedikit menjauh dari Mira dan yg lain kemudian datanglah 2 komandan tambahan untuk membantu Ryuu, Kemudian mereka bertiga melapisi senjata mereka dengan Horishi agar mampu menebas elemen namun setelah dicoba hasilnya tetap gagal dan mereka tetap tak bisa menebas orang ini. Disisi lain Mira yg sedang dibantu oleh Laras terus berteriak "Hei kenapa kau melakukan hal itu, padahal kau sudah berjanji padaku" namun Laras terus bertanya siapa orang yg dimaksud Mira kemudian Mira berteriak "Orang yg disana itu adalah Teo dan itu adalah perwujudan dari jiwanya yg bernama Seinaru Tamashi atau disingkat Seita dan pedang itu adalah Ragnarok, yg berarti Hayata sedang berusaha menolong kita namun ia tak bisa dan dia pernah berkata padaku jika Seita akan dipakai jika Hayata akan pergi ratusan tahun padahal sebelum perang ia berjanji bahwa tak akan meninggalkan kita lagi" kemudian Laras menjawab "Apa..... Itu Hayata ? Aku masih tak dapat memahami apa yg ada tapi sebaiknya kita mundur dulu" setelah Kanazawa selesai melawan 2 komandan mereka bertiga akhirnya mundur meninggalkan Seita disana. Setelah sampai kapal perang mereka langsung mencari ruang medis dan setelah sampai Mira langsung dibawa ke ruangan khusus untuk dirawat bersampingan dengan Jian sementara sisanya diberi pengobatan biasa karena lukanya yg tak terlalu parah, Kemudian Kanazawa pergi ke deck depan kapal sambil merokok dan memandangi langit kemudian Laras datang sambil bertanya apa yg dipikirkan oleh Kanazawa dan dia menjawab "Aku merasa tak berguna sebagai calon istrinya, Disaat dia bertarung mempertaruhkan nyawanya aku tak ada disisinya dan menemaninya" lalu Laras berkata "Kita semua merasa seperti itu, Tapi inilah yg terbaik dan inilah yg di inginkan Teo. Dia ingin agar kita tak ikut dalam hal-hal yg berbahaya dan agar kita tetap aman disini" setelah itu Kanazawa mulai mematikan rokoknya dan masuk kedalam kapal bersama Laras.
10 tahun telah berlalu sejak perang besar yg terjadi dan sudah 3x pintu dimensi coba dibuka oleh pelaku terorisme yg menginginkan perang dan Mira bersama yg lainnya telah dianggap sebagai pahlawan perang yg diakui seluruh penjuru planet namun Mira terus memberitahu mereka bahwa pahlawan yg sesungguhnya masih bertarung di balik pintu dimensi, Disisi lain tangan Jian telah kembali seperti semula berkat regenerasi yg dimiliki Abdullah dan Mira bersama yg lainnya kini tinggal di pesisir kota disebuah apartemen dan mencoba menyembunyikan identitas asli mereka dari publik. Kapal SS-810 dan Kapal SS-769 juga telah lama kembali dan para warga telah bekerja sama memperbaiki rumah mereka, Semua sudah kembali seperti sedia kala dan sekolah-sekolah telah dibuka kembali dengan beberapa pelajaran tambahan yakni bela diri, praktek keselamatan, dan sejarah.
50 tahun telah berlalu sejak perang besar dan kini kekaisaran Weltzentrum telah berdiri lagi setelah sebelumnya menghilang dan kini diambil alih oleh Fatimah dengan 5 teman Hayata yg menjadi wakilnya, Disisi lain Mira dan para gadis masih menunggu Hayata sambil memandangi langit dan berharap Hayata segera pulang. 100 tahun telah berlalu sejak perang besar dan kini telah dibangun sebuah patung untuk menghormati Hayata sebagai pahlawan serta kekaisaran Weltzentrum yg sudah menjadi kekaisaran yg besar dan mereka juga telah menyelesaikan masalah sampah yg sangat sulit ditangani, Mereka membuat sebuah lubang besar dengan kedalaman 3000m kemudian melapisi pinggirnya dengan beton setebal 30m kemudian menumpuk sampahnya sampai penuh lalu menggunakan sihir khusus yg telah dibuat oleh Chika agar berubah menjadi sebuah energi yg disebut Troid yg dapat digunakan untuk banyak hal.
100 tahun telah berlalu dan Hayata masih belum pulang sementara kerajaan Kuroto dan Yamato telah ikut berkembang dan telah beraliansi dengan kekaisaran Weltzentrum, Kemudian disuatu hari Mira dan yg lain mendapat kabar bahwa ada sebuah lubang misterius diluar angkasa. Mendengar hal ini Mira dan yg lainnya langsung berangkat kesana untuk mencari tahu apa yg sebenarnya sedang terjadi dan kemudian keluar sebuah jalan cahaya dan disusul oleh miliaran pasukan sparta yg keluar dari dalam lubang tersebut, Saat ditanya maksud kedatangannya kesini sang komandan sparta berkata "Hari yg dijanjikan telah tiba, saatnya kami menjemput tuan kami" mendengar hal itu membuat Mira dan yg lainnya bingung namun pasukan sparta ini terus berjalan bersamaan dengan jalan cahaya yg terus memanjang sampai akhirnya terhubung dengan pintu dimensi. Melihat hal ini Mira langsung menelpon pusat Weltzentrum agar mengirimkan kapal-kapal armada untuk bersiap-siap dan benar saja setelah kapal-kapal armada sampai tiba-tiba saja pintu dimensi terbuka dan keluar seseorang dari dalamnya sambil membawa sebilah pedang kemudian para pasukan sparta langsung menolongnya dan orang ini berteriak "Siapapun tolong selamatkan Hayata, Dia sudah sangat sekarat" mendengar hal itu Mira dan Kanazawa langsung berlari menuju pintu dimensi namun saat mereka sudah masuk tiba-tiba saja pintu mulai menutup dan orang yg beru keluar ini mencoba menahan pintu tersebut dengan kekuatannya namun karena kurangnya tenaga pintu itu akhirnya tertutup dan orang ini jatuh pingsan. Disisi lain Mira dan Kanazawa menemukan tubuh Hayata yg sudah sekarat dan dengan nafas terengah-engah Hayata berkata "M....a....a....f..... Ya....... A...k....u ....me.....n ....ing......g...al.....k...a...n... Ka....li......an.......la.....gi" setelah itu Hayata-pun pingsan lalu tiba-tiba saja Kronus dan DG menyerang Mira dan Kanazawa, Sebelum bertarung Mira dan Kanazawa memberikan pertolongan pertama agar Hayata dapat bertahan seikit lebih lama setelah itu barulah Mira dan Kanazawa mulai bertarung. Seminggu berlalu dan pintu dimensi masih belum bisa dibuka dan para pasukan telah dikerahkan untuk membuka pintu tersebut namun hasilnya nihil bahkan Ivan yg sudah pulih juga tak dapat membuka pintu tersebut, Disisi lain Mira dan Kanazawa sudah habis babak belur dihajar Kronus dan DG disini kekuatan Mira dan Kanazawa tidak ada apa-apanya dihadapan Kronus dan DG. Kemudian suatu keajaiban muncul dimana Hayata sudah kembali bangkit dengan sebuah kuda-kudanya kemudian ia berteriak "PINJAMKAN SEDIKIT JIWA KALIAN" setelah itu tiba-tiba saja seluruh orang di segala dimensi seperti kehilangan setengah kekuatannya baik itu Kronus, DG, Mira, Ivan, dan seluruh makhluk yg ada di seluruh alam semesta tiba-tiba saja merasakan hal yg sama, disisi lain Hayata terlihat seperti menyerap banyak sekali kekuatan lalu ia berteriak lagi "BERUBAHLAH Luca Prime" setelah itu tubuh Hayata langsung berubah menjadi sesosok yg sangat indah dengan 6 sayap di punggungnya serta setengah cincin di pundaknya dan sebuah jubah yg menyatu dengan badannya, Wujud ini juga memiliki warga seperti luar angkasa lengkap dengan bintang-bintangnya serta rambut dan badan yg melayang membuat wujud ini terlihat sangat anggun. Kemudian ia mengarahkan tangannya kearah DG kemudian seketika itu juga DG hancur menjadi debu dan melihat hal ini membuat Kronus ketakutan dan langsung bersiap menyerang namun Hayata mengeluarkan sebuah Aura yg sangat berbeda dari biasanya dan Aura ini sangat pekat sampai membuat siapapun tak berkutik dan Hayata mengeluarkan kekuatan sebesar ini dengan begitu tenangnya kemudian ia terbang mendekat menuju Kronus yg tak berkutik namun tak tinggal diam Kronus bergerak mundur menghindari Hayata dan ia mencoba meniru jurus Hayata yg tadi dengan berteriak "BERUBAHLAH Devil Hell" dan dengan menyerap setiap kebencian yg ada di seluruh alam semesta dan membuat tubuh Kronus menjadi sangat besar serta memiliki warna berwarna Hitam ungu dengan beberapa tanduk serta taring yg besar yg membuatnya terlihat seperti monster liar namun Wujud Hayata yg terlihat tenang kini mulai berlari mengelilingi Kronus kemudian menembakinya dengan laser yg keluar dari tangan Hayata dan itu terus diulang sampai tinggal kepala Kronus kemudian Hayata mengubah 6 sayapnya menjadi sebuah pedang raksasa yg bernama Angel Wings kemudian membelah kepala Kronus menjadi 2 namun Kronus kembali hidup dan kini badannya kembali ke ukuran seperti Hayata dan ia mengeluarkan pedangnya yg bernama One Hell dari punggungnya. Melihat hal ini Hayata mengubah Angel Wings menjadi 6 sayap kemudian mengambil 2 sayap untuk diubah menjadi Angel Wings kembali namun dengan ukuran yg lebih kecil, Setelah itu mereka berdua mulai bertarung dengan kecepatan yg sangat gila sampai-sampai seperti tak ada yg bertarung namun beberapa lubang hitam tercipta akibat pertarungan mereka yg terlalu cepat namun lubang hitam itu langsung tertutup akibat pertarungan mereka yg terlalu cepat juga. Melihat hal gila di depan matanya membuat Kanazawa tak dapat mengolah apa yg sedang ia lihat karena semuanya terlalu gila begitupun dengan Mira, Disisi lain Ivan seperti merasakan sesuatu yg gila dari dalam pintu dimensi dan ia langsung menyuruh semua orang agar menjauh dari pintu dimensi. Setelah semuanya menjauh tiba-tiba saja pintu dimensi sedikit terbuka dan dari dalam keluar Mira bersama Kanazawa berteriak "Kalian semua menyingkir dari sana jika tak ingin mati" mendengar hal itu Ivan langsung berubah menjadi Nur dan berdiri di barisan paling depan untuk menahan serangan yg akan datang begitupun dengan Kuroto dan Yamato kemudian tiba-tiba saja pintu dimensi terbuka lebar seperti didobrak dari dalam lalu dengan kecepatan yg sangat tinggi Ivan menahan Hayata dan Kronus yg hendak menabrak sayap kanan namun karena tak kuat menahan Ivan mementalkan mereka berdua kembali ke pintu dimensi, Kemudian Ivan berkata kepada Mira dan Kanazawa "Oi apa-apaan itu tadi, kekuatannya sudah sangat gila dan ini melebihi ekspektasi ku. Kenapa dia bisa sekuat itu dan apa yg terjadi di dalam" mendengar Ivan yg berbicara Mira dan Kanazawa hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala mereka kemudian Ivan menjawab "Apa kalian juga tak tau apa yg terjadi, Hadeh...... Baiklah kalau begitu aku akan mencoba membantunya" namun tiba-tiba pintu dimensi menutup kemudian hilang begitu saja dan itu membuat semua orang panik. Disisi lain kini Hayata dan Kronus berada di ruang hampanya alam semesta dimana tempat ini mampu menghubungkan seseorang dari satu alam semesta ke alam semesta yg lainnya, disini Hayata dan Kronus kembali mengadu kekuatan mereka dimana Kronus menunjuk ke arah bawah yg membuat semua orang merasakan tekanan yg sangat dasyat dan Hayata menunjuk kearah atas yg membuat semua melayang-layang dan ini terus diadu sampai akhirnya mereka beradu tarung namun baru beberapa jam berlalu Kronus berhasil menusuk perut Hayata hingga bolong tapi Hayata juga berhasil menusuk dada Kronus hingga bolong dan keduanya akhirnya jatuh di alam semesta yg berbeda namun Kronus tiba-tiba saja bangkit sambil melesat mencoba menghajar Hayata namun disini datang 2 orang berjubah yg menolong Hayata. Kemudian datang lagi 10 orang lainnya lalu sebelas orang ini melepas jubahnya dan ternyata mereka semua adalah Hayata dari alam semesta yg lain dan disini mereka semua langsung berubah ke wujud Konstelasi bintang mereka masing-masing atau disebut wujud Norma Star, Sementara itu di alam bawah sadar Hayata ia bertemu dengan DG yg mencoba mengambil alih badan Hayata dan saat Hayata hendak menghajarnya ia berubah menjadi orang tua yg membuat Hayata memberhentikan tinjunya dan itu terus berulang sampai akhirnya Hayata menyerah dan tubuhnya mulai diselimuti oleh cairan ungu kemudian disaat sedang terperangkap ia memejamkan matanya kemudian bermimpi bertemu dengan sesosok anak kecil.
▪Hayata:"Hei siapa kamu"
▪Anak Kecil:"Kenapa kau masih hidup ?"
▪Hayata:"Tentu saja aku masih hidup, Kegilaan tadi tiada apa-apanya dan biar aku ulangi siapa kamu ?"
__ADS_1
▪Anak kecil:"Aku adalah kamu dan kamu adalah aku, Tapi kenapa kau masih baik-baik saja setelah kehancuran mental yg parah"
▪Hayata:"Hei apa yg sedang kamu bicarakan, Mentalku memang pernah hancur tapi aku sudah mulai kebal dan kenapa kau bertanya seperti itu"
▪Anak kecil:"Aku tak menyangka diriku di masa depan sangatlah kuat"
▪Hayata:"Yeah aku bisa seperti ini berkat bapak, seandainya dia masih hidup"
▪Anak kecil:"Apa bapak sudah mati ?"
▪Hayata:"Yah, bapak sudah mati"
▪Anak kecil:"Apa kamu sedih, kamu terlihat berkaca-kaca"
▪Hayata:"Jadi kau melihatnya ya, maaf ya"
▪Anak kecil:"Tak apa, lagi pula aku senang bisa mengobrol denganmu dan apa kau tau. Aku bukanlah dirimu dimasa lalu tapi aku adalah kamu, Aku perwujudan dari dirimu yg sekarang"
▪Hayata:"Apa...... Apa maksudmu"
▪Anak kecil:"Sekarang bangkit dan lawanlah rasa takutmu, jangan takut aku akan membantumu"
Disisi lain DG yg berhasil mengambil alih badan Hayata langsung membantu tuannya untuk mengalahkan 10 Norma Star dan disini pertarungan menjadi berat sebelah karena badan Hayata yg diambil alih, Namun tiba-tiba DG seperti kehilangan kendali dalam tubuh Hayata dan membuat Hayata kembali pingsan kemudian hal itu dimanfaatkan oleh 10 Norma Star lainnya. Setelah itu Kronus meniupkan sebuah terompet dan tiba-tiba muncul sesosok raksasa yg merupakan perwujudan dari Orion Star melihat hal itu akhirnya Norma Star membagi menjadi 2 kelompok dimana 3 orang melawan Kronus sementara sisanya mengurus Orion dan 3 orang yg melawan Kronus adalah Erickson yg merupakan Hydra Star, Nia Wimalasari yg merupakan Lynx Star dan Ahmad Benjamin yg merupakan Draco Star sementara 8 sisanya yaitu Diva seorang Andromeda Star, Ridwan seorang Aquila Star, Siti seorang Virgo Star, Akbar seorang Taurus Star, Rere seorang Vulpecula Star, Jonathan seorang Monoceros Star/ Unicorn Star, Ethan seorang Perseus Star, dan Nathalia seorang Apus Star sekaligus Aquarius Star. Kemudian mereka semua mulai bertarung sementara Hayata dirawat oleh Aries seorang Aries Star dan setelah cukup lama bertarung akhirnya Orion dapat dikalahkan dan Kronus dapat di pojokan namun seperti tak kehabisan kekuatan Kronus berubah bentuk menjadi Anubis dengan wujud Anubis-nya ia membantai semua Norma dan kini keadaan menjadi terbalik dimana para Norma yg telah dipojokkan oleh Kronus, Namun tak kehabisan tenaga para Norma berubah wujud mereka menjadi wujud bintangnya masing-masing. Disini hanya 9 Norma yg bertarung sementara 2 lainnya mengobati Hayata yakni Siti dan Aries yg sibuk mengobati Hayata, Pertarungan kembali di mulai dengan begitu gilanya dan disini Ahmad dan Erickson berubah menjadi begitu besar.
Informasi:
•Dalam pertempuran kali ini banyak sekali korban jiwa dari kedua belah pihak dan karena kedua pemimpin mereka menghilang membuat keduanya tak melakukan pergerakan sehingga terciptalah kedamaian sesaat ini untuk beristirahat dan berduka untuk seluruh korban gugur dan juga untuk mempersiapkan pasukan baru
•Luca Prime yg diakses Hayata merupakan sebuah wujud khusus dan spesial yg dapat diakses dengan banyak kekuatan dan yg Hayata akses adalah Luca Prime Mode Beta
•Para Norma yg membantu Hayata merupakan kembarannya di alam semesta yg lain
•Hayata telah memperhitungkan setiap hal dalam perang kali ini maka dari itu ia berkeliling alam semesta untuk mengumpulkan aliansi yg dimana semua aliansi itu ia tempatkan diluar alam semesta yg sekarang ini untuk menjadi kartu cadangan seandainya mereka kalah maka aliansinya ini yg akan melanjutkannya
•Setiap Norma memiliki kekuatan berdasarkan 88 Konstelasi bintang modern dan satu orang dapat mengakses lebih dari satu bintang
Disisi lain Mira dan Kanazawa telah di obati untuk luka-luka yg mereka terima dan mereka semua masih kaget akan pintu dimensi yg terbuka sendiri kemudian menghilang sendiri dan tiba-tiba Seita milik Hayata datang kemudian bersujud di depan Mira dan yg lain kemudian berkata "Maaf Kan aku karena telah meninggalkan kalian begitu lama, Tapi jangan risau karena aku akan kembali dalam beberapa bulan lagi" kemudian tiba-tiba saja Hayata terbangun dari pingsannya dan seketika seluruh lukanya sembuh kembali.
__ADS_1