Prototipe: Penguasa

Prototipe: Penguasa
Penguasa : The Journey


__ADS_3

5 tahun telah berlalu sejak kepergian Hayata dan kini semuanya sudah kembali normal mulai dari kerajaan Kuroto dan Yamato yg kembali berdiri, Kembalinya kehidupan yg tentram serta kedamaian yg akhirnya dapat dirasakan oleh Mira, Laras, Erisa dan Jian setelah berkali-kali melakukan perang habis-habisan yg tiada henti, disini mereka telah mengambil pekerjaan yg berbeda-beda. Mira menjadi bos di sebuah perusahaan yg telah ia kembangkan sendiri, Laras yg menjadi kepala sekolah di sekolahnya sendiri, Erisa yg memiliki bengkelnya sendiri serta Jian yg kini menjadi guru berpedang, Setelah itu mereka semua akan berkumpul saat pukul 6 malam untuk mengobrol setelah bekerja seharian penuh.


▪Erisa: "Apa kalian masih belum mendapat kabar dari Hayata ?"


▪Mira: "Belum nih, Hei Laras apa kakakmu belum memberikan informasi baru mengenai Hayata ?"


▪Laras: "Belum, kata kakak mereka masih melakukan pencarian namun belum ada tanda-tanda dari Hayata"


▪Jian: "Kalian sepertinya sangat dekat dengan Hayata ini sampai-sampai terus mencarinya seperti itu, Memangnya apa spesial-nya sih si Hayata itu ?"


*Kuroto dan Yamato masuk ke dalam rumah*


▪Kuroto: "Hei nona, Kau sepertinya baru berada disini ya. Biar kuberitahu padamu mereka ini sangat mencintai Hayata bahkan rela mencarinya hingga tua"


▪Yamato: "Dia benar lagi pula Hayata adalah poin yg sangat penting untuk mengalahkan DG dan Kronus disuatu saat nanti karena hanya dia dan Ivan-lah yg mampu menyaingi DG dan Kronus"


Tak lama setelah pembicaraan itu tiba-tiba seorang pelayan yg bernama Marvellous datang dengan muka panik sambil membawakan beberapa berita buruk mulai dari munculnya sebuah papan peringkat misterius di seluruh alam semesta serta munculnya bajak laut luar angkasa yg berasal dari Dark World mulai menginvasi beberapa planet, Mendengar hal itu akhirnya Mira bersama yg lainnya mulai bersiap-siap dan langsung melesat menuju salah satu planet yg sudah di invasi. Sesampainya di planet tersebut mereka merasakan ada hal janggal yg terjadi disini karena banyaknya tanda-tanda bekas pertarungan yg baru saja terjadi disini kemudian mereka mulai mencari para penduduk yg selamat namun saat mereka menemukan para penduduk yg selamat mereka justru seperti sedang berterima kasih kepada langit dan saat ditanya para penduduk berkata jika mereka baru saja di tolong oleh seorang malaikat putih dan seorang Iblis biru yg sangat kuat saling bekerja sama, Setelah itu Mira dan yg lainnya mulai pergi ke planet-planet yg sudah diinvasi dan hasilnya sama semua mulai dari bekas pertempuran yg masih baru serta pernyataan dari para penduduk yg sama. Setelah itu mereka mulai berpikir siapa yg dapat melakukan ini dan kemudian datang seseorang bernama Lazarus yg entah datang dari mana berkata sambil memegang sebuah kitab:


"Malaikat dan Iblis bekerja sama untuk membunuh sang Tuhan palsu yg ingin mengambil kebebasan mereka. Sebuah kisah perjalanan sang malaikat dengan si iblis baru saja dimulai. Aku adalah Lazarus sang pembaca kitab"


Kemudian Mira mulai bertanya mengenai maksud dari apa yg dibicarakan oleh Lazarus dan Lazarus-pun berkata "Kita sebagai manusia hanya bisa melihat dan menunggu karena tak ada yg bisa kita lakukan selain itu dan jika manusia memaksakannya maka mereka akan mati dengan cepat, semuanya akan berakhir dengan datangnya 2 pemenang" setelah itu Larazarus mulai menghilang di bayang-bayang kegelapan, Setelah mendengar perkataan dari Lazarus Yamato dan Kuroto mencoba menelaah setiap kata-kata Larazus dan setelah cukup lama menelaah Yamato dan Kuroto langsung terbang pergi sementara yg lainnya masih bertanya-tanya mengenai siapa yg baru saja mengalahkan para bajak laut tersebut dengan begitu cepatnya. Saat sedang berfikir tiba-tiba Mira dan yg lain mendapat kabar bahwa ada 2 orang berjubah yg ingin bertemu dengan Mira dan yg lainnya di planet Schein, Setelah Mira sampai di planet Schein mereka langsung diarahkan ke sebuah ruangan oleh Fatimah dan sesampainya di ruangan tersebut mereka semua telah ditunggu oleh kedua pria berjubah ini serta beberapa menteri yg ada. Disini kedua pria tersebut meminta agar planet Schein dipindahkan ke Light World secepatnya namun hal ini langsung di tentang oleh menteri pertahanan dan menteri alam, Mereka menganggap hal itu sebagai suatu hal yg gila dan kemungkinan planet Schein tak akan bertahan di dimensi tersebut namun kedua pria ini meyakinkan mereka semua agar segera memindahkan planet ini bersama beberapa planet lainnya karena dimensi ini akan menjadi tempat penentuan takdir setiap makhluk yg ada. Disini Mira, Laras, Jian dan Erisa mempertanyakan maksud dari perkataan mereka dan apa keuntungannya jika mereka memindahkan planet ini lalu kedua pria ini mengeluarkan sebuah kubus hitam dengan corak unik yg berwarna merah biru kemudian salah satu dari mereka berdua menaruh tangan kanannya diatas kubus dan boom tiba-tiba ruangan pertamuan menjadi seperti diluar angkasa yg disana mereka melihat sebuah pintu es yg sangat amat besar seperti sedang di dobrak dari dalam berkali-kali. Kemudian semuanya kembali seperti semula dan tiba-tiba ada yg kengetuk pintu ruangan dan saat dibuka ternyata seorang bawahan yg datang untuk memberikan laporkan bahwa ada sebuah pintu es raksasa yg muncul di ujung galaksi Poku, Mendengar hal itu membuat semua orang yg ada di dalam ruangan menjadi ketakutan serta kaget akan suatu kebetulan ini dan beberapa menteri menganggap jika ini merupakan akal-akalan yg dilakukan 2 pria berjubah ini agar planet Schein segera pergi namun mereka kembali meyakinkan semuanya sambil membuka jubah dan topeng mereka kemudian memberikan hormat kepada semuanya sambil berkata "Kami adalah utusan dari tuan Hayata, Dia menyuruh kami melakukan hal ini serta ia meminta kami agar memberikan ini tas ini. Dia berpesan agar kalian semua secepat mungkin memindahkan Schein sebelum terlambat". Setelah memberikan tas kepada kepada Laras mereka berdua langsung menghilang dan saat dibuka ternyata tas tersebut berisi 5 surat dari Hayata, selembar cetak biru serta 2 buah peta kemudian Mira dan yg lain mencoba membaca semua surat yg ada, Surat-surat tersebut berisikan :


Surat 1 :


"Untuk Laras dan Erisa, Aku meminta agar kalian mengikuti peta pertama yg berwarna putih kuning. Ikuti setiap petunjuk yg ada dan jangan sampai ada seorang pun yg mengikuti kalian serta dapatkanlah pedang dan pukulan yg kusembunyikan disana"


Surat 2 :

__ADS_1


"Untuk Jian, Aku meminta agar kau pergi ke planet Aqura, Cari sebuah Katana disana letaknya diatas sebuah gunung dibawah pohon sakura. Cabutlah pedang tersebut dari tempatnya"


Surat 3 :


"Kepada seluruh D.K, Aku meminta agar kalian segera menyiapkan mental dan fisik kalian jika tak ingin mati dengan cepat serta kalian harus menguasai Horishi secepat mungkin"


Surat 4 :


"Bagi seluruh warga Schein dan seluruh manusia bumi, Kalian memiliki waktu sekitar 6 tahun untuk membuat Boost Hollow yg sudah kuberikan cetak birunya kepada kalian jika tidak maka kalian semua akan mati dan aku tak bisa menolong kalian lagi"


Surat 5 :


"Bagi teman-temanku aku minta maaf karena belum mengabari kalian selama 5 tahun belakangan ini karena aku terlalu sibuk mempersiapkan sesuatu yg amat besar, aku berharap kalian mengikuti apa yg aku pesankan karena ini semua demi kalian khususnya kepada Mira, Laras, Jian, Erisa, Dan Fatimah. Aku memohon kepada kalian berlima agar berlatih dengan serius dan aku berjanji akan menemui kalian setelah perang usai, Aku menyayangi kalian semua"


Setelah membaca surat kelima tiba-tiba Mira, Laras, dan Erisa langsung salah tingkah karena kata-kata terakhir Hayata sementara Jian masih bingung harus bagaimana menanggapinya, Sementara Fatimah hanya bisa tertawa melihat Laras dan yg lain menjadi salah tingkah. Keesokan harinya Mira dan yg lainnya memulai perburuan harta karun sementara Fatimah dan menteri-menteri lainnya sibuk membuat Boost Hollow, Beberapa tahun berlalu dan Laras sudah mendapatkan pedang yg dimaksud Hayata begitu juga dengan Erisa yg sudah mendapatkan sebuah sarung tangan disisi lain Jian juga telah mendapatkan Katana yg dimaksud Hayata dan Boost Hollow sudah selesai dibangun. Setelah itu mereka semua berkumpul di planet Schein untuk membicarakan langkah selanjutnya jika perang yg dimaksud Hayata benar-benar terjadi tapi semuanya masih belum tau siapa yg akan di lawan Hayata kali ini apakah DG dan Kronus kembali atau ini merupakan musuh baru, Saat sedang berunding tiba-tiba datang sebuah armada besar dari atas langit serta 2 orang misterius dengan jubah hitam dan saat kedua orang ini menginjakan kaki di planet Schein tiba-tiba terasa sebuah Aura yg sangat mengintimidasi dan membuat semua orang menangis ketakutan bahkan sangkin kuatnya Aura orang ini sampai membuat semua orang yg ada langsung menunduk memberikan hormat dengan otomatis layaknya seorang bawahan memberi hormat kepada rajanya hal ini dialami oleh semua orang yg berada di planet Schein termasuk Mira dan yg lainnya yg dimana mereka semua langsung memberi hormat secara otomatis, Setelah dirasa cukup orang ini langsung menutup Auranya rapat-rapat dan setelah itu kedua orang ini mulai membuka jubahnya yg ternyata orang tersebut adalah Hayata dan Ivan. Mira dan para gadis lainnya langsung berlari memeluk Hayata sambil mengeluarkan air mata namun dari kejauhan Jian hanya terdiam dan malu-malu namun Fatimah menyuruhnya untuk ikut memeluk Hayata juga dan dengan malu-malu dia berjalan ke arah Hayata lalu ikut memeluknya, Setelah pelukan hangat itu Fatimah dan yg lainnya mempertanyakan armada apa yg ada dibelakang Hayata dan Hayata pun menjelaskan jika itu adalah anak buah Ivan dari Light World dan Hayata berkata jika ia seorang lah yg mampu membuka jalan menuju Light World. Namun setelah selesai menjelaskan para pasukan Ivan berkata "Kau salah wahai tuanku walau kami adalah pasukan dari tuan Ivan tapi kami akan selalu siap untuk membantu sang penguasa" mendengar hal itu Mira kaget dan menanyakan kepada Hayata apa maksud dari sang penguasa, Kemudian Ivan mulai menjelaskan maksudnya kepada Mira:


Mendengar hal itu membuat para menteri menjadi ketakutan begitu pun dengan para warga mereka mulai menganggap Hayata sebagai monster namun Fatimah menyadarkan semua orang dan meyakinkan kepada mereka bahwa Hayata merupakan satu-satunya harapan hidup mereka, Setelah itu Hayata dan Ivan mulai menginap didalam Hotel. Keesokan paginya Hayata mulai mendatangi sebuah sekolah bela diri dan disana Hayata bertemu dengan anak-anak umur 15 tahun yg menginginkan kekuatan yg kuat serta disana terdapat banyak sekali senjata yg digunakan mulai dari pedang, tombak, panah, dll melihat hal itu Hayata mulai membuat surat lamaran dan bekerja disana, Melihat bahwa orang terkuat mendaftar kerja disini membuat bos yg bernama Bobby langsung bersemangat dan ia juga langsung menerima Hayata tanpa tes serta memberinya sebuah ruang mengajar VIP. Keesokan harinya Hayata langsung mulai mengajar dan disini terdapat 7 murid 4 laki-laki dan 3 perempuan disini setiap murid yg Hayata pegang merupakan murid-murid dengan nilai teratas dari yg terbaik diantara murid lainnya, Hayata mulai dengan perkenalan namanya dan saat ingin mengajar salah satu muridnya mengolok-olok Hayata sambil berkata "Kami murid teratas jadi apa gunanya kami belajar, kami sudah mengalahkan semua guru yg ada disini jadi untuk apa kami belajar lagi" mendengar hal itu Hayata langsung mengajak ke tujuh murid tersebut untuk latih tanding dengannya kemudian mereka berpindah ke arena dan bersiap-siap untuk memulai pertarungannya.


Informasi:


•Berikut adalah informasi mengenai murid Hayata dan keahliannya Hayata:


1.Okuta, 16 tahun, pemain pedang pendek, tak ahli dalam sihir, kelemahan terlalu bersemangat dan ceroboh, kelebihan memiliki kecepatan yg tinggi dan mampu menyelinap kebelakang musuhnya dengan begitu mudahnya ia juga seorang penyemangat di tim ini sifat pantang menyerahnya membuatnya menjadi pensupport semangat dan memiliki julukan Little Fire


2.Yagami, 17 tahun, pemain sabit panjang, sangat ahli dalam sihir, kelemahan tak ada, kelebihan dapat menghilangkan hawa keberadaannya dan muncul secara tiba-tiba di belakang musuhnya dan sabitnya terbuat jadi campuran besi dan racun yg membuat musuhnya mati kesakitan dan memiliki julukan Little Shinigami


3.Danzo, 18 tahun, pemain pedang besar, tak bisa sihir, kelemahan respon lambat serta sering terkena serangan dari belakang, memiliki ketahanan fisik yg paling kuat diantara yg lain walau lambat namun serangannya sangat fatal dan memiliki julukan Big Rock

__ADS_1


4.Hachi, 17 tahun, pemain tanpa senjata (Tangan Kosong), cukup mahir dalam sihir, kelemahan tak ada, kelebihan memiliki ketahanan fisik yg tinggi mampu mengalahkan pengguna senjata hanya dengan tangan kosong saja serta memiliki kekuatan pukulan yg cukup tinggi dan memiliki julukan The Fingers karena sering membunyikan jarinya sebelum bertarung


5.Nana, 15 tahun, pemain tombak, kelemahan malu-malu dan selalu ragu-ragu, kelebihan memiliki kecepatan yg tinggi dan mampu menyelinap ke bagian belakang musuh dengan cepat serta memiliki julukan Neko-chan


6.Wanda, 18 tahun, pemain pedang panjang, sangat mahir dalam sihir, kelemahan tak ada, kelebihan memiliki ketahanan fisik yg tinggi dan dapat membaca rapalan sihir sambil berpedang serta memiliki julukan Wicth Fighter


7.Yukki, 17 tahun, pemain panah, mahir dalam sihir, kelemahan tak percaya diri, kelebihan mampu memanang dengan tepat dari ketinggian 50 meter dan memiliki julukan The Arrow


•Para murid ini dulu pernah menantang semua guru secara bersamaan untuk melawan tim mereka yg diberi nama Butterfly


Setelah semuanya siap mereka semua berkumpul di arena dengan penonton yg begitu banyak mulai dari guru maupun murid bahkan sampai warga sekitar, disini tak banyak yg tau mengenai Penguasa dan siapa Hayata yg sesungguhnya. Yg mereka tahu hanyalah Hayata merupakan seorang guru baru yg ditantang oleh Butterfly, Setelah itu pelindung-pun dinyalakan agar penonton tak terkena serangan saat pertarungan berlangsung dan kemudian pertarungan dimulai. Beberapa menit berlalu dan dari kedua belah pihak hanya terdiam saja tak ada yg bergerak disini Okuta dan Wanda mencoba memanas-manaskan Hayata agar ia menyerang terlebih dahulu namun Hayata tak menggubris hal itu dan ia hanya diam sambil menutup matanya sambil melipat kedua tangan, melihat Hayata yg hanya terdiam akhirnya Okuta, Hachi dan Nana mencoba maju menghampiri Hayata dan Yagami yg mencoba menyerangnya dari belakang namun saat mereka baru mencapai 10 meter di depan Hayata tiba-tiba Hayata mengeluarkan Auranya yg membuat seluruh Butterfly menunduk tak berkutik bahkan Nana, Okuta, dan Yukki sampai menangis sementara sisanya merinding ketakutan dan saat Wanda melihat seluruh julukan Hayata ia langsung muntah darah bahkan keluar darah dari matanya. Setelah itu Wanda, Yagami, Hachi, Nana, dan Yukki langsung menyatakan dirinya telah menyerah namun Okuta merasa ini tak adil namun Wanda meyakinkan Okuta jika yg mereka lawan bukanlah manusia biasa melainkan seorang dewa dan disini Danzo hanya terdiam, Setelah pertarungan itu para Butterfly pergi berkumpul di sebuah ruangan sambil membicarakan mengenai Hayata sensei dan disini Wanda langsung memberitahu Julukan apa saja yg telah didapat Hayata sensei.


"Dia sangat gila, sudah ada triliunan julukan yg telah ia dapat. Mungkin akan ku sebutkan satu-satu yakni ada Penguasa, The God, The Imortal, The Fire, Shinigami, Devil Hunter, God Hunter, The Killing God, The Killing Devil, The Chef, The Hunter, Apex, The Ancient Fighter, The Pheonix, The Master Archer, The Hunting Skill, The Strongers, The Faster, User all weapon, The Colector, The Mana, The Sun, The Moon, The Star, Guardian, The Dimension Key, The Super Explorer, The Oksigen, The Venom, The Smoke, The Blood, The Wind, The Explosion, The Chaos, The Black Hole, The Big Bang, The Dimension Creation, The Destroyers, The Creation of Future, The Creation of Timeline, The Choose dan lainnya. Jika kusebutkan semua mungkin akan selesai saat kita sudah tua karena itu terlalu banyak dan aku hanya menyebutkan apa yg aku ingat saja, aku permisi ke kamar mandi dulu aku kepengen muntah lagi."


Setelah mendengar hal itu membuat Okuta, Nana, Yukki, dan Danzo makin takut akan Hayata dan ingin sege4a meminta maaf kepadanya namun berbeda dengan mereka Hachi dan Yagami justru merasa tertarik dengan Hayata yg kata penduduk sekitar ia merupakan satu-satunya orang yg pernah masuk ke Light World dan memiliki Kuadriliunan pengikut disisi lain Wanda justru menyukai Hayata dan ia merasa bahwa Hayata akan membawanya menuju puncak dengan mudah. Keesokan harinya Okuta, Nana, dan Yukki telah menyiapkan berbagai macam hal untuk meminta maaf kepada Hayata sensei namun setelah menunggu datang seorang guru yg memberitahukan kepada Butterfly jika Hayata sensei tak dapat hadir kali ini karena ia sedang ke benua Padang tepatnya dikota Salero yg terkenal dengan hidangannya yg memukai dan mendengar hal itu mereka semua langsung pergi ke kota tersebut menggunakan sebuah pesawat dan setelah 7 jam akhirnya mereka sampai di benua padang dan langsung mencari informasi mengenai Hayata sensei namun setelah 2 jam mencari mereka tak menemukan apapun, Kemudian saat sedang beristirahat di sebuah rumah makan mereka di datangi oleh seorang agent bernama Nine yg bertanya apakah mereka merupakan Butterfly dan Wanda pun menjawab "Iya kami adalah Butterfly" kemudian mereka diajak oleh sang agent untuk pergi ke tempat Hayata. 1 jam berlalu dan akhirnya mereka bertemu dengan Hayata yg sedang di tambahkan lagi segelnya dan melihat hal itu membuat semuanya makin takut dengan Hayata karena pertarungan yg kemarin hanyalah 10% kekuatannya saja dan itu sudah hampir membunuh Wanda, Setelah penyegelan Okuta, Nana dan Yukki memberi hadiah sebagai permintaan maaf kepada Hayata sensei. Setelah itu mereka semua berjalan-jalan sambil menyicipi makanan-makanan yg ada di kota Salero ini dan disini Hayata sedikit bercerita mengenai dirinya yg merupakan orang dari dimensi lain yg terpental ke sini dan ia jugalah yg membawa adat budayanya ke planet ini mulai dari tradisi, makanan, dan bahasa sudah ia bawa. Setelah 8 jam berjalan-jalan akhirnya mereka kembali ke ibu kota dan beristirahat dirumah masing-masing, Keesokan harinya Hayata sudah kembali mengajar disini ia memberikan tips dan trik kepada Butterfly dan melakukan latih tanding setiap seminggu sekali dan ia sering mengganti mengacak tim seperti Wanda dan Okuta namun besoknya Wanda dan Nana hal ini agar setiap Butterfly dapat memahami kelemahan dan kelebihan rekannya. 6 bulan berlalu dan Butterfly sudah memenangkan 2 turnamen yakni turnamen internasional dan turnamen antar planet kini mereka telah bersekolah di sekolah Certair Adolescent (CA) yg merupakan sekolah Elite dan setiap tahunnya hanya menerima 1000 siswa dari miliaran planet sekolah ini berletak di luar angkasa di atas batu mengambang dan sekolahnya selalu berpindah tempat mengikuti rotasi yg telah ada dan kepala sekolahnya adalah Henry Vincent, Disini Hayata meminta kepada Butterfly agar tak memberitahu namanya kepada siapapun dan jika ada yg bertanya "Siapa yg memasukkan kalian kesini maka jawab saja pak Benjamin yg memasukkan kami kesini". Setelah itu Hayata dan Ivan kembali ke bumi untuk bertemu dengan keluarga mereka masing-masing.


Informasi:


•Keris yg diberikan oleh nenek Teo telah diberikan kepada Teo sebelum ia pergi ke Light World, keris ini bernama


•Sarung tangan yg di dapatkan Erisa memiliki gambar seorang karakter wayang di tempurung tangannya dan sarung tangan ini cukup panjang yakni dari ujung jadi sampai siku dan terdapat besi berwarna emas di beberapa sisinya yg nantinya jika Erisa mengepalkan kedua tangannya dan menyatukannya maka armor Gatot kaca akan keluar


•Pedang Hayata yg bernama Noir telah diberikan ke Fatimah saat sebelum Hayata pergi ke Light World dan kini Hayata menggunakan sebuah pedang bernama Ragnarok yg terbuat dari Besi Utonium, Metal Engine, Rotten Hunt dan Tulang Gshark. Pedang ini dinamakan Ragnarok yaitu karena Ragnarok adalah sebuah peristiwa yg membunuh banyak dewa-dewi serta manusia pada zaman dahulu dan pedang ini dapat melakukan hal yg sama lagi hanya dengan dijatuhkan. Pedang ini memiliki resiko yakni jika Hayata menjatuhkannya ke tanah maka tanah yg dibawahnya akan mati dan itu akan terus merambat sampai seisi planet ma9ti lalu menghilang seperti debu.


•Selama perjalananya bersama Ivan nyatanya Hayata tak hanya diam di Light World namun ia pergi ke God World dan ke Dark World setelah menguasai Light World


Setelah Hayata dan Ivan pergi ke Bumi ada seseorang yg menutup portal dan menyegelnya sehingga Hayata dan Ivan tidak bisa kembali. Disisi lain Kuruto dan Yamato sedang berkeliling galaksi Poku untuk memperbaiki apa saja yg rusak. Sesampainya di bumi Ivan langsung pergi ke rumah lamanya, Semetara Hayata/Teo kembali ke nenek nya disana mereka mengenang masa lalu sambil membicarakan apa yang sedang tarjadi baru-baru ini. Seminggu berlalu setelah melepas rindu mereka memutuskan untuk kembali ke planet Schein namun saat hendak membuka portal mereka justru tak bisa membukanya seperti ada yg menyegelnya dari luar disini mereka terkurung dan tak bisa kembali ke planet Schein, mereka mencoba mencari cara agar dapat kembali secepatnya karna perang besar akan segera di mulai. Beberapa jam berlalu semua cara sudah mereka coba namun tak ada yg berhasil, disini Ivan mengusulkan agar Hayata menggunakan Auranya dengan waktu 0,0001 detik kemudian menutupnya lagi agar segel dari luar dapat hancur, kemudian Hayata pun mecobanya dan itu berhasil menghancurkan segelnya. Setelah segelnya hancur dan mereka lansung memebuka portal dan kembali ke planet Shein secepatnya. Namun semuanya terlambat perang sudah di mulai banyak korban yg berjatuhan disisi lain Kronus dan DG telah berhasil keluar dan kini planet Shein dalam bahaya yg membuat para menteri mau tak mau harus menggunakan Boost Hollow dan meninggalkan prajurit yang ada demi keamanan planet Schein disini Koroto dan Yamato telah menggerahkan seluruh pasukannya untuk membantu prajurit kekaisaran yg ada, disaat semuanya bertarung Irish dan yg lain justru membuat sebuah rapalan mantra yang disiapkan sebagai kartu As terakhir jika Hayata dan Ivan tak kunjung datang namun Hayata dan Ivan justru datang disaat yg ia dibutuhkan.

__ADS_1


Beberapa jam sebelum Hayata dan Ivan datang Mira, Jian dan Erisa sedang bertarung melawan Kronus sementara Laras sedang melawan pasukan DG yg berjumlah triliunan orang disisi lain Fatimah dan 5 teman Hayata sedang menahan para pasukan musuh yg hendak menyerang planet Schein yg sedang bersiap-siap menggunakan Boost Hollow dan Irish bersama Guardian Cosmic lainnya tau bahwa mereka tak akan menang tanpa Hayata dan Ivan dan mereka berencana menggunakan sebuah sihir terlarang yg bernama Gigan Soul Hunt yg membutuhkan waktu 7 jam untuk merapal mantranya. Kemudian Mira yg sudah babak belur mencoba menahan sebuah serangan bola raksasa dari Kronus yg mengarah kepadanya namun saat hendak menahannya tiba-tiba sebuah keris dari atas langit dan mendarat tepat dibekalang Mira lalu seketika bola raksasa yg hendak menabrak Mira seperti dihisap oleh sesuatu dan kemudian terbuka banyak sekali lubang yg mengelilingi Kronus dan mulai mengeluarkan bola-bola yg lebih kecil lalu mulai membombardirnya disisi lain Laras dan Fatimah yg berada di medan perang tiba-tiba dibantu oleh seseorang yg memporak-porandakan bagian belakang musuh dan ternyata orang tersebut adalah Ivan yg sukses menghabisi setengah pasukan musuh dan kini pertarungan antara Ivan melawan DG kembali dimulai. Ivan dengan from Light Imperium sedangkan DG dengan from Dark Logium dan setelah keduanya berubah kewujud fromnya masing-masing akhirnya pertarungan pun dimulai disini kedua belah pihak tak ada yg memakai senjata ataupun armor mereka bertarung menggunakan tangan kosong sahaja, Disisi lain Kronus yg merasakan hawa Hayata langsung berkata "Datang juga kau Hayata mari kita adu apimu dengan apiku siapa yg dewa api sesungguhnya, Aku Usui Noragami menantangmu bertarung menggunakan Flame nova" mendengar hal itu Hayata langsung menunjukan dirinya kemudian keduanya masuk ke from Flame-nya masing-masing kemudian pertarungan panas pun terjadi dengan kecepatan tinggi mereka berdua melesat kesegala arah bertarung sampai tak terlihat kemudian masuk ke Back World dan terus bertarung disana dengan kedua tangan mereka berdua bertarung dengan ideologi masing-masing. Kronus atau usui memiliki pemikiran bahwa manusia adalah makhluk perusak dan harus diberi siksa neraka baru boleh hidup sementara Hayata memiliki pemikiran "Aku tak peduli apa yg ada diluar sana selama mereka tak melukai keluargaku aku tak akan peduli selama bukan keluargaku yg menyuruhku, aku hanya fokus pada diriku dan keluargaku. Menjadi orang beriman adalah impianku namun apalah daya tangan ini sudah kotor dengan darah". Disaat Hayata dan Ivan bertarung datang seorang wanita yg mengaku sebagai calon istri pertamanya dihadapan Mira dan yg lain, Mira yg sedang diobati langsung mengoceh marah-marah kepada wanita itu dan Mira berkata "Apanya calon istri, kami sudah bertarung mati-matian dan kau hanya menontonnya saja ? Istri macam apa kau" mendengar perkataan Mira membuat wanita ini marah dan berkata "Aku Kanazawa Onimaki akan membuktikan kepada kalian semua bahwa aku jauh lebih kuat dibanding kalian semua" setelah itu Kanazawa berubah ke wujud Iblisnya dengan warna merah darah kemudian melesat sampai akhirnya ikut masuk ke Back World. Setelah itu dengan pedang besarnya Kanazawa mulai membantu Hayata melawan Usui sampai kembali ke Human World dan kemudian Hayata dipukul dengan sangat keras sampai akhirnya ia pingsan diatas tumpukan batu lalu Kanazawa menggunakan suatu jurus 3 Fingers yg membuat Usui kembali tersegel untuk beberapa tahun kedepan kemudian DG datang setelah berhasil mengalahkan Ivan, Disini DG mulai memprovokasi semua orang yg ada mulai dari Mira, Laras, Jian, Erisa, dan Kanazawa, Provokasi DG membuat semua orang memanas namun tiba-tiba muncul kabut yg sangat tebal menyebar keseluruh tempat pertarungan dan karena keheranan membuat pertarungan berhenti. Semua terheran kenapa bisa ada kabut diluar angkasa tiba-tiba terasa sebuah Aura yg sangat mencekam membuat semua orang langsung menunduk memberi hormat mereka semua sangat ketakutan akan Aura ini bahkan DG sampai ikut menunduk kemudian Hayata datang dari belakang DG dengan From api birunya yg berarti Hayata sedang dikendalikan sang Nova, Disini sang Nova berkata "Sudah kubilang untuk tak menyentuh anak ini tapi kau masih menyentuhnya maka kau akan mendapatkan ganjarannya dariku" setelah kata-kata itu Hayata langsung melesat melebihi cahaya yg membuat orang ketakutan akan kecepatan gila yg mereka lihat karena 1 detik Hayata sudah memukul DG sebanyak 1000x. Lalu di tengah kegilaan ini Ivan yg babak belur dan baru bangun dari pingsan-nya mencoba menghentikan Hayata namun baru beberapa langkah tiba-tiba Ivan dipukul sampai terpental keluar galaksi Poku, Melihat hal itu membuat yg lain jadi tak berani menghentikan Hayata dan dengan amarah yg menggebu-gebu Hayata menghajar habis DG. Kemudian Ivan kembali bangkit dan berkata kalau segel Hayata harus ditekan agar dia kembali sadar kemudian Mira dan yg lain mulai menekan segelnya begitu juga dengan Ivan dan semua orang yg memegang segel Hayata mereka semua menekan segelnya secara serentak dan itu membuat Nova kembali tersegel, Setelah itu Hayata pingsan selama 2 minggu lamanya dan selama pingsan Hayata berbicara banyak bersama Nova yg ternyata seseorang yg dianggap Dewi oleh semua orang karena kehebatannya dimasa lalu dalam menggunakan berbagai jenis api dan kemudian saat terbangun Hayata membicarakan soal menikah dengan Mira dan yg lain karena Hayata tau bahwa Mira dan yg lainnya sudah lama menyukai Hayata namun Hayata belum siap pada saat itu dan memilih untuk menikmati hidupnya dulu serta mencari arti kebenaran yg ia cari. Mendengar Hayata ingin menikah membuat Mira dan yg lain bersemangat khususnya Mira dan Kanazawa lalu mereka semua mulai melakukan undian ulang untuk menentukan urutan istri Hayata namun Hayata yg kaget berkata "Oi oi oi oi, aku tau kalian berlima menyukaiku tapi tak mungkin semuanya kunikahi, bisa habis hidupku ini" namun Mira dan Kanazawa justru berkata "Apa masalahnya mempunyai istri 5, lagi pula kami semua akan melakukan apapun agar menjadi istrimu, tak apa walau harus berbagi" Setelah itu mereka-pun melakukan undian yg dimana Mira menjadi istri pertama, Laras istri kedua, Jian istri ketiga, Erisa istri keempat, dan Kanazawa istri kelima, melihat hal ini Hayata hanya bisa tertawa bahagia.


__ADS_2