Prototipe: Penguasa

Prototipe: Penguasa
Penguasa : To the Frist Great war


__ADS_3

Mendengar penjelasan tersebut Hayata langsung meminta agar kepemimpinan di kekaisaran Weltzentrum diambil alih olehnya dan Fatimah yg mendengar hal itu langsung menyetujuinya kemudian Hayata langsung menuju ke pusat militer kekaisaran sambil menyuruh Mira dan Laras mengumpulkan seluruh pasukan mereka di pusat militer dan mengumumkan untuk setiap D.K agar berkumpul disana serta meminta beberapa arsitek untuk pergi ke ruang rapat di istana kekaisaran, Setelah sampai di pusat militer Hayata langsung memberikan pidato-nya yg berkata:


"Sebelumnya aku berterima kasih karena kalian semua sudah hadir disini dan biarkan aku memperkenalkan diri, namaku Jun Hayata seorang yg mendapat julukan Sang Tangan Kosong disini aku dipilih langsung untuk memimpin kekaisaran Weltzentrum oleh Ratu Fatimah jadi aku akan langsung ke inti pembicaraan jadi tunjuanku untuk mengumpulkan kalian disini adalah untuk melaksanakan pelatihan bersama agar kerja sama tim semakin erat karena kita akan memulai sebuah perang besar melawan sesosok makhluk yg super kuat melebihi sang iblis Haruki. Jadi aku berharap kalian melakukan yg terbaik untuk melindungi keluarga kalian ini, planet ini serta bagi para D.K kalian juga memiliki seseorang yg harus dilindungi karena jika kita kalah melawan makhluk ini maka bumi akan hancur jadi aku meminta agar semuanya......... melakukannya dengan sekuay tenaga, Nantinya aku juga akan merubah sedikit hal dan terima kasih atas kerja samanya"


Setelah itu Hayata langsung pergi menuju istana kekaisaran dan mengarah langsung ke ruang rapat, Sesampainya disana Hayata langsung memberikan 4 cetak biru dari 4 benda yg akan ia bangun yakni Kapsul penyelamat, Tower pertahanan, Bunker Gila, dan Bulan Buatan. Benda-benda ini nantinya akan memiliki peran penting seperti Kapsul penyelamat yg akan ditempatkan di setiap pesawat luar angkasa baik itu tipe penyerang atau tipe penjelajah serta ditaruh dibeberapa titik di planet Schein agar jika terjadi penyerangan terhadap planet Schein para warga dapat melarikan diri dengan selamat, ada juga Bulan Buatan yg berbentuk bulat serta ditempatkan di sekitar planet Schein untuk menjadi senjata pelindung pertama yg nantinya akan dipersenjatai serta akan ditempatkannya beberapa prajurit untuk mengendalikan senjata ditiap bulan dan Tower pertahanan yg merupakan senjata kedua untuk pertahanan planet Schein yg ditempatkan dibeberapa titik di planet Schein yg jumlahnya sekitar 40 tower sementara bulan buatan sekitar 20 buah. Dan yg terakhir adalah Bunker gila yg nantinya akan dijadikan sebagai senjata terakhir untuk melindungi para warga jika kalau mereka tak bisa sampai ke tempat Kapsul penyelamat atau jika mereka kehabisan Kapsul maka mereka dapat pergi ke Bunker gila yg merupakan Bunker terkuat yg pernah ada karena Bunker ini berletak di kedalam 13.918 meter dibawah permukaan laut dan memiliki jalan penghubung mencapai 12.262 meter dibawah permukaan laut untuk dapat mencapai kota utamanya yg dinamakan The Lost city, Setelah memberikan 4 cetak biru itu Hayata meminta agar 10% anggaran negara agar dipakai kedalam proyek ini dan juga ia meminta 5% anggaran lagi untuk pelatihan tambahan bagi para tentara.


Keesokan harinya semua pasukan tipe senjata jarak jauh dibawa oleh Hayata keluar angkasa untuk memulai pelatihan seperti menembak, Bertarung tangan kosong dan melakukan skenario terdesak tanpa bantuan kemudian setelah sampai di planet Schein kini tinggal pasukan berpedang yg dilatih mulai dari beban berat beradu tangan kosong serta menghafal prosedur keuatamaan dalam menjaga masyarakat. Kemudian ia juga berlatih tanding dengan para D.K untuk mengasah kemampuan mereka lalu ia membalik pelatihannya dengan pasukan berpedang keluar angkasa sementara penembak berada di bawah sampai akhirnya setelah ia melakukan pelatihan selama 3 bulan full dia meminta agar semua pasukan berlatih sendiri seperti yg sudah diajarkan, Pelatihan ini membuat Hayata menjadi sangat sibuk sampai-sampai di tertidur diatas sofa istana sambil ditumpuki banyak kertas dokumen.


1 tahun berlalu sejak pelatihan dimulai dan pembuatan Bunker Gila baru berjalan sekitar 5% sementara Tower pertahanan sudah 4 buah yg dibangun sementara Bulan Buatan sudah 19 buah yg diluncurkan ke luar angkasa sementara Kapsul penyelamat baru dapat digunakan di pesawat-pesawat luar angkasa saja, 5 Tahun berlalu Bulan buatan sudah semuanya diluncurkan dan Tower pertahanan sudah dibangun semua serta kini Kapsul penyelamat sudah bisa digunakan warga namun Bunker Gila baru 15% berjalan. Kemudian Hayata membuat pelatihan kepada warga kota dan warga desa tentang prosedur keselamatan jika terjadi penyerangan dan semua warga wajib ikut mulai dari anak-anak hingga lansia, Ia juga menyiapkan 6 rencana dalam perang besar kali ini namun melihat kantung mata Hayata yg terus membesar membuat Mira dan Laras ingin membantu Hayata, Kemudian mereka mencoba meminta ijin kepada Hayata agar dapat dibantu namun Hayata justru menolaknya dan berkata "Sebelumnya kalian sudah bekerja keras disaat aku menghilang jadi biarkan aku yg menangani hal ini" namun setelah berkata seperti itu Hayata justru jatuh pingsan. Kemudian ia dibawa kerumah sakit untuk segera mendapat perawatan dan beberapa hari setelahnya Hayata-pun sadar kemudian melihat Mira, Laras, Erisa dan fatimah tertidur didalam ruangannya sambil mengigau, Melihat hal ini membuat Hayata ingin segera membawa mereka kembali ke bumi. Lalu secara diam-diam Hayata menyelinap pergi dari rumah sakit kemudian membuka portal menuju sebuah planet bernama Heart.1 disana ia meminta senjata yg telah ia pesan dan ternyata senjata itu adalah sebuah katana dengan bahan sebuah batu terkuat yg bernama Toroid sebuah bahan yg dikatakan memiliki ketajaman yg sangat tinggi, Setelah mendapatkan Katana tersebut Hayata langsung menamainya sakura dan mulai memodifikasi style luarnya dengan corak hitam, putih dan pink bunga sakura. Setelah itu Hayata pergi ke ujung galaksi dan mencoba melatih kembali kekuatan The Void-nya yg telah diasah oleh Hayata agar dapat membawa ratusan orang sekaligus menuju bumi, Setelah berlatih cukup lama akhirnya Hayata kembali kedalam rumah sakit dan berpura-pura tidur lagi ditempat tidur yg sama. Keesokan harinya Hayata diminta oleh Omar agar mendapat liburan setidaknya 3 hari untuk menghilangkan stress dan mendengar hal itu Fatimah langsung mengusulkan agar semuanya pergi liburan ke pantai didaerah timur planet Schein, Kemudian mereka semua mulai mengemas barang dan pergi menggunakan kereta api selama 7 jam lamanya. Setelah sampai mereka langsung memesan 2 kamar 1 untuk Hayata seorang sementara 1 lagi untuk Mira, Fatimah, Laras dan Erisa, Setelah menaruh barang dihotel mereka berlari menuju pantai dan bermain-main disana namun Hayata tak begitu menikmati liburannya. Mendengar Hayata yg tak menikmati liburannya membuat Fatimah mendekati Hayata sambil bertanya


▪Fatimah: "Hei apa yg kau pikirkan, ini liburanmu harusnya kau bersenang-senang. Tak perlu memikirkan hal lain dulu yg sekarang yg terpenting adalah bagaimana kau bisa menghilangkan stress itu, kau boleh curhat jika kau mau. Aku akan mendengarkan"


▪Hayata: "Sebenarnya aku memikirkan bagaimana cara kita kembali kebumi yg sebenarnya aku memiliki ribuan cara namun semuanya belum tentu sampai ke bumi kita yg awal, Aku merindukannya seperti yg Kak Fatimah tahu"


▪Fatimah: "Iya aku mengerti tapi untuk sekarang cobalah untuk beristirahat terlebih dahulu dari semua beban pikiran itu"


▪Hayata: "Iya, Terima kasih ya Kak"


Kemudian Hayata mulai menangis sambil memeluk Fatimah, Setelah menangis cukup lama akhirnya Hayata dapat mulai menikmati liburannya bersama Mira dan Laras yg sudah terlebih dahulu bermain-main sejak tadi. Kemudian di sore harinya Hayata kembali ke pantai sementara yg lainnya sudah berada di hotel, saat sedang melihat pemandangan lautan tiba-tiba entah darimana Hayata didatangi oleh Irish sambil berkata "Semua keputusan ada di tanganmu, Seperti kata legenda bahwa kami hanya bisa berharap pada sang api merah. Mana yg akan kau pilih kami para Cosmic Guardian hanya bisa membantumu" setelah berkata seperti itu Irish-pun kembali pergi sementara itu para gadis sedang membicarakan Hayata.


▪Erisa: "Hei apa kalian berdua menyukai Hayata ?"


▪Laraswati: "Apa maksudmu, kami tidak seperti itu"


▪Mira: "Iya dia benar kami ini hanyalah teman"


▪Erisa: "Jadi seperti itu...... apakah aku boleh mengambilnya untukku"


▪Mira & Laraswati: "TIDAK BOLEH!!!!!.........."


▪Erisa: "Loh kenapa ? Kan kalian hanya teman"


▪Mira & Laraswati: "Ka... kami sebenarnya sudah lama menyukainya"


▪Erisa: "Benarkah ? Sejak kapan ? Apa kalian mau meceritakannya padaku"


▪Mira: "Baiklah kalau begitu aku akan menceritakannya, Seperti yg kalian tau aku ini sedikit beringas dan wanita yg tomboy karena itu saat kecil dulu aku suka dibully namun Hayata tidak maksudku Teo membantuku dan sejak saat itu kami menjadi teman yg akrab. Aku mulai menyukainya sejak ia menolongku dia sudah menginspirasiku untuk menjadi lebih kuat bahkan aku mencoba agar bisa masuk di sekolah yg sama dengannya. Oh ya nama aslinya bukanlah Jun Hayata melainkan Teo Benjamin sebelum kami terkirim kesini kami sedang bercerita mengenai nama palsu idaman kami dan tak disangka Teo justru menggunakan nama tersebut"

__ADS_1


▪Laraswati: "Kalau aku pertama kali bertemu dengan Teo saat smp, Aku melihatnya sebagai orang pendiam namun dapat berisik saat sedang bersama teman-temannya dan saat itu aku mulai tertarik dengannya. Aku juga mulai berteman dengan Mira saat kami Smp disana aku bertanya-tanya mengenai Hayata kepada Mira sampai akhirnya aku dan Mira menjadi sahabat, Setelah lulus Hayata justru bekerja dengan kakak ku yg membuatku kaget namun ternyata ia sudah putus sekolah yg membuatnya harus bekerja dengan kakak ku"


▪Erisa: "Jadi seperti itu toh, Kalau aku mengenalnya saat berada di planet Point Zero. Sejak awal bertemu dengannya aku merasa ini seperti sudah takdir dan anehnya setelah sedikit berlama-lama dengan Hayata membuatku sadar bahwa dia merupakan tipe idamanku yg selama ini sulit dicari"


▪Fatimah: "Eh........... jadi kalian semua menyukai Teo, Fufufufu sepertinya Teo sangat beruntung dapat dicintai oleh kalian bertiga namun aku tak menyukainya. Karena ia bukanlah tipeku lagi pula adikku sangat menyukainya dan aku tak mungkin jadi kakak yg egois serta mengambil orang yg disukainya begitu saja"


▪Fatimah: "Jadi siapa yg akan menikahi Teo ?"


▪Mira, Laraswati & Erisa: "AKU YG AKAN MENIKAH DENGANNYA" (Secara serentak)


▪Fatimah: "Kalau tak ada yg mau mengalah bagaimana jika semuanya saja, Tapi harus ada yg kedua dan yg ketiga"


Mira: "Dia benar bagaimana jika kita berbagi suami saja"


▪Laraswati: "Enak saja, Aku tak mau dimadu tapi aku tak mau kehilangan Teo"


▪Erisa: "Lalu bagaimana ini"


▪Fatimah: "Lakukan dengan batu gunting kertas saja agar adil, Jika ada orang yg menyukai Teo lagi maka ia akan jadi yg keempat"


▪Mira: "Baiklah aku setuju"


5 tahun berlalu dan jalan menuju ke Lost city telah selesai dibangun yg tersisa adalah membangun The Lost city-nya saja, Selama 5 tahun ini para tentara sudah menjadi jauh lebih kuat dan lonjakan pasukan militernya meningkat drastis serta persiapan-persiapan seperti makanan simpanan juga telah dipersiapkan hanya tinggal menunggu The Lost city jadi maka mereka akan aman namun nasib berkata lain. Sebuah getaran terasa di seluruh penjuru galaksi bahkan hingga ke tempat Yamato dan Kuroto berada serta getaran ini dirasakan juga oleh Haruki yg berada di planetnya, Mereka semua merasakan getaran yg sama disaat yg bersamaan dan kemudian mereka mulai mencari asal getaran tersebut sampai akhirnya ditemukannya sebuah celah di antara ruang dan waktu di beberapa tempat yg berbeda. Saat mengintip kedalam mereka semua melihat sesosok raksasa yg amat sangat besar sedang mencoba keluar dari celah tersebut, Melihat hal itu Hayata, Yamato, Kuroto dan Haruki langsung melesat ke planet mereka masing-masing untuk kemberikan perintah darurat mereka masing-masing. Hayata langsung menyuruh seluruh D.K untuk berkumpul serta menyuruh seluruh pasukan yg berada di luar angkasa untuk kembali, Sementara itu Yamato dan Kuroto juga melakukan hal yg sama namun Haruki justru menyuruh agar semua pasukannya untuk terbang menuju celah tersebut berniat mengalahkan sang raksasa sebelum sampai disini dan kembali ke Hayata. Setelah semuanya berkumpul Hayata mulai menjelaskan apa yg terjadi namun saat baru akan menjelaskan tiba-tiba celah tersebut mengeluarkan ribuan makhluk aneh yg bernama Rotten Devil yg mulai menyerang planet yg berpenghuni, Melihat adanya serangan para pasukan kekaisaran langsung terbang mencoba mengalahkan ribuan Rotten Devil tersebut dan Hayata langsung melesat keluar angkasa kemudian berdiri diatas sebuah batu melayang lalu membuat sebuah perisai tak terlihat yg bernama Hidden Soul dan mulai menutupi seluruh planet Schein yg membuat seluruh penghuni planet Schein tak bisa keluar lagi. Kemudian Hayata menyatukan kedua telapak tangannya lalu sedikit menekuk lututnya kemudian muncul ribuan tangan hitam dari tubuh Hayata yg menarik armada pesawat yg sedang bertempur menuju ke planet Schein, Setelah semua pesawat masuk Hayata langsung mempertebal perisainya menjadi 5x lipat.


▪Laraswati: "Hayata masuklah, Jangan diam saja ayo masuk"


▪Hayata: "Sepertinya ini adalah saatnya aku melunasi janjiku"


(Tubuh Fatimah tiba-tiba saja bersinar kemudian seluruh luka yg ada di tubuhnya langsung sembuh seperti matanya yg buta kini dapat melihat lagi)


▪Fatimah: "Wah aku sembuh, Apa yg terjadi"


▪Mira: "Hayata...... Jangan bilang kalau kau akan bertindak egois lagi, Jangan seperti itu biarkan aku menbantumu"


▪Hayata: "Ini janjiku pada kalian semua, ini pertempuranku, aku tak ingin kalian tersiksa, cukup diriku saja yg mengalami ini. Aku berjanji aku tak akan mati"


▪Hayata: "Jangan lupa sampaikan salamku pada nenek ya, Oiya jangan lupa bawakan pakaian kesukaanku ya......."

__ADS_1


▪Mira: "Tidak....... Teo........"


▪Hayata: "The Void to The Earth"


Setelah itu secara tiba-tiba semua D.K terkirim kembali ke bumi sementara planet Schein mengalami penghentian waktu dan Hayata yg masih diluar angkasa langsung membantai habis para Rotten Devil tersebut, Sementara itu dipasukan Yamato dan Kuroto yg sedang berperang tiba-tiba para D.K yg ada disana juga ikut terkirim kembali ke planet buminya masing-masing namun Yamato dan Kuroto justru tak terkirim dan merasa bingung karena beberapa orangnya menghilang. Setelah membantai seluruh Rotten Devil yg ada kini Hayata akhirnya dapat beristirahat walau tangan kirinya putus serta perut kanannya yg sudah bolong namun karena ia abadi membuatnya tak mati walau mendapat luka yg cukup parah dan kini Hayata mencoba melatih regenerasinya untuk menyembuhkan beberapa luka kecil lainnya.


Informasi:


•Jun Hayata memiliki nama asli Teo Benjamin


•Para D.K tak semuanya berasal dari bumi yg sama namun memiliki setting tahun yg sama


•Waktu antar dimensi menjadi rusak karena datangnya The First Giant/Kronus


•Cara kerja Regenerasi tubuh Hayata adalah semakin sering kau mengalami luka maka semakin cepat pula luka kau akan disembuhkan, 1 luka kecil dapat mempercepat waktu regenerasi sebanyak 1 detik


Setelah menyembuhkan luka-luka kecil pada tubuhnya kini Hayata memfokuskan diri pada luka besarnya sampai membutuhkan waktu 1 bulan penuh, Setelah 1 bulan penuh Hayata mencoba bertemu dengan Yamato dan Kuroto untuk membicarakan strategi yg akan dilakukan disisi lain ternyata Yamato dan Kuroto baru saja membasmi para Rotten Devil di daerah mereka masing-masing. Lalu setelah semuanya berkumpul kini waktunya diskusi mengenai Strategi.


▪Hayata: "Baiklah apa kalian sudah tau musuh apa yg kita akan hadapi ?"


▪Kuroto: "Apakah kita akan melawan Haruki lagi ?"


▪Hayata: "Bukan"


Yamato: "Lalu siapa yg akan kita lawan"


▪Hayata: "Kronus, Seorang raksasa yg sedang mencoba keluar dari celah ruang waktu. Kalian melihat celahnya kan ?"


▪Kuroto: "Ya kami melihatnya"


▪Yamato: "Jadi bagaimana rencananya ?"


▪Hayata: "Baiklah kita akan buat 3 rencana, Pertama kita kalahkan dia di celah ruang dan waktu, Jika gagal dan dia keluar dari celah tersebut maka kita akan menggunakan wujud terbesar kita untuk menandinginya dan jika masih gagal maka kita akan menyegelnya sampai kekuatan kita cukup untuk melawannya lagi"


▪Yamato: "Baiklah ide bagus"


▪Kuroto: "Oke mari kita lakukan ini"

__ADS_1


Setelah itu Trio ini mulai memasuki celah dan bertempur mati-matian disana, Hayata langsung menggunakan wujud nova-nya dan membakar si raksasa sementara Kuroto menggunakan pedang iblisnya dan sihir terlarangnya disisi lain Yamato menggunakan wujud oni-nya dan mulai menyerah sang raksasa menggunakan Katana-nya namun tiba-tiba saja sang raksasa memberikan serangan kejutan yg membuat ketiga-nya terpental keluar celah. Kemudian sang raksasa mulai keluar dari celah tersebut sambil menandangi sekitarnya lalu Hayata menyuruh Yamato untuk berubah ke wujud naga-nya dan disini ukuran naga Yamato itu sangat besar bahkan sebuah galaksi seperti seekor semut kecil, Namun tak diduga-duga si Kronus langsung berubah ke wujud End-nya yg saking besarnya sampai sebuah alam semesta seperti seekor semut. Melihat wujudnya yg membesar membuat Hayata meminta semua untuk membantunya memindahkan setiap alam semesta sementara ia akan bertarung melawan Kronus lalu Hayata langsung masuk ke mode super raksasanya yg bernama Chaos Nova memiliki ukuran yg sama dengan Kronus sementara naga Yamato hanya bisa seukuran sebuah alam semesta sementara Kuroto juga seperti Yamato yakni wujud Great Demon King-nya hanya sebesar sebuah alam semesta. Kemudian dimulailah pertempuran antara Hayata melawan Kronus sementara Yamato dan Kuroto membantu memindahkan setiap alam semesta yg akan kena serang oleh mereka berdua, pertempuran terus berlanjut dan Hayata terus beradu jotos dengan Kronus.


__ADS_2