
Setelah Hayata terbangun ia langsung berjalan menuju para Norma yg sedang bertarung namun Siti dan Aries mencoba menghentikannya namun Hayata tetap memaksakan dirinya kemudian ia berubah ke sebuah wujud yg bernama Beta dimana dalam wujud ini kulit Hayata menjadi seperti kulit buaya dengan kekerasan yg lebih kuat dan 2 gigi taring yg lebih besar di rahang bawah dengan 2 tanduk yg besar serta kuku-kuku yg runcing dengan dorsal-dorsal di punggunya, Memiliki ekor yg panjang dan tubuhnya yg sedikit menunduk serta tak adanya pupil mata. Kemudian Hayata melesat dan mulai menyerang Kronus dengan membabi buta tanpa ampun dan disini ia benar-benar tak memberi celah kepada Kronus sampai akhirnya Hayata masuk ke mode Beta-X yg disini ekornya seperti ditarik masuk lalu gigi, kuku, dorsal-dorsal dan tanduknya sedikit memendek serta munculnya pupil mata dan ia sudah berdiri dengan tegak seperti manusia lagi dengan Aura membunuh yg begitu besar ia menatap Kronus namun Kronus kembali menatapnya seperti pertanda jika ia tak takut. Kemudian mereka berdua mulai berlari menuju satu sama lain kemudian mereka mulai mengadu tinju mereka sampai membuat lantai dalam ruang hampa hancur dan membuat retakan alam semesta namun hal itu langsung dicegah oleh Erickson, Ahmad, Akbar, Ridwan, Ethan, dan Jonathan dengan sekuat tenaga mereka mencoba menutup retakan tersebut sementara Hayata masih sibuk bertarung dan kemudian retakan tersebut tak dapat di tahan dan semua orang terpental kembali ke alam semesta Kekaisaran Weltzentrum.
Disisi lain setelah Mira mendengar Seita Hayata berkata seperti itu ia menjadi sangat senang lalu tak lama muncul 9 orang dari belakang Seita Hayata dan orang itu adalah Trisma seorang Leo Star, Katsuo Masaru, Akira Yuu, Ryuuga Sho, Shin Shota, Muhammad Rizky, Yuji Pratama, Yuki Hime, Ayaka Putri. Disini Trisma menjelaskan jika mereka adalah Hayata di alam semesta yg lain dan datang untuk membantu Hayata kemudian pasukan aliansi mulai berkumpul dan jumlahnya sangat amat banyak sampai tak bisa dihitung dan bahkan sampai menutupi luar angkasa, Kemudian dari langit Hayata dan Norma lainnya jatuh tepat di tempat Mira dan yg lainnya. Kini seluruh pasukan telah berkumpul untuk bertempur melawan Kronus namun tak tinggal diam ia memanggil seluruh pasukannya serta ia menteleportasi seluruh musuh Hayata di alam semesta yg lain lengkap dengan pasukannya dan karena ini sampai membuat 1 galaksi tertutupi oleh pasukan dari kedua kubu ini, Tak ingin temannya ikut dalam Medan pertempuran akhirnya Hayata membuat sebuah Domain khusus untuk melindungi teman-temannya dari efek pertempuran kali ini. Kemudian mereka kembali berperang dengan Hayata memimpin di depan sambil berteriak "Mari akhiri perang ini disini bersama diriku, Kerahkan seluruh kekuatan kalian sampai mati" kemudian Hayata dan Kronus beradu tinju sampai membuat pasukan yg ada di belakang mereka terpental oleh hempasan angin yg begitu kuat lalu mereka mulai memukul pipi satu sama lain sampai membuat pasukan mereka terpental lagi untuk kedua kalinya sementara Trisma dan yg lainnya melawan musuh mereka masing-masing dan kegilaan makin menjadi-jadi dan disini Abdullah bersama Edward datang untuk membantu Hayata dalam pertempuran gila ini. 5 bulan berlalu dan pasukan aliansi telah ditarik mundur karena banyaknya korban jika disisi lain pasukan musuh juga ditarik mundur dengan alasan yg sama namun disini hanya Hayata yg tak berhenti bertarung padahal sudah 100 tahun lebih ia tak beristirahat kemudian ditengah pertarungan Hayata mendengar suara Hayata kecil yg berkata "Kakak, Inilah saatnya kau menyegelnya tapi setelah 10 tahun kedepan segelnya akan lepas apakah kau mau ?" Mendengar hal itu Hayata langsung menjawab dengan lantang "YA" kemudian Hayata mengarahkan kedua tangannya ke arah Kronus kemudian berkata "Jukai" setelah itu dari bawah Kronus tumbuh sebuah pohon kemudian pohon itu mengikat Kronus dan terus membesar sampai setinggi 1000m kemudian pohon tersebut mulai membatukan badan Kronus. Setelah itu tim medis mulai berdatangan ke tempat Hayata untuk memberinya perawatan sementara Hayata sudah jatuh pingsan dengan wajah tersenyum lalu entah bagaimana saat di dalam ruang perawatan seluruh luka Hayata mulai keluar kembali bahkan luka awal ia terkirim pun ikut keluar akhirnya Hayata harus dirawat 30 hari 29 malam dan Hayata di beri perawatan sangat khusus karena lukanya yg sangat parah serta jantungnya yg hampir rusak karena sudah lama tak beristirahat dan terus memompa darah namun untungnya Hayata berhasil bertahan dengan staminanya yg besar dan banyaknya kerusakan lainnya seperti sobeknya beberapa bagian tubuh sampai beberapa bagian badan yg putus serta bakteri yg berkembang pesat karena menurunnya performa imun tubuh yg disebabkan oleh kurangnya gizi karena tak makan selama bertahun-tahun. Setelah dioperasi Hayata diperbolehkan pulang setelah tak adanya tanda-tanda efek samping namun dengan syarat Hayata harus diperpan di seluruh badan agar lukanya dapat tertutup terlebih dahulu dan ia harus di dorong oleh kursi roda karena kakinya yg sudah mati rasa namun dokter Omar dan dokter Yuki Hime berkata jika kaki Hayata akan dapat digunakan dalam beberapa bulan lagi namun tak boleh di buat bertarung terlebih dahulu karena itu akan membuat pendarahan Hayata terjadi lagi, Kemudian Hayata diantar keluar rumah sakit di bagian timur Weltzentrum dan diluar ia sudah disambut oleh pasukan bersenjata lengkap dengan para gadis yg menangis sambil memeluk Hayata namun ia membalas pelukan itu sambil menahan nyeri karena lukanya yg tersentuh namun Edward datang sambil mengingatkan mereka untuk membiarkan Hayata untuk beristirahat dulu setelah bertarung bertahun-tahun. Kemudian Hayata dibawa ke sebuah rumah yg ternyata rumah tersebut adalah rumah Hayata dan para gadis lengkap dengan rumah para bawahannya yg mana tempat ini terlihat seperti sebuah perumahan dengan rumah besar di tengahnya, Kemudian Hayata diajak room tour oleh para gadis dan disini Fatimah datang sambil memberikan selamat karena telah keluar dan ia juga mengajak Hayata untuk berbicara empat mata dengannya. Setelah sampai di sebuah ruangan ia mulai mengobrol bersama Fatimah
▪Fatimah: "Teo pertama-tama aku ingin mengucapkan selamat kepadamu karena telah keluar dari rumah sakit dan aku ucapkan terima kasih karena telah berkali-kali menyelamatkan kami semua"
▪Hayata: "Terima kasih atas ucapan selamatnya, tapi lebih baik langsung ke intinya saja aku ingin segera beristirahat"
▪Fatimah: "Hahahahaha........ Ternyata kau menyadarinya ya kenapa aku mengajakmu kesini, Ya jadi aku ingin menanyai ini sejak lama namun kau selalu pergi bertarung walaupun aku tau kau melakukan itu untuk menyelamatkan seluruh orang yg ada di bumi"
▪Hayata: "Serius apa yg ingin kau katakan, kenapa wanita selalu membuat semuanya menjadi panjang sih padahal kau hanya tinggal mengatakannya saja"
▪Fatimah:"Baiklah-baiklah aku akan mengatakan intinya jadi akan kau nikahkan kapan para gadis itu, mereka sudah menunggumu bertahun-tahun agar bisa berkeluarga bersama-mu"
▪Hayata: "Aku juga tau tapi dari mana uangnya dan aku sibuk mengurusi si Usui Noragami itu andai dia tak ada mungkin aku akan menikahi mereka sejak lama apa kau pikir aku tak memikirkan hal itu, tentu saja aku memikirkannya"
▪Fatimah: "Kalau begitu aku tanya kapan kau akan menikahi mereka Hah? Adikku sudah menggila dan sangat ingin menikah denganmu"
▪Hayata: "Bersabarlah apa kau tak liat aku sedang duduk dimana lagi pula aku akan kembali ke bumi dulu untuk mencari uang dan berikan aku waktu 3 tahun untuk menikahi mereka sekaligus"
▪Fatimah: "Baiklah 3 tahun setelah kau sembuh tapi kau benar-benar akan menikahi mereka kan ?"
▪Hayata: "Ya tentu saja aku berjanji dan aku berjanji akan memberikan nafkah kepada mereka semua secara adil"
▪Fatimah: "Baiklah kalau begitu baguslah aku bisa tenang sekarang, Gadis-gadis kalian bisa keluar sekarang"
▪Hayata: "Apa......"
▪Mira:"Yay........ 3 tahun lagi kita akan menjadi pasangan suami istri"
▪Kanazawa: "3 Tahun lagi aku sudah tak bisa menahannya bagaimana kalau kita berhubungan sexsual sebelum menikah"
▪Erisa: "Mana boleh lagi pula agama Hayata melarangnya untuk berhubungan yg seperti itu sebelum sah menjadi pasangan suami istri"
▪Jian: "Erisa benar lagi pula setelah sembuh kita semua akan pindah ke bumi dengan Hayata sampai akhirnya kita menikah"
__ADS_1
▪Laras: "Terima kasih kak akhirnya kami tau kapan hari pastinya"
▪Hayata: "FATIMAH!!!!!! Kau merencanakan semua ini kan, kenapa kau selalu seperti itu"
▪Fatimah: "Wlee..... Kepo...... Baiklah selamat menikmati harimu tuan penguasa" *Wajah meledek
▪Hayata: *Wajah kesal*
Kemudian setelah Fatimah pergi para gadis masih bersemangat setelah mendengar bahwa sebentar lagi mereka akan menikah sampai akhirnya Edward datang lagi untuk membawa Hayata ke tempat sepi, Lalu saat malam harinya Hayata didatangi oleh 5 temannya dan disini mereka sedikit berbincang sambil makan barbeque beef bersama. Keesokan harinya Hayata pergi ke bumi tepatnya di ujung galaksi Bima sakti bersama beberapa pasukan aliansi dan disini Hayata menyuruh para pasukan aliansi agar masuk ke mode Silent agar warga bumi tak mengetahui keberadaan mereka kemudian Hayata mengatur agar dimensi Human World memilik waktu yg sama seperti dibumi yakni 24 jam dan ia juga mengubah beberapa waktu di dimensi lainnya seperti Broken World dan Light World dengan tangan kanannya ia mengatur waktu di seluruh dimensi dan beberapa alam semesta agar waktunya sama seperti di bumi tanpa harus merusak waktu di bumi. Setelah itu ia kembali ke Weltzentrum dan ia melakukan liburan tanpa pengawal ke sebuah pantai di bumi bersama seluruh D.K dan teman-teman dekatnya seperti Edward, Mai-Mai, Ivan, Mira, Kuroto, Yamato dan yg lainnya, Setelah sampai para D.K menemui keluarga mereka terlebih dahulu bahkan Homurasaki, Kuroto dan Yamato juga menemui keluarga mereka yg di Jepang sementara Jack poker, Wiliam Asford, Henry Vincent menemui keluarga mereka yg berada di barat dan Mai-Mai yg menemui keluarganya di China kemudian setelah semuanya menemui keluarga mereka akhirnya semuanya berangkat menuju Bali dan disini Hayata menggunakan emas yg ia bawa dari Weltzentrum untuk ditukarkan dan ia membawa 3 karung emas yg membuatnya mendapat banyak sekali uang. Setelah itu mereka semua pergi ke Bali untuk berlibur dan sesampainya dibali mereka semua mulai berenang dengan pakaian renang mereka serta bikini mereka dan disini Hayata melarang Mira, Laras, Jian, Erisa, Kanazawa dan Fatimah untuk menggunakan bikini dan saat ditanya kenapa Hayata menjawab "Kalian adalah calon istriku dan Fatimah adalah calon kakakku, Aku tak ingin orang lain memandang kalian dengan cabul padahal kalian adalah calon istriku jadi dengarkan perintah calon suamimu ini" mendengar hal itu mereka berenam langsung duduk dengan Hayata yg masih mengoceh kepada mereka. Kemudian setelah bermain begitu lama kini mereka semua pergi menuju rumah Teo untuk bertemu dengan neneknya, setelah sampai disana nenek Teo kaget dan mulai menangis begitu kencang melihat cucunya duduk diatas kursi roda serta perban di seluruh tubuhnya kemudian mereka saling berpelukan untuk melepas rindu dan disini para anak buah Hayata langsung berbaris dan memberikan hormat kepada nenek Teo yg membuat sang nenek bingung siapa orang-orang ini kemudian Edward memperkenalkan dirinya sebagai pengikut Hayata dan ia juga menjelaskan kalau semua orang ini adalah orang-orang yg sudah diselamatkan hidupnya oleh Teo dan telah mengabdikan diri mereka kepada Teo. Mendengar hal itu neneknya pun syok karena ternyata cucunya sudah berkembang sangat hebat sejak beberapa bulan tak bertemu dan kemudian mereka semua mulai menyiapkan sebuah pesta sambil mengundang seluruh warga di RT dan RW yg ada, Pesta menjadi sangat ramai karena banyaknya yg berkumpul serta setelah pesta para bapak-bapak melakukan baca Yasin bersama dan tentunya Teo tak mau ketinggalan akan hal itu sudah sangat lama ia tak membaca Yasin kemudian ia mengambil peci hitamnya lengkap dengan 1 set Koko dan dengan perban diseluruh tubuh ia datang ke masjid bersama Ivan untuk membaca Yasin bersama Kemudian setelah membaca Yasin bersama para bapak-bapak menyiapkan kue-kue untuk menjadi cemilan untuk mengobrol setelah itu barulah mereka semua pulang. Sesampainya dirumah Teo mengajak neneknya mengorbol empat mata dan disini Teo membicarakan soal dirinya yg akan menikah dalam waktu 3 tahun lagi dan meminta restu agar saat ia sudah sembuh segera di perbolehkan untuk pergi bekerja ke tempat lamanya, mendengar hal itu nenek Teo mulai mencemaskannya namun Teo meyakinkan neneknya untuk tak mencemaskannya. Setelah itu beberapa dari mereka pulang kerumah masing-masing agar bisa menghabiskan waktu bersama keluarga mereka, Begitupun dengan Mira, Fatimah, Ivan dan yg lainnya namun bagi yg tak memiliki keluarga atau bukan orang bumi diperbolehkan menginap dirumah Teo seperti Edward, Kanazawa, Jian dan yg lainnya. Keesokan harinya mereka semua pergi ke mall di cibubur untuk berbelanja sementara Kanazawa dan Jian masih takjub dengan keadaan dunia Hayata dan mereka masih sangat asing dengan segala teknologi di bumi seperti mobil, pesawat, kereta dll namun Erisa sudah terbiasa akan semua hal ini karena planetnya mirip dengan bumi begitupun dengan Edward, Marvellous, Jean, dan Irish yg juga takjub akan segala teknologi di bumi dan disini nenek Teo berkata "Temen kamu pada norak semua ya, masa naik mobil aja ampe teriak-teriak jadi malu-maluin deh jadinya", Setelah jalan-jalan di mall mereka semua pergi ke sebuah saung makan di daerah bogor dan memulai makan bersama disana kemudian dimalam harinya mereka bermain kembang api bersama. Keesokan harinya mereka jalan-jalan menuju pulau seribu untuk sekedar berenang dan menyelam menikmati indahnya laut sementara Hayata dan neneknya berada di kapal, Setelah itu mereka pulang dan dimalam harinya nenek Teo mengajari semua orang dari dimensi Human World tentang islam yaitu agama yg dipeluk oleh Teo dan Teo yg melihat hal itu membuatnya bernostalgia saat dulu neneknya mengajarinya tentang islam dan disini Teo menjadi sedikit berkaca-kaca. Keesokan harinya mereka semua tak pergi ke mana-mana karena sudah hari senin yg dimana nenek Teo harus membuka warung makannya dan disini para pelayan Teo bertemu dengan anak buah Hayata yg berada di bumi yg dimana ternyata Hayata mempunyai sebuah geng dan geng ini selalu membantu orang-orang sekitar sambil menjaga keamanan di wilayah sekitaran sini dan biasanya mereka disuruh membantu nenek Teo melayani warung makannya oleh Teo. 6 bulan berlalu dan Teo memutuskan untuk pergi bekerja untuk mengumpulkan uang demi menikahi 5 orang sekaligus dan disini Teo berpamitan dengan neneknya untuk pergi keluar kota dalam waktu yg lama bersama Ivan walau masih diperban dan masih duduk di kursi roda, setelah Teo pergi nenek Teo mengajak para gadis mengobrol.
▪Nenek Teo: "Neng nenek pengen nanya deh, Boleh ceritain gak kapan palian pertama kali kenal ama cucu nenek"
▪Kanazawa: "Boleh nek dulu saya ketemu cucu nenek pas lagi perang, Pada saat itu kami dikepung oleh pasukan raja iblis di planet kami namun untungnya cucu nenek lewat dihadapan kami dan para iblis mencoba mengancamnya tapi bukanya takut ia malah membunuh setiap iblis yg menantangnya sampai akhirnya beberapa iblis memutuskan untuk menjadi pengikutnya namun cucu nenek berkata "Aku tak menerima iblis sebagai bawahan" dan itu membuat beberapa iblis patah hati namun para iblis itu malah membuat sebuah kelompok fans yg dipimpin oleh saya"
▪Nenek Teo: "Hahaahahahah, Ternyata seperti itu ya. Nenek jadi mengerti bagaimana denganmu"
▪Erisa: "Kalau saya bertemu dengannya di sebuah kota dengan wabah Bluezard bisa dibilang wabah ini mirip dengan wabah zombie dan ia menolongku keluar dari planet tersebut sebelum meledak bersama 2 orang lainnya"
▪Nenek Teo: "Oh...... nenek ingat kamu pernah kesini kan, baiklah bagaimana denganmu nona samurai"
▪Nenek Teo: "Wahahaha....... Ternyata sifatnya masih tak berubah ya, Bagaimana dengan mu neng Laras. Yg nenek tau kamu kenal ama cucu nenek di smk tapi nenek masih gak tau ceritanya kayak gimana, boleh di ceritain gak ?"
▪Laras: "Oh boleh nek, Jadi dulu itu aku anaknya manja dan yah aku suka sombong karena ayahku seorang tentara tapi semua itu berubah saat bertemu dengan Teo, Dia memberiku pandangan baru dan saat demo waktu itu ayahku dan Teo menjadi akrab"
▪Nenek Teo: "Oh...... nenek ingat saat dia hampir mematahkan leher bapakmu, nenek minta maaf ya soalnya waktu itu dia sedang emosi"
▪Mira: "Apa aku harus menceritakan bagaimana aku bertemu dengan Teo ?"
▪Nenek Teo: "Boleh saja jika kau mau"
▪Mira: "Baiklah jadi Teo adalah teman masa kecilku dan kami selalu bersekolah di sekolah yg sama sedari kecil dan ia merupakan anak yg periang tapi suatu hari ia ditinggal pergi oleh ibunya karena perceraian kedua orang tuanya dan 3 tahun kemudian bapaknya meninggal, sejak saat itu Teo menjadi seorang penyendiri dan dingin. Ia berusaha mencari kekuatan sebanyak mungkin dan melindungi keluarganya yg tersisa
▪Kanazawa: "Ternyata masa lalu Hayata-chan sangatlah sedih ya"
▪Jian: "Mentalnya sudah dihantam tapi ia masih berdiri sungguh tekad yg kuat"
__ADS_1
▪Erisa: "Apakah ibunya tak memberinya kabar ?"
▪Nenek Teo: "Tidak, Ibunya sering menanyakan kabar Teo lewat hp teman Teo namun disaat bapak Teo meninggal ibunya justru menikah lagi padahal perceraiannya belum dibawa ke pengadilan yg dimana itu belum dinyatakan resmi bercerai"
▪Hani: "Yah...... Sejak saat itu si Yamin menjadi orang yg suka emosian namun tetap luluh dihadapan neneknya"
▪Kanazawa: "Siapa kau ?"
▪Hani: "Aku adalah Hani, Bisa dibilang aku adalah kakak tiri yamin. Yamin, Dani dan omah sudah kuanggap seperti keluargaku dan karena aku hanya hidup sendiri maka aku menganggap mereka sebagai keluarga"
▪Erisa"Siapa yg kau maksud Yamin dan Dani ?"
▪Hani: "Yamin adalah panggilanku ke Teo karena belakangnya adalah Benjamin jadi aku memanggilnya Yamin, dan dia sangat marah saat dipanggil seperti itu, sementara Dani adalah adiknya Yamin"
▪Jian: "Jadi itu seperti sebuah ejekan untuk Teo ?"
▪Hani: "Benar sekali"
▪Mira: "Ya kak Hani adalah salah satu orang yg menolong Teo disaat ia sedang jatuh dan berkat dia Teo menjadi mendapatkan banyak sekali informan"
▪Kanazawa: "Hm...... Jadi seperti itu"
Keesokan harinya mereka semua memulai hari baru di planet bumi ini tanpa Teo dan disini Laras bersama Mira mengajarkan Kanazawa dan Jian soal menulis dan tata krama serta mereka diajarkan tentang teknologi yg ada disini seperti Smartphone, komputer, mobil, motor, dll sementara Erisa membuka sebuah bengkelnya sendiri yg diberi nama Teo Service dengan bawahan Teo sebagai karyawannya. 8 bulan berlalu dan disini Kanazawa dan Jian telah menguasai bahasa indonesia serta beberapa teknologi yg ada dan mereka juga membuka dua buah tempat bela diri khusus wanita yakni tempat berlatih menggunakan katana dan tempat pelatihan fisik dimana disini mereka akan mencari senjata yg cocok untuk mereka sementara Laras membantu nenek Teo berjualan dan Mira mengikuti sebuah turnamen bela diri go internasional di korea selatan. Saat dikorea Mira bertarung dihadapan banyak orang dan diantara orang-orang tersebut ternyata secara diam-diam Teo menonton turnamen tersebut dari bayang-bayang bangku penonton kemudian bergumam "Gapailah mimpiku wahai petarung kecilku" kemudian ia pergi dan disini Hayata terlihat sudah dapat berdiri walau masih harus diperban dan ia menggunakan jaket merah dan celana jeans panjang, 3 minggu berlalu dan Mira berhasil membawa mendali untuk indonesia dan disaat yg sama setelah Mira sampai rumah tanpa diduga lagi Teo pulang kerumah dengan membawa sebuah tas ia disambut hangat oleh keluarganya dan kemudian Teo bertemu dengan Hani. Disini Teo berkata jika ia akan menikahi mereka jika lukanya sudah terbuka karena ia ingin agar orang-orang tau siapa yg suami mereka, Setelah itu Teo memutuskan untuk menemui adiknya yg seorang boss di sebuah perusahaan yg bernama Setiawan Production dan tanpa ijin Teo masuk ke gedung tersebut namun tak ada yg berani menegurnya karena mereka semua tahu bahwa Teo bukanlah orang biasa dan mereka juga sudah tau pangkat Teo yakni kapten skuadron 5 yg telah berjasa menghancurkan penyusup di laut Natuna dan dianggap sebagai pasukan elite oleh skuadron lain.
Sementara itu Kuroto dan Yamato datang ke Indonesia untuk bertemu dengan Teo namun Teo sedang pergi ke kantor adiknya yg membuat mereka berdua harus menunggu, Tak lama Jack Poker, Wiliam Asford, dan Henry Vincent juga datang dari barat dan berniat untuk bertemu Teo namun pada akhirnya mereka berlima harus menunggu Teo. Akhirnya setelah 3 jam berlalu Teo pun datang dan Kuroto langsung meminta Teo agar bisa berdiskusi bersama, Kemudian setelah itu mereka mulai membicarakan nasib dari kekaisaran-kekaisaran yg ada di Human World karena Kuroto mendapatkan sebuah pesan dari ajudannya yg bertuliskan "Rajaku, Dunia sedang kacau balau dan pemberontakan telah berkibar dimana-mana dan kekaisaran Weltzentrum telah berada diambang kehancuran, kini para pengungsi dari kekaisaran Weltzentrum telah dievakuasi ke kekaisaran milik tuan Kuroto dan tuan Yamato namun jika tak dihentikan maka pemberontakan akan terus meluas sampai tak dapat diatasi" mendengar hal itu Teo langsung memikirkan strategi untuk kedepannya dan mendiskusikannya dengan mereka berlima serta Teo juga memanggil Ivan karena kemungkinan besar pemberontakan ini dapat menyebabkan Kronis kembali. Nenek Teo yg melihat hal itu bertanya kepada Teo apa yg sedang terjadi dan Teo berkata jika kekaisarannya sedang diserang dan mereka semua sedang mencari cara untuk menyelesaikan masalah ini mendengar hal itu nenek Teo mulai mengkhawatirkan keselamatan Teo karena setelah melihat muka Teo yg terlihat sedikit marah membuat nenek Teo berfikir jika Teo akan bertindak gegabah lagi untuk kesekian kalinya karena ia sudah berkali-kali melihat wajah itu dan diakhiri dengan Teo yg terlibat sebuah masalah sampai terluka namun Ivan berkata "Tenang saja nek, aku akan mengawasinya untukmu dan aku juga akan menjaganya untukmu karena ia adalah sahabatku" mendengal hal itu akhirnya nenek Teo merasa lega lalu Teo masuk kedalam rumah untuk mengambil tikar, 3 buku kosong serta beberapa pulpen dan ia juga menyeduh beberapa kopi dan teh untuk semuanya termasuk neneknya. 3 hari berlalu dan akhirnya rencana telah dibuat dan siap untuk menghadapi pasukan pemberontak yg pertama mereka membutuhkan informasi pastinya tentang apa saja yg terjadi dan apa saja yg diperlukan kedua akan dimulainya operasi pengumpulan pasukan karena pastinya beberapa pasukan kekaisaran Weltzentrum sedang bersembunyi dari para pasukan pemberontak ketiga mereka akan memulai misi spionase untuk mengukur kekuatan musuh dan ketika semuanya selesai maka perang besar akan dimulai lagi. Kemudian Teo segera bersiap-siap untuk pergi ke Human World bersama Yamato dan Kuroto, sebelum pergi Teo berpamitan dengan neneknya dan ia mengunjungi makan bapaknya kemudian barulah ia berangkat dengan sebuah tas yg berisi 2 set pakaian ganti dan sebuah keris pemberian neneknya yg terungkap namanya adalah Purba Sakti. Setelah sampai di Human World Teo meminta kepada Kuroto dan Yamato agar namanya tak di beritahu ke siapapun baik itu ajudan kepercayaan mereka ataupun bukan, Sementara itu Mira dan yg lainnya baru saja sampai setelah pergi ke Bandung untuk melakukan riset dan untuk liburan namun setelah mencari-cari Teo mereka tak kunjung menemukannya kemudian Ivan memberitahu mereka bahwa ada keadaan darurat dimana api pemberontakan sudah menyala dan Teo sudah pergi untuk menyelidikinya mendengar hal itu Erisa dan Mira langsung terlihat sangat marah sementara Laras mulai berkaca-kaca memikirkan nasib Teo. Disisi lain kini Teo sudah sampai di kekaisaran Kuroto dan menanyakan kronologi kejadiannya kepada bawahan Kuroto dan setelah dijelaskan Teo langsung pergi ke camp pengungsian dan disana ia disambut dengan penuh tangis tapi tak ada seorangpun yg marah kepada Teo, Setelah melihat kondisi pengungsi di kakaisaran Kuroto kini Teo pergi ke kekaisaran Yamato dan bawahan Yamato mulai menjelaskan kronologinya kepada Teo kemudian setelah dijelaskan Teo langsung pergi ke camp pengungsian lagi dan lagi-lagi ia disambut dengan isak tangis dari para pengungsi dan tak ada satupun yg marah kepada Teo. Setelah mengetahui kronologinya Teo kembali ke bumi untuk menyiapkan rencana selanjutnya serta untuk mengumpulkan kembali para D.K karena mereka salah satu aset berharga yg dibutuhkan kemudian setelah persiapan selesai ia terlebih dahulu mengantarkan para D.K yg ingin ikut bertarung di markas sementara kekaisaran Weltzentrum kemudian ia pergi bersama Ivan untuk memata-matai musuh sementara Edward, Henry, Wiliam, Jack, Mai-mai, Homurasaki, Mira dan yg lainnya telah berada di markas sementara kekaisaran Weltzentrum untuk mengurus segala kekacauan yg terjadi seperti masalah pangan dan yg lainnya disini para bawahan setia Teo juga dikumpulkan untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan terburuknya.
Informasi:
•Sesampainya di Human World Teo meminta agar semua orang memanggilnya dengan nama Hayata karena ia tak ingin ada seorangpun yg tau nama aslinya dan ini akan menjadi sebuah alat penguji kebenaran jika ada seseorang yg menyamar maka yg lain hanya tinggal menanyakan nama asli dari Hayata
•Api pemberontakan telah membuat kekaisaran Weltzentrum terbelah menjadi 3 kekaisaran yakni Federation Kingdom, kekaisaran Kronus dan kekaisaran Weltzentrum yg kini hanya mempunyai 30% kekuatan tempur dari sebelumnya
•Para pengungsi tersebar di seluruh planet dan mengubah identitasnya agar tidak ditangkap oleh para pemberontak
•Istana kekaisaran Weltzentrum telah diambil alih oleh pemberontak serta beberapa planet juga telah diambil alih
__ADS_1
•AKAN ADA YANG MATI DISINI