Putri Heavenly Goddess

Putri Heavenly Goddess
Ch 05 - Perjamuan Dan Diskusi


__ADS_3

Di dalam istana kekaisaran, seorang pelayan menghampiri Raja Tian-Huang untuk memberikan kabar tentang kedatangan


Kaisar Han-jian dari selatan :


" Yang mulia sang kaisar Han-jian dari selatan telah tiba." 


" Biarkan mereka beristirahat terlebih dahulu dan siapkan perjamuan  untuk seluruh tamu yang datang.


" Baik yang Mulia... "


Jawab seorang pelayan.


Dalam sekejap Para pelayan telah mempersiapkan perjamuan di meja bundar yang besar, dan mempersilahkan kaisar Han-jian dan beberapa pengikut setianya.


Dan untuk pengawal yang lain diperintahkan untuk menunggunya di luar, meskipun begitu mereka diperlakukan sama dan diberikan perjamuan oleh pelayan,


" Permisi leluhur kaisar agung 


Yang mulia raja memberikan pesan,


Beliau meminta para leluhur untuk beristirahat terlebih dahulu, sambil menunggu kedatangan nya. 


Pelayanan berbicara sambil tersenyum ramah.


" Baiklah dengan senang hati saya akan menunggunya dan terimakasih atas perjamuan yang telah di siapkan untuk kami semua."


Jawab kaisar Han-jian sambil tersenyum dan mengangguk kan kepala nya.


" Tedak perlu sungkan leluhur,


Ini memang sudah kewajiban kami,


Saya pamit undur diri dahulu jika ada sesuatu yang di butuhkan silahkan panggil kami " 


Jawab seorang pelayan dengan sopan 


" Baiklah, silahkan......


Beberapa waktu kemudian


Depan istana kekaisaran muncullah seorang pria tua dengan pakaian agak lusuh.


Kaisar Shogun belum sempat berganti pakaian, karena saat  itu dia sedang di perjalanan seusai menjauh dari kaki gunung Damned.


Awalnya para prajurit kekaisaran menahan Kaisar Shogun karena awal nya mengira dia adalah rakyat jelata yang ingin meminta sumbangan,


Tetapi setelah Kaisar Shogun menunjukkan surat undangan resmi dari kekaisaran,


Setelah mengecek keaslian tentang surat undangan yang ditunjukkan nya,


Mereka semua para prajurit langsung membungkuk dan memohon maaf atas kelancangannya karena tidak memiliki mata.


Tapi Kaisar Shogun tidak menghiraukannya melainkan mengabaikannya dan dia bertanya: "siapa sajakah yang sudah datang ??....


Prajurit menjawabnya:


Mereka yang baru tiba adalah rombongan dari Kaisar Han-Jian serta pengikut setianya, pengawalnya dari Hunter dan seorang tabib "


Oh.... 


Rupa nya lelaki tua itu ya.....?? 


Ternyata dia datang lebih dahulu.


Dalam sekejap akhirnya Shogun sudah berada di dalam istana kekaisaran, di sana disebut oleh pelayan dan dipersilakan masuk untuk bergabung dengan Kaisar Han-Jian.


Saat Kaisar Shogun memasuki aula para pengawal Han-jian yang berada di perjamuan awalnya tidak mengetahui bahwa yang datang sebenarnya adalah Kaisar Shogun,


Namun berbeda dengan para antar yang bisa mengenali mereka langsung membungkuk dan memberi hormat.


Setelah menyadari dan mengetahui bahwa yang datang adalah Kaisar Shogun para pengawal dari Kaisar Han-Jian langsung ikut membungkuk dan memohon maaf karena tidak bisa mengenali leluhur Kaisar Shogun.


Tetapi siapa yang menyangka bahwa Kaisar Shogun sama sekali tidak menganggapnya dan langsung mengabaikannya, dia langsung memasuki pintu menuju perjamuan di meja bundar.


"Khemmp...


Hai pria tua lama kita tidak berjumpa ya,...


Bagaimana keadaanmu sekarang setelah tragedi Di 2000 tahun lebih yang lalu." 


tanya dari kaisar Shogun


Setelah mendengar perkataan itu Kaisar Han-Jian menoleh dan melihat siapakah yang telah menyapanya.


Setelah dia melihatnya untuk memverifikasi ternyata yang bertanya lelaki tua itu ya,  seseorang pria tua yang pernah menjadi musuhnya sebagai pesaing di masa lalu tidak lain dia adalah Kaisar Shogun,


" Oh ??.... Ternyata itu kamu yang mengataiku pria tua, apakah kau tidak menyadari bahwa kamu juga sudah tua." 


Kaisar Han-Jian menjawab sambil tersenyum.


" Hahaha......


Kau benar sepertinya kita sudah sama-sama menua bagaimana keadaanmu sekarang??..…


Jawab Kaisar Shogun sambil riang.


" Yah......


Setelah tragedi di masa lalu,


aku mengalami luka yang sangat parah. 


sehingga ranah kultivasi saya turun dan  juga aku belum bisa menyembuhkan lukanya hingga sekarang.


kehidupan yang aku alami semakin lama semakin terpuruk, hanya penuh kesengsaraan dan penderitaan, yang tersisa dalam hidupku hanyalah sebuah penyesalan karena kebodohan saya di masa lalu. "


"  Lalu bagaimana denganmu.......


Kaisar Han-jian bertanya.


" Yah...


Saya tidak beda jauh denganmu, saya juga mengalami hal yang sama sepertimu, ranah kultivasiku yang awalnya berada di Kaisar tingkat Puncak kini telah turun menjadi Kaisar tingkat awal, namun dikarenakan aku berusaha keras akhirnya saya bisa meningkatkan kembali kultivasi saya ke ranah tingkat lanjut.


 tetapi itu hanya sebuah keberuntungan Karena di masa lalu saya mendapatkan Wahyu dari heavenly Goddess, 


Yang memiliki berkah meningkatkan kultivasi namun itu semua terhambat karena luka yang aku derita ini belum bisa disembuhkan sepenuhnya. "


Jawab Kaisar Shogun dengan wajah muram.


" Oh begitu ya??......


Sepertinya kau jauh lebih beruntung dari saya,


Keadaan saya sekarang masih bisa bertahan hidup saja sudah sebuah berkah."


Saya sama sekali tidak bisa kembali menaikkan ranah saya Ke puncaknya, tetapi setidaknya saya masih bisa bertahan hidup dengan melakukan kultivasi.


" Yah ....mungkin cepat atau lambat saya hanya akan meninggalkan nama saja,


Saya hanya memiliki sebuah harapan agar di masa depan generasiku berikutnya, tidak menjadi orang bodoh seperti saya yang telah dibutakan oleh ambisi dan keserakahan yang mengakibatkan kerugian besar pada diri saya sendiri.


Kaisar Han-Jian berbicara sambil tersenyum dengan pahit


Mendengar perkataan ungkapan dari Kaisar Han-Jian, tercermin juga sebuah penyesalan dan kesedihan di wajah Kaisar Shogun.


Di saat mereka saling berbincang, terdengar suara langkah kaki yang menghampiri mereka berdua dalam seketika mereka mengalihkan pandangannya pada seseorang yang telah menghampiri mereka.


Ya orang yang menghampirinya tidak lain adalah Tian-Huang merupakan seorang raja di generasi kedua yang telah mewarisi tahta dari ayahnya sebelum meninggal karena penyakit yang derita dan juga merupakan cucu dari Kaisar Tian-ji.


" Salam hormat dari saya untuk para leluhur Kaisar Shogun dan Kaisar Han-Jian, saya selaku cucu dari Tian-ji  berterima kasih karena telah datang ke perjamuan ini.


Sambutan hangat dari raja Tian-Huang kepada kedua Kaisar.


Setelah mengetahui siapa yang datang menghampirinya Kaisar Shogun memecahkan keheningan menjawab:

__ADS_1


"Oh......


Ternyata jadi kamu yang bernama Tian-Huang putra dari  Tian-Jibay ??....


Tidak heran Tian-ji selalu memuji-muji mamamu di hadapanku di masa lalu,


Dan ternyata kamu memang memiliki sikap yang bijak, ramah, dan rendah hati.


bahkan jika dibandingkan dengan ayahmu sepertinya kamu jauh lebih baik darinya dalam melakukan tindakan.


Jawab dari Kaisar Shogun sambil tersenyum.


"Kau benar Shogun, sepertinya anak ini memang lebih baik dibandingkan ayahnya di masa lalu saya yakin kekaisaran ini akan jauh lebih maju di masa depan jika  yang memimpinnya.


Perkataan dari kaisar Shogun telah ditimpali balik oleh kaisar Han-jian sambil tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Tolong jangan memuji saya berlebihan, Saya tidak lebih hanya orang awam yang masih banyak belajar, jadi jika saya memiliki sebuah kesalahan di masa depan mohon tegur saya. Jawab dari raja Tian-Huang dengan raut wajah yang tersipu malu.


Di saat mereka berbincang pada saat itu juga ada rombongan lain yang datang dan memasuki istana kekaisaran, dan seorang pelayan datang memasuki ruangan perjamuan di meja bundar untuk menyampaikan kepada sang raja sambil berlutut,


Pelayan itu berkata : Yang mulia di luar sudah ada rombongan lain dari timur yang datang untuk menghadiri perjamuan "


Setelah mendengar informasi itu Tian-Huang berbicara: " Jadi mereka baru datang ya ??... baiklah segera layani mereka dengan baik dan untuk Kaisar dari timur dipersilakan untuk segera masuk ke ruangan ini."


" Baik yang mulia, perintah akan segera dilaksanakan."  jawab dari seorang pelayan dengan kepala tertunduk.


"Oh.....Kaisar dari Timur ya....  sebenarnya saya tidak terlalu mengenalnya, tetapi saya pernah bertarung dengannya di masa lalu, 


aku tidak menyangka bahwa di timur pun ada seseorang yang sudah berada di ranah Puncak Kaisar, sepertinya dia tipe orang yang selalu menyendiri." Sahut Kaisar Han-Jian.


" Yah...... aku juga tidak menyangka bahwa di Timur memiliki seseorang, sosok yang tangguh, Kita baru menyadarinya setelah pertempuran tragedi sekitar 2000 tahun lebih yang lalu, dari 9 Kaisar yang tersisa hanyalah 4 dan salah satunya dia yang masih mampu bertahan dari tekanan kekuatan yang dahsyat yang dimiliki oleh heavenly Goddess, sedangkan untuk yang dua orang Kaisar entah tidak diketahui hidup atau matinya.


Bukan hanya Itu, dia bahkan mampu menangkis beberapa kekuatan dahsyat yang dimiliki oleh Heavenly Goddess yang menandakan bahwa dia sosok yang sangat tangguh.... Shogun menyahuti nya kembali, sambil tersenyum masam.


Disaat mereka berbincang tidak butuh waktu lama,


Terdengar deritan suara pintu dan langkah kaki memasuki ruangan.


Terlihatlah seorang wanita Di dalam istana kekaisaran, seorang pelayan menghampiri Raja Tian-Huang untuk memberikan kabar tentang kedatangan


Kaisar Han-jian dari selatan :


" Yang mulia sang kaisar Han-jian dari selatan telah tiba." 


" Biarkan mereka beristirahat terlebih dahulu dan siapkan perjamuan  untuk seluruh tamu yang datang.


" Baik yang Mulia... "


Jawab seorang pelayan.


Dalam sekejap Para pelayan telah mempersiapkan perjamuan di meja bundar yang besar, dan mempersilahkan kaisar Han-jian dan beberapa pengikut setianya.


Dan untuk pengawal yang lain diperintahkan untuk menunggunya di luar, meskipun begitu mereka diperlakukan sama dan diberikan perjamuan oleh pelayan,


" Permisi leluhur kaisar agung 


Yang mulia raja memberikan pesan,


Beliau meminta para leluhur untuk beristirahat terlebih dahulu, sambil menunggu kedatangan nya. 


Pelayanan berbicara sambil tersenyum ramah.


" Baiklah dengan senang hati saya akan menunggunya dan terimakasih atas perjamuan yang telah di siapkan untuk kami semua."


Jawab kaisar Han-jian sambil tersenyum dan mengangguk kan kepala nya.


" Tedak perlu sungkan leluhur,


Ini memang sudah kewajiban kami,


Saya pamit undur diri dahulu jika ada sesuatu yang di butuhkan silahkan panggil kami " 


Jawab seorang pelayan dengan sopan 


" Baiklah, silahkan......


Beberapa waktu kemudian


Depan istana kekaisaran muncullah seorang pria tua dengan pakaian agak lusuh.


Kaisar Shogun belum sempat berganti pakaian, karena saat  itu dia sedang di perjalanan seusai menjauh dari kaki gunung Damned.


Awalnya para prajurit kekaisaran menahan Kaisar Shogun karena awal nya mengira dia adalah rakyat jelata yang ingin meminta sumbangan,


Tetapi setelah Kaisar Shogun menunjukkan surat undangan resmi dari kekaisaran,


Setelah mengecek keaslian tentang surat undangan yang ditunjukkan nya,


Mereka semua para prajurit langsung membungkuk dan memohon maaf atas kelancangannya karena tidak memiliki mata.


Tapi Kaisar Shogun tidak menghiraukannya melainkan mengabaikannya dan dia bertanya: "siapa sajakah yang sudah datang ??....


Prajurit menjawabnya:


Mereka yang baru tiba adalah rombongan dari Kaisar Han-Jian serta pengikut setianya, pengawalnya dari Hunter dan seorang tabib "


Oh.... 


Rupa nya lelaki tua itu ya.....?? 


Ternyata dia datang lebih dahulu.


Dalam sekejap akhirnya Shogun sudah berada di dalam istana kekaisaran, di sana disebut oleh pelayan dan dipersilakan masuk untuk bergabung dengan Kaisar Han-Jian.


Saat Kaisar Shogun memasuki aula para pengawal Han-jian yang berada di perjamuan awalnya tidak mengetahui bahwa yang datang sebenarnya adalah Kaisar Shogun,


Namun berbeda dengan para antar yang bisa mengenali mereka langsung membungkuk dan memberi hormat.


Setelah menyadari dan mengetahui bahwa yang datang adalah Kaisar Shogun para pengawal dari Kaisar Han-Jian langsung ikut membungkuk dan memohon maaf karena tidak bisa mengenali leluhur Kaisar Shogun.


Tetapi siapa yang menyangka bahwa Kaisar Shogun sama sekali tidak menganggapnya dan langsung mengabaikannya, dia langsung memasuki pintu menuju perjamuan di meja bundar.


"Khemmp...


Hai pria tua lama kita tidak berjumpa ya,...


Bagaimana keadaanmu sekarang setelah tragedi Di 2000 tahun lebih yang lalu." 


tanya dari kaisar Shogun


Setelah mendengar perkataan itu Kaisar Han-Jian menoleh dan melihat siapakah yang telah menyapanya.


Setelah dia melihatnya untuk memverifikasi ternyata yang bertanya lelaki tua itu ya,  seseorang pria tua yang pernah menjadi musuhnya sebagai pesaing di masa lalu tidak lain dia adalah Kaisar Shogun,


" Oh ??.... Ternyata itu kamu yang mengataiku pria tua, apakah kau tidak menyadari bahwa kamu juga sudah tua." 


Kaisar Han-Jian menjawab sambil tersenyum.


" Hahaha......


Kau benar sepertinya kita sudah sama-sama menua bagaimana keadaanmu sekarang??..…


Jawab Kaisar Shogun sambil riang.


" Yah......


Setelah tragedi di masa lalu,


aku mengalami luka yang sangat parah. 


sehingga ranah kultivasi saya turun dan  juga aku belum bisa menyembuhkan lukanya hingga sekarang.


kehidupan yang aku alami semakin lama semakin terpuruk, hanya penuh kesengsaraan dan penderitaan, yang tersisa dalam hidupku hanyalah sebuah penyesalan karena kebodohan saya di masa lalu. "


"  Lalu bagaimana denganmu.......

__ADS_1


Kaisar Han-jian bertanya.


" Yah...


Saya tidak beda jauh denganmu, saya juga mengalami hal yang sama sepertimu, ranah kultivasiku yang awalnya berada di Kaisar tingkat Puncak kini telah turun menjadi Kaisar tingkat awal, namun dikarenakan aku berusaha keras akhirnya saya bisa meningkatkan kembali kultivasi saya ke ranah tingkat lanjut.


 tetapi itu hanya sebuah keberuntungan Karena di masa lalu saya mendapatkan Wahyu dari heavenly Goddess, 


Yang memiliki berkah meningkatkan kultivasi namun itu semua terhambat karena luka yang aku derita ini belum bisa disembuhkan sepenuhnya. "


Jawab Kaisar Shogun dengan wajah muram.


" Oh begitu ya??......


Sepertinya kau jauh lebih beruntung dari saya,


Keadaan saya sekarang masih bisa bertahan hidup saja sudah sebuah berkah."


Saya sama sekali tidak bisa kembali menaikkan ranah saya Ke puncaknya, tetapi setidaknya saya masih bisa bertahan hidup dengan melakukan kultivasi.


" Yah ....mungkin cepat atau lambat saya hanya akan meninggalkan nama saja,


Saya hanya memiliki sebuah harapan agar di masa depan generasiku berikutnya, tidak menjadi orang bodoh seperti saya yang telah dibutakan oleh ambisi dan keserakahan yang mengakibatkan kerugian besar pada diri saya sendiri.


Kaisar Han-Jian berbicara sambil tersenyum dengan pahit


Mendengar perkataan ungkapan dari Kaisar Han-Jian, tercermin juga sebuah penyesalan dan kesedihan di wajah Kaisar Shogun.


Di saat mereka saling berbincang, terdengar suara langkah kaki yang menghampiri mereka berdua dalam seketika mereka mengalihkan pandangannya pada seseorang yang telah menghampiri mereka.


Ya orang yang menghampirinya tidak lain adalah Tian-Huang merupakan seorang raja di generasi kedua yang telah mewarisi tahta dari ayahnya sebelum meninggal karena penyakit yang derita dan juga merupakan cucu dari Kaisar Tian-ji.


" Salam hormat dari saya untuk para leluhur Kaisar Shogun dan Kaisar Han-Jian, saya selaku cucu dari Tian-ji  berterima kasih karena telah datang ke perjamuan ini.


Sambutan hangat dari raja Tian-Huang kepada kedua Kaisar.


Setelah mengetahui siapa yang datang menghampirinya Kaisar Shogun memecahkan keheningan menjawab:


"Oh......


Ternyata jadi kamu yang bernama Tian-Huang putra dari  Tian-Jibay ??....


Tidak heran Tian-ji selalu memuji-muji mamamu di hadapanku di masa lalu,


Dan ternyata kamu memang memiliki sikap yang bijak, ramah, dan rendah hati.


bahkan jika dibandingkan dengan ayahmu sepertinya kamu jauh lebih baik darinya dalam melakukan tindakan.


Jawab dari Kaisar Shogun sambil tersenyum.


"Kau benar Shogun, 


sepertinya anak ini memang lebih baik dibandingkan ayahnya di masa lalu saya yakin kekaisaran ini akan jauh lebih maju di masa depan jika  yang memimpinnya.


Perkataan dari kaisar Shogun telah ditimpali balik oleh kaisar Han-jian sambil tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Tolong jangan memuji saya berlebihan, 


Saya tidak lebih hanya orang awam yang masih banyak belajar, jadi jika saya memiliki sebuah kesalahan di masa depan mohon tegur saya.


Jawab dari raja Tian-Huang dengan raut wajah yang tersipu malu.


Di saat mereka berbincang pada saat itu juga


Ada rombongan lain yang datang dan memasuki istana kekaisaran, dan seorang pelayan datang memasuki ruangan perjamuan di meja bundar untuk menyampaikan kepada sang raja sambil berlutut,


Pelayan itu berkata :


Yang mulia di luar sudah ada rombongan lain dari timur yang datang untuk menghadiri perjamuan "


Setelah mendengar informasi itu Tian-Huang berbicara:


" Jadi mereka baru datang ya ??... 


baiklah segera layani mereka dengan baik dan untuk Kaisar dari timur dipersilakan untuk segera masuk ke ruangan ini."


" Baik yang mulia, perintah akan segera dilaksanakan. "  


jawab dari seorang pelayan dengan kepala tertunduk.


"Oh.....


Kaisar dari Timur ya.... 


sebenarnya saya tidak terlalu mengenalnya, tetapi saya pernah bertarung dengannya di masa lalu, 


aku tidak menyangka bahwa di timur pun ada seseorang yang sudah berada di ranah Puncak Kaisar, sepertinya dia tipe orang yang selalu menyendiri."


Sahut Kaisar Han-Jian.


" Yah...... 


aku juga tidak menyangka bahwa 


Di Timur memiliki seseorang, sosok yang tangguh,


Kita baru menyadarinya setelah pertempuran tragedi sekitar 2000 tahun lebih yang lalu, dari 9 Kaisar yang tersisa hanyalah 4 dan salah satunya dia yang masih mampu bertahan dari tekanan kekuatan yang dahsyat yang dimiliki oleh heavenly Goddess, sedangkan untuk yang dua orang Kaisar entah tidak diketahui hidup atau matinya.


Bukan hanya Itu, dia bahkan mampu menangkis beberapa kekuatan dahsyat yang dimiliki oleh Heavenly Goddess yang menandakan bahwa dia sosok yang sangat tangguh....


Shogun menyahuti nya kembali, sambil tersenyum masam.


Disaat mereka berbincang tidak butuh waktu lama,


Terdengar deritan suara pintu dan langkah kaki memasuki ruangan.


Terlihatlah seorang wanita muda tinggi, memiliki kaki yang terlihat halus dan putih, dia mengenakan gaun merah dengan paras wajah yang cantik dan dingin, setiap gerakan tubuhnya, penuh pesona dan wibawa.


Yah.....


Wanita itu adalah Kaisar You-Qu.


Baik itu Kaisar Shogun, Kaisar Han-Jian ataupun Raja Tian-Huang


Mereka semua terkejut dan sedikit tercengang.


Mereka tidak menyangka bahwa yang akan datang bukanlah sosok yang mereka kenali,


Melainkan seorang wanita muda yang memiliki kecantikan dan penuh pesona, bahkan Raja Tian-Huang terpikat oleh nya.


Kaisar You-Qu terus melangkah untuk menghampiri meja bundar, tidak lama kemudian dia berbicara sopan dan anggun:


" Salam hormat saya kepada yang Mulia Raja dan para Kaisar pendahulu,


Saya bernama You-Qu, merupakan generasi pertama dari tuanku Kaisar Qinchen.


Maksud dan tujuan kehadiran saya, tidak lain untuk menghadiri undangan perjamuan.


Dan saya sebagai junior, datang untuk mewakili tuanku Kaisar Qinchen.


Setelah memperkenalkan diri mereka semua, sudah sadar dari lamunannya.


" Baiklah nona silahkan duduk dan bergabung dengan kami,dikarenakan semuanya telah berkumpul, sepertinya sudah waktunya untuk berdiskusi.


Raja Tian-Huang berbicara dengan senyum dan Ramah.


paras wajah yang cantik dan dingin, setiap gerakan tubuhnya, penuh pesona dan wibawa.


Yah..... Wanita itu adalah Kaisar You-Qu.


Baik itu Kaisar Shogun, Kaisar Han-Jian ataupun Raja Tian-Huang


Mereka semua terkejut dan sedikit tercengang.


Mereka tidak menyangka bahwa yang akan datang bukanlah sosok yang mereka kenali, melainkan seorang wanita muda yang memiliki kecantikan dan penuh pesona, bahkan Raja Tian-Huang terpikat oleh nya.

__ADS_1


Kaisar You-Qu terus melangkah untuk menghampiri meja bundar, tidak lama kemudian dia berbicara sopan dan anggun: " Salam hormat saya kepada yang Mulia Raja dan para Kaisar pendahulu, Saya bernama You-Qu, merupakan generasi pertama dari tuanku Kaisar Qinchen. Maksud dan tujuan kehadiran saya, tidak lain untuk menghadiri undangan perjamuan dan saya sebagai junior, datang untuk mewakili tuanku Kaisar Qinchen. Setelah memperkenalkan diri mereka semua, sudah sadar dari lamunannya.


" Baiklah nona silahkan duduk dan bergabung dengan kami, dikarenakan semuanya telah berkumpul, sepertinya sudah waktunya untuk berdiskusi. Raja Tian-Huang berbicara dengan senyum dan Ramah.


__ADS_2