
setelah itu kelas pun di mulai mengenai materi mempelajari titik fital dalam tubuh manusia, alicia terlihat tidur di kelas sambil menutup wajahnya dengan buku. membuat flara hanya bisa geleng-geleng kepala, ia kira alicia akan tumbuh menjadi gadis dewasa dan rajin saat dewasa, karna saat dulu flara bertemu alicia, alicia sudah bersikap dewasa dari kecil dan cukup tangguh, buktinya saat mendapat penyiksaan sebulan berturut-turut di dimensi lain alicia dapat bertahan tidak memiliki niatan bunuh diri di minggu minggu kedua dan ketiga, walau di dua hari akhir nya sudah sampai batas, sangat tangguh untuk seorang anak kecil yg masih tujuh tahun.
tak lama waktu pelajaran pun selesai dan flara berniat membangunkan alicia, tapi keburu terdengar suara seseorang.
''jangan bangunkan dia'' ucap seorang gadis yg terlihat angkuh.
mendengar nya gerakan flara yg ingin membangunkan alicia menjadi terhenti dan menoleh ke sumber suara dan mengerutkan dahi, saat menoleh flara hanya melihat seorang gadis yg terlihat angkuh di hadapannya dan langsung membalikan kepalanya lagi dan membangun kan alicia.
''kau!... ''geram gadis angkuh terlihat marah.
setelah alicia bangun dari tidur nya flara pun menolehkan kepalanya lagi dan berkata.
''tadi kakak bicara apa yah? maaf yah ara tadi tidak dengar terlalu jelas! '' ucap ara dengan tampang polos palsu nya padahal ia dengar loh perkataan gadis angkuh tersebut.
mendengar penjelasan flara yg polos + lugu membuat amarahnya mereda ''lain kali kita bicara lagi yah'' lansung mengubah ekspresi marahnya pada gadis polos didepan nya ' masih sangat polos ternyata hehehe.. ' batin gadis angkuh.
''ohh!'' terlihat binggung ''baiklah'' senyum flara.
''kalau begitu sampai jumpa, dah''
''dah kak! ''balas flara
gadis angkuh itu pun pergi.
melihat interaksi sahabatnya dengan musuhnya, alicia langsung terlihat marah.
''ara! ''
''yah? ''
''ara harus jauhi dia! ''
''knp? ''binggung ara tepat nya pura-pura binggung karna ia pun tau gadia tadi terlihat sangat angkuh.
''dia musuh cia!, pokonya cia benci sekali padanya'' ucap alicia dengan emosi.
melihat sahabat nya emosi flara langsung panik bukan main ''baiklah cia..baiklah cia..'' ucap flara gugu karna emosi sahabatnya dengan tatapan dendam.
'pasti ada alasan kenapa cia benci sekali pada gadis tadi' batin flara menyelidik.
kemudian flara dan alicia pergi dari kelasnya ke kafetaria.
tanpa mereka sadari pembicaraan mereka telah di dengar oleh sekelompok remaja laki laki di kelas nya.
''wah! murid baru ini sangat imut dan polos yah, bahkan amarah nya medusa langsung redah mendengar kata kata polosnya'' ucpa remaja yg terlihat cerewat.
''untung saja dia membangun kan alicia ku, dan ngomong ngomong tadi alicia di panggil cia bukan!!, sungguh panggilan yg imut'' ucap seorang remaja lagi dengan wajah berbinar binar.
''dasar! gila cinta'' ucap remaja cerewet
''hehehe.. ''
''apa kau merasa gadis tadi pura-pura tidak mendengar atau tidak'' tanya seseorang
__ADS_1
''entahlah kurasa dia tidak pura-pura'' ucap seseorang
''padahal aku pun yg tidak memperhatikannya dapat mendengar dengan jelas loh'' terang seseorang
''tapi respon nya tadi terlihat meyakinkan'' yakin seseorang
''benar sih'' ucap nya.
skip
di kafetaria
terlihat flara dan alicia yg sedang makan dengan hikmat nya di kafetaria, namun tiba-tiba ada segerombolan perempuan yg mendatangi meja makan mereka.
''brak.. '' gebrak seseorang di meja alicia dan flara yg sedang makan.
''huk.. huk.. huk..'' batuk alicia karna tersedak saat acara makannya di kagetkan.
mendengar nya alicia langsung menyodorkan air ke alicia dan langsung alicia minum.
''terimakasih''
''iya'' senyum flara.
kemudian salah satu dari mereka menarik tangan alicia dari kursinya membuat alicia terduduk di lantai, dan rambut nya langsung di siram air.
''dasar sampah sok cantik, bangsawan rendahan, lemahh, kau tidak pantas sekolah di academy kelas atas ini''
''ahh..'' tersiram air sambil menutup mata
ada seorang remaja yg terlihat marah berniat bangkit dari duduknya dari kursi tempat makannya namun sebelum ia bangun, terlihatlah flara menahan marah dan langsung membanting gelas kaca yg berada di tangannya ke tengah jalan di kafetaria.
''blinkkk.... '' suara lemparan gelas pecah yg sangat kencang menggema ke seluruh ruangan kafetaria.
membuat remaja tersebut menghentikan tindakan nya karena kaget sebab lemparan gelas kaca yg kencang dan berserakan ke mana mana dari flara dan langsung mengalihkan pandangan nya pada flara, bukan hanya remaja tersebut tapi semua perhatian penghuni yg berada di kafetaria langsung beralih ke flara yg terlihat menunduk.
''kau!.... ''ucap seorang gadis yg mengganggu alicia.
mengangkat kepalanya ''ahh!.. maaf ara sangat kaget melihat kalian mengganggu teman ara, bisa kalian menghentikannya'' ucap ara lembut namun tegas dan jelas
''tidak akan!.. ''ucap seorang gadis dan langsung mendekat ingin menjambak rambut alicia namun saat ia ingin menjambak nya.
''sh*h.., cari masalah'' gumam ''pengawal!!'' teriak flara kencang.
mendengar titah majikannya keluarlah enam orang remaja yg langsung berlutut di sekitar flara, empat orang tingkat tembaga dan dua orang tingkat besi (akhir), dan gadis yg ingin menjambak alicia langsung menghentikan niatnya dan tersentak seketika melihat banyak pemuda pemuda senior yg berbakat.
''yaa! putri'' ucap keenam remaja tersebut serempak
''teman baikku di ganggu seorang gadis aneh!, bisakah kalian menghentikan tingkahnya? mungkin mereka salah paham? ''
''baik putri'' serempak
para pengawal flara pun langsung berjalan ke arah gerombolan para gadis gadis angkuh.
__ADS_1
''maaf para nona!, bisakah kalian tidak membuat masalah dengan putri kami''
''atas dasar apa kau!.., aku mengenal tetua di academy ini! bisa aku laporkan kalian dan si keluarkan dari sini'' ucap seorang gadis sinis
''emm! '' kehabisan kata kata
melihat pengawal nya ke habisan kata kata flara langsung maju menghampiri pengawal nya.
''kalau kalian ada masalah dengan temanku kalian bisa bicara baik baik pada nya!, kebetulan keluarga ku sangat dekat dengan kepada sekolah academy jadi kalian bisa membicarakan dengan baik jika ada kesalah pahaman karna pasti kepala sekolah mau membatu masalah kalian ini karena. kebetulan kepala sekolah academy ini sangat dekat dengan keluarga ku'' ucap flara dengan lantang dan terdengar ke seluruh kafetaria.
''ke.. kepala sekolah'' takut gadis angkuh tersebut
''ahh!, bahkan kepala sekolah pernah bilang kepada ara jika ada anak yg mengganggu ara boleh laporkan kepadanya, nanti kepala sekolah akan mengeluarkan orang tersebut katanya'' ucap flara lantang dengan suara lembuat (di lembut lembutkan)
''bagaimana ini'' bisik gadis (1) takut
''jangan sampai kita di keluarkan dari sekolah'' bisik gadis (2) takut
''ti..tidak ara! '' ucap gadis angkuh yg satu kelas dengan flara gugup
''yah? '' ucap ara polos😕
''ternyata jika di pikir pikir kami hanya salah paham pada alicia, benar kan teman teman!'' ucapnya
''benar'' ''benar'' ''iya sepertinya salah paham'' gugup para gadis gadis
''kalau begitu sampai jumpa ara! ''ucap gadis angkuh yg sekelas dengan flara
''sampai jumpa'' balas flara lugu dengan senyuman manis nya
segerombolan gadis itu pun langsung pergi meninggalkan kafetaria dengan wajah gugup tanpa dosanya.
semua yg berada di kafetaria mendengus sebal karna gerombolan pembuat onar telah pergi tanpa dosa dengan alasan salah paham.
''pengawal! ''
''ya..putri'' hormat para pengawal flara
''pinta pelayan membereskan kaca dari pecahan gelas ku, dan setelah itu kalian bisa pergi''
''baik putri'' pengawal pun menjalankan tugas
kemudian flara langsung berjalan pelan dengan anggun mendekati alicia sambil melepaskan jas sekolahnya, terlihat lah kemeja putih polos yg di pakai flara tanpa jas membuat kesan seksi pada tubunya yg terlihat jelas membentuk.
membuat para penghuni kafetaria terpesona akan pesona flara
'si*l! .., gadis ku' batin seseorang merenona
setelah itu flara memakaikan jas nya ke bagian depan tubuh alicia yg terlihat tembus karna terkena air, flara pun memapah alicia berdiri dari duduknya yg berada di posisi terduduk di lantai kemudian memaparkan nya keluar dari kafetaria.
hal tersebut tak luput dari pandangan semua penghuni kelas, bahkan pangeran pangeran dari berbagai kelas terpesona akan tindakan flara.
''wahh! hebat sekali''
__ADS_1
'aku tandai kau' batin seseorang