Putri Mafia Terdampar

Putri Mafia Terdampar
Bertemu Kaisar


__ADS_3

Setelah melakukan kultivasi Da Xia pun berfikir untuk melatih elemennya karena dia juga penasaran apakah sehebat yang dijelaskan di buku.


"Gimana kalau gue coba elemennya juga ya, kan dikediaman ini gak ada orang, mending gue coba di taman heheh."


Da Xia pun berlalu ke taman dengan senyum cerahnya.


Tak jauh dari tempat Da Xia tanpa Da Xia sadari, sedari anak itu keluar dari kamar dia selalu diperhatikan oleh kaisar.


"Apa dia anak itu, apa yang akan dia lakukan"


"Wah gue mau coba elemen gue ah," sambil celingukan memastikan tidak ada orang di tamannya.


Da Xia pun mulai fokus, dimulai dari elemen api, Da Xia mencoba fokus untuk mengeluarkan api.


tiba tiba wus πŸ”₯πŸ”₯ api keluar dari tangan mungilnya


Da Xia pun berjingkrak senang


"Woahhh.....asikkk hahahah...."


"Coba elemen yang lain....dan wuss es❄️❄️❄️keluar dari tangan mungilnya.


Begitupun seterusnya Da Xia mencoba seluruh elemen nya , akan tetapi pada percobaan pada elemen petir langit bergemuruh menjadi semakin gelap petir menggelegar dilangit namun yang aneh petir yang biasanya berwarna putih yang terlihat dilangit adalah berwarna merah.

__ADS_1


Kaisar tertegun melihat anak itu yang tak lain adalah putrinya


" elemen itu, kenapa anak itu memilikinya" kaisar semakin terkejut karena fenomena atas langit yang tercipta


" I ini adalah elemen kuno simbol kekuatan kerajaan Yin Yang....ba-bagaimana bisa."dengan tetap berwajah datar dan dingin.


Seluruh dataran benua menjadi terkejut akan fenomena yang terjadi ada apa sebenarnya.


Para bangsawan yang sudah didalam aula berbondong keluar menyaksikan fenomena alam yang langka.


"Ada apa ini, pertanda apakah" jendral Hou bergumam.


" Entahlah, apakah ini pertanda lahirnya master baru"saut Mentri Chou, hiruk pikuk dan bisik bisik keluar dari mulut bangsawan ataupun dari para warga.


Sementara di tempat Da Xia masih fokus dan tanpa dia sadari ketika dia mengeluarkan elemen apinya rambutnya berubah menjadi perak berkilau dengan cahaya terang yang menyelimutinya.....dia mengangkat tangannya keatas untuk menggenggam petir merah yang menggelegar kan benua JDEERRR.......JEDEERRRR......namun setelah petir itu di genggamannya tiba tiba wajah Da Xia memucat, dan Da Xia terbatuk mengeluarkan darah segar....uhukkk....uhukkk


Kaisar yang melihat hal demikan pun langsung bergegas menghampiri Da Xia untuk melihat kondisinya. Bertepatan dengan Kaisar sudah didepannya sambil berjongkok," apakah kau ingin membunuh dirimu sendiri, dasar anak bodoh" dengan raut khawatir dan langsung menggendong Da Xia.


Da Xia yang digendong pun samar samar dapat mendengar dan melihat wajah orang yang menggendongnya, " pa-paman dada Da Xia sa-sakit" bergumam lirih tapi masih bisa terdengar oleh kaisar.


Sambil berlari membawa Da Xia ke kamarnya dengan perasaan khawatir dan tanpa sadar matanya mengembun melihat kondisi Da Xia dengan pakaian penuh darah yang keluar dari mulutnya.


" Dasar anak bodoh, jangan berbicara lagi, kau akan baik baik saja, bertahanlah" diselimuti rasa bersalah dan khawatir, perasaan aneh pun menyelimuti sang kaisar.

__ADS_1


Hingga sampailah kaisar didepan pintu


Brakkkk......


" Prajurit panggil tabibbb sekarangg!!!!!!!"


teriak kaisar dengan lantang. Kaisar pun segera menyalurkan mananya kepada Da Xia untuk menyeimbangkan meridiannya yang kacau.


" Hormat hamba yang mulia"


" Cepat periksa putriku" tanpa sadar kaisar menyebut anak perempuan itu sebagai putrinya.


Tabib segera memeriksa kondisi Da Xia, " Mohon maaf yang mulia kondisi tuan putri saat ini sedang kritis karena lonjakan energi yang tak terukur, sehingga mempengaruhi tubuhnya yang mulia, apalagi dengan kondisi tubuh tuan putri yang masih kecil" papar sang tabib.


Kaisar tertegun, aura dikamar kaisar menjadi semakin berat" Apakah putriku bisa disembuhkan?.


Tabib bergetar dan berkeringat dingin " mm-mohon amp-un yang mulia saya akan berusaha".


" Jika sampai terjadi sesuatu pada putriku kepalamu akan lepas dari tempatnya, camkan itu."


" Ba-baikn yang mulia, hamba undur diri"


"Hmm"

__ADS_1


Kaisar mendekati ranjangnya dan mengelus kepala Da Xia " bertahanlah....kau akan baik-baik saja, aku janji itu."


Hai hai guyyyss jangan lupa dukung outhor ya guys tinggalkan jejak kalian hehhehhe....πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™


__ADS_2