Quiet Rose

Quiet Rose
Masalah bertubi-tubi


__ADS_3

" Ray...? kau baik baik saja ?."


"Raydrick tiba tiba mematikan telpon nya sepihak."


*End call*


"Brukk.. Raydrick terjatuh lemas dan terduduk di lantai..Berat ? itu yang Raydrick rasakan sekarang keadaan nya sudah benar benar berantakan hingga ia bingung harus membereskan yang mana terlebih dahulu, semenjak kepergian Keiko satu persatu masalah mulai muncul menghampiri Raydrick,apalagi perusahaan nya yang mengalami kebangkrutan bisnis 2 hari yang lalu,di tambah lagi hal ini tentang Daddy nya yng tiba tiba sakit karna kelelahan bekerja,itu sudah membuat nya depresi,dan hal hal buruk lain nya,rasa nya ia ingin sekali pergi ke suatu tempat yang nyaman dan bersembunyi di sana tapi ia tau lari dari masalah bukanlah hal yang benar untuk nya."


"Apa yang harus ku lakukan ? sampai saat ini aku masih belum juga menemukan Keiko,ada di mana kau sekarang Key ? apa kau tau aku sangat berusaha untuk menemukan mu ? ."gumam nya.


" 4 hari kemudian,kring...kring...bel pintu masuk berbunyi menandakan seorang pelanggan telah masuk."


"Ada yang bisa saya bantu tuan ? apa tuan mau membeli bunga kami ?." tanya pelayan dengan ramah.

__ADS_1


"Tolong sebucket bunga nya, terserah bunga apa saja dan pilihkan bunga yang terbaik di sini." nada dingin.


"Iya tuan silakan di tunggu."


"Pelayan itu menghampiri Keiko yang sedang manata bunga dan menyuruh nya merekomendasikan bunga untuk Raydrick, Keiko yang membelakangi Raydrick tentu tidak membuat Raydrick tau kalau itu Keiko."


"Maaf tuan , kalau boleh tau ini bunga untuk di berikan pada siapa ? agar kami bisa menyesuaikan nya dengan baik dan benar."


"Untuk seseorang yang sedang sakit ."


"Key bunga mana yang bagus untuk seseorang yang sedang sakit ?." tanya nya membuat Raydrick menoleh sekilas .


Memilihkan bunga tanpa bicaraapa pun"Bunga dengan aroma alami dan tidak terlalu menyengat ini sangat bagus untuk di berikan pada orang yang sedang sakit, menurut ku ini sangat sempurna untuk itu."gumam Keiko pelan dan memberikan bucket bunga yang ia tata pada pelayan.

__ADS_1


"Ini tuan bunga nya,sudah kami siapkan ,apa tuan menyukai nya ?."


"Iya ,berapa ? ." mengeluarkan dompet nya.


" Iya sebentar tuan akan saya tanyakan pada teman saya,Key apa kau tau ini berapa harga nya ? ( memanggil Keiko ) ini bunga baru,aku tadi lupa menanyakan nya pada bos."


"Tolong jangan membuang waktu ku di sini , cepat katakan berapa harga nya ."


"Hahhh apa yang kau bilang ( menoleh ke belakang ) aku juga tidak ta........." ucap nya terpotong.


"Key....Keiko ? ( terkejut dan ucapan nya seketika terbata bata ) apa kau Keiko istri ku ?." berlari ke arah Keiko.


"Melihat itu Keiko langsung berlari keluar dari toko bunga dan tentu saja Raydrick mengejar nya ,dia tidak akan membiarkan Keiko pergi lagi untuk kali ini, Raydrick akan terus mengejar Keiko tanpa henti walau Keiko menyebur ke lautan sekali pun.Keiko berlari sekencang kencang nya dan menabrak orang orang yang sedang menyebrang ,tentu mereka menatap Keiko aneh ,tidak jauh dari situ Raydrick sudah semakin dekat dengan Keiko, sedikit lagi dan....... akhir nya Raydrick berhasil meraih tangan Keiko,hal itu di karenakan Keiko yang sedang hamil besar ,ia kesusahan untuk terus berlari dengan kencang hingga membuat nya perlahan melambat."

__ADS_1


Salam manis Jeongunik\_ππ


__ADS_2