
"Saat sudah sampai di kamar suami ya, Keiko sangat terpukau dengan isi kamar Raydrick yang sangat mewah dan rapi.Keiko tak menyangka suami ya yang selalu sibuk bekerja itu ternyata orang yang rajin dan suka kebersihan . Setelah itu Keiko langsung menidurkan Raydrick kekasur nya secara perlahan.Sebenar nya sekarang Keiko sangat kelelahan karna kejadian tadi siang,tapi entah kenapa rasa lelah nya seketika hilang saat melihat suami ya tadi,saat Keiko sedang melamun tiba tiba hujan datang dan membuat Raydrick yang tadi nya tertidur pulas jadi terbangun."
"Euughhh........." memegang kepala yang yang pusing .
"Kau sudah bangun...? apa kau sakit..?."
"Hmmm...? ( menyadari keberadaan Keikk ) pergi lah ,aku tak mau berdebat dengan mu sekarang ." memegang kepala nya kembali .
"Diamlah....bibi membuatkan sup untuk mu dia bilang kau belum makan dari tadi,ini makanlah ." ucap Keiko dingin dan memberikan sup itu .
"............( tak memperdulikan istri ya dan menatap kosong ke arah jendela yang terbuka )."
__ADS_1
"( masih menatap ke arah jendela ) setelah ini jangan pernah menginjakkan kaki mu ke kamar ku lagi,ku biarkan kau kali ini..( ucap ya lemas )."
"Keiko hanya bisa menatap suami nya sedu dari tadi,dia tak berani menyentuh nya karna takut berbuat kesalahan.Sekarang orang yang sangat membenci nya itu sedang kelelahan dan sangat pucat hingga tak punya tenaga untuk memarahi ya ."
"Hari ini kan hari ulang tahun mu ,jadi apa kau punya keinginan di ulang tahun mu kali ini...? ." tanya Keiko untuk menetralkan suasana yang sunyi .
"Tentu saja punya ( beralih menatap Keiko ) yang ku inginkan hanyalah satu,pergi dan menghilanglah dari dunia ini nona Keiko.Hanya itu yang ku inginkan di hidup ku sekarang ini."
"Saat kalian sedang bertatapan tiba tiba,( suara petir kencang ).Keiko tak terlalu kaget mendengar petir tersebut,tapi yang membuat Keiko lebih kaget adalah suami ya yang sekarang sedang menutup kuping nya rapat rapat dan menunduk ketakutan."
"A....a..apa kau baik baik saja..? kenapa kau gemetaran seperti itu ..? ." awal nya Keiko ragu ragu untuk menyentuh Raydrick,tapi perlahan hingga tangan ya mendarat di bahu suami ya,dia sama sekali tak marah dan masih menunduk ketakutan .
__ADS_1
"...........( masih menunduk,dan keringat dingin mulai keluar dari pelipis nya ) hhhhaahhh.......haaahhhh...haaahh ( nafas ya mulai tak beraturan dan merasa panik )."
" melihat itu Keiko juga merasa panik karna tak tau bagaimana meredakan ketakutan Raydrick, Keiko juga tau jika suami ya tak segera di tenangkan hal buruk bisa terjadi pada nya .
"GREBB,karna tak tau harus berbuat apa , Keiko langsung memeluk suami ya erat dan mengelus ngelus punggung nya dengan lembut."
"..........( tak peduli apa yang Keiko lakukan pada nya dan berusaha mengatur nafas nya )."
"Maaf aku memeluk mu...aku tak tau bagaimana cara menenangkan mu , walau sebener nya aku juga tak mau melakukan ini,tapi aku bukan tipe orang jahat pendendam yang membalas kejahatan dengan kejahatan,jadi cepat lah pulih ." mengelus pundak Raydrick kembali .
"Saat keadaan Raydrick sudah membaik , Keikk segera melepas pelukan itu, ternyata suami ya ketiduran dari tadi.Keiko pun langsung menidurkan nya di kasur dan menutupi badan nya dengan selimut ."
__ADS_1
Salam manis Jeongunik _ππ