Quiet Rose

Quiet Rose
Raydrick Brengsek


__ADS_3

"( berkaca kaca ) Ray.....aku tau kau sangat membenci ku ,kau boleh menyiksa ku atau apa pun itu tapi tolong jangan menyentuh ku, jangan membuat hidup ku lebih menderita lagi karna mengandung anak mu nanti ya hiks.."


"................"diam tak menjawab apa yang Keiko katakan.


"Aku tau kau sedang mabuk sekarang, walau begitu aku mohon , jangan jadikan aku sebagai pelampiasan mu hiks.."


"Setelah berdiam beberapa saat Raydrick langsung bergerak kembali dan melepas semua helaian kain yang terpasang di tubuh Keiko secara paksa.Yang terdengar hanyalah tangisan dan jeritan yang bergema di ruangan itu."


"09.00 pagi WIB,( terbangun ) hmmmmm.....ahhh sssttt, ( meringkuk karna kesakitan ),menjijikkan." berkaca kaca dan bergumam pelan.


"Keiko pun bangun secara perlahan dan menahan rasa sakit yang amat perih di are kewanitaan nya.Ia mengambil pakaian nya yang berserakan di bawah tempat tidur, kemudian ia memakai nya dan bergegas pergi dari kamar Raydrick.Setelah Keiko pergi Raydrick yang sedari tadi menghadap ke belakang langsung beranjak duduk dan menghela nafas."

__ADS_1


"Terlihat seorang wanita yang sedang terduduk di lantai dan menangis dengan shower yang terus membasahi tubuh nya.Wala begitu Keiko juga masih sangat muda.Gadis yang baru berumur 20 tahun sudah mengalami hal hal yang mengerikan di hidup nya,dari di siksa suami nya atau orang orang yang tak ia kenal,di culik dan hampir di bunuh ,dan di setubuhi oleh orang yang sangat ia benci , apalagi bukan karna cinta,tapi karna hasrat nafsu akibat mabuk....sakit..? tentu saja bahkan hati Keiko sekarang sudah hancur lebur tanpa sisa."


"Arrghhhh.....hiks...hiks... brengsek kau Ray,aku membenci mu....hiks."megacak ngacak rambut nya


"15.00 siang WIB, nyonya Keiko." menghampiri Keiko yang sedang duduk sambil melamun.


"Hmmm...?."menoleh sekilas dan meminum minuman nya kembali.


"Apa nyonya mau saya belikan salep pereda nyeri..?."


"Iya saya tau nyonya ,tadi pagi sebelum tuan Raydrick bekerja dia menyuruh saya untuk membersihkan kasur nya.Saya melihat ada bercak darah di seprai tersebut ,awal nya saya bingung,tapi setelah melihat nyonya Keiko yang merangkak saat berjalan ke dapur saya jadi mengerti."

__ADS_1


".........( menghela nafas ) kehidupan orang dewasa memang sangat rumit ,aku kira aku sudah dewasa dan bisa menjalani kehidupan orang dewasa pada umum nya.Tapi aku salah ,aku belum siap untuk itu semua ,hingga membuat penyesalan di dalam diri ku ,karna telah berusaha mencoba sesuatu yang akan menenggelamkan diri ku sendiri."


"N... nyonya jangan bicara b... begitu."


"Bi......"melihat ke arah bibi.


"Terima kasih untuk semua nya,jika ada yang mengganggu ku atau menyiksa ku di rumah ini ,aku harap bibi tak usah menolong ku.Ray sudah memberikan peringatan untuk mu,aku tak mau menghancurkan pekerjaan bibi,jadi akan lebih baik jika bibi diam saja ya.." tersenyum hangat pada bibi.


"( terduduk di lantai ) hiks... nyonya Keiko tak usah memperdulikan saya ,nona sudah sangat baik pada saya ,saya tak mengerti bagaimana bisa tuan Raydrick membenci Nyonya Keiko yang begitu baik hati ini...hiks."


"Tidak apa apa , lakukan saja apa yang ku perintahkan ."membantu bibi berdiri dan langsung memeluk nya .

__ADS_1


"Iya nyonya, terima kasih sudah baik sama saya..hiks."


Salam manis Jeongunik _ππ


__ADS_2