
"Salah satu bodyguard Raydrick mulai merobek pakaian atas Keiko,hingga melihatkan leher jenjang Keiko yang begitu indah di hadapan semua orang.Sedangkan satu bodyguard lain nya sedang menciumi leher Keiko dan meninggalkan bekas ke pemilikan merah di sana,hal itu membuat Keiko jijik dan merasa tidak punya harga diri di hadapan suami nya dan ia merasa sangat terhina atas perilaku ini.Kedua bodyguard itu hanya melaksanakan apa yang di perintahkan oleh tuan nya,tapi melihat tubuh Keiko yang begitu indah , sangat lembut,mulus, dan wangi , membuat para bodyguard itu muncul hasrat nafsu tinggi ,apalagi suami ya sendiri yang mengizinkan mereka menyentuh istri ya."
"Tatapan puas dari wajah Raydrick yang terlihat di mata Keiko dan dengan santai nya dia meminum coffe layak nya sedang menonton sebuah pertunjukan yang sangat menarik dan bagus."
"Ja****g ....? bukan..! bahkan keadaan Keiko lebih buruk dari pada itu, suami nya sendiri yang menyuruh bawahan nya untuk mencicipi tubuh nya begitu saja, bahkan seperti nya harga diri ya sangat tak berarti di mata suami nya."
"Saat salah satu bodyguard hendak merobek celana pendek Keiko,Keiko langsung memukul wajah nya hingga ia terpental,hal itu membuat para bodyguard lain nya kaget bahkan Raydrick yang sedang menikmati minuman nya pun langsung berhenti dan menatap istri nya."
"Brukk.......( terjatuh dan terduduk di lantai ) cukup...."ucap Keiko pelan dengan tali bra yang sedikit terlihat karna lengan atasan nya yang di robek tadi.
"Uhuk... uhuk... uhuk..."
__ADS_1
"Tiba tiba Keiko batuk terus menerus dan mengeluarkan sesuatu cairan,ya itu adalah darah.Keiko mengeluarkan begitu banyak darah di mulut nya ,seisi ruang tamu langsung histeris dan syok melihat Keiko dalam keadaan seperti itu.Raydrick sempat terkejut sesaat,karna para bawahan nya tak memukul Keiko,tapi kenapa Keiko mengeluarkan darah sebanyak itu."
"Ckkk....( berdiri di hadapan Keiko ) apa ini drama yang kau buat ..? percuma aku tak akan tertipu."
"( menghampiri Keiko ) cukup tuan ,ini sudah cukup...." bibi menangis dan memeluk Keiko.
"Tak apa kami di pecat tapi jangan membuat nona Keiko jadi seperti ini ..hiks.."
"Baiklah jika itu mau kalian,kita sudahi sampai sini saja , setelah itu kalian berdua cepat bereskan barang barang kalian dan pergi dari sini ." melangkah pergi.
"Tidak apa apa nyonya Keiko..."membantu Keiko berdiri.
__ADS_1
"Iya tak usah pedulikan kami, nyonya Keiko harus segara di obati dulu.
"Sekarang Keiko sedang di obati oleh Dina dan bibi di kamar nya."
"Nyonya Keiko...apa nyonya sedang sakit ...? kenapa nyonys mengeluarkan darah begitu banyak...? dan kenapa wajah anda pucat sekali....?."
"..............aku baik baik saja,aku hanya kelelahan dan kurang istirahat jangan khawatir, dari pada itu apa bibi dan Dina akan benar benar pergi dari sini..?."
"Iya nyonya....."
"( mengelap area leher Keiko yang berbekas merah merah dengan air hangat agar cepat hilang ), hiks... Nyonya Keiko kalau nyonya di perlakukan seperti ini lagi nyonya lapor polisi saja hiks.. bagaimana jika kami tak ada di sini lagi, kami tak bisa terus menerus melindungi nyonya Keiko hiks..."
__ADS_1
"iya ... terima kasih sudah di kasih tau."
Salam manis Jeongunik _ππ