Raga & Rena

Raga & Rena
1. Pengenalan tokoh


__ADS_3

Setting alur cerita 2006


Morena Ayundya namanya gadis remaja yang cantik, pintar dan baik. Dia terlahir dari keluarga yang biasa biasa saja, memiliki 2 saudara perempuan yang masih kecil. Ayahnya hanyalah seorang pedagang kaki lima, ibunya hanyalah ibu rumah tangga. Walaupun Rena terlahir dari keluarga yang notabene berasal dari kalangan menengah kebawah , namun tak menyurutkan niatnya untuk melanjutkan sekolahnya, karena kepintarannya ia masuk ke sekolah bergengsi di daerahnya dengan jalur bantuan beasiswa siswa perprestasi.


Karena ia ingin mengangkat harkat dan martabat kedua orangtuanya menjadi lebih baik, maka dari itu ia berusaha dengan baik dan bersungguh sungguh untuk mencapai semua cita citanya.


Beruntungnya walaupun Rena sekolah di sekolah yang cukup bergengsi namun semua orang tidak memandang rendah status sosialnya, Rena mampu berbaur dengan baik dengan teman teman lainnya.


Karena kecantikan, perhatian dan kebaikan hatinya banyak yang mau berteman dengannya. Rena bukan tipe orang yang memilih teman, jadi tidak heran jika Rena juga termasuk siswa populer di sekolahnya. Bukan hanya sekedar teman , ia mempunyai seorang sahabat, persahabatan yang terjalin begitu saja semenjak memasuki SMA. Walaupun mereka berasal dari SMP yang berbeda mereka terasa sangat dekat dengan satu sama lain. Entah karena kepribadian mereka yang berbeda untuk melengkapi kekurangan satu sama lain atau karena ada hal lain yang mereka rasakan, hanya mereka berdua yang tau. Anehnya meskipun ia tertutup berhubungan dengan laki-laki ia justru mempunyai sahabat laki laki. The one and only.


Raga Mukti Rahardian adalah satu satunya sahabat Rena, pria berperawakan tinggi besar dan tampan,hidung mancung dengan rahang yang keras menambah aura ketampanannya, tubuhnya yang atletlis banyak di gilai para gadis remaja, membuatnya terbuai hingga nembuatnya di cap menjadi pria playboy disekolahnya.


Hingga suatu ketika banyak gadis gadis yang menyetahui Rena adalah sahabat baik Raga datang menemui Rena, menceritakan tentang kegalauan mereka yang di putus begitu saja oleh Raga ada yang tidak terima, ada yang sakit hati, ada yang menghujat, ada juga yang memohon untuk bisa menjalin hubungan kembali dengan Raga.


Rena dibuat pusing oleh satu sahabatnya ini. Rena hanya ingin menyelesaikan sekolahnya dengan baik untuk mendapatkan pekerjaan yang layak nantinya. Tapi sahabatnya malah melulu membuat masalah dengan barisan para mantan yang mau tidak mau Rena harus membantu menyelesaikan masalah itu.


"Setelah pulang sekolah , tunggu aku di gerbang" ucap rena yang tengah berdiri di depan pintu kelas raga, karena memang mereka tidak satu kelas.


"Ada apa memangnya? Nanti aku ada janji kencan dengan pacarku." Jawab Raga dengan santai


"What? Bukankah kemarin kamu baru putus dengan dina? Kamu mau kencan dengan pacar yang mana lagi?" Rena memijat mijat pelipisnya yang terasa pening karena ulah Raga


"Dengan rani, kita baru jadian tadi pagi." Ucap raga dengan entengnya.


"Aku ada hal serius yang ingin aku bicarakan, dan jika kau benar benar sahabatku jangan menolak ajakanku." Ucap rena dengan tatapan tajamnya.


"Oke, baik kita bertemu lagi nanti sepulang sekolah." Entah mengapa raga begitu menurut begitu saja dengan Rena.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Waktu berputar begitu cepat, tanpa terasa bel berbunyi pertanda waktu belajar telah selesai. Seperti yang telah disepakati sebelumnya, Rena menunggu Raga tepat di jam pulang sekolah di depan gerbang. Sesaat kemudian Raga keluar dari parkiran dengan mengendarai motor sportnya.


Melihat Rena sudah berada didepan gerbang, Raga bergegas memacu motornya menghampiri Rena.


Dan tanpa aba-aba Rena sudah duduk menyamping di atas motornya.


"Ayo jalan, kenapa diem?" Tanya Rena


"Main jalan-jalan aja, dikira tukang ojek kali ya? Mau kemana kita?"


"Tempat biasa, udah cepetan keburu hujan nih." Kata rena sembari melihat gumpalan awan mendung di atas sana.


"Ya udah pegangan yaa, awas jatoh, ngebut nih" Raga mulai melajukan motornya dengan kencang.


Sepanjang perjalanan Rena memeluk pinggang Raga dengan kencang, mengetahui Rena yang ketakutan malah memacu adrenalin Raga untuk menambah kecepatan motornya. Tampak sebuah garis lengkungan di sudut bibirnya.


"Kamu pengen lihat aku mati muda ya? Sport jantung tau gak?" Ucap rena kesal


"Cepet ya cepet, tapi gak kebut kebutan kaya tadi juga, bahaya tau gak."


"Iya, iya. Tapi kapan lagi di peluk cewek cantik kan?" Gumam Raga dengan senyum yang masih terpatri di bibirnya


"Bilang apa kamu barusan?"


"Eng.. Enggak, gak ada, gak bilang apa-apa." Elak Raga


"Awas ya macem macem." Ucap rena dengan menunjukkan bogem mentahnya


"Ya udah sekarang duduk, aku pengen ngomong." Titah rena

__ADS_1


"Mau ngomong apaan sih, serius bener?"


"Ga, bisa gak kamu insaf?"


"Hah? Maksudnya?" Nampak Raga terlihat kebingungan , pasalnya ia tidak pernah merasa berbuat jahat.


"Udah berapa banyak cewek yang udah kamu permainin, kalau kamu tidak mencintainya setidaknya jangan menyakitinya. Jangan memberi harapan palsu. Cukuplah berteman dengan mereka. Inget ga, aku juga wanita, ibumu juga wanita, kalo kamu menyakiti mereka sama halnya kamu juga menyakiti aku dan juga ibumu." Nasehat rena.


"Aku hanya belum menemukan yang cocok, itu aja."


"Kalo cuma itu alasan kamu, tunggulah dia, dia yang akan datang untukmu, seseorang yang tulus yang akan benar benar mengertimu, tapi tidak dengan mempermainkan hati mereka. Kita masih muda, masih SMA, daripada sibuk ganti ganti pacar, mikirin cinta, kenapa gak fokus aja buat belajar buat masa depan kita?"


"Belajar aja bosen tau, makanya mumpung kita masih muda, masih SMA, harus punya banyak cerita tentang kisah remaja, mengukir banyak sejarah. Supaya nanti bisa diwariskan ke anak cucu." kata Raga ngeles.


"Apanya yang diwarisin?"


"Trik trik mendapatkan hati para gadis.hahahaa" jawab Raga dengan tawa renyahnya


"Aku serius Ga, tolong, jaga hati mereka. Cobalah setia dengan satu hati". pinta Rena


"Aku masih setia Ren, aku masih menjaganya, menyimpannya di sini. di hati ku, hanya untukmu" jawab Raga di batinnya.


TBC


Karya Perdana dari penulis amatir 😃


Semoga suka, tinggalkan jejak like yang banyak biar Akak semangat updatenya.


THANKS ALL

__ADS_1


LOVE YOU


__ADS_2