
Tit... Ti... Tit
Suara klakson mobil membangunkan ku, oh ternyata aku tertidur.
Aku menggaruk tengkuk ku yang tak gatal
"Bagaimana Raina apa tidur mu nyenyak? Kita sudah sampai di rumah ayo turun" ucap Tante Anny
"E... Iya Tant... Eh mamah?.." jawab ku takut salah bicara
"Kan sudah mamah bilang, sekarang Raina jadi anak mamah, jadi Raina panggil mamah, mamah yah" ucap Tante Anny
"Mamah..." Ucap ku pelan
"Iya mamah" ucap ku tersenyum lebar
"Ya sudah ayo turun yang lain sudah nunggu" ucap mamah lalu menggandeng tangan ku sembari keluar.
😍 Rumahnya luas dan besar berwarna putih hitam ada taman hijau luas di depan rumah dan di pinggirannya terdapat pagar dan di depan taman terdapat gerbang rumah, sangat asri dan bersih itu Yang aku sukai
__ADS_1
Lalu mamah membawa ku ke dalam rumah yang berdua pintu besar, saat aku mulai masuk ke dalam betapa bagusnya rumah itu 😮benar-benar menakjubkan seperti istana Princess Cinderella, tidak berlebihan
bukan?!🤭
Aku tidak bisa menjelaskannya dengan detail, tetapi aku tau kalian membayangkan apa yang aku lihat sekarang bukan☺️
Dan mamah membawa ku menaiki tangga menuju lantai dua yang katanya ada tempat yang akan menjadi kamar ku di sana, sedikit heran 🤔 semua seperti sudah di rencanakan terlebih dahulu, tapi... Bagaimana mungkin, ah cuma perasaan ku saja pasti...
Di depan pintu bercat hitam itu ada tulisan nama ku, lalu mamah membuka pintu itu pelan-pelan
"Tada..... Ini adalah kamar mu Raina, yang akan menemani tidur mu setiap malam" ucap mamah dengan ekspresi wajah bahagia yang membuat ku tersenyum lebar
"Apa kamu suka Raina?" Tanya mamah
"Suka mah, warnanya favorit aku, terimakasih mah" jawab ku dengan tersenyum lebar dan tiba-tiba saja mamah memeluk ku sangat erat, pelukannya sangat hangat dan nyaman membuat ku ingin tidur di pelukannya, benar-benar pelukan seorang ibu luar biasa.
"Baiklah bagus kalau begitu, sekarang kamu bisa mandi lalu tidur, besok mamah bangunin deh kalau kamu masih tidur, oke?" Ucap mamah lalu aku angguki sebagai jawaban.
"Selamat istirahat anak mamah cantik" ucapnya mencium kedua pipiku lalu pergi.
__ADS_1
"Juga" jawab ku setelah bayangan mamah menghilang dari hadapan ku.
Ku putuskan mandi lalu tidur sesuai perintah dari mamah.
Skip~
hmmm... Ho...
aku bangun pagi-pagi sekali saat itu karena kehausan, saat melihat jam di dinding jam menunjukkan pukul 05.20 WIB , aku putuskan untuk keluar kamar karena tenggorokan ku benar-benar kering.
di luar kamar sangat sepi tak ada orang, saat menuruni tangga pun Tak ada seorangpun di sana, mungkin semua orang masih tidur, aku tak begitu memikirkannya yang saat ini aku pikirkan adalah mencari dapur dan minum segelas air putih saja itu sudah cukup bagi ku sungguh!
aku mulai kesasar ke arah belakang rumah, oh ya ampun bagaimana ini aku sangat haus, aku memutuskan kembali lagi ketengah rumah dan bertemu dengan papah yang sedang mengutak-atik leptopnya, aku pun mencoba untuk berbicara dengannya walaupun itu sangat susah
"pa... pah" ucap ku pelan lalu ia pun menatap ke arah ku, sungguh ucapan ku tadi itu sangat pelan bagaimana bisa kupingnya sangat jelas mendengar ucapan ku tadi, tapi ini saatnya aku bertanya. "Dapur di mana yah pah?" tanya ku.
"khmm... kamu lapar? atau haus?" tanyanya kepada ku, sungguh papah benar-benar sangat dingin kepada ku🥶.
"a-aku haus" ucap ku sedikit serak. lalu papah berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah ku
__ADS_1
"biar papah antar" ucap papah