Raina Anan Aifali

Raina Anan Aifali
5. Teman baru


__ADS_3

Aku menghabiskan satu botol minum air putih yang di berikan papah


"Seperti nya kamu memang sangat haus Raina" ucap papah


""Eh.. e.. i-ya dari semalam mula pah... Di kamar tidak ada air minum jadi di tahan deh" ucap Raina lalu menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.


Papah pun hanya mengangguk dan baru saja dia akan melangkah aku menghentikan nya dengan bertanya.


"Pah... Papah kerja apa?" Tanya ku yang membuat papah membalikkan badannya ke arah ku


"Nanti saja papah sibuk" ucap nya dingin lalu pergi sampai bayangan nya menghilang dari hadapan ku


"Ih... Cuaca pagi hari benar-benar dingin makin dingin lagi kalau denger dan liat papah yang bersikap seperti es batu di kulkas... Ih..." Ucap ku mengngedik ngeri lalu pergi untuk kembali ke kamar.


~


semuanya sangat membosankan. sepertinya rutinitas ku hari ini adalah berdiam diri di kamar ah! membosankan sekali. aku hanya mengguling-gulingkan badan di kasur dari kanan ke kiri, dari kiri ke kanan. ih rumah Segede gini gak ada tugas rumah yah... saat aku melihat ke jendela tidak ada seorangpun di sana, aku merebahkan badan kembali di kasur


tok... tok... tok...

__ADS_1


pintu kamarku ada yang mengetuk, semoga itu hal baik.


aku membuka pintu dan terlihatlah seorang ART yang tersenyum padaku.


"selamat pagi non, kata nyonya di suruh turun ke bawah dan jangan lupa mandi terlebih dahulu" ucapnya padaku dan sepertinya doa orang yang baik


"aku sudah mandi dari tadi pagi, mungkin aku bisa turun bersama mbak... uni" ucap ku


"ah... non baca nama saya ini yah" ucap nya mengetahui aku membaca nya


"e-he iya" jawabku terkekeh


"yasudah ayo non" ajak nya lalu ku angguki, kami turun menyusuri tangga dan berjalan ke arah ruang keluarga, dan terlihatlah sosok mamah dan Elsa.


"ayo nonton tv bareng Elsa" ajak mamah padaku setelah aku duduk di samping nya.


"jagain Elsa ya... kalau mamh lagi gak ada" ucap nya pada ku.


"iya mah pasti" ucap ku yakin

__ADS_1


"sekarang anter mamah dulu sampai depan gerbang yuk" ucap mamah kepada ku yang ku iya kan


kami berjalan ke gerbang yang sesekali bertanya hal sekolah ke pada ku.setelah sampai di gerbang pun mamah pamit lalu pergi diantar supir. saat aku ingin masuk kembali seseorang menghampiri ku.


"hai" ucap nya. aku melihat nya dari atas sampai bawah, dia memakai seragam sekolah SMP


"ah... aku mau berangkat sekolah" ucap nya tersenyum pada ku lalu ku angguki.


"kenalin aku Diandra Aulia" ucap nya


"a-aku Raina, Raina Anan Aifali" ucap ku juga memperkenalkan diri.


"ah... kamu kakak Elsa yang.... " tidak sempat ia menyelesaikan perkataan nya seseorang memanggil nya.


"Din ayo berangkat" ucap seorang pria paruh baya dengan stelan jas yang melekat di tubuh nya, seperti nya dia ayah nya.


"aku berangkat sekolah dulu, sampai jumpa teman" ucapnya lalu pergi berlari ke arah mobil yang ku sangka ayah nya itu.


"teman, dia menganggap ku teman nya" ucap ku tersenyum lalu masuk kembali ke rumah dengan perasaan senang karena memiliki teman baru di lingkungan baru nya.

__ADS_1


~


~


__ADS_2