
Tinggalin jejak kalian ya dengan cara memvote atau mengomentari novel ini
Di kamar terlihat Rizky masih memegang Hp sambil duduk di atas tempat tidur,Raina pun mengajaknya untuk makan.Sesampainya di meja makan mereka langsung duduk
"Yank,ini makanannya"ucap Raina sambil memberikan makanannya.Rizky pun mengangguk dan mengambil makanannya.Mereka pun makan dengan lahapnya.
"Yank,besok kamu kan udah kerja,gimana kalau hari ini kita belanja peralatan masak?"tanya Raina sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya
"Boleh juga"jawab Rizky sambil mengunyah makanannya
Setelah makan mereka pun bersiap-siap untuk pergi ke pasar
Raina pun sudah siap dengan penampilan sederhananya.Ia hanya memakai baju kaos dan celana jeans sedangkan Rizky Ia memakai baju kaos dan celana selutut.Merek pun menaiki mobil milik Raina,karena mobil Rizky lagi di bengkel,Rizky pun mengendarai mobil dengan kecepatan biasa.15 menit kemudian mereka sudah sampai di pasar.Rizky pun mengajak Raina turun.Mereka pun melihat-lihat bahan masak yang ada di pasar itu
"Yank,kamu mau ayam atau ikan"tanya Raina
"Aku mau dua-duanya"jawab Rizky.Raina pun mengangguk dan segera ke tempat orang jual ayam
"Bang,ayam ini berapa harganya"tanya Raina sambil menunjuk ayam yang di depannya
"Oh, itu harganya 60.000 dek,tapi kalau buat adek yang cantik ini abang kasih murah deh 50.000 aja"ujar penjual ayam itu dengan genit
Rizky pun yang mendengarnya sudah emosi.Ia pun langsung bersuara
"Eh kalau jadi orang itu jangan genit,lo gak lihat kalau di sampingnya ada suaminya ha,lo gak tau malu apa?"tanya Rizky dengan nada kasar.Orang itu hanya diam saja,nyalinya menciut ketika melihat muka Rizky
__ADS_1
"Yank,udah dong jangan bikin malu di sini"bisik Raina
"Tapi dia yang udah bikin aku kesal"jawab Rizky sambil menatap wajah Raina
"Udah dong Yank,ini di pasar"jawab Rizky.
Rizky pun sudah terbawa emosi,Ia langsung menarik Raina ke tempat lain
"Yank,kita pulang sekarang,aku gak mau orang lihatin kamu lagi,soal belanj di pasar aku akan nyewa pembantu"seru Rizky tegas.Raina yang mendengar ucapan Rizky tidak berani berontak karena Ia sudah tau sifat asli suaminya yang posesif ini.
"Iya aku ngerti kok"ujar Rizky
Mereka pun pulang ke rumah.Sepanjang perjalanan Rizky hanya diam,Raina sedang membuka Hp nya yang terlihat banyak sekali pesan dari sahabatnya
Raina pun membalasbya satu persatu
"Yank,kenapa gak turun"tanya Raina lewat jendela mobil
"Aku mau pergi sebentar kamu dirumah aja ya Yank"jawab Rizky
"Tapi kamu mau kemana Yank?"tanya Raina penasaran
"Aku mau cari pembantu"jawab Rizky
"Oooh,ya udah hati hati ya"nasihat Raina
__ADS_1
Rizky pun mengangguk sambil tersenyum dan melajukan mobilnya.Rain pun berjalan memasuki rumahnya
Jam pun menunjukkan pukul 17.00 Wib.
Rizky pun sudah pulang dan dibelakangnya terdapat seorang wanita paruh baya yang kira kira umurnya 45 tahun.Rizky pun menekan bel pintu.Dan Raina yang mendengarnya langsung membuka pintu
"Yank,kamu udah pulang"tanya Raina
"Iya,oh ya Yank,kenalin ini bik Ros,orang yang akan bantu kamu untuk mengurus pekerjaan rumah"ujar Rizki memperkenalkan bik Ros
Raina pun tersenyum dan menyalami wanita tersebut
"Ini Raina bik,istri saya"ucap Rizki memperkenalkan Raina
"Bi Ros"ucap Bik Ros memperkenalkan diri dengan sedikit menunduk
Raina pun menuntun Bik Ros ke kamarnya yang ada dilantai bawah
"Ini kamarnya bik,apa bibik suka?"tanya Raina sambip membuka pintu kamar tersebut,di kamar utu terlihat sebuah kasur ukuran besar,ada kamam mandinya juga,lemari, dan kursi
"Ya allah,Non bibi suka banget,tapi ini berlebihan Non,bibikl kan pembantu disini,sedangkan kamar ini layaknya untuk tamu"ujar Bik Ros
"Tidak apa-apa bik,bibik juga udah aku anggap tamu disini"
"Makasih banyak,Non"jawab Bik Ros
__ADS_1
Raina hanya mengangguk