
Raina pun mengangkat telepon dari Adit
"Halo Rain"sapa Adit ramah
"Halo,ada apa kamu telepon aku"ucap Raina
"Aku ingin kita jumpa Rain,udah lama kita gak jumpa,aku rindu banget sama kamu"ucap Adit
"Aku..gak bisa Dit"ucap Raina
"Aku banyak pekerjaan di rumah"ucap Raina lagi
"Ya sudah tidak papa,tapi aku harap kita bisa secepatnya bertemu kembali sayang"ucap Adit
Raina langsung mematikan teleponnya karena jantungnya sudah berdegup kencang.
Tanpa disadari Raina ada seseorang yang mendengar percakapannya di balik pintu balkon.Orang itu adalah Rizky
"Kamu teleponan sama siapa,dan kenapa bicaranya di sini,dan aku dengar nama panggilannya Dit apakah itu Adit?"tanya Rizky
Raina pun diam dan Dia sudah sangat gugup,Dia takut jika berbicara jujur maka Rizky akan marah
"Itu tadi aku teleponan sama Dita"ucap Raina
"Dita mana perasaan aku,kamu gak ada teman yang namanya Dita"ucap Rizky curiga
"Dita,teman SMP aku"ucap Raina agak gugup dan pandangannya ke bawah
Rizky pun menghembuskan nafasnya dengan kasar
"Coba aku liat Hp kamu"pinta Rizky
Raina sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.Dia sudah gemetar dan jantungnya berdetak dengan kencang
"Tunggu aku buka passwordnya"ucap Raina
Raina pun mengganti nama panggilan Adit menjadi Dita pada kontak Hpnya
"Ini,kamu liat aja"ucap Raina sambil memberikan Hpnya
Rizky mengambil Hpnya dan melihat d panggilan masuk dan tertera nama Dita di situ.Rizky pun memberikan Hp Raina kembali
Raina pun merasa lega.Dan mereka berdua menuju ke ruang makan.
Hari ini Bik Ros pulang kampung
Jadi tidak ada yang membantu Raina masak
"Yank,aku masak dulu ya"ucap Raina
"Biar aku bantuin kamu Yank"ucap Rizky
"Boleh"seru Raina
Mereka pun menuju ke dapur
"Kita mau masak apa Yank?"tanya Rizky
"Aku cek bahannya di kulkas dulu ya"ucap Raina dan berjalan menuju kulkas lalu membukanya,disana terdapat ayam,cabai,tomat,bawang merah dan putih,wortel,kol,sawi,kentang,daun sop dan kunyit
"Yank hari ini kita buat kuah sop dan ayam sambal aja kamu mau gak,soalnya hanya bahan itu saja yang tinggal di kulkas"ucap Raina
"Boleh aja Yank,asal aku makannya sama kamu"ucap Rizky menggoda Raina
"Ya udah yuk masak,aku potong ayamnya dulu ya,kamu potong tu wortelnya"seru Raina dan diangguki oleh Rizky
Rizky pun memotong wortelnya dengan ukuran besar.Raina yang melihatnya pun terkejut dan menghampiri suaminya
"Ya ampun Yank,ini kok besar banget kamu potongnya,gimana mau mateng kalau wortelnya setebal ini"ucap Raina
"Iya maaf-maaf aku kan gak tau"ucap Rizky
"Ya udah sekarang kamu liat aku,gini cara memotong wortel yang benar Yank"ucap Raina sambil memotong wortel dengan ukuran kecil
__ADS_1
Rizky pun melihat cara Raina memotong wortelnya
"Kamu pinter banget sih kalau masak,aku beruntung banget punya istri kayak kamu"ucap Rizky dan mencium pipi kanan Raina
"Iya lah aku kan perempuan jadi harus pandai memasak"seru Raina sambil memotong wortelnya
"Ya udah nih kamu lanjutin aku mau buat sambalnya,abis potong wortel kamu potong kentang ya"ucap Raina dan diangguki oleh Rizky
Rizky pun sudah selesai memotong wortel dan melanjutkan memotong kentang
Raina sedang mengaduk-aduk sambalnya dan bau harum sambalnya tercium ke arah Rizky.Rizky pun sudah selesai memotong semua sayur dan dia melangkah mendekati Raina dan memeluknya dari belakang
"Yank,kamu ngapain sih,aku lagi masak"ucap Raina sambil mengaduk-aduk sambal
"Aku cuma mau peluk kamu,hmm sambalnya wangi banget Yank,kamu pintar deh masaknya"ucap Rizky sambil mencium Pipi Raina
"Kamu bisa aja,aku dulu belajar sama Mama masak,makannya deh aku bisa masak"ucap Raina
Tiba-tiba tangan Rizky sudah masuk ke dalam baju Raina,tangannya sudah ada di dada Raina.Raina pun menghentikan kegiatan masaknya dan mencubit tangan Rizky yang ada di dalam bajunya
"Ahh sakit Yank"ucap Rizky sambil mengeluarkan tangannya dari baju Raina
"Rasain,aku lagi masak kamu buat mesum"ucap Raina dan kembali mengaduk sambalnya
"Ya mesum samas istri sendiri kan gak papa"ucap Rizky
"Yank,ambilin ayam potongnya"ucap Raina
Rizky pun mengambilnya lalu memberikannya pada istrinya dan Raina menuangkan Ayam potong itu ke dalam sambal lalu mengadukya
Beberapa menit kemudian Raina dan Rizky sudah selesai memasak dan mereka menata makanannya di atas meja
"Yank ayo makan"ucap Raina sambil mengambil piring dan menaruh nasi serta ayam sambal dan juga kuah sop
Mereka pun memakan makanannya
"Hmmm ini enak banget Yank"ucap Rizky sambil mengunyah
"Yank,pelan-pelan makannya gak ada yang rebut juga"ucap Raina menasehati Rizky
Sesampainya di wastafel Raina langsung mencuci piring
"Yank sini aku bantuin"ucap Rizky
Rizky pun mengambil spon dan membersihkan noda di atas piring
"Yank makasih ya kamu mau bantuin aku.
Aku beruntung banget punya suami kayak kamu"ucap Raina sambil membilas sabun yng ada di atas piring
"Iya sayangku,aku sangat mencintaimu"ucap Rizjy dan mencolek sabun di pipinya Raina
"Iihh kam jahil banget sih kok muka aku di kasih sabun"ucap Raina dan dia pun membalas Rizky dan terjadilah permainan sabun di antara kedua pasangan suami istri itu
Mereka pun berakhir di kamar mandi.Mereka mandi bareng,tapi mereka tidak bisa berbuat hal intim karena Raina sedang datang bulan
Selesai mandi mereka keluar untuk menonton TV
"Yank nonton lagi yuk,tapi kmu jangan gangguin aku"ucap Raina masih tetingat dengan kejadian itu
"Iya aku gak akan gangguin kamu istriku"ucap Rizky dan menggandeng tangan Raina untuk turun ke bawah
Mereka pun menonton Tv bersama dengan posisi Rizky tertidur du atas pangkuan Raina dan Raina yang sedang fokus menontin film kesukaannya
Hari berganti terus berganti tanpa di sadari oleh setiap manusia.
Sekarang usia pernikahan Raina dan Rizky sudah memasuki 2 minggu
Malam ini Raina dan Rizky pergi ke pesta ulang tahun Nia yang dirayakan di kediaman Nia
"Yank,aku udah cantik gak malam ini?"tanya Raina sambil berputar di hadapan suaminya
"Wow,kamu cantik banget sayang,kamu mirip seperti seorang putri"puji Rizky
__ADS_1
Malam ini Raina menggunakan dress sabrina bewarna hitam sepanjang lutut dan sepatunya yang bewarna hitam juga, rambutnya di sanggul ke atas dengan rapi
Sedangkan Rizky menggumnakan jas bewarna hitam dan celana bewarna putih senada dengan sepatu sportnya
Mereka pun pergi ke pesta Nia.Sesampainya di sana,mereka langsung menghampiri Nia
"Hai sahabatku,selamat ulang tahun ya,semoga panjang umur"ucap Raina sambil memeluk Nia
"Makasih ya kalian mau datang"ujar Nia bahagia
"Ayo kalian nikmati makanan yang ada disana,Meli dan Via juga udah ada disana"titah Nia sambil menunjukkan keberadaan temannya.
"Yank,aku mau ketemu sama teman aku dulu ya disana"ucap Rizky sambil menunjukkan temannya yang ada disana
"Iya,ya udah aku juga mu ke tempat Meli di sana ya"ucap Raina
Rizky pun mengangguk dan melangkah ke tempat temannya.Raina pun menghampiri Meli dan Via
"Hai,aku rindu banget sama kalian"ucap Raina sambil memeluk kedua sahabatnya
"Kita juga rindu sama kamu"ucap mereka berdua
"Oh iya Rain,kenalin ini Adit kakak aku"ucap Via
Raina pun melihat orng tersebut yang tak lain adalah Adit,cinta pertamanya dulu
Raina pun menelan ludahnya kasar
Adit pun menyapa Raina
"Rain,akhirnya kita ketemu lagi"ucap Adit sambil tersenyum
"Loh kak,kakak emang udah kenal sama Raina dan kenapa kakak panggil Raina dengan nama Rain,nama itu kan hanya untuk orang terdekat Raina saja"tanya Via heran
"Iya kakak kenal sama Rain,karena kami sudah menjalani hubungan yaitu pacaran sejak kami kelas 2 SMP"jawab Adit
"Whaattt???ucap Meli dan Via terkejut
Raina hanya diam saja dia bingung ingin bicara apa
"Rain,apa itu benar?"tanya Meli
"Ituu...ituuu...ucapan Raina terpotong oleh Adit
"Sayang,aku rindu banget sama kamu"ucap Adit dan langsung memeluk Raina kuat
"Lepasin kak,malu di liat banyak orang"jawab Raina lembut.Raina sejenak melupakan bahwa di pesta tersebut ada Rizky
"Gak mau aku rindu banget sama kamu,biarkan aku memeluk kamu sebentar saja Sayang"ucap Adit sambil memeluk Raina kuat.Raina pun tanpa sengaja membalas pelukan Adit.
Di sudut lain seseorang melihatnya dengan ekspresi murka dan tangannya mengepal
Meli dan Via pun melihat ekspresi muka Rizky yang mengerikan
"Rain,Rizky melihat kamu dengan tatapan murka"bisik Meli di telinga Raina.Raina pun teringat Ia kesini bersama Rizky,spontan Raina melepas pelukan Adit
"Makasih sayang kamu sudah mau membalas pelukan aku"ucap Adit sambil memegang pipi Raina
"Kak,lepasin"ucap Raina sambil memindahkan tangan Adit dari pipinya
Raina pun melihat ke arah Rizky yang menatapnya dengan tajam,rahang yang mengeras,mata yang memerah dan tangan yang memegang segelas air dia hancurkan saat Raina melihatnya
Praaangg,suara pecahan gelas membuat semua orang terkejut
Rizky pun meninggalkan acara pesta dan menuju ke mobilnya
Raina pun sangat panik.Dia meminta izin untuk pulang
"Meli,Via,Kak Adit aku pulang duluan ya,tolong sampaikan salam aku ke Nia ya"ucap Raina dengan buru-buru
"Iya Rain,kamu selesaikan dulu masalah kamu di rumah"ujar Meli dan diangguki oleh Raina.Raina pun segera berlari mengejar Rizky.Sesampainya di parkiran Ia tidak melihat ada mobilnya disana,artinya Rizky meninggalkan Raina di pesta itu.Raina sangat takut jika Rizky marah,karena marahnya Rizky sangat menyeramkan karena dia orangnya sangat posesif
Raina pun memanggil taksi dan menaikinya lalu menuju pulang kerumahnya
__ADS_1
Beberapa menit kemudian,Raina sudah sampai di rumahnya.Dia lalu membayar ongkos taksi dan segera masuk ke dalam rumahnya
Tinggalin jejak kalian ya dengan cara vote dan komen