
Di dalam rumah tidak terlihat siapapun.Raina pun beranjak ke dapur dan disana terlihat Bik Ros sedang memasak makan malam.Raina pun menghampirinya
"Bik,bibi lihat Rizky gak?"tanya Raina
Raina bertanya pada Bik Ros karena Ia ingin melihat tanggapan Bik Ros apa yang terjadi ketika Rizky pulang ke rumah
"Ada Non,tadi Den Rizky terlihat sangat menyeramkan,bahkan bibi saja tidak berani untuk menyapanya,sebenarnya ada apa Non,sama Den Rizky?"tanya Bik Ros
"Tidak ada apa-apa bik,Oh ya bik apanya yang terlihat menyeramkan sama Rizky?"tanya Raina panik
"Den Rizky tangannya berdarah Non dan rambutnya juga berantakan"jawab Bik Ros
"Apa,berdarah?"ucap Raina terkejut
"Ya udah bik,aku ke kamar dulu ya"ucap Raina.Raina pun bergegas ke kamarnya
Saat menaiki tangga,degub jantung Raina sangat kencang saking paniknya dan juga takut untuk menghadapi sikap Rizky nanti.Setelah sampai di depan pintu Raina berdoa dulu sebelum masuk kamar
"Bismillahirrahmanirrahim,Ya Allah tolong hambamu ini untuk menghadapi sikap suami hamba Ya Allah,Aamiin"ucap Raina dalam hati
Raina pun membuka kenop pintu disana tidak terlihat keberadaan Rizky
"Dimana dia?"tanya Raina pada dirinya sendiri
"Apa mungkin di Ruang kerja?"gumam Raina.Raina pun berjalan ke ruang kerja dan membuka pintu,benar saja disana terlihat Rizky di meja kerjanya sedang tidur dengan posisi duduk dan melipat kedua tangannya di atas meja sementara kepalanya ia sembunyikan di lipatan tangannya.Raina pun menghampiri Rizky
dan tangannya gemetar untuk menyentuh Rizky karena Ia takut.Akhirnya Ia pun menyentuh bahu Rizky
"Yank"panggil Raina sambil memegang bahu Rizky
"Jangan sentuh aku"ucap Rizky dengan keras.Raina pun terkejut dengan suara Rizky yang begitu besar.Raina pun melepas tangnnya dari bahu Rizky
"Yank aku minta maaf"ucap Raina
"Udah puas pelukan sama cinta pertama kamu ha"tanya Rizky dengan nada dingin
__ADS_1
"Kalian berdua mesra banget tadi berpelukannya"ujar Rizky smbil tersenyum sinis
"Enggak ini semua salah faham,Yank dengerin aku dulu"ucap Raina sambil memohon dan memegang tangan Rizky tapi langsung di tepis oleh Rizky
"Enggak ada yang salah,aku melihat dari mata kepala aku sendiri kalau kamu membalas pelukannya dengan mesra dn juga aku bisa lihat tatapan mata kamu ke dia kalau kamu sangat merindukannya dan masih mencintainya,iya kan,ayo jawab"bentak Rizky
Raina hanya diam saja,air matanya sudah jatuh membasahi pipinya
"Kamu gak bisa jawab kan,ha ayo jawab"bentak Rizky dengan suara yang besar dan menggelegar
Raina hanya diam dengan tangisannya
"Hiks,hiks,hiks,hiks...."tangisan Raina pecah
"Sudah diam,percuma bicara sama orang kayak kamu"ucap Rizky dan pergi meninggalkan Raina menuju keluar rumah
Raina pun kembali menangis dengan volume yang membesar
Bik Ros yang didapur terkejut mendengar pertengkaran yang terjadi antara kedua pasangan pengantin muda tersebut.Bik Ros pun mendengar Raina yang menangis pun segera bergegas menuju ke kamar Raina.
Bik Ros pun membuka pintu dan terlihat Raina menangis di samping tempat tidur
"Bik,aku takut...hiks hiks hiks.."ucap Raina sambil terus menangis di peluka Bik Ros
"Udah Non,Non tenang dulu ya jangan nangis lagi,emang di kehidupan rumah tangga itu pasti ada pertengkaran,ada bahagia,ada juga duka jadi masalah di dalam rumah tangga itu sudah biasa dialami oleh suami istri.Jadi Non gak usah takut,Non tenang dulu nanti Non bisa jelsin langsung sama Den Rizky ya"nasihat Bik Ros,yang mampu membuat hati Raina menjadi tenang.
"Ya udah Non sekarang mau makan?"tanya Bik Ros
"Gak bik,Aku udah kenyang,aku mau tidur dulu ya"ucap Raina
"Yaudah bibik keluar dulu ya Non"ucap bibik dan di angguki oleh Raina
"Bik,tunggu dulu,Rizky tadi kemana?tanya Raina dengan suara parau
"Tadi Den Rizky masuk ke kamar tamu Non,Non sebaiknya biarkan saja Den Rizky tidur dulu di sana,mungkin Den Rizky ingin menenangkan dirinya"ucap Bibi.Raina pun mengangguk mengiyakan
__ADS_1
"Ya udah bibik pergi dulu ya Non"ucap Bibi dan menutup pintu kamar Raina
Di Kamar Tamu
Rizky sedang berbaring di kasur dengan satu tangan kirinya di letakkan ke atas kepala dan tangan kanannya di letakkan di atas perut.Rizky sedang mengingat pelukan Raina dan Adit tadi.Ia sangat marah melihatnya apa lagi mengetahui kalau mereka dulu pernah pacaran dan saling mencintai.
"Kenapa kamu masih mencintainya?"gumam Rizky lirih
"Kenapa kamu membalas pelukannya dengan mesra"gumam Rizky pelan
"Apa arti pernikahan ini kalau kamu masih mencintainya"gumam Rizky sambil mengepalkan tangan kanannya.Rizky pun memejamkan matanya dan tak lama kemudian dia pun tertidur
Keesokan paginya,Raina bangun dan Ia tidak melihat keberadaan Rizky di sampingnya.Raina oun teringat kalau Rizky tidur di kamar tamu.Raina pun bangkit dan menuju ke kamar mandi.Raina pun mandi sambil berendam,Ia ingin menyegarkan badannya sejenak.Setelah 15 menit berlalu.Raina pun menghentikan berendamnya dan membilas tubuhnya dengan air shower.Kemudian Raina keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah lemari,kemudian memakai bajunya
Setelah memakai baju,Raina pun turun kebawah dan melihat Bik Ros sedang di dapur membuat teh.Raina oun menghampirinya.
"Non sudah bangun?"tanya Bik Ros
"Sudah bik,oh ya bibi belum masak kan?"tanya Raina
"Bibi baru memasak nasinya saja Non,lauk pauknya belum"jawab Bibi
"Hmm ya sudah gak papa,bibi sekarang istirahat aja dulu ya,biar aku yang masak untuk Rizky,aku ingin minta maaf lewat masakan"ujar Raina
"Baik Non"jawab Bik Ros dan berlalu dari dapur
Raina pun memulai acara memasaknya dengan memotong ayam terlebih dahulu.Raina berencana akan membuat masakan kesukaan Rizky yaitu ayam bakar dan sayur kangkung.Setelah memotong ayamnya Raina pun mencucinya terlebih dahulu,kemudian ia menyiapkan api dan menaruh ayamnya di panggangan.Setelah itu Raina memotong sayur kangkung kemudian mencucinya,lalu Ia menghidupkan kompor dan menumis sedikit bawang dan cabai setelah itu Ia menuangkan kangkung tadi dan mengaduk-ngaduknya
Beberapa menit kemudian jadilah masakannya.Bau makanannya sudah tercium oleh Rizky karena dari tadi Rizky memperhatikan istrinya yang sangat lihai dalam memasak.Rain pun menyajikan dalam piring dan menatanya di meja makan.
Di san sudah terlihat Rizky sedang duduk di kursi meja makan.Raina pun menghapiri Rizky dan menruh ayam bakarnya di depan Rizky,lalu Ia mengambil piring dan sendok,lalu menaruh nasi,ayam bakarnya,dan syur kangkung lalu Ia menaruhnya di hadapan Rizky.
"Ini Nasinya,kamu makan ya"ucap Raina dengan lembut
Raina pun mulai duduk dan mulai makan nasinya.
__ADS_1
Rizky pun tidak menjawab dan langsung memakan nasinya.Rizky sangat terpukau dengan masakan Raina yang rasanya sangat lezat,tapi Ia hanya memujinya dalam hati saja.Beberapa menit kemudian Rizky sudah menghabiskan makanannya.Rizky pun beranjak berdiri meninggalkan Raina yang belum menghabiskan nasinya.Raina merasa sedih dengan sikap Rizky yang dingin ini.
Tinggalin jejak kalian ya para pembaca novel ini dengan cara vote dan komen