Raina Dan Rizky

Raina Dan Rizky
Bab 19


__ADS_3

Raina pun mencoba untuk menelfon Rizky.Tapi tidak di angkat


Rizky yang sedang menonton Tv bersama Dani.Suara Hp Rizky pun berbunyi


Drrttt...Drrttt...Drrtt...


Rizky oun mengambilnya di saku celananya dan melihat nam penelepon


"My Wife"


Dia pun tidak mau mengangkatnya.Adit yang tau kalau itu pasti Raina pun menasehati sahabatnya


"Ayolah bro,lo angkat aja mungkin Raina sangat khawatir sama lo,kasian dia,nanti kalau dia gak bisa tidur karena mikirin lo gimana?"nasihat Dani


Rizky pun berfikir benar juga apa yang dikatakan oleh Dani,walaupun Rizky marah pada Raina,tapi dia masih sangat menyayanginya


Rizky pun hanya mengirim pesan lewat WA


"Gak usah mikirin aku,aku baik-baik saja aku lagi dirumah Dani"Chat dari Rizky dan langsung mengirimnya kepada Raina


Raina yang sedang mondar-mandir di ruang tamunya sambil tangannya masih memegang Hp.Hpnya pun berbunyi


Drtt...Drtt..


Ternyata pesan dari Rizky.Raina pun membacanya.


"Ternyata Dia tidur di rumah Dani malam ini"gumam Raina sedih


"Kenapa sih rumah tangga aku kayak gini?"gumam Raina sedih


Raina pun memilih untuk segera tidur di kamarnya.


Keesokan harinya Raina terbangun dan melihat di sampingnya tidak ada Rizky,itu artinya Rizky belum pulang.Ia pun memilih untuk mandi,setelah itu Raina pun turun ke bawah dan melihat makanan sudah ada di meja makan.Raina pun hanya melihatnya saja tidak mau memakannya karena dia ingin menunggu Rizky pulang


Raina pun berjaln ke depan rumah dan Ia duduk di kursi depan untuk menunggu kepulangan suaminya


Beberapa menit berlalu dan terlihatlah Rizky sudah pulang dan Raina langsung menghampirinya


"Akhirnya kamu pulang juga"ucap Raina sambil memeluk Rizky dan Rizky langsung melepas pelukannya


"Awas aku mau mandi"ucap Rizky datar


"Aku akan siapin airnya"ucap Raina


"Gak perlu,aku bisa sendiri"ujar Rizky dan masuk kedalam rumah meninggalkan Raina yang berdiri di luar


Rizky sudah menyelesaikan mandinya.Dia pun keluar dari kamar mandi dan melihat sudah ada pakaian kerja di atas tempat tidur tapi dia tidak mau memakainya dan memilih sendiri pakaian lain di dalam lemari.Raina yang baru masuk ke kamar pun melihat kalau Rizky tidak memakai pakaian yang dipilihnya.Raina pun tidak mempersalahkannya


Rizky pun langsung turun kebawah dan diikuti oleh Raina


Sesampainya di bawah,Rizky pun langsung duduk di meja makan dan Raina juga.Raina pun berniat mau mengambil piring untuk Rizky tapi Rizky menolaknya.Mereka pun makan dengan saling diam.Setelah selesai makan Rizky pun beranjak dari duduknya dan melangkah menuju pintu keluar


Riaky pun langsung naik ke dalam mobilnya tanpa menghiraukan Raina


Raina pun menangis katena Rizky mendiamkan dirinya


"Ternyata benar apa yang dikatakan Mama kalau kita menikah muda akan banyak masalah yang menhantam rumah tangga"gumam Raina sedih


Raina pun masuk kembali ke dalam rumahnya.Hari ini Raina merasa tidak enak badan,ia juga agak demam dan pusing.


Bik Ros mengetuk pintu dan masuk kedalam kamar Raina


"Non makan dulu tadi bibi lihat Non tidak menghabiskan makanan Non"ucap bik Ros


"Aku gak nafsu makan Bik"ucap Raina

__ADS_1


"Non mukanya Non kenapa pucat begitu"tanya Bibi khawatir


Bik Ros pun memegang dahi Raina


"Ya ampun badan Non panas banget"ucap Bik Ros panik


"Non,minum obat dulu ya"ucap Bibik


Raina pun menggeleng


"Aku cuma mau minum obat kalau yang Rizky yang beri bik"ucap Raina pelan


"Ya ampun Non,Den Rizky masih lama pulangnya"ujar Bibik khawatir


"Aku tetap hanya mau Rizky yang beri aku obat"ucap Raina lirih


"Ya udah bibi telepon Den Rizky dulu ya"ucap Bibik dan segera ke ruang tamu untuk menelepon memakai telepon rumah


Rizky yang berada di ruang kerjanya sedang melamun di depan laptopnya.Tiba-tiba terdengat suara Hpnya berbunyi


Drrttt...Drrttt.Drrttt...


Rizky pun melihat nama yang tertera di Hp


"Home"


"Telepon dari Rumah,ada apa ya,sebaiknya aku angkat saja"gumam Rizky dan menscroll layar hijau


"Halo Den ini bibik"ucap Bik Ros


"Iya ada apa bik"tanya Rizky datar


"Non Raina sakit Den,dia gak mau minum obat kalau bukan Den yang beri,dia mau Den Rizky yang memberinya obat"ucap Bik Ros


"Apa, Raina sakit?"tanya Rizky terkejut


"Iya bik aku segera pulang"jawab Rizky dan mematikan teleponnya dan Dia pun melangkah ke luar kantir menuju mobilnya


Beberapa menit kemudian Rizjy sudah sampai di Rumah dan bergegas masuk ke kamar di sana ada Raina dan Bik Ros


Raina sudah tertidur dan Bik Ros sedang menyiapkan obat


"Den,ini obatnya Bibik keluar dulu ya"ucap Bik Ros dan pergi keluar


Rizky menatap Raina yang sedang terbaring lems di atas kasur.Tanpa ia sadari air matanya jatuh ke pipi,Rizky pun menghapus air matanya dan melangkah mendekat ke kasur dan mendudukkan dirinya di samping Raina.


Rizky pun membangunkan Raina


Raina pun membuka matanya dan melihat sang suami sudah ada di sampingnya


"Kamu minum obat dulu ya"ucap Rizky lembut


Raina pun menggeleng


"Enggak,aku gak mau minum obat sebelum kamu mau memaafkan aku"gumam Raina lirih


"Iya aku maafin kamu,sekarang yang paling penting adalah kesehatan kamu,kamu sekarang minum obat ya"ucap Rizky


Raina pun mengangguk dan Rizky pun menyuapinya obat tablet.Setelah minum obat Rizky pun meyuruh Raina untuk tidur


"Sekarang kamu tidur lagi ya"suruh Rizky


"Tapi kamu temanin aku tidur,aku mau tidur sama kamu"ucap Raina


Rizky pun mengangguk dan membaringkan dirinya di samping Raina dan memeluk Raina

__ADS_1


Siangnya Rizky pun terbangun dan Raina masih tidur dan badannya juga sudah hangat.Rizky pun meninggalkan Raina karena Ia masih ada pekerjaan di kantornya.


Raina terbangun dari tidurnya dan tidak mendapati Rizky di sampingnya.Raina pun berfikir mungkin Rizky kembali ke kantornya.Raina merasa badannya sudah segar kembali.Dia pun merasa lapar dan turun ke bawah lalu menuju meja makan dan Dia pun makan nasi.Setelah makan Raina ingin mengunjungi kantor suaminya karena semenjak menikah dia Dia belum pernah mengunjungi kantor suaminya


Raina pun bersiap-siap.Raina memakai baju dress bewarna coklat berlengan pendek dan panjangnya di bawah lutut.Raina juga menggerai rambutnya yang panjangnya sebahu dan Dia juga memakai tas slempang,kemudian memakai sepatu bewarna coklat.Raina pun menuruni tangga dan berpamitan pada Bik Ros


Raina pun menaiki ojek online karena mobilnya masih di rumah Meli.Sesampainya di gedung pencakar langit yaitu kantor suaminya.Raina pun masuk ke dalam kantor dan Dia pun belum tau dimana ruang kerja suaminya,kemudian Dia bertanya pada seorang wanita yang sedang duduk di meja dan sedang mengerjakan pekerjaannya


"Permisi,maaf menganggu,apakah mbak tau dimana ruang kerja Pak Rizky?"tanya Raina dengan sopan


"Iya saya tau,ruang kerja Pak Rizky ada di lantai nomor 5.Ruangannya ada di sebelah lift sebelah kanan"jawab orang itu.Raina pun mengangguk mengerti


"Makasih ya mbak"ucap Raina dan diangguki oleh wanita itu


Raina pun menaiki lift dan menekan angka nomor 5.


Setelah sampai di lantai nomor 5 Raina pun melihat ke arah kanan dan terlihat ada sebuah ruangan yang bertuliskan Wakil Presdir di pintu ruangan itu


"Oh,ini dia ruangannya"gumam Raina dan mengetuk pintu tersebut


Tokk...Tokk..Tokk...


"Masuk"terdengar suara sahutan dari dalam


Raina pun membuka pelan-pelan pintu tersebut dan melihat Rizky yang sedang berkutat dengan laptopnya.Rizky tidak mempedulikan Raina yang berjalan masuk ke dalam ruangannya karena Dia pikir itu adalah seorang Ob yang sedang mengantar kopi.Raina pun kesal di cueki oleh Rizky


"Sayang"seru Raina


Rizky pun menghentikan jari-jarinya yang sedang menari di atas laptopnya dan melihat ke arah Raina


"Loh kamu kok datang kesini,kamu sudah sembuh"tanya Rizky sambil berdiri dan menuntun Raina duduk di kursi


"Iya aku udah sembuh dan aku rindu sama kamu jadi aku berkunjung ke kantor kamu"ucap Raina


"Tapi Yank,aku masih banyak pekerjaan,aku gak bisa nemanin kamu ngobrol"ucap Rizky


"Jadi kamu keberatan kalau aku ada disini"ucap Raina dengan wajahnya yang cemberut


"Wnggak aku gak keberatan malah akyg senang kamu ada disini,tapi aku gak bisa lama-lama bicara sama kamu karena aku banyak pekerjaan,jadi kamu duduk disini dulu ya nanti kalau aku udah selesai baru kitaa ngobrol"ucap Rizky dan diangguki oleh Raina


Rizky pun melanjutkan pekerjaanya dan Raina memainkan Hpnya


Beberapa jam kemudian Rizky sudah menyelesaikan pekerjaannya dan Dia melihat Raina sudah tertidur di sofa sambil tangannya masih memegang HP


Rizky pun tersenyum melihatnya dan Dia menghampiri Raina dan duduk di sampingnya


"Yank"panggil Rizky sambil membelai pipi Raina.Raina pun terbangun dengan sentuhan Rizky


"Pekerjaan kamu udah selesai?"tanya Raina.Rizky pun mengangguk


"Yank,aku ingin"ucap Rizky sambil tersenyum nakal


"Ingin apa"tanya Raina sambil mengubah posisinya menjadi duduk


"Aku ingin makan kamu"ucap Ruzky sambil tersenyum


"Apaan sih kamu,dasar mesum ini di kantor loh,kalau ada yang lihat gimana"ucap Raina malu-malu


"Gak akan ada yang tau kok,karena ruang kerja aku ada kamarnya"ucap Rizky nakal


Rizky pun mengenggam tangan Raina dan menariknya untuk masuk kedalam kamar


Disana terlihat kamar yang berukuran sedang dan ada kasur di sana


"Ayo Yank"manja Rizky

__ADS_1


Rizky pun tidak sabar lagi,Dia pun langsung membaringkan Raina di kasur dan memulainya dengan lembut.Raina pun telah melayani kepuasan Rizky sampai hari sudah sore


__ADS_2