
Di sebuah desa yang tentram dan sejahtra yang bernama desa
"Sukma Wening"hiduplah seorang anak laki laki yang beranama"Rangga Wijaya Kusuma",Rangga adalah anak yang di kenal ramah dan suka menolong dia adalah anak yang lahir di keluarga"miskin", tapi walaupun mereka hidup dalam keterbatasan tapi itu tidak mematahkan semangatnya
untuk selalu membantu dan menolong orang orang di sekitarnya.
Dia juga selalu menolong Orang tua nya, Orang tua Rangga adalah seorang petani padi, Ayah nya bernama:"Arga jaya"
dan ibu nya bernama:"Priatna Arimbi",mereka berdua seorang petani padi dan bekerja di sawah sementara itu"Rangga" bekerja di pasar dengan menjual padi yang sudah menjadi beras.
Suatu pagi Rangga yang akan pergi kepasar di panggil orang tua nya
Arga jaya (ayah Rangga) ; "Rangga sebelum kau pergi tolong
bantu ayah sebentar!
Rangga : baik ayah (ucap Rangga dengan senang hati)
ayah Rangga : tolong masukan bibit padi itu ke dalam keranjang ayah
Rangg : baik ayah
Priatna Arimbi (ibu Rangga) : Rangga sebelum kau pergi bawalah bekal ini (ucap ibu Rangga sambil tersenyum)
__ADS_1
Rangga : teriamakasih ibu sudah membuat kan aku bekal
ibu Rangga : ibu senang kalu kau suka makanan yang ibu buat
Rangga : yah aku sangat suka makanan yang ibu buat,(ucap Rangga dengan wajah senang) , ayah semuanya sudah beres
ayah Rangga : termakasih Rangga (ucap ayah Rangga dengan wajah senang)
Rangga : ibu ayah aku pamit dulu aku akan pergi kepasar
Ayah dan Ibu Rangga : yah hati hati di jalan
Rangga : "asalamulaikum"
Dan akhirnya Rangga pun pergi ke pasar dengan senang hati
dan setelah ia sampai di pasar dia langsung menyiapkan barang dagangan nya dan ternyata dagangan nya laris dan terjual semuanya dan akhir nya sore pun tiba setelah dangangan nya laris semua Rangga pun pulang kerumahnya.
dan kemudian ke esokan pagi Rangga kembali berjualan di pasar dan kali ini dagangan nya sangan laris banyak pembeli yang berminat dengan beras yang dua jual Rangga, karna itu dia pulang cepat hari ini di siang hari dagangan nya sudah habis dan itu membuat Rangga bisa pulang dengan cepat!
Tapi di sore harinya desa sukma wening di serbu oleh pasukan dari kerajaan barat yang bernama kerajaan"Sagara purwa"
penyerbuan itu desa sukma wening dilakukan atas perintah raja mereka yang bernama Prabu/Raja"Angkala Purwa"dan penyerbuan itu di pimpin oleh patih"Lodra Purwa"yang merupakan adik kandung sang raja.
__ADS_1
Penyerbuan itu membuat desa Sukma Wening hancur .
rumah rumag warga di bakar bayak orang yang tewas dan yang masih hidup dibawa oleh patih"Lodra Purwa"untuk di jadikan pembantu di kerajaan
Semen tara itu orang tua Rangga tertimpa bagunan rumah mereka dan Rangga di suruh untuk lari dan menjauh dari desa ini!
Rangga : Ayah ibu kalian harus kuat aku akab menyelamatkan kalian (ucap Rangga sambil mengangkat bangun yang menimpa ayah dan ibu nya)
Ayah Rangga : tidak Rangga pergilah dari sini jangan sampai kau dijadikan budak kerajaan pergilah tinggalkan saja kami disini ( ucap ayah Rangga sambil cemas dan berlinang air mata dan sesak karna tertimpa bangunan(
Ibu rangga : benar Rangga kau harus pergi jauhilah tempat ini dan semoga kau menemukan tempat baru yang lebih baik
(ucap ibu Rangga sambil cemas dan berliang air mata dan sesak karna tertimpa reruntuhan bangunan rumah)
Rangga : ayah ibu maaf kan aku karana tidak bisa membantu kalian di saat seperti ini baiklah aku akan pergi dari sini maaf kan aya ibu asalamualaikum (ucap Rangga sambil berlari dan air mata mengalir dengan deras)
Dan Rangga terus berlari dan berlari dan akhirnya energi Rangga pun habis dan akhirnya Rangga menemukan" Gua"
karna energinya sudah habis dan Rangga sudah kelelahan berlari akhirnya dia pun bersistirahat di Gua tersebut
Tapi Rangga tidak menyadari bahwa di gua itu ada seseorang yang sedang beristirahat juga!
...baiklah teman teman yang sudah membaca Karangan saya terimakasih nantikan episode berikutnya dan bagaimana ceritanya? tolong kepada teman teman yang memebaca tolong beri saya masuakan denga berkomentar tentang cerita saya dan nantikan kelanjutanya dari cerita ini terimakasih!...
__ADS_1