
...Setelah berminggu - minggu latihan...
...tiba saatnya untuk ujian sambung/tanding...
saat di padepokan Awangga mengumumkan ujian sambung bagi siswa
Awangga sedang berkumpul bersama murid murid siswa
Awangga : nah karan kita sudah bebrapa minggu latihan hari inu kita akan melakukan latihan Sambung atau latihan Tanding mengerti!
Semua murid : mengerti!
Awangga : ingat! (dengan tegas)
Latihan ini bukan untuk saling bermusuhan tapi untuk melatih mental persahabtan dan solidaritas kalian
Jadi jangan kalian anggap lawan adalah musuh tapi pandang lah lawan sebagai teman mengerti!
Semua murid : Mengerti!
Awngga : ingat bagi siapapun yang menggunakan emosi dalam latihan akan di anggap gagal artinya tidak lulus
Semua murid mulai cemas
Awangga : Baiklah mari kita mulai
Yang saya panggil namanya maju kedepan
Semua murid : baik
Awangga mulai memanggil siswa² secara berpasang - pasangan
Awangga : baik bagus
Siswa 1 : (meluncurkan serangan)
Siswa 2 : (menangkis serangan tersebut)
Awangga : nah bagus teruskan
Siswa 2 : (melakukan guntingan)
Siswa 1 : (terjatuh)
Awangga : kamu menang!
Siswa 2 : (mengulurkan tangan)
Siswa 1 : (menerima uluran tangan tersebut)
Kemudian mereka bersalaman
Siswa 1 : aku kalah (dengan senang hati)
Siwa 2 : kali ini aku yang menang
__ADS_1
Kemudian mereka pun tertawa kecil
Awangga : pertarunag yang bagus tiidak adak yang kalah atau yang menang kalian berdua lulus karna masih memperlihatkan solidaritas kalian
Siswa 1 dan 2 : terimakasih kang!
Awangga : kalian bisa berkolaborasi satu sama lain, aku akan melatih kalian jurus ganda
Siswa 1 dan 2 : baik terimakasih kang
Kemudian mereka kembali ke tempat duduk mereka
Dan Awangga terus menerus memanggil dua pasang dua pasang para siswa
Dan tiba saatnya bagi Rangga untuk melakukan latihan sambung tersebut
Awangga : baiklah selanjutnya Rangga dan Wigra
Rangga : akhiranya giliran kita
Wigra : ya tentu, tapi sebelum itu mari kita bersalaman
Rangga : tentu
Awangga :kalian siap!
Wigra danRangga : sudah melakukan kuda kuda
Awangga : mulai!
Rangga : (menyerang)
Wigra : (pukul dan pukul)
Rangga : (tangkis dan menangkis)
Wigra dan Rangga saling serang menyerang
Tapi tidak ada satupun yang tumbang
Awangga : tidak ku sangak mereka sehebat ini (dalam hati)
Sampai akhirnya...............
Wigra : (pukulan nya masuk ke pundak Rangga )
Rangga : (dengan cepat menangkis pukulan tersebut)
Wigra : (tangannya terpental dan tubuhnya akan jatuh)
Rangga : ( debag cepat memikul badan Wigra dan
membantingnya)
Wigra : (jatuh)
__ADS_1
Awangga : Rangga pemenangnya
Rangga : kamu tidak apa apa (mengulurkan tanganya)
Wigra : (meraih tangan Rangga) tidak aku baik baik saja
Rangga : maaf tadi aku memvanting mu
Wigra : itu wajar dalam bela diri lagi pula aku tidak apa santai aja
Rangga : terimakasih
Dan mereka tertawa
Awangga : alhamdulilah ternyata aku memiliki murid² yang hebat dan memiliki jiwa ksatria yang menggunakan kesabaran saat bertarung juga mereka memliki solidaritas yang tinggi (sambil mengusap muka dengan tanganya)
Waktu sore tiba dan latihan pun selesai
Awangga : baik aku ucapkan selamat para siswa kalian semua telah lulus dalam latihan ini!
Semua muriad bersorak dengan gembira
Awangga : baiklah karena sebentar lagi masuk waktu magrib mari kita sudahi latihan hari ini. Terimaksih Asalamulaikum wr.wb
Semua murid : waalaikumsalam .wr.wr
Awangga : kalian boleh bubar
Semua murid bubar
Wigra : aku dulaua ya Rangga
Rangga : tentu
Wigra pun pergi sedangkan Rangga
Rangga : (menunggu Cakra)
Kemudian Cakra datang
Cakra : asalamualaikum wr.wb
Rangga : waalikumsalam
Cakra : sedang apa kamu di sini?
Rangga : aku lagi nunggu kaka
Cakra : oh begitu yasudah ayo kita pulang
Rangga : iya
Cakra dan Rangga mengobrol selama di perjalan pulang
...Bersambung...
__ADS_1
.......................................................