Ravel Dan Arda

Ravel Dan Arda
bab 23


__ADS_3

Di depan kediaman ARDA FREN ADIDAYA.


Arda pun memberhentikan mobil nya dan meletakkan jari nya di tempat pengenal dan agar mudah masuk ke dalam tidak perlu lama gerbang terbuka sendiri arda pun masuk kediaman rumah nya yang sangat besar kalau di lihat dari luar rumah nya keliatan biasa saja karena di lindungi pagar yang sangat tinggi bahkan pencuri pun tidak bisa naik karena sangat tinggi. .. .ania yang melihat betapa terkejut nya .


ania. .. apa kah ini rumah kaka.


arda. . ia ini rumah kaka. maaf kalau rumah kaka jelek.


ania. . rumah kaka enggak jelek tapi sangat bagus aku menyukai nya.


arda. . bagus kalau kamu menyukai. ayok turun..


mereka turun dan di sambut oleh robot di depan pintu. arda pun memegang ania agar robot itu tidak menyetrum ania. setelah mereka masuk beberapa pelayan pun menyambut nona muda mereka. ania hanya bisa diam melihat betapa indahnya rumah kaka ipar nya dia tidak menyangka kaka ipar bisa memiliki rumah sebesar ini.. pelayan yang menyambut arda pun merasa bingung karena baru pertama kali dia membawa tamu ke rumah nya . . arda yang melihat pelayan nya bingung pun mengenal ania.


arda. . perkenalkan dia ani adik ipar ku.


semua pelayan terkejut setahu mereka arda belum menikah.


arda. . dan ania ini pelayan rumah ini.


ania hanya senyum ke arah pelayan ini


pelayan yang lebih tua pun menghampiri arda.


pelayan. . maaf nona muda. nona mau minum apa.


arda.. seperti biasa aja bibik .


pelayan. . dan nona yang satu mau apa.


ania.. sama kan saja seperti kaka arda.


pelayan itu pun pergi ke dapur dan tidak lupa pula arda menyuruh mereka menyiapkan peralatan membuat kue ..


arda dan ania berjalan di ruang tengah . dan duduk di sofa ruang tengah .


arda pun nampak sibuk dengan ponsel nya karena dia ingin menelpon angga. asisten nya..


tidak perlu lama ponsel nya pun tersambung. .


angga. . ada apa nona . .apa nyonya masuk kerja hari ini


arda. . tidak. aku lagi di masion sekarang apa kamu dikantor ( tanya arda)


angga. . ia saya lagi di kantor nona. dan saya akan keluar menemui beberapa Phaner kerja. mereka ingin rapat di luar membahas beberapa kerjaan.


arda. .. apa kah aku hrus ikut juga.


angga. . tidak usah nona. tapi nanti aku membutuhkan beberapa tanda tangan nona.

__ADS_1


arda. . baiklah mungkin aku akan menunggu mu .dia masion jangan terlalu lama. kamu ingat kan aku sudah berumah tangga.


angga. . baiklah nona tapi sepertinya nanti malam soal nya aku tidak bisa buru-buru. setelah pertemuan ini aku ada pertemuan lain.


arda. . baiklah tapi jika aku tidak masion aku akan mengirimkan alamat rumah suami ku . . arda pun memutuskan telpon nya.


arda melihat ania yang memperhatikan poto besar merasa heran. ..dan meminum .minuman yang di bawak oleh bibik..


arda. .. hmmm. ada apa dengan kamu ania.


ania. . pun terkejut .tidak apa-apa kaka cuma foto itu.


arda. . oh itu foto ayah dan ibu ku..


ania.. apa kah benar itu foto ayah dan ibu kaka.


arda. . ia itu benar kenapa emang nya.


ania... tidak apa apa kak.


arda yang melihat sikap ania merasa aneh tapi dia malas bertanya terlalu jauh


arda. . ia sudahlah jika kamu tidak mau cerita masalah mu. tapi 1 yang harus kamu ingat apa pun masalah mu kamu harus cerita kan kepada ku.


ania...baiklah kak.


arda. . ayok kita ke dapur seperti nya bibik sudah menyiapkan peralatan yang kita perlukan .


arda. .. gimana bik udah siap semua nya.


bibik.. ia nona uda siap. terus apa lagi yang bisa bibik lakukan.


arda. . bibik tidak perlu melakukan apa pun lagi cukup aku dan ania saja yang membuat kue


bibik.. baiklah nona muda tapi jika kalian perlu sesuatu panggil saja .. bibik ada di rumah utama. . dan meninggal nona nya.


arda dan ania pun memasak kadang mereka bercanda sehingga tertawa bersama. kadang bercerita pengalaman pribadi. . tidak terasa mereka melewat kan makan siang karena jam sudah menunjukkan pukul 1 siang Arda yang merasa lapar akhirnya memasak sesuatu yang bisa dimakan. dia melihat isi kulkas. ada ayam dan udang dan sayur lain nya.


dia pun memasak untuk mereka makan. dan ania masih sibuk mengaduk adonan kue.. begitu banyak kue yang mereka buat. tidak perlu lama makan yang di masak arda pun masak. ..


ania. .. apa kah kaka sudah terbiasa dengan memasak (tanya ania )


arda. . ka aku sudah terbiasa. sewaktu kecil aku sudah di ajarin berbagai macam masakan


ania. .. kaka hebat ia .. walaupun kaka terlahir dari keluarga kaya raya. kaka sudah dia ajar cara mandiri


arda. . ia begitulah dulu kaka sangat membenci lahir di keluarga kaya raya . buat apa punya pelayan tapi kita yang memasak . tapi sekarang kaka sadar makanan dibuat sendiri lebih enak dari makanan di buat orang lain


ania. . kaka hebat ia. oh ia kak kita banyak membuat kue mau kita apa kan kue ini...

__ADS_1


arda. . kita bawa pulang saja ke rumah kalian.


ania. . tapi kak itu terlau banyak.


arda. . kamu tenang saja separuh aku tinggal di sini. .. untuk beberapa pelayan ku.


ania. . tapi lemari dingin kami kecil enggak sebesar lemari dingin kaka


arda. .. kalau masalah lemari dingin kita bisa membeli nya. dan sekalian kita pergi membeli alat-alat membuat kue


ania. . baiklah kak.. kita gunakan saja kartu kredit animitiv kak ravel. lagian kaka ravel belum pernah gunakan kartu nya.


arda. . masak sih kaka mu enggak pernah gunakan kartu nya ity


ania. . ia kak. . ini baru pertama kali aku melihat dia memberikan kartu kredit itu ke kaka.


arda. . benar kah itu. kenapa dia tidak memberikan ke wanita lain. .


ania... pun tertawa. . hahahahaha.


dia enggak punya pacar kak lagian siapa mau dekat dengan nya. .


asal kakak tau dulu pernah seorang wanita mendekati nya .bahkan melirik saja kak ravel enggak sudi . padahal wanita itu seksi sekali kak.. maka dari itu aku bingung kenapa kaka bisa mau menikah sama kak ravel


arda. . hahahahaha.. apa kah kak mu peria normal (gumam arda di hati nya)


arda. . oh itu.. itu mungkin kami jodoh. senyum ke arah ania.


ania. . aku sudah selesai makan kak habis ini kita mau ke mana lagi kak


arda. . kita beli keperluan membuat kue dan lemari dingin.


arda pun memanggil bibik dan tidak perlu lama pelayan yang lain pun datang. .


bibik. . ada apa nona.


arda. . bibik tolong bungkus makan ini masukan kedalam toples.


bibik . semua nya nyonya


arda. . setengah saja bik..


dan separuh nya lagi sisakan untuk angga..


bibik. . makan siang ini mau di bungkus juga nona.


arda .. tidak perlu tapi jika bibik mau bibik dan pelayan lain bisa memakan nya .oh ia bibik selesai bibik membungkus nya tolong masukan ke dlam mobil ku ia bibik


bibik. .. baik nona.

__ADS_1


jangan lupa like dan komentar ia 😚


__ADS_2