
Arda. . ngapain kamu ke sini
roy. . mau ketemu calon istri ku(duduk di kursi milik arda )
arda. .. hey jaga ucapan mu aku sudah punya suami (nada teriak )
roy ... hahahahaha. . kamu bahagia dengan pernikahan ar (tanya roy dengan nama panggilan arda )
arda. .. tentu saja Aku sangat bahagia dia baik bahkan dia tidak meninggalkan calon istri nya di hari mereka menikah . (tenang namun penuh penekanan )
roy. . aku tau kamu menikahi nya terpaksa karena aku membuat mu malu sudahlah ar kamu tidak usah balas dendam yang berlalu biarlah. (berjalan menghampiri arda)
arda. . hey hentikan jangan mendekati ku atau aku akan teriak.
roy pun berhenti.
roy. . oke aku tidak akan mendekati mu berjalan mundur.
arda. . cepat keluar dari ruang ku . atau perlu aku panggil satpam rs ini untuk mengusir mu
roy. . baiklah aku akan keluar. tapi ingat ini aku akan berusaha merebut mu dari lelaki brengsek itu. (berjalan menuju keluar )
belum terlalu jauh roy keluar arda berteriak kepada nya
arda . ingat satu hal aku menikah dengan nya bukan ingin balas dendam tapi aku mencintai nya dan 1 hal lagi lelaki yang kau anggap brengsek itu dia suami ku.
roy pun terus berjalan dengan keadaan marah dan mengepal kedua tangan nya karena dia merasa harga diri nya di injak oleh seorang wanita.
roy. . tunggu pembalasan ku ar.(gumam roy )
arda yang merasa kesal akhirnya memutuskan melihat beberapa dokumen tidak lupa dia melihat dokumen ania.
arda menggunakan kacamata nya dan membaca nya. dia terlihat pokus dan bergumam. .arda aku harus meberi tau tuan sombong itu bahwa ania bisa operasi minggu depan. nanti sampai di rumah aku akan meberi tau dia.
arda melihat ke arah jam tangan nya di terkejut karena jam sudah menunjukkan pukul 01 siang
__ADS_1
dia pun membuka ponsel nya betapa terkejut dia ada begitu banyak panggilan tak terjawab dari angga.
arda. . sial gara gara roy dan membaca beberapa dokumen aku jadi telat untuk pertemuan bisnis. (berjalan meninggal rs itu menuju mobil nya)
.....
ravel dan radit sudah sampai di restoran xxx itu. .
dia berjalan masuk menuju ke ruangan VIV dimeja tersebut terlihat 2 peria yang 1 seumuran dengan nya dan yang 1 lebih tua dari nya
ravel. .. hallo
peria itu pun menjawab hello menggunakan bahasa inggris
ravel. . saya ravel dan ini asisten saya radit. (menggunakan bahasa inggris )
oh saya leo dan ini hardi asisten saya. kata leo dan mempersilakan ravel untuk duduk.
ravel. . oke kita langsung membahas beberapa pekerjaan. .
leo.. tunggu sebentar aku masih menunggu satu orang lagi.
lama mereka menunggu sekitar 15 menit arda pun belum datang juga
ravel. . tuan mohon maaf ini sudah 15 menit . seperti nya lawan saya tidak datang.
leo. . mungkin dia terjebak macet. owh ia aku dengar lawan kerja kamu adalah wanita cantik yang penuh dengan hawa menggoda.(tersenyum ke arah ravel. )
ravel. . maaf tuan aku tidak suka bergosib aku tidak tau aku kesini cuma mau membahas bisnis bukan mau bergosib (ravel yang mulai marah )
arda yang smpai di restoran tersebut segera berlari ke arah angga yang dari tadi sudah menugu.
mereka pun masuk ke ruang viv itu
arda terkejut karena ravel juga ada di sana .ravel hanya bersikap santai layaknya menugu sebuah lawan. sedangkan leo terus menatap arda
__ADS_1
arda... maaf kan aku telat aku tadi terkena macet. (duduk di kursi tengah-tengah ravel dan leo)
ravel. . maaf nona seharusnya kamu lebih menghargai waktu. kamu tau banyak waktu kami terbuang hanya menunggu mu(nada sinis)
arda. . maaf kan saya tuan tuan lain kali saya akan cepat.
leo terus menatap arda dia melihat lekuk tubuh arda dan melihat bagian kancing baju arda terbuka sehingga menunjukan payudara nya sedikit.
ravel yang melihat pun langsung mebuka jas kerja nya dan melempar baju ke arda.
arda sontak terkejut.
arda. .untuk apa ini
ravel. . hey nona bisa kah kau berpakaian rapi. liat lah baju mu.
arda yang menyadari kancing baju nya terbuka pun menutup nya dengan jasa ravel.
arda. . maaf kan saya tuan.
ravel. . tuan loe bisa kita lanjutkan.
leo.. baiklah aku akan melakukan kerjasama dengan nona ini dan kamu pak ravel.
ravel. .maaf pak apakah bapak tidak ingin melihat beberapa dokumen dulu.
arda. . ia pak apakah bapak tidak ingin melihat nya dulu.
leo..aku tidak perlu melihat nya aku percaya jika wanita cantik yang mengerjakan nya maka akan untung besar. menata arda tanpa berpaling.
arda yang di perhatikan merasa risih.
ravel pun mengepal tangan nya
dan bergumam.
__ADS_1
ravel. . awas saja kamu nanti di rumah akan aku hukum. menatap ke wajah arda. .
jangan lupa like dan komentar 😚😚